Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tubuhnya Menginginkanku, Hatinya Terjerat Cintaku

Tubuhnya Menginginkanku, Hatinya Terjerat Cintaku

Pernikahanku dengan Dante Taulany mengejutkan semua orang. Aku berwatak keras dan tidak pernah mundur. Tiga tahun setelah menikah, seluruh orang dunia bawah tanah Chilaga tahu kami saling bermusuhan. Kecuali di ranjang. Di sana, tubuh kami seolah-olah saling melengkapi. Satu-satunya momen di mana kami tidak bertengkar adalah saat kami terjerat di seprai, tenggelam dalam badai ciuman putus asa dan kenikmatan yang alami. Entah sudah berapa kali Dante memberitahuku bahwa dia terobsesi dengan tubuhku, biasanya tepat saat dia tenggelam dalam pelukanku. Aku mengira itu caranya mengatakan bahwa dia jatuh cinta padaku. Namun, semua itu runtuh di sebuah acara lelang. Saat dia merampas pusaka ibuku dariku, hanya untuk memberikannya pada seorang gadis yang terlihat rapuh bernama Ava. Pada saat itu, dia memperlihatkan kekejaman yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Dante berkata dengan nada yang sangat dingin, "Sudah waktunya kamu menghadapi kenyataan, Elara. Aku menikahimu, menidurimu ... itu semua hanya untuk menjaga perdamaian antara keluarga kita. Ava adalah orang yang ingin aku lindungi." Namun, di hari saat aku akhirnya meninggalkan Chilaga dan mengumumkan perceraian kami pada dunia .... Pemimpin mafia yang dingin dan penuh perhitungan itu memburuku seperti orang yang kerasukan.
Cerita Pendek · Mafia
4.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Majikan Brondong yang Meresahkan

Majikan Brondong yang Meresahkan

Oviollette
Orang tua Florencia mengalami kebangkrutan, sehingga gadis itu harus bekerja sebagai seorang asisten pribadi seorang pria kaya raya yang merupakan anak dari sahabat papinya. Pria bernama Evander yang merupakan majikan dari Florencia itu sangat menyebalkan di matanya. Usia mereka terpaut cukup jauh, Evander tujuh tahun lebih muda dari Florencia. Seringnya mereka bersama, menghadirkan benih-benih cinta di hati gadis cantik pemilik bibir tipis itu. Namun, Evander yang cuek dan dingin, sangat sulit ditebak hingga membuat Florencia menerka-nerka apakah pria itu memiliki perasaan yang sama atau tidak. Sementara itu, mengingat usia anak gadis satu-satunya sudah menginjak kepala tiga, orang tua Florencia pun memintanya untuk segera mencari calon suami. Jika dalam waktu lima bulan tidak juga membawa calon suami ke rumah, maka Florencia harus bersedia dijodohkan dengan pria pilihan sang Papi. Akankah Florencia berhasil mencuri hati Evander, atau akan ada pria lain yang hadir di dalam hidupnya dan membawakan cinta yang selama ini gadis itu harapkan?
Romansa
1.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Rotate

Rotate

Olppaemi
Aku menatap penyihir di depanku dengan putus asa, “Ajari aku bagaimana menggunakan sihir, Kumohon.” “Untuk apa?” tanya penyihir itu ketus, pandangannya terasa sangat merendahkanku. Aku menggigit bibir, “Ada seseorang yang harus ku selamatkan sekarang, aku butuh kekuatan.” “Hm…” ucapnya sambil berjalan mengelilingiku. “Maaf kau tak pantas. Aku tak ingin memiliki murid pengecut sepertimu.” katanya pedas. Aku menyentuh sayatan di leherku yang masih segar. Ya, ku akui aku memang pengecut… tapi, jika bukan karena penyihir di depanku yang sudah memberikanku sedikit harapan mungkin aku tak akan memiliki keberanian seperti sekarang. “Beri aku kesempatan.” kataku sambil menegakkan kepala yang semula tertunduk, “Akan ku buktikan kesungguhanku padamu!” Penyihir itu menyeringai, “Aku suka semangatmu, jangan mengecewakanku.” Katanya sambil berjalan pergi. Aku mengepalkan tangan semangat, masih ada harapan untuk menyelamatkannya. Seseorang dengan manik kemerahan yang sudah menemani hariku yang suram. Diantara jejeran rank kelas atas seperti siren, werewolf, vampir dan makhluk lainnya ia masih mau memilih menemaniku yang hanya seorang manusia biasa pembuat onar di pusat penjualan. Tapi, Masih sempatkah aku menyelamatkannya?
Fantasi
2.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Unperfect Marriage

