Ayah Anakku Ternyata Pria Kejam
“Hei, bocah! Yang ada kamulah yang menirukanku.”
Arrow mencebikkan mulutnya. Dia tidak ingin berdebat karena, fokusnya sudah teralihkan dengan tatto yang ada di tangan laki-laki itu.
“Om nyata, ya?”
Pandangan pria dengan rambut pirang yang nyata itu terarah pada bocah yang dirasa sangat cerewet itu. “Apa maksudmu?” timpalnya.
“Ibu selalu menggambar banyak pria. Tapi gambarnya selalu sama. Tanpa wajah yang jelas, namun fokus pada tatto yang seperti milik Om. Apakah Om juga punya tatto lain selain di tempat itu?”