Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Karma Berbicara

Ketika Karma Berbicara

Setelah delapan tahun kuliah di Jerman, akhirnya aku berhasil lulus dan siap kembali untuk mengambil alih perusahaan ayah. Ketika tiba di lantai bawah Cakra Group, aku membuat pembaruan status. "Kamu memang se spesial itu, baru pulang pun aku langsung menemuimu." Namun, sesaat setelah sampai di perusahaan, rambutku dijambak oleh seorang perempuan, bahkan aku mendapat tamparan di wajah. "Dasar wanita penggoda! Saat SMA kamu merayu pacarku, sekarang pacarku sudah jadi wakil presdir, kamu mendekatinya dengan nggak tahu malu!" "Pukul dia! Aku akan bertanggung jawab kalau sampai terjadi sesuatu." Aku digosipkan menggoda Bakti Rahadi, seorang direktur di Cakra Group. Beberapa orang yang lain memandangku dengan sorot dingin, bahkan bicara yang tidak-tidak tentangku. Tas edisi terbatas tergores dan segel berharga yang diberikan ayah kepadaku dirusak olehnya. "Dasar wanita mata duitan! Kamu beli barang palsu, aku bisa ganti rugi kalau cuma beberapa ratus ribu saja!" Namun, dia tidak tahu bahwa semua barang milikku adalah asli. Dia dan pacarnya yang seorang direktur tidak akan mampu memberikan ganti rugi meskipun mereka bekerja seumur hidup.
Cerita Pendek · Romansa
11.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Simpan Saja Uangmu Mas

Simpan Saja Uangmu Mas

Bismillahirrahmanirrahim. Aku tidak berharap istana nan megah. Perhiasan bak toko emas berjalan. Mobil Alphard mengkilat. Tas, sepatu dan pakaian limited  edition. Aku hanya meminta, penuhi dan cukupi kebutuhan papan dan panganku. Bila itu saja, kamu tidak bisa memenuhi dengan baik. Maka simpan saja uangmu Mas. Biar kucari cara sendiri, mencukupi semua biaya keperluanku dan anak-anakmu. Catatan kecil seorang istri yang lelah hayati bernama Arini Ambarwati.  Apa aku salah beranggapan demikian? Istri mana yang mau mengalami hal sepertiku. Banyak di luar sana sang istri menuntut lebih, tidak hanya sekedar kebutuhan sandang dan pangan. Bahkan lebih dari itu, sampai membuat suaminya berhutang mencapai milyaran rupiah hanya untuk memenuhi keinginan istrinya.  Motto Tak perlu bergantung pada suami yang terlalu perhitungan. Kamu bisa Arini mengatasi masalah keuangan dengan terampil. Kamu punya kelebihan, gunakan itu untuk memperolehnya. Semangat Arini demi kedua anakmu. Aku kepalkan tangan memberi kekuatan pada diri sendiri. Aku pasti bisa memenuhi keinginan anak-anakku. Aku bertekad akan memperbaiki perekonomianku dengan cara bekerja, yang penting halal. Meskipun pekerjaan rendahan sekalipun.   Visi Lakukan segala cara yang penting halal. Meskipun pekerjaan seperti babu yang dipandang sebelah mata. Jangan hiraukan perkataan orang, terpenting kamu mampu Arini melewati semua rintangan dan hambatan.   Misi Tunjukkan! Kamu bukan istri yang melulu bergantung pada suami. kamu pasti bisa Arini go... go... tunjukkan siapa kamu sebenarnya. Buat pria itu menyesal telah melepaskanmu.  
Rumah Tangga
1013.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

Langkah Hera terdengar pelan di lorong hotel. Sepatu hak pemberian tamu ke-2 ini terlalu sempit, itu sudah 5 tahun lalu, tapi ia belum mampu mengganti sepatu prada yang seperti itu . Bagi orang lain, gaun merahnya mungkin tampak mewah. Bagi Hera, itu cuma seragam. Topeng. Tangannya menggenggam erat tas kecil Hermes pemberian tamu ke-3. Di dalamnya hanya ada dompet tipis, lipstik murahan, dan kartu mahasiswa yang hampir jatuh tempo. Mahasiswa. Ya, itulah Hera di siang hari. Mahasiswi Sastra tahun akhir. Tapi di malam hari… ia menjual dirinya. Ia tidak pernah menyangka akan sejauh ini. Semua karena satu hal, uang. Adiknya butuh operasi, dan orangtuanya bahkan tak mampu bayar listrik. Hera belajar terlalu dini bahwa cerita di buku-buku tak pernah menyelamatkan orang miskin. Dan malam ini, ia harus menghadapi klien yang berbeda. Klien yang bahkan manajer tempat “kerjanya” tadi berulang-ulang, mengingatkannya, “Jangan macam-macam. Dia bukan orang biasa.” "hmm memangnya tamu seperti apa dia?" Hera menghitung jemarinya "oh, pria ini adalah tamu yang ke-9" Hera menghitung mereka untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia tidaklah semurahan itu. Managernya selalu bilang " Jangan banyak pilah pilih, untung cantik kalau tidak mah bisa gawat!" Pintu kamar 1705 terbuka otomatis. Sosok pria duduk di kursi dekat jendela, punggungnya menghadap Hera. Gelas anggur di tangannya berkilau diterpa cahaya lampu kristal. Pria itu bahkan tidak menoleh ketika Hera masuk. “Duduklah.” Suaranya berat, dalam, tapi tenang. Hera menelan ludah. Biasanya klien akan langsung tersenyum, meraba atau yang paling ekstrim langsung menerkamnya tanpa busana. Tapi pria ini? Ia hanya memandang keluar jendela, seolah keberadaan Hera bukanlah hal penting.
Thriller
367 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Rahasia Senja