Unperfect Marriage

bigelbul
“Kenapa?” tanya Bigel saat Hasbi memilih tidak bersuara lagi, tapi fokusnya selalu pada leher Bigel. “Apa yang Mas lihat?” Hasbi menundukkan kepalanya dan seraya mendekat hingga membuat batasan tipis antara wajahnya dan juga wajah Bigel. “Aku, rindu ini.” Bigel tidak dapat berkutik untuk sesaat, tapi sekaligus jantungnya berdebar tidak karuan. Menurutnya, bukankah ini kesempatan agar Hasbi semakin terikat padanya? Cup! Bigel mencium bibir Hasbi lebih dulu, sekilas untuk membuat adrenalin pria itu semakin menggebu-gebu memakan Bigel. “Bigel.” “Jika lebih dari ini, kau mungkin tidak jadi ke kantor lagi.” “Tidak masalah,” sungutnya dengan napas turun naik menerpa permukaan wajah Bigel. “Yakin? Bagaimana jika aku menginginkanmu untuk diriku sendiri setelah ini?” *** Hasbi memejamkan matanya sebentar, laru menatap lembut pada Irasya. “Pulanglah, kepalaku sedang pusing untuk mencerna semuanya. Kita bicarakan nanti saja. Ada yang lebih penting untuk aku urus saat ini.” Ketika Hasbi hendak berbalik, Irasya menahan lengannya lagi dengan kuat. “I-itu Bigel, kan? S-sesuatu yang penting?” Tanpa ragu, Hasbi mengangguk sebagai jawaban. “A-aku hamil, anakmu, Hasbi.”
Rumah Tangga
1.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Menikahi Gadis Malam

Menikahi Gadis Malam

"Astaga! Bagaimana mungkin aku bisa menikah dengan pria itu!" ucap Alin saat melihat gerombolan pria sangar berpakaian serba hitam dengan gerakan tegas itu. Alin kini berada di kamar lantai dua, bangunan megah itu. Melihat banyak gerombolan pria itu membuatnya bergidik ngeri, sambil menggigit bibir bawahnya. Ia masih berdiri tegang di samping tirai jendela kaca itu. "Tapi, perjanjian itu sudah terjadi, dan akad akan berlangsung lima belas menit lagi, oh Tuhan!!!" Alin akhirnya kembali ke ranjang king size yang sudah didesain seperti ranjang pengantin dengan sepasang handuk yang di bentuk sepasang angsa di tepian-nya itu. Suara derap langkah kaki yang terdengar semakin mendekat ke kamar itu membuat suasana semakin tegang, matanya pun tampak awas memandangi pintu bercat putih itu. 'Krieek' "Permisi Nona! Kami MUA yang di bayar oleh tuan Rizan untuk merias Nona!" Kini, Alin agak bernafas lega. lalu ia tersenyum getir memandangi tiga orang wanita yang membawa koper make up itu. Bagaimana kelanjutan kisah Alin dan Rizan? Yuk, baca ceritanya sampai tuntas 😊
Mafia
10449 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

