MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN
"Wa innii khiftu almawaaliya min waraaa’ii wa kaanatim ra-atii 'aaqiran fa hab lii mil ladunka waliyyan."
Zaina menunduk pelan, menahan haru. Air matanya hampir jatuh, mendengar ayat-ayat yang dibaca Arkana. Ia tahu, ayat itu tentang Nabi Zakariya yang memohon seorang anak dan kini, doa mereka juga terkabul.
Arkana menyelesaikan bacaannya dengan lirih, lalu menatap perut itu lagi.
“Kamu dengar, Nak? Itu kisah ayat tentang doa seorang ayah. Sama seperti doa abi buat kamu.”