I'm Sorry Laras
“Kenapa kau memperlakukanku seperti seorang pelacur? Aku ini istrimu, Mas. Seharusnya kau tidak memaksaku seperti ini hanya untuk melayanimu.”
Ia menarik napas dalam, rasa sakit fisik dan batin menyatu dalam luka yang dalam. “Kau terlalu kejam memperlakukanku, Mas,” lanjutnya, suaranya penuh kepedihan yang tak terucapkan. “Padahal aku tidak salah. Kau hanya termakan hasutan ibu dan adikmu. Seharusnya kau sadar, Mas.” Laras terus menangis tersedu-sedu, tubuhnya bergetar hebat memikirkan nasibnya yang akan datang, terjebak dalam neraka yang kini ia panggil rumah. Di luar, malam semakin pekat, menyisakan keheningan yang mencekam, seolah dunia turut meratapi kehancuran yang baru saja terjadi.
Hot Chapters