Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
POLIGAMI AKU, MAS!

POLIGAMI AKU, MAS!

Sabil775
Menjadi istri satu-satunya dengan cinta yang penuh dari suami adalah dambaan bagi kaum wanita. Terlebih ketika suami tak pernah menduakannya. Bukankah itu adalah sebuah impian? Namun hal ini tidak didapatkan oleh Rania, ia malah menyuruh sang suami untuk menikah lagi karena sebuah alasan tertentu. Terlebih ... suaminya yang mempunyai kelainan ketika melakukan hubungan suami istri. Di sisi lain, Khadijah yang merupakan sahabat Rania dari kecil, menyuruh untuk bercerai dengan suaminya tersebut. Namun Rania menolak usulan tersebut dengan alasan ia tak ingin membuat hati Ibu dan Ayahnya kecewa. Di tambah, Rania juga tak ingin jika putranya yang bernama Muhammad Zain itu akan membenci Papinya sendiri. Segala macam masalah menimpa kehidupan rumah tangga Rania, di tambah ketika ia mengetahui bahwa sang suami telah berselingkuh di belakangnya. Sampai melakukan hubungan terlarang. Hal itu membuat Rania sakit hati. Ia merasa sudah tak tahan untuk menjalani kehidupannya sebagai seorang istri. Sampai pada akhirnya ia harus memilih antara bercerai atau menyuruh sang suami untuk menikah lagi. Akankah keputusan Rania di setujui oleh sang suami dan keluarga. Saksikan kisahnya hanya di Good Novel.
Rumah Tangga
102.1K viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Di Balik Senyum Istri

Di Balik Senyum Istri

“Laki-laki itu tidak perlu ijin istri untuk menikah lagi,” katanya. Mendengar ucapan Ayah bisa kulihat Ibu malah tertunduk lagi, ada apa sebenarnya? kenapa dia hanya diam tanpa suara? “Dari sekian banyak sunah nabi kenapa harus poligami, Riana biar kutanya langsung padamu, bersediakah kamu jadi istri kedua suamiku?” “Hmm, aku, tolong kasih aku waktu, aku engga bisa ngasih keputusan sekarang,” jawab Riana. “Kenapa nak Riana bukannya kamu dan Bagas sudah saling kenal, bukankah kalian sudah dekat sejak kuliah?” tanya Ayah mertua. Hah? Apa ini jadi mereka pernah dekat? Kenapa hidup serumit ini. Lagi-lagi aku hanya bisa tersenyum menyaksikan permainan takdirku. “Kenapa Dek, kenapa kamu malah senyum,” Mas bagas menatap heran ke arahku, raut mukanya tampak gelisah mungkin dia takut aku akan meledak. “Kenapa dunia ini begitu sempit Mas? kamu sendiri gimana? maukah menikahi mantan teman sebangkuku?” Aku harus memastikan ini sendiri disaksikan kedua orang tuanya. Dia lagi-lagi tak menjawab. “Tentu saja suamimu tidak akan menolak menikah dengan wanita cantik seperti Riana, toh mereka juga sudah saling mengenal,” sambar ayah mertuaku. “Kalau tolak ukur menikahi wanita hanya dilihat dari kecantikannya, apakah setelah menikah ada jaminan dia akan memiliki anak laki-laki, kalau tidak bukankah semuanya sia-sia.” Rasa sakit tak melulu harus ditampakkan dengan air mata, dan senyum tak selamanya memiliki arti bahagia. Senyum itu mampu menghilangkan luka walau hanya sekejap. Memberikan kekuatan baru agar aku bisa lebih kuat menghadapi kenyataan pahit.
Rumah Tangga
1076.6K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
PREV
12345
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status