Rahasia Senja

Iani_p
Terkadang terluka itu perlu. Agar kita bisa memahami pahitnya kehidupan, saat kita beranjak dewasa. Namun, luka itu terlalu menyakitkan. Sampai merubah sikap seseorang begitu drastis seperti, gadis berbulu mata lentik, alis sedikit tebal, hidung yang tidak begitu mancung, dan bibir tipis berwarna pink itu, berubah menjadi gadis yang pendiam. Tawanya kini telah menghilang. Rasanya dunia tidak pernah berpihak kepada dirinya. Namun, gadis itu lupa. Pada kenyataannya, semesta selalu punya cara untuk menyembuhkan luka itu. Sama hal—nya dengan kedatangan siswa baru yang sikapnya menyebalkan. Tapi, laki-laki itu selalu datang saat gadis itu membutuhkan bantuan. Gadis itu adalah Senja Putri Aira, yang selalu dibully tanpa sebab. Bahkan, pacarnya sendiri tidak berpihak kepadanya. Berbeda dengan siswa baru, Gafi—yang selalu berpihak pada gadis yang baru dia kenal. Namun, Senja selalu menolak kehadiran laki-laki tinggi itu. Bahkan, sahabat Senja juga sudah tidak percaya dengannya. Karena, kasus pencurian uang yang ternyata berada di dalam tas Senja. Semenjak kejadian itu, Senja kehilangan Asta—sahabatnya yang selalu berada di pihaknya. Membuat Senja semakin merasa terpojokkan. Hal yang membuat Senja kembali merasakan rasa sakitnya, saat kakak kelasnya—Ivan melecehkan gadis itu di koridor sekolah. Meskipun hanya sebatas disentuh. Tetap saja, itu bukanlah hal yang pantas untuk dilakukan. Siswa baru itu, mencoba mencari keberadaan Senja yang tidak berada di dalam kelas. Gafi mencoba menjadi teman bagi gadis itu, meskipun usahanya selalu gagal. Gadis itu hanya berharap, Aldi lah yang memberikan semangat kepada Senja. Nyatanya itu hanya angan-angan. Keluarga Senja juga tidak berada di pihaknya. Mungkin, karena kedua orang tuanya sudah berpisah. Mengakibatkan Senja kehilangan sosok ayah, yang selalu memberikan semangat untuk hidupnya. Namun, sudah lebih dari sepuluh tahun Senja tidak mengetahui keberadaan ayahnya. Senja juga berharap ia bisa menemui ayahnya suatu saat nanti. Dan kisah tentang 'Rahasia Senja' dimulai...
Lainnya
9.96.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Anak Kembar yang Kau Tinggalkan

Anak Kembar yang Kau Tinggalkan

"Anak saya baru berusia enam belas tahun, dan dia hamil! Saya minta pertanggungjawaban nak Diaz!"  Seorang lelaki berumur kisaran empat puluh tahun terduduk dengan wajah kusut dan tatapan penuh luka juga kecewa. Karena anak gadisnya yang selama ini dia jaga telah terenggut kesuciannya oleh kakak kelas di sekolahnya. "Anak saya menghamili putri, Anda?" Ibu dari Diaz tersenyum smrik dengan tatapan meremehkan. Dia tidak akan menyangkal, sebelumnya Diaz memang sudah mengakui kesalahannya yang menodai seorang gadis demi taruhan bersama teman-temannya. Ibu Diaz menatap gadis muda yang terduduk dengan kedua tangan gemetar, saling mengait dan bertumpu di paha. wajahnya kusut dengan mata sembab. Penampilannya begitu sederhana, memakai kaus pendek dengan bawahan rok selutut. Rambutnya sebahu yang tergerai semrawut, namun tidak mengurangi aura cantik dan manisnya.  "Baik, kami akan bertanggung jawab!" Ibu Diaz mengambil sebuah amplop dari dalam tas yang sudah dia siapkan.  "Amplop ini berisi uang dengan jumlah yang tidak sedikit. Saya memberikannya secara cuma-cuma, terserah kalian akan gunakan untuk biaya menggugurkan kandungan atau untuk melahirkan anak itu! Yang jelas, Diaz tidak akan menikahi anak Anda!" tegas Ibu Diaz. "A--apa?  Bagaimana mungkin Anda tega melakukan ini? Bagaimana pun benih yang anak saya kandung adalah cucu, Anda!"  "Hey, Orang Miskin! Kamu pikir saya tidak tahu? Kalian menuntut tanggung jawab agar anak saya menikahi dia demi keuntungan kan? Jangan mimpi bisa hidup enak karena menjebak orang kaya untuk menikahi anakmu! Sekarang pergi!" usir wanita itu dengan wajah garang dia bahkan menyuruh seorang satpam untuk menyeret si gadis dan bapaknya keluar rumah.  "Pergi!" titah satpam dengan mendorong mereka sampai terjatuh di pelataran rumah.  "Bapak? Ba--pak, kenapa, Pak?" Gadis itu menangis histeris ketika melihat bapaknya tiba-tiba sesak napas lalu tak sadarkan diri.  "Bapaaak!" 
Romansa
1.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Après la disparition de mon esprit-loup, je suis la jumelle choisie

