Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perlindungan Nenek Sepanjang Masa

Perlindungan Nenek Sepanjang Masa

Tiga hari sebelum pernikahan, aku baru tahu bahwa Felix telah memindahkan lokasi pernikahan dari rumah nenekku di Wilayah Silea menjadi kastil Span kesukaan cinta pertamanya. Aku langsung mencari dia untuk bertanya, tapi malah mendengar dia mengeluh pada temannya, “Untung saja selera Tania bagus, kalau nggak aku pasti akan ditertawakan seumur hidup.” Temannya mengingatkan, “Bukannya kamu sudah janji mengadakan pernikahan di rumah neneknya? Kamu nggak takut dia marah dan nggak jadi menikah?” Felix langsung tertawa meremehkan dan menjawab, “Grup Tira sudah hampir bangkrut. Menikah denganku adalah satu-satunya jalan hidupnya. Dia nggak akan berani bertaruh.” “Aku sudah menyuruh pihak penyelenggara meneleponnya. Mungkin sekarang dia lagi panik mengganti tiket pesawat.” Amarah dan rasa tidak rela memenuhi dadaku. Aku menggigit bibir, lalu pada akhirnya memilih pergi begitu saja. Tiga hari kemudian, pernikahan di kastil itu tetap berlangsung. Aku tak mengganti tiket dan juga tidak muncul. Aku justru berada di halaman tua rumah nenekku, bertukar cincin dengan pria lain. Sampai sekarang, Felix masih tidak mengerti. Aku menikah dengannya bukan demi jalan keluar, tapi karena cinta sepuluh tahun lamanya. Namun setelah terbangun dari mimpi itu, aku juga berhak memilih hidup yang lain.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai teman zoro waktu kecil
Baca
+Pustaka
Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

