Sistem Penakluk Heroine
“Bergabunglah denganku. Kita akan memburu mereka dari balik kegelapan… dan menghancurkan Gereja Abaddon sampai ke akar-akarnya.”
Ia mengulurkan tangan.
Keheningan menyelimuti ruangan.
Beberapa detik terasa seperti selamanya.
Lalu, perlahan… gadis itu — sosok yang suatu hari nanti dikenal sebagai Ratu Kegelapan — menyentuh tangan Arthur. Genggamannya masih ragu, namun di balik keraguan itu, ada sesuatu yang baru lahir: tekad.
Malam itu menjadi saksi lahirnya sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar persekutuan dua orang.