Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Setiap sentuhan Arka meninggalkan jejak energi dingin yang membakar, menciptakan kontradiksi fisik yang membuat Valerie menjerit dalam nikmat yang menyiksa. Namun, di tengah perayaan kekuatan baru ini, sebuah gangguan muncul dari sektor komunikasi jarak jauh. Aether, yang kini menghabiskan sebagian besar waktunya di pusat observasi bintang, mengirimkan sinyal darurat yang bersifat prioritas merah.
10860 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as aether fanart
Read
+Library
Suamiku Karakter Game

Suamiku Karakter Game

tantangnya, suaranya bergetar namun tegas. "Bukan!" jawab Aether dengan nada yang tajam dan tegas, seperti dentuman guntur yang memenuhi ruangan. Tatapannya dingin namun membara. Dia perlahan naik ke atas ranjang, lututnya menyentuh matras dengan gerakan yang terlihat begitu penuh kendali, seperti predator yang baru saja mengepung mangsanya. "Aku ingin..." kata Aether, suaranya menurun, terdengar seperti bisikan mengancam. Wajahnya semakin dekat, napasnya terasa di wajah Ara. "Membuatmu jadi milikku."
102.1K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as aether fanart
Read
+Library
Azura : The World of A Man's Love

Azura : The World of A Man's Love

Mulut Layra menganga dan matanya tidak berkedip, melihat pemandangan aneh yang baru saja terjadi. Aelin yang sejak beberapa menit lalu hanya bisa mengamati perdebatan Layra dan Leane, dengan setengah tertegun mulai mengeluarkan suara. “Ae..ther?” “Apa? Mengapa itu..” Layra menatap Leane yang seolah sudah tahu tentang keberadaan cahaya yang disebut Aelin sebagai Aether itu. “Jadi, selama ini kau..”
1029.8K viewsCompletedAdded to Library 595 Times as aether fanart
Read
+Library
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

Saat itu dua bayangan kembali muncul, "Mau lari kemana kalian?" Itu adalah Ra'thar dan Echo Reverser. Ledakan petir dan magma mewarnai langit kabut Zenthara. Di pusat pertempuran, Catherine dan Ravina telah menyatu dalam fusion spesial: Aether Volt Gaia, perwujudan energi bumi dan petir dalam satu tubuh. Armor magma hidup berpadu dengan jalur listrik plasma, menciptakan sosok perempuan berkilau merah-ungu dengan dua sayap kristal dan mata menyala seperti batu bintang.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as aether fanart
Read
+Library
AETHERITH: Perang Planet Astarhea

AETHERITH: Perang Planet Astarhea

Di tengah pekatnya kabut uap itu, sebuah pelangi abadi melengkung pucat—hasil pembiasan cahaya putih-keemasan kristal AEC (Aether-Engine Crystals) yang terpecah oleh jutaan butiran air. Dua pahatan wajah kolosal yang menyangga lingkaran jam itu berdiri memunggungi satu sama lain. Di sisi kiri, wajah Dewa Hades terukir dalam tembaga purba yang kini berlumut hijau kebiruan akibat korosi berabad-abad. Ekspresinya tetap garang dan mematikan, memandang jauh ke arah cakrawala Republik Veridia. Di sisi kanan, wajah Dewi Athena yang retak memandang dingin ke arah wilayah Kerajaan Celestia.
10788 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as aether fanart
Read
+Library
Langkah Terakhir Grand Duchess

Langkah Terakhir Grand Duchess

Proyeksi seorang pria tua muncul—itu adalah proyeksi ayah Celina, yang tampaknya telah direkam bertahun-tahun lalu. "Celina, jika kau melihat ini, berarti anak-anakmu telah membukanya. Ada satu hal yang tidak bisa kukatakan dalam surat fisik. Aether Corp tidak hanya ingin mengisolasi kalian. Mereka membangun sebuah stasiun pemancar di dimensi antara untuk menarik kembali energi Aethelgard agar Bumi bisa 'dihidupkan paksa'. Mereka akan menghisap nyawa planetmu dari jarak jauh." Celina merasa jantungnya berhenti berdetak. "Mereka akan membunuh dunia ini dari luar?"
104.2K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as aether fanart
Read
+Library
Naga Penakluk Hati

Naga Penakluk Hati

Aetherion. Sosok salah satu dewa yang disembah di dunia ini. Dewa langit. Aetherion memiliki saya burung keemasan dan memakai jubah putih yang melapisi zirah keperakan. Rambutnya pirang keemasan dan berkilau. Ia tersenyum kepadaku. "Nancy," ucapnya lagi. "Apa yang kau inginkan dariku?" tanyaku mengulang. "Apa yang kau inginkan dariku?"
102.8K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as aether fanart
Show Reviews (24)
Read
+Library
cyllachan
Halo pembacaa… versi revisi sudah up semua ya XD ada beberapa part yang kurevisi terutama di bagian awal. Semoga kalian suka revisinya dan cerita lebih hidup. Ke depan aku bisa upload seperti biasa lagi ya. Selamat membaca! Jangan lupa tinggalkan komentar yaaa. Komentarmu adalah penyemangatkuhhh
Luthfiyya
Masuk ke dunia Game kyaknya seru yaa. apalagi biasanya suka kalah pas main game, ehh tiba-tiba masuk ke game itu sendiri, jadi kau gamau harus bisa menang biar ga mati. ceritanya keren sih, apalagi buat yg suka cerita fantasy, ini beneran cocok dibaca malem".
Read All Reviews
Ethereal

Ethereal

Ahhh, Damon rela melakukan apapun agar bisa terbangun dengan aroma kopi ini setiap pagi. "Sepertinya mantan boss dari perusahaan lama tempatnya bekerja sangat menyukainya, dia menjadi sponsor dan investor tetap Ethereal sejak awal dibangun." Damon mengangguk mendengar perkataan Vino. "Vino, kau tahu arti dari kata Ethereal?" Vino terdiam sejenak, sebelum akhirnya mengangguk dengan pelan. "Sesuatu yang benar benar indah dan cantik? Terlalu sempurna sampai tidak ada tandingannya di dunia ini?"
102.9K viewsOn holdAdded to Library 89 Times as aether fanart
Read
+Library
KEMBALINYA PANGERAN MAFIA

KEMBALINYA PANGERAN MAFIA

"Aether, apakah kamu bisa memastikan kami akan aman di masa depan? Aku takut jika ada perkataan yang membuat salah satu dari kami mendapatkan masalah." "Semua sudah direncanakan dengan baik, hanya saja kita membutuhkan sedikit pengorbanan. Sedikit menyakitkan namun saya akan memastikan semuanya baik-baik saja," ucap Aether sambil mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku jasnya. "Dengan alat ini, bisa membuka mata orang lain tentang betapa berharganya seorang anak."
4.8K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as aether fanart
Read
+Library
Cinta Dalam Riuh Salju

Cinta Dalam Riuh Salju

Di bagian belakang benda itu tertulis huruf-huruf kecil yang nyaris pudar: AETHERIS Elena mengernyit. “Nama yang aneh…” gumamnya. Ia menyimpannya diam-diam ke dalam saku bajunya. *** Sore itu hujan turun ringan. Elena duduk di ruang kerja ayahnya, menggambar di buku catatan tua yang dulu milik Elias. Ia menyalin simbol dari logam kecil itu tanpa sadar. Bentuk lingkaran, sayap, dan garis-garis kecil di dalamnya.
871 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as aether fanart
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status