Partner In Crime
ucapku sambil berbalik badan.
“Tujuanku kembali bukanlah untuk berlibur, aku perlu membalaskan dendam atas kematian anggotaku yang tak bersalah, untuk Beto, untuk Ridho, untuk semua keluarga yang ditinggalkan karena kekejian Stefano,” sambungku, tanpa sadar aku menitikkan air mata tepat di depan Nathan.
Nathan mendekatiku dan memegang pundakku dengan erat, “Maafkan aku, aku akan melaksanakan perintah apa pun yang kamu berikan.”
Hot Chapters