Di hari acara pernikahan, tunanganku dan adik perempuanku, Laura Kusuma berhubungan seks di ruang istirahat dan tertangkap basah di tempat. Aku menjadi bahan tertawaan seisi ruangan. Dulu kekasih masa kecilku, Carlos Luke, malah melamarku di depan umum dan melindungiku dengan cara yang mencolok. Setelah menikah, dia sangat patuh kepadaku. Sayang sekali dia tidak bisa melakukannya dan kehidupan seks tidak berjalan lancar. Sampai tahun ini aku baru hamil setelah menjalani program bayi tabung. Setelah itu, dia semakin memperhatikanku. Aku pikir dialah takdirku. Sampai hari itu, aku mendengar percakapannya dengan temannya. “Carlos, kamu sungguh kejam, Nadya Kusuma begitu baik padamu, bagaimana bisa kamu mengganti sel telur dan membiarkan Nadya menjadi ibu pengganti hanya karena Laura takut sakit dan tidak berani melahirkan?” “Lagipula, anak itu akan lahir dua bulan lagi, lalu apa yang akan kamu lakukan?” Dia terdiam sejenak dan mendesah. “Ketika bayinya lahir, aku akan memberikannya kepada Laura dan memenuhi keinginannya.” “Sedangkan Nadya, aku akan memberitahunya bahwa bayinya sudah tiada.” “Aku akan menemaninya selama sisa hidupnya.” Ternyata begitu. Perhatian lembut yang kukira, semua hanya untuk adikku. Aku berbalik dan membuat janji untuk operasi. Anak kotor ini, aku tidak menginginkannya lagi. Pernikahan palsu ini, aku lebih tidak menginginkannya.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai teman zoro waktu kecil
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Ketika Susan terluka parah akibat ledakan kompor gas, hanya putranya yang berusia lima tahun yang berada di sisinya. Rohnya berdiri di samping Julian, melihatnya menangis sambil menelepon dan memohon agar Ginos bisa pulang untuk menyelamatkan ibunya. Namun, Ginos hanya memarahi dan menyuruhnya untuk jangan belajar berbohong seperti ibunya, lalu menutup telepon. Julian menyeka air matanya dan akhirnya memanggil ambulans, tetapi ambulans malah direnggut oleh Ginos. "Ayah, Ibu berdarah banyak dan sekarat. Bisakah Ayah tidak merebut ambulans?" "Dasar penipu, jangan ribut! Minggir, Wenny akan melahirkan, dia lebih butuh ambulans daripada Susan!" Ginos mendorong Julian yang menangis sedih, lalu pergi membawa Wenny ke dalam ambulans tanpa menoleh. "Ayah... Ayah! Tolong Ibu!" Julian menangis dan mengejar ambulans, tanpa memperhatikan truk yang melaju kencang. Susan meneriakkan nama putranya sekuat tenaga dan mencoba mendorongnya. Namun, dia tak bisa berbuat apa-apa selain menyaksikan Julian terjepit di bawah roda truk. Lautan darah. Susan hampir gila! Beberapa tahun ini, Ginos berulang kali meninggalkan mereka demi Wenny dan putrinya. Susan bertengkar dengannya, tetapi Ginos bilang dia hanya membalas budi ayah Wenny karena telah menyelamatkannya. Dia mengira Ginos memang nggak bisa bedain mana yang pantas dan nggak. Siapa sangka, Ginos bahkan tidak peduli dengan nyawa mereka! Dialah yang membunuh Julian... Susan mengembuskan napas terakhirnya dengan rasa sakit yang menyayat hati. Kalau ada kehidupan selanjutnya, Susan tidak ingin berhubungan dengan Ginos!
16.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai teman zoro waktu kecil
Baca
+Pustaka
Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Saat menghadapi turbulensi di ketinggian 10.000 meter, pilot Devan Mahendra membuat pengakuan yang menegangkan kepada kopilotnya, Bianca Putri. Keduanya saling mencurahkan isi hati, tanpa menyadari bahwa istri Devan, Evelyn Adiwangsa, juga berada di pesawat itu. Suara Devan yang penuh kasih sayang menikam telinganya seperti pisau. "Bianca, aku akan menikahimu." Pada saat yang sama, Kenzo Mahendra, putranya sendiri yang duduk di depannya, berkata dengan nada jijik. "Dia nggak pantas jadi ibuku." "Aku mau Tante Bianca jadi ibuku." Dengan hati hancur lebur, Evelyn menelepon asistennya setelah pesawat akhirnya mendarat dengan selamat. "Aku bersedia jadi subjek uji coba obat mati suri itu. Aku ingin pergi dari suami dan anakku." Evelyn memilih untuk meninggal pada hari jadi pernikahan mereka. Setelah menyiapkan segalanya, dia meminum obat mati suri itu dengan tenang. Saat dia terbangun lagi, hidup baru akan menyambutnya. Setelah mendengar kabar kematian istrinya, Devan meraung dalam keputusasaan hingga menggila.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai teman zoro waktu kecil
Baca
+Pustaka
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Malam sebelum aku seharusnya menikah dengan pewaris Keluarga Moro, aku mendapati rentetan 99 pesan teks mesum di ponsel Leo, tunanganku. Seorang wanita bernama Via Cokro, memberi tahu Leo bahwa dia mencintai Leo. Sangat mencintainya. Tanpa tahu malu sama sekali. Dia memohon pada Leo supaya membatalkan pernikahan kami, mengancam akan bunuh diri jika Leo tetap melanjutkan pernikahan ini. Aku langsung bereaksi. Aku menyodorkan ponsel itu ke wajah Leo untuk menuntut penjelasan. Keheningan terasa abadi sebelum Leo akhirnya angkat bicara. "Kakaknya itu Alan, wakilku. Dia kena tembak demi aku. Aku sudah janji padanya akan menjaga adiknya." "Jeny, kita tumbuh bersama. Kamu tahu cuma kamu satu-satunya di hatiku. Aku janji bakal urus ini, aku akan memutus hubungan dengannya." Aku mencari kebohongan di mata Leo. Akhirnya aku menelan rasa getir dalam tenggorokanku dan memilih untuk memercayai Leo. Pernikahan pun tetap dilanjutkan. Pernikahan ini bukan sekadar tentang kami berdua. Ini adalah perjanjian yang ditandatangani dengan darah antara dua keluarga. Dan, Tuhan tolong aku, aku masih mencintainya. Namun, di hari pernikahan kami, saat kami berdiri di altar dengan janji yang hampir diucapkan, Leo menerima telepon. Itu dari dia, Via. Dia sedang berada di jembatan dan mengancam akan melompat. Menuntut supaya Leo segera datang sekarang juga. Cincin berlian yang hanya sejengkal dari jariku, jatuh berdenting ke lantai batu gereja. Tidak ada sepatah kata pun. Tidak ada satu pun penjelasan. Leo pergi begitu saja. Meninggalkanku, keluarga kami, masa depan kami... Meninggalkanku berdiri sendirian di altar. Dalam kabut air mata, aku berteriak padanya, "Leo, kalau kamu keluar dari pintu itu, kita putus!" Jawaban satu-satunya dari mulut Leo, diucapkannya sambil berjalan menjauh, "Dia butuh aku." Leo tidak pernah menoleh ke belakang. Aku pun menghilang dari dunia Leo dan tidak pernah menoleh ke belakang sambil mengandung anaknya.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai teman zoro waktu kecil
Baca
+Pustaka
Cintanya Bukan Untukku

