Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
She Called Me a Killer—I Proved Her Right

She Called Me a Killer—I Proved Her Right

Everyone says I have the face of an angel. However, I choose to take a knife and slash my own beautiful face. When my twin sister sees the drastic change in my appearance, she loses it and screams at me, wanting to know why I ruined my face. In my past life, she couldn't stop stealing food deliveries. When our next-door neighbor caught her, she shoved the pregnant woman so hard that she miscarried. The woman was seven months along, and both she and her baby died. But my sister just shrugged it off, bragging that she was some popular influencer, and two pathetic lives didn't matter. She even slapped down a 50-dollar bill like it was nothing, just to humiliate them. "Still trying to scam my money? For all we know, that woman's baby was already dead inside her. Your family must've done pretty awful things to deserve losing two lives like that!" When the dead woman's family showed up at our door with kitchen knives, ready for revenge, my sister chickened out and hid. Before that, she tricked me into coming home instead. The second I walked up to our front door, the grief-stricken husband slashed at my neck, severing the artery. I died right there on the spot. After I died, everyone spat on my memory. They all said I got what I deserved, and my parents covered up what my sister really did. She even had the nerve to come forward and apologize for me, cashing in on my death while hooking up with my boyfriend. The two of them became this perfect couple online and made tons of money. This time around, I decide to destroy my face. I want to see how she will steal my identity and pin her crimes on me now!
Read
Add to library
The Test Score Above My Head

The Test Score Above My Head

A month before the SATs, I, Jenny Reid, could see my score. Literally. It was just floating right above my head. But there was a catch. Every time I cracked open a prep book, my score would drop by ten points. But if I skipped a day of school? It jumped right back up by ten. So, I played the system. For a whole month, I barely lifted a finger. And on the day of the test, the number glowing over my head was a solid 1560. When the scores finally dropped online… I'd scored a 500. And the 1560? That was my little sister Patricia's score. My parents lost it. As punishment, they got me a grueling night-shift job at a local electronics factory. That first night, a bunch of guys I'd never seen before cornered me in the parking lot and beat me half to death. Fading in and out of consciousness, I heard my sister's voice right by my ear. "You just had to one-up me, didn't you? Thought you were so smart… but you never figured out I was the one controlling that number over your head." The truth hit me like a physical blow. The score had been her trick all along. I opened my eyes—and I was back. One month before the SATs. The number above my head read exactly 1300. "Hey," my sister said, all fake sweetness. "Want to study together tonight? We can go over the practice tests." I looked at the stack of papers in my own hands. Without a word, I pulled out my lighter and set them on fire right there in the driveway. "Exams are coming," I said, watching the flames. "I'm not studying." My score ticked up to 1310. My sister's face was this perfect mask of disappointment, but the second I turned away, I caught the sly smile she couldn't quite hide. She had no idea… the real performance, the one I'd been rehearsing just for her, was finally about to begin.
Short Story · Imagination
16.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Kala Kumenoleh, Cinta Telah Pergi

Kala Kumenoleh, Cinta Telah Pergi

Victoria Holmes tidak pernah menyangka dia akan ditinggalkan seorang diri di hari pernikahannya. Karena Kaitlin Rowe menderita depresi dan sering mengancam bunuh diri, semua orang menuntutnya untuk terus-menerus mengalah. Bahkan di hari pernikahannya. Victoria sudah muak. Baik tunangannya maupun orang tuanya, semuanya tidak ingin dia pedulikan lagi! Mulai sekarang, dia hanya akan hidup untuk dirinya sendiri.
Short Story · Romansa
8.8K viewsCompleted
Read
Add to library
My Wife is an E-Ghost

My Wife is an E-Ghost

Being a poor part-timer, Tynan could only afford a rip-off version of the i-phone called the G-phone. Never in his wildest dreams would he think of getting married to his phone - to be more precise, the thing living in his phone. She claims to be the E-Ghost residing in the G-phone who surpasses AI like Cortana simply because she possesses intellect of her own. Meet Laura, the ghost that lives in a cell phone. Part spirit and part technology, she makes the perfect life companion Tynan could ever ask for. Their problem? The G-phone is on a one year warranty. While they are busy overcoming their dimensional love barrier, G-phone calls. They want to take the phone back. Can Tynan and Laura 'live' happily ever after? ***
Romance
104.5K viewsCompleted
Read
Add to library
The lost Mafia princess

The lost Mafia princess

Elizabeth, known as the lost princess of the Italian Mafia, had been messing for years, living in a nightmarish cell, with no memory of her family. Her life takes a dramatic turn when she meets her brother in the very cell where she has suffered for years. Will Elizabeth find solace and acceptance with her newfound family, or will the Shadows of her past turn her into an outcast forever?
Romance
108.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Terlahir Kembali: Menjauhi Keluarga yang Membunuhku