“Apa yang bisa saya lakukan supaya nilai saya bagus, Pak?” Diana bersandar di kursinya, menatap penuh arti pada pria yang dikenal sebagai dosen killer itu. Dosen dengan reputasi dingin bernama Damar Setyawan itu menaikkan satu alis. Senyum tipis melintas di wajahnya yang lebih mirip ejekan daripada keramahan. “Kamu sudah gagal empat kali, Diana. Kamu tahu artinya? Gelar sarjanamu bisa lenyap. Masa depanmu habis.” Diana pura-pura menggigit bibir bawahnya, lalu mencondongkan tubuhnya pada pria itu. “Kalau begitu … saya harus cari jalan lain, ‘kan?” suaranya terdengar manja, sengaja dibuat lirih. “Saya tahu Bapak bisa bantu. Saya bisa … membalas dengan cara lain.” Diana berhenti sebentar, menahan senyum nakal di bibir. “Saya bisa kok jadi sugar baby Bapak,” lanjutnya, pelan tapi jelas. “Anggap saja … kompensasi tutup mulut atas malam itu.” Tatapan Damar mengeras, seakan menimbang keseriusannya. Tapi Diana tidak bergeming. Ia justru semakin berani, bibirnya mendekat ke telinga pria itu. “Saya serius, Pak,” bisiknya dengan mata berkilat menantang. “Kapan kita mulai?”
Romansa
9.8241.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Meski Cinta Telah Pudar, Bintang Tetap Bersinar

Meski Cinta Telah Pudar, Bintang Tetap Bersinar

"Kontraknya akan berakhir dalam setengah bulan. Aku rencana mau cerai sama Leonard." Saat berkata begitu, Liana menonton video di tabletnya yang telah diputar ratusan kali. Dalam video itu, suaminya menatap kekasih masa kecilnya dan berkata dengan penuh perasaan, "Emily, aku masih belum bisa lupakan kamu. Kembali ke sisiku, ya?" Kemudian, Leonard Hadinata mencium bibir merah Emily. Sementara itu, Kai Hadinata, putra yang telah dikandung Liana selama sembilan bulan dan dilahirkannya dengan mempertaruhkan nyawanya, berseru lantang, "Papa, aku mau Bibi Emily jadi mamaku!" Tekad Liana untuk pergi pun menjadi makin kuat. Di ujung telepon, Melisa, ibunya Leonard terdiam sejenak. Kemudian, dia menasihati Liana untuk berpikir matang-matang. "Kamu harus pertimbangkan baik-baik. Kalau cerai, kamu bukan cuma harus tinggalkan pekerjaanmu saat ini. Karena ada kontrak itu, kamu bahkan nggak akan kebagian banyak harta." Liana menjawab tanpa ragu, "Emm. Berhubung akta nikah itu palsu, aku pasti akan pergi tanpa ambil sepeser pun. Jangan khawatir." Melisa mencoba membujuknya untuk tetap tinggal, "Kalau bersikeras mau cerai, kamu pasti nggak akan dapatkan hak asuh anak. Kamu rela untuk pisah sama anakmu?"
Baca
Tambahkan
Akulah Perancang Pernikahan Suamiku

Akulah Perancang Pernikahan Suamiku

Sebagai perencana pernikahan, aku sendiri yang merancang pernikahan suamiku dan selingkuhannya. Bersama Julian selama lima tahun: tiga tahun pandemi, dua tahun menikah dan punya anak. Pernikahan yang kuimpikan, di mulutnya selalu saja menjadi "lain kali". Sampai suatu hari, aku menerima proyek pernikahan baru. Pemberi tugasnya seorang gadis muda dengan alis dan mata yang melengkung indah, senyumnya merekah. "Ini lokasi yang khusus dipilih pacarku, katanya pernikahan harus diadakan di sini." Aku menerima berkas itu, pandanganku tertahan pada nama lokasinya: sebuah gereja di Negara Faricia yang sudah berkali-kali kusebut pada suamiku, tempat impianku. Aku baru saja hendak tersenyum sambil mengagumi, ternyata ada orang di dunia ini yang seleranya begitu sejalan denganku. Detik berikutnya, nama mempelai pria masuk ke pandanganku. Julian. Ujung jariku terhenti tanpa suara di atas lembaran kertas. Gadis di seberang masih tenggelam dalam kebahagiaan, lalu menambahkan dengan lembut, "Katanya, meski kami baru bersama dua bulan, dia ingin memberiku pernikahan terbaik." Aku melengkungkan bibir, menatap wajah yang selama lima tahun ini bersamaku dari pagi hingga malam. Setelah menunggu bertahun-tahun, akhirnya tiba juga hari di mana aku merancang pernikahannya. Sayangnya ... pengantinnya bukan aku.
Baca
Tambahkan
Dosa Dalam Pelukan Brondong