Cintanya Bukan Untukku

Ethan telah meninggal. Menjelang pemakamannya, Olivia membereskan barang-barang peninggalannya dan menemukan sebuah album foto tebal. Di sampulnya tertulis, [Cinta Sejati] Namun ketika dibuka, isi album itu bukan foto Olivia sebagai sang istri. Melainkan Emma. Gadis yang dulu diasuh oleh Ethan. Tak hanya itu, seluruh harta warisan Ethan juga diberikan kepada Emma. Akhirnya, Olivia meninggal dunia dengan penuh penyesalan. Tapi, saat membuka mata lagi, dirinya justru kembali ke masa sebelum menikah dengan Ethan. Kali ini, Olivia tidak akan lagi mengorbankan segalanya demi pria itu. Dia memilih menjalani hidup untuk dirinya sendiri dan pergi mengejar mimpinya. Namun yang tak diduga, di kehidupan kali ini, Ethan malah gila saat tahu dirinya pergi dan mencarinya ke seluruh penjuru dunia.
29.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 876 kali sebagai teman zoro waktu kecil
Baca
+Pustaka
Ditinggal Nikah, Aku Langsung Menikahi Putra Mahkotan

Ditinggal Nikah, Aku Langsung Menikahi Putra Mahkotan

Di pesta pernikahan yang kurancang sendiri, tunanganku yang biasanya serius dan jarang tersenyum malah kabur bersama asistennya yang mengenakan gaun pengantin. Adiknya tiba-tiba naik ke mobil pengantin, menarikku yang masih panik ke kantor catatan sipil, lalu bilang mau menikah denganku. Dekorasi tiba-tiba ambruk, memperlihatkan tamu-tamu undangan yang menertawakanku. Dua sahabat masa kecilku yang dulu bersumpah akan menjagaku seumur hidup, malah merobek surat nikah palsu demi membuat si asisten tersenyum dan melemparkan sobekannya ke wajahku. Mereka bertiga bersulang di atas panggung, seolah dunia milik sendiri. “Konsep pernikahanmu terlalu kuno, dijadikan pesta lajang untuk Yovita itu justru keberuntunganmu!” “Pernikahan resminya diadakan di hari minggu! Bagaimana? Ide Yovita mengejutkan sekali, ‘kan?” Kedua orang itu begitu yakin aku tak akan meninggalkan mereka. Namun, aku hanya dengan tenang mengambil ponselku. “Jadwal nikahku dengan putra mahkota Keluarga Lessy ditetapkan di hari minggu ini saja.”
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai teman zoro waktu kecil
Baca
+Pustaka
Sinar di Balik Pengkhianatan