Terlahir Kembali: Menjauhi Keluarga yang Membunuhku

"Setelah terlahir kembali, aku menjauhi keluargaku dan pacarku. Mereka ingin merayakan ulang tahunku, aku berpura-pura sedang dinas luar kota. Orang tuaku menyuruhku pindah kembali ke rumah, aku langsung membeli sebuah rumah sendiri di malam itu juga. Bahkan ketika pacarku mengatakan ingin menikah, aku malah berbalik dan mendaftarkan pernikahan dengan orang lain. Semua ini karena aku dan adikku terjebak dalam banjir di kehidupan sebelumnya. Aku beruntung karena tersangkut di dahan pohon dan selamat, sementara adikku, Greta, tenggelam dan meninggal. Orang tuaku mencekik leherku sambil memaki, "Kalau bukan karena kamu, mana mungkin Greta bisa mati!" Pacarku, Ardhen, berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Setelah menghiburku, dia menikah denganku. Namun, saat seluruh keluarga berlibur dengan kapal pesiar pada hari ulang tahun pernikahan kami, aku malah didorong sendiri oleh mereka dari dek kapal. "Biar kamu juga merasakan, bagaimana rasanya mati karena tenggelam!" Ternyata, mereka semua menganggap kematian adikku adalah salahku. Sedari awal, orang yang dicintai pacarku juga adalah adikku. Di kehidupan ini, aku memilih hidup untuk diriku sendiri. Saat membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika aku dan adikku sama-sama jatuh ke air."
Short Story · Realistis
185 viewsCompleted
Read
Add to library
Selingkuhannya Hamil

Selingkuhannya Hamil

Pada hari aku ketahuan bukanlah putri asli dari sebuah keluarga yang kaya raya, si anak asli menyerbu ke dalam rumah dan menusuk perutku beberapa kali hingga pada akhirnya aku tidak bisa memiliki anak sendiri. Tunanganku sangat marah, begitu pula dengan orang tuaku. Mereka dengan tegas menyatakan tidak akan mengakui anak itu sebagai putri kandung mereka. Untuk menghiburku, tunanganku melamarku secepatnya. Orang tuaku juga menulis surat pernyataan pemutusan hubungan keluarga supaya aku bisa segera sembuh dari cederaku. Kemudian, mereka mengatakan bahwa putri yang tidak mereka akui itu melarikan diri ke luar negeri dan menerima karma dengan dijual ke Myano Utara. Aku percaya pada informasi itu. Enam tahun setelah aku menikah, aku justru melihat putri yang tidak diakui dan seharusnya sedang hidup menderita di Myano Utara itu. Dia sedang bersandar di pelukan suamiku dengan perutnya yang membuncit sambil mendesah. "Kalau saja enam tahun lalu aku nggak marah dan melakukan kesalahan seperti itu, kamu juga nggak perlu menikahi Sisilia." "Untung saja kamu dan orang tuaku memihak padaku. Kalau nggak, aku pasti sudah dipenjara gara-gara si pembohong itu. Dia pasti nggak menyangka aku selama ini hidup di bawah radarnya dan sedang mengandung anakmu." "Begitu anak ini lahir, kamu tinggal cari alasan untuk mengadopsinya dan jadikan putri palsu itu menjadi pengasuh buatku selamanya." "Terima kasih atas kerja kerasmu selama ini, Anton." Sorot tatapan penuh kasih sayang dari putri yang seharusnya tidak diakui itu membuat tunanganku, Anton Raksa, tersipu. "Jangan bilang begitu. Hanya dengan aku menikahinya, kamu baru bisa menjalani hidup tanpa rasa bersalah." "Asalkan kamu senang, semua yang kulakukan itu sepadan." Ternyata suami yang kukira benar-benar mencintaiku itu membohongiku selama ini. Orang tuaku juga membohongiku demi melindungi putri kandung mereka. Baiklah, aku tidak menginginkan mereka lagi!
Short Story · Realistis
11.4K viewsCompleted
Read
Add to library
The last name I never planned to keep

The last name I never planned to keep

CEO vs Doctor Kung kailan gising na yung taong totoo mong minahal saka naman... makikita mo ang pagmamahal niya. Paano mo malalabanan 'yon?
Romance
364 viewsOngoing
Read
Add to library
Cinta yang Tak Bisa Kembali

Cinta yang Tak Bisa Kembali

Di ruang tamu rumah tergantung sebuah lukisan. Lukisan itu menggambarkan suami, anak, dan adik perempuan Jasmine. Sampai akhirnya, dia mendengar anaknya sendiri berkata, "Kalau ada orang keempat di lukisan ini, pasti itu adik perempuan yang dilahirkan oleh Tante untukku." Sejak saat itu, Jasmine tak lagi memiliki alasan untuk bertahan. Dia mengajukan diri untuk menjadi mata-mata di tempat paling gelap dan paling berbahaya. Mulai hari itu, Jasmine dan mereka ... tidak punya hubungan apa-apa lagi!
Short Story · Romansa
15.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Suamiku selalu dipuji oleh teman-teman sebagai suami idaman. Semua orang bilang dia begitu mencintaiku dan menjagaku sepenuh hati. Hingga akhirnya aku pergi melakukan pemeriksaan kehamilan. Kakak sepupuku meneleponnya untuk berpamitan sebelum bunuh diri. Tanpa ragu sedikitpun, dia meninggalkan aku yang sedang hamil enam bulan dan pergi menemuinya dengan panik. Ibuku malah memintaku untuk berlapang dada dan ‘meminjamkan’ suamiku pada kakak sepupuku yang sedang depresi. Abangku juga memarahiku, “Kamu bisa tetap tinggal di rumah ini juga karena Susan membelamu! Jadi, apapun yang dia mau, kasih saja padanya!” Aku merasa ini sungguh keterlaluan. Padahal aku adalah keluarga kalian yang sebenarnya, dia hanyalah pencuri yang merebut posisiku. Namun, saat akhirnya aku memutuskan untuk meninggalkan kalian semua, kenapa justru kalian yang menyesalinya?
Short Story · Realistis
9.2K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
4041424344
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status