Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Tubuhnya tidak super cepat, tetapi otaknya super cepat. Ukur jarak dengan kecepatan. Pada enam langkah, tubuh Hans mulai condong ke ambang pintu. Analisis sudut. Pada empat langkah, orang Jerman itu menoleh. Simpulkan reaksi. Pada dua langkah, Hans mengangkat senjatanya.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai sebatang bambu yang lurus menunjukkan sudut
Baca
+Pustaka
Selir Chun! Kaisar Hanya Menginginkanmu!

Selir Chun! Kaisar Hanya Menginginkanmu!

Matanya menyapu sekeliling secara jeli. Lantai bambu tampak berantakan, ada guratan goresan panjang, jelas bekas pedang. Di sudut, kursi bambu rebah terhempas, salah satu kakinya patah. Lentera masih menggantung miring, tali pengikatnya tergores, nyaris putus. Dan di dekat altar, tanah berdebu tampak terguncang bekas tapak kaki yang dalam.
1069.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai sebatang bambu yang lurus menunjukkan sudut
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Nissa Salsabila
tolong dong kak. perbanyak ruang untuk menceritakan kaisar dan ratu chun. dibanding membahas kelicikan permaisuri yg rencana nya akan kakak buat gagal itu. please kak. aku suka cerita ini. tapi gak mau membaca kelicikan permaisuri terus. hiburlah saya dengan keromantisan kaisar dan ratu chun.
Emaknya Trejo
tau gk sih thor,ini cerita selain bikin aku dag dig dug bacanya jg bikin aku senyum2 sendiri kyk orang gaje,hubungan anatara kaisar dan chun mei yg bikin cerita ini romantis,jg cerita jenderal shang dan nona chu yg bikin baper,kalo di tanya aku pilih tim mana?aku pilih tim happy ending,wkwkwk
Baca Semua Ulasan
PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

Satu dari arah utara ke selatan, satunya lagi dari arah selatan ke utara. Chab! Chab! Kedua panah menancap di pohon yang berdiri tegak di kanan dan kiri jalan setapak. Suro berhenti sambil melirik dua panah itu. Panah yang gagangnya dari bambu wulung itu sudah sangat dikenal dalam dunia persilatan. ”Wandasa..., jangan ngumpat kayak anak kecil!” ejek Suro. ”Ayo tunjukkan batang hidungmu, cepat!”
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 641 kali sebagai sebatang bambu yang lurus menunjukkan sudut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status