MAWAR
Aji segera mengambil Defibrilator -alat pemacu jantung, lalu dengan perlahan di tempelkan ke dada Mawar, memberi arahan kepada suster yang sudah siap siaga lalu dia menekan alat itu berulang kali.
"Hhaaaah" Mawar membuka kedua matanya, mata itu melotot sempurna dan mulutnya terbuka.
"Buka matamu, nona." Ucap Aji, saat menyadari Mawar telah menutup matanya kembali.
"Nona?" Aji mengguncang tubuh Mawar, bermaksud membuat Mawar kembali sadar.
"Panggil dokter Damien." Titah Aji kepada Suster, dokter Damien adalah dokter spesialis jantung yang dipercayakan Nico untuk merawat Mawar.