Dosa Dalam Pelukan Brondong

#Warning21+ #AdultRomance #MatureContent "Shea... kamu tahu nggak, kulit kamu ini kayak..." bisik Ellan, lalu menggigit manja sisi pinggang Sheana. Wanita itu melenguh kecil. "...kayak dosa yang pengen aku ulang-ulang tanpa tobat." Sheana menggigit bibir, menahan tawa dan rasa geli. Tapi dalam hatinya, ia tahu... ini bukan lagi permainan. *** Sheana, 35 tahun. Cantik, elegan, istri sah dari seorang pengusaha kaya raya. Tapi hidupnya sunyi. Pernikahannya dingin. Suaminya nyaris tak pernah peduli. Sampai suatu malam, ia bertemu Ellandra—brondong tampan, 23 tahun, seorang pretty boy escort profesional yang seharusnya hanya jadi pelarian. Tapi pria itu justru menyentuh luka terdalam Sheana yang tak pernah dilihat siapa pun. Lebih muda, lebih gila, dan... lebih berbahaya. Karena Ellan ternyata bukan pria biasa. Ia putra dari partner bisnis suaminya sendiri. Awalnya hanya tubuh. Lalu jadi candu. Dan pelan-pelan, cinta tumbuh di tempat paling terlarang. Tapi cinta mereka bukan tanpa batas. Ada pernikahan yang dipertaruhkan. Ada suami yang menyimpan rahasia besar. Dan ada masa lalu yang bisa menghancurkan semuanya. Ini bukan tentang siapa yang lebih muda atau lebih tua. Tapi siapa yang paling mampu membuatmu merasa hidup.
Romansa
947 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Pelayan cantik mencari cinta

Pelayan cantik mencari cinta

Fitt ramadhan
Berawal dari sebuah pertemuan yang selalu menjengkelkan hati, Indriani Putri seorang janda beranak satu dengan seorang pemuda tampan yang baru saja lulus sekolah menengah itu membuat wanita berumur 26 tahun itu, menggelengkan kepalanya melihat kelakukan pemuda yang baru menginjak usia 18 tahun itu, yang jauh dari kata seorang laki-laki 'dewasa' Namun... Takdir berkata lain pemuda itulah yang menjadi hidup seorang Indriani tidak akan lagi menyandang status sebagai seorang janda. "Mbak aku ini sudah besar lho. Mau bukti?" Seringai nakal senyum tersungging di bibir pemuda itu. "Apa nya yang besar? Jempol kaki?!" Sahut Indri dengan sedikit ketus, bisa-bisanya bocah ingusan yang kini adalah suaminya itu menggodanya. "Hahaha." Pemuda bernama Adrian itu tergelak dengan jawaban Indri. "Wah Mbak udah tahu kalau jempol kaki aku gede. Berarti Mbak udah berpengalaman." Goda nya lagi membuat ku menatap tajam padanya. "Kenapa? Mau coba ya sama aku?" Seru nya menyebalkan. "Aku siap kok kapan aja mbak mau." Goda nya lagi.  "Mimpi mu!" Ketus Indri seraya pergi. "Halal lho mbak." Teriaknya. "Yukkkk." Ucap nya mengikuti langkah pergi nya Indri.
Romansa
105.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
141516171819
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status