TERPAKSA MEMBIAYAI PESTA PERNIKAHAN ADIKKU
Matanya terpejam, bagaikan enggan untuk melihat keindahan dunia lagi.
“B-bu,” gagap Zulkifli sambil bangkit dari duduknya.
Susah payah Zulkifli menyeimbangkan tubuhnya. Kepalanya benar-benar pening berputar. Dia syok karena mendapati Zara sudah sepayah ini, tanpa dia tahu apa yang telah terjadi sebenarnya.
Tertatih Zulkifli mendatangi Mega. Langkahnya terasa berat. Sedang air matanya terus membanjiri wajah tuanya.