Tricky Situation
ujarnya sambil mengelus perut.
Aku mengangguk, guna menghindar, cepat-cepat keluar mobil, di susul Panji yang berjalan di belakangku. Panji benar, rumah Wendi sangat ramai, sepertinya seluruh keluarga Wendi dan suaminya datang kemari, belum lagi tetangga dan teman-teman. Ah, si Wendi itu memang suka sekali hal heboh, lebih heboh dariku malah. Ini kalau aku jadi Si Bayi, pusing kali, ya, melihat ramainya rumah ini. untung rumahnya besar, gimana kalau hanya sebesar apartemen Panji coba? Ah, aku tidak bisa membayangkan.
"May!"
Hot Chapters