Terjebak di Dalam Novel
Red Cherriessampai dirumah aku menangistertutup sudah pintu hatikukering sudah air matakutiba tiba terbangun dan jantung berdebar
Karena itu membuatku sedikit lebih tenang, karena novel adalah dunia imajinasi tanpa batasan milikku.
Disaat aku ingin membalikkan halaman novel ku, tiba-tiba seseorang menggebrak mejaku dengan kasar. Aku terperanjat, refleks, tentu saja.
Riana, seorang gadis yang tenarnya tidak perlu dipertanyakan lagi di sekolah ini, menatapku dengan tatapan marah yang jelas, membuatku langsung menunduk takut. Yah, aku ini penakut.