Après la disparition de mon esprit-loup, je suis la jumelle choisie

Pour la centième fois, mon compagnon Alpha, Ryker, avait usé de son autorité sur moi, me menaçant de rejeter notre lien si je ne me sacrifiais pas pour ma sœur jumelle, Ivy. Je n'avais ni pleuré ni protesté. J'avais simplement signé les documents de rejet du lien de compagnon. J'avais cédé l'Alpha que j'avais aimé pendant dix ans à ma sœur. Quelques jours plus tard, Ivy avait provoqué un scandale lors du banquet de l'Alliance des meutes, humiliant la fille de l'Alpha de Silvermoon. Une fois encore, je m'étais avancée pour prendre sa place, supportant la douleur d'une marque d'argent défigurante. Plus tard, lorsqu'ils avaient exigé que je teste moi-même la sécurité du rituel de régénération de l'Esprit du Loup pour ma sœur, j'avais accepté avec un sourire. Mes parents, tous deux Bêtas, les yeux rougis, m'avaient dit que je devenais enfin la grande sœur que j'étais censée être. Même Ryker, qui s'était toujours montré si distant avec moi, s'était tenu devant la cave. Il avait doucement caressé ma joue — pour la première fois depuis si longtemps — et avait murmuré d'une voix tendre : « Harper, n'aie pas peur. Dès que l'épreuve sera terminée, je t'emmènerai voir les aurores au lac de la Déesse de la Lune. » Mais il ne savait pas que, quelle que soit l'issue de l'épreuve, il ne me reverrait jamais. Mon esprit-loup était déjà en train de s'éteindre. Plus rien ne pouvait me sauver. Cette fois, lorsque je fermerais les yeux, ce serait pour toujours.
Baca
Tambahkan
La Luna Introuvable

La Luna Introuvable

Le jour de l'anniversaire de notre union, mes jambes se sont enroulées autour de mon Alpha, Adrian, alors que nous avons partagé un baiser profond. Mes doigts ont effleuré la poche cachée de ma robe de soie, ma main s'étant resserrée autour du test de grossesse que j'y avais dissimulé. J'ai senti le léger battement d'une nouvelle vie en moi, ayant prévu de lui offrir cette surprise comme la conclusion parfaite de notre soirée. À ce moment-là, le Bêta d'Adrian, Ethan, a parlé d'un ton bas et taquin, utilisant l'Ancienne Langue. « Alpha, cette petite belle-sœur à toi… la louve récemment maturée, Zoé. Quel goût avait-elle ? » Le rire bas et suggestif d'Adrian a atteint mes oreilles, discret mais terriblement clair. Il a répondu dans la même langue ancienne. « Tu connais un piment fraîchement mûr ? Épicé, avec un vrai coup de fouet. » Sa paume caressait encore ma taille, mais son regard s'est détourné ailleurs. « Garde-le juste pour toi. Si ma Luna découvre, tout est fini. » Les autres Bêtas ont laissé échapper des rires complices, levant leurs verres dans une promesse silencieuse de garder ce secret. Mais un frisson m'a parcourue, et ma louve intérieure s'est figée, comme si elle était morte. Adrian ne savait pas que j'avais étudié l'Ancienne Langue pour mes recherches sur le traumatisme des loups-garous. J'avais compris chaque mot. J'ai retenu mes larmes, m'étant forcée à paraître impassible, maintenant la contenance attendue d'une Luna. Au lieu de l'affronter, j'ai envoyé un message magiquement protégé au doyen Slone de l'Association des Guérisseurs de Loups-Garous, acceptant l'invitation qu'elle m'avait adressée. Trois jours plus tard, j'ai rejoint un programme sécurisé de réhabilitation pour loups-garous en tant que nouvelle Guérisseuse en Chef et j'ai disparu à jamais du monde d'Adrian.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
333435363738
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status