Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dian Amalia
Yes...yes...akhirnya dua pecundang itu kena karmanya, jodoh Reyna jgn Hans ya thor...gak rela kalau sama dia & mudah2an anjas & kelg reyna mau dgn lapang dada terima Laila apa adanya, kasian dia sdh baik membela reyna. Dan usir itu dua org pecundang itu balik ke negrinya jgn ganggu reyna & kelg.
Penghujung Cerita
ini kayak cerita ayah yang ngerasa ia memiliki anak tapi dalam mimpi dan dapat merasakan kesakitan yang dialami anaknya...lagian kenapa ayahnya ngak ketemu anaknya hingga anaknya mati..padahal cerita awal udah berharap bisa bersatu kok lari ceritanya..ngak nyambung apa yang dibhas kluar dari topik..
Read All Reviews
Sandal Putus

Sandal Putus

“Iya, gampang trenyuh, gampang kasihan, mudah dimanipulasi. Kakak tau gak ciri-ciri orang toxic kayak gimana?” “Nggak!” “Nih ya dengerin aku Kak, aku udah sering berhadapan sama orang kayak gini waktu kerja jadi scriptwriter di TV, beneran bahaya Kak dan harus dijauhi kalau perlu musuhan aja sekalian!”
7.38.5K viewsOngoingAdded to Library 221 Times as toxic
Read
+Library
Ex Toxic

Ex Toxic

Ia mengingat bagaimana Viona kini dekat dengan Armand, dan ketidakpuasannya terhadap hidup ini semakin memuncak. Axel mulai mengetik pesan singkat di ponselnya, kata-kata yang penuh dengan ketidakpuasan dan amarah. Ia merasa bahwa jika ia bisa merusak kebahagiaan Viona, setidaknya itu akan memberinya sedikit kepuasan.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as toxic
Read
+Library
MY TOXIC Husband

MY TOXIC Husband

pikir Quensa, suaranya tertahan dalam bisu. "Ya Tuhan, kenapa pernikahanku selalu bersama laki-laki toxic terus? Bahkan ini lebih sakit daripada Aksara. Aku rela disiksa fisik daripada harus menanggung rasa sakit hati yang tak kunjung sembuh ini." Gumamnya pilu, tenggelam dalam kesepian yang menyesakkan dada.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as toxic
Read
+Library
Toxic Boss

Toxic Boss

Prolog - Toxic Boss Malam itu, di ruang kerja utama dalam gedung perkantoran bernama WE Corporation. Seorang wanita muda berusia 22 tahun sedang melampiaskan amarahnya. "Dasar pria berengsek, dasar menyebalkan, dasar iblis! Aku membencimu!"
1034.3K viewsCompletedAdded to Library 823 Times as toxic
Read
+Library
Pacar Toxic

Pacar Toxic

Pacar Toxic 49 "Gue nggak mau ikut campur, kalau sampai bos ngamuk. Yang lo lakuin ini bahaya tau, nggak? Kita harusnya menghindari masalah, biar nggak berurusan dengan polisi. Eh, elu malah cari gara-gara." "Gue cuma memanfaatkan kesempatan yang ada, Bro. Santai dikit, lah!" "Elo memang susah dibilangin! Masuk lagi tau rasa, lo!"
102.2K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as toxic
Read
+Library
LOVELY MAN

LOVELY MAN

"Pak Bhara memang sering banget komplain, tapi itu karena dia mau yang terbaik." Damar menggeleng tak setuju. "Kamu salah. Orang kayak gitu selalu merasa dirinya benar, kamu tau orang kayak dia itu disebut apa? Toxic! Toxic people! Orang kayak dia itu biasanya terlalu pahit hidupnya, sering disakiti orang, akhirnya apa? Dia melampiaskan amarah, dendam dan rasa sakitnya ke orang-orang yang nggak bersalah ke dia, ke siapa aja! Cuma untuk membuat perasaannya lebih baik. Aku nggak mau kamu disakiti dia, Lis. Kalau kamu sampai disakiti sama dia, aku akan hadapi dia, aku akan hajar dia sekalian!"
109.2K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as toxic
Read
+Library
Kandungan yang Tak Diinginkan

Kandungan yang Tak Diinginkan

Zio juga keluar karena tuannya terus berteriak agar mereka segera keluar. Keenan kini hanya sendirian di sana, airmatanya seketika mengalir, dadanya terasa sesak, dia berkali-kali memukul dadanya agar rasa sesak itu hilang. Tapi, bukanya hilang, rasa itu kian bertambah ketika membayangkan Bella yang berbagi ranjang dengan orang lain. Keenan merasa dia adalah orang terbodoh, dia mengingat lagi, apa yang kurang darinya hingga Bella tega berkhianat kepadanya.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as toxic
Read
+Library
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

lanjutnya lalu terkekeh sedih. Dia menghapus air bening yang merembes di sudut mata. "Kenapa kau harus menelan pil pahit secara berulang-ulang?" Embun terus berbicara pada pantulan dirinya, dia sudah seperti orang yang mengalami gangguan jiwa. "Apa kau berpikir pahit itu obat?" tanyanya lagi. "Tapi nyatanya pahit yang kau rasakan sekarang tidak mampu mengobati sakitmu," tambahnya.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as toxic
Read
+Library
Complicated

Complicated

katanya, dan hanya disambut tawa oleh temannya yang agak bungkuk itu. Semua hal yang ada di dalam pikiran Tara lenyap, bahkan hanya untuk melontarkan sepatah kata pun rasanya Tara tak sanggup. Tangan dan kakinya gemetar hebat, fikiran negatif telah sukses meracuni otak. Tara tidak bisa membayangkan kemungkinan-kemungkinan yang akan menimpanya nanti sampai, "Jangan kasar sama cewek bang."
2.3K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as toxic
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status