SHANIA
Dia diketahui menderita patah tulang, dan mengalami beberapa luka di tubuhnya—Shania sontak mengutuk tindakan Edward dalam hati, begitu melihat kondisi pria tersebut.
Pria itu tengah memejamkan matanya, dengan mimik muka menahan sakit akibat luka fisiknya—berpadu dengan sedikit sakit hati, menurut dugaan Shania—ketika Shania dan rekan-rekannya datang. Namun mata pria itu lantas terbuka perlahan ketika Alan mencoba memanggil namanya, Zidan—sesuai keterangan suster yang tadi merawatnya. Pria itu awalnya terkejut melihat tiga orang asing berjajar di depannya, dan entah karena alasan apa, keterkejutan itu dalam hitungan detik berubah menjadi ketakutan. Pria itu lantas bangkit untuk duduk dan ber
Sikat na Kabanata