Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!
ujar Bu Wongso masih menangis tersedu-sedu.
Bu Wongso yang memiliki nama asli Sukarti sangat menyayangi Arif, karena memang sejak suaminya meninggal dunia, Bu Wongso menghidupi Arif seorang diri, menjadi tulang punggung dan tulang rusuk sekaligus. Pak Wongso adalah lelaki tampan yang kaya raya, namun, kedua orang tuanya tidak merestui pernikahan Wongso dengan Sukarti. Dikarenakan Sukarti berasal dari keluarga yang tidak berada. Pak Wongso mengalami kecelakaan sepeda motor ketika sedang pulang dari mengojek, saat itu, Arif masih berumur delapan tahun.