Sinar di Balik Pengkhianatan

Selama tiga tahun menikah dengan Suryanto Pradana, Julianti Sahara telah mengalami enam puluh delapan kali percobaan pembunuhan oleh musuh-musuhnya. Diceburkan ke sungai, dibakar, diserang dengan pisau ... Semua ini terjadi hanya karena Suryanto menguasai jaringan gelap Kota Beirus, membuatnya memiliki musuh yang tak terhitung jumlahnya. Orang-orang itu yakin bahwa Julianti adalah titik lemah Suryanto, sehingga mereka tidak segan-segan menyerangnya. Setiap kali Julianti berhasil selamat dari ambang kematian, Suryanto akan memeluknya dengan erat, matanya memerah, tangannya gemetar saat berkomunikasi dengan bahasa isyarat, "Aku yang tidak berguna, tidak bisa melindungimu dengan baik." Hingga pada terakhir kali, Julianti diculik dan diikat di samping tangki penyimpanan minyak oleh musuhnya, lalu diledakkan hingga sekarat. Julianti terbangun di rumah sakit dan menyadari bahwa pendengarannya pulih. Di telinganya terdengar suara Suryanto yang sedang berbicara dengan temannya. "Dulu, saat Yulia Ananda diculik oleh musuhmu, untuk melindunginya, kamu sengaja memutus hubungan dengannya, lalu menikahi Julianti, si gadis tuli itu. Kamu memanjakannya sampai semua orang tahu, membuat musuh-musuhmu mengira bahwa Julianti adalah orang yang paling kamu cintai, sehingga dia berulang kali menjadi tameng bagi Yulia ... Apakah kamu tidak terlalu kejam melakukan itu?"
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 516 kali sebagai teman zoro waktu kecil
Baca
+Pustaka
Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Di kehidupan sebelumnya, Maya Asraf menikah dengan seorang "suami tak kasat mata". Di hari dia bersalin, Maya mengalami perdarahan hebat hingga koma. Namun, panggilan teleponnya ke Howard Bandri tak pernah diangkat. Setelah dokter menyadarkannya, dengan tangan gemetar dia menandatangani sendiri surat persetujuan operasi. Saat anak-anaknya demam tinggi hingga 40 derajat, Howard tetap tidak menampakkan batang hidungnya. Maya pun menggendong anaknya sendirian ke rumah sakit. Penjagaan selama tiga hari tiga malam, membuatnya sangat letih hingga jatuh pingsan di lorong. Di hari orang tuanya meninggal karena kecelakaan, Howard masih tidak ada. Ketika dia membawa pulang kotak abu kedua orang tuanya, pamannya langsung menamparnya dan mencaci-maki dirinya yang tidak becus menjaga hati suami. Akibatnya, orang tuanya meninggal dengan tidak tenang karena menantu mereka tidak hadir di saat terakhir. Hingga pada usia lima puluh delapan tahun, kanker stadium akhir merenggut sisa hidupnya.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai teman zoro waktu kecil
Baca
+Pustaka
Luka Yang Sisa Kenangan

Luka Yang Sisa Kenangan

Pada tahun keempat pernikahan dengan Rocky Riyandi, Luna Gozali hamil. Dia membawa dokumen pernikahan ke rumah sakit untuk membuat catatan kehamilan, tapi saat verifikasi data, perawat memberitahunya bahwa akta nikahnya palsu. Luna terkejut dan bertanya, “Palsu? Mana mungkin?” Perawat menunjuk cap di atasnya, “Lihat, stempelnya miring dan nomor serinya juga salah.” Luna tidak menyerah. Dia segera pergi ke kantor catatan sipil untuk memastikan, tapi jawabannya tetap sama. “Pak Rocky sudah menikah, nama pasangan sahnya adalah Paula Gozali….” Paula Gozali? Seperti disambar petir, otak Luna seketika menjadi kosong! Paula adalah kakak tirinya dan juga cinta pertamanya Rocky. Dulu, demi mengejar mimpinya, kakaknya memilih pergi keluar negeri untuk melanjutkan studi. Dia kabur di hari pernikahan dan tega meninggalkan Rocky begitu saja. Namun sekarang, malah dia yang tercatat sebagai istri sah Rocky!
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai teman zoro waktu kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2122232425
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status