Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan
Setelah rentetan sabetan, Dante akhirnya mendapat celah dan menahan bilah pedang menyerupai katana yang terus diayunkan gadis bertelinga rubah, “Tunggu! Kenapa kau ... Pencari Api lain, ya?!”
Mendengar pertanyaan Dante, gadis bertelinga rubah ber-oh panjang lagi, lantas menarik bilahnya dari tangan Dante, “Sebut saja—ah,” ia berdehem, “Namaku Guinevere. Tapi panggil saja Eva, wasit Pencarian Cawan Suci era ini. Salam kenal, Senior Dante Alighieri,” ia mengulurkan tangan.
“Guinevere ....” Dante bergumam ragu-ragu.
Bab Populer