Chapter: 169: Hari Baru"Ikutlah dengan kami," pinta Tesa saat seluruh peti-peti mereka dikumpulkan.Tesa tidak pernah terlibat langsung dengan masalah 'Tupai' yang menjadi urusan suaminya dan Romeo. Ia hanya mendengar kabar terbaru secara berkala tentang situasi pria itu dan apa yang telah mereka lakukan padanya.Bagi Tesa keputusan Duke pastilah tepat dan bijaksana. Oleh sebab itu ia hanya menghormati dan mendukungnya. Lagipula ancaman nyawa bukanlah sesuatu yang sepele terlebih bila itu menyangkut putra mereka, Garret.Namun hal ini berbeda dengan Diana, meski pipinya mulai memunculkan rona, dan matanya sudah kembali cerah setelah tiga hari berlalu sejak kematian Lady Jasmine, tapi tidak bisa dipungkiri kepergian mereka membuat Diana lesu. Tesa sudah merasa terbiasa dengannya, dan pengalaman seminggu lebih di mansion membentuk persahabatan yang tidak mungkin bisa diabaikan."Aku membutuhkan pelayan pribadi tambahan untuk membantu Rose. Kau orang yang rapi dan cekatan,
最後更新: 2026-06-27
Chapter: 168: Dunia BaruKematian Lady Jasmine yang mendadak ternyata membawa duka bukan hanya pada Diana tapi masyarakat di Hila.Mereka sempat mendengar tentang berita penembakan tetapi tidak berani mendekat karena ada Duke. Saat pengumuman Lady Jasmine meninggal disampaikan. Berbondong-bondong orang datang untuk melayat. Namun yang Tesa sadari adalah cerita mereka tentang sang Lady selalu sama."Lady Jasmine adalah orang yang perhatian." Selama menjadi tahanan rumah, beliau banyak membantu para janda, manula dan anak-anak untuk berkegiatan membaca dan menulis. "My Lady terima kasih atas jasamu.""My Lady pergilah dalam damai.""Aku akan merindukanmu My Lady.""Kami akan menjaga buku-buku yang kau berikan dan akan terus belajar membaca dan menulis. Terima kasih karena sudah bersama kami My Lady."Dan masih banyak lagi kalimat-kalimat yang mereka ucapkan saat melayat. Hal itu membuat tangisan Diana sulit berhenti. Di antara semua orang, dialah
最後更新: 2026-06-26
Chapter: 167: Pecah"Aku bermimpi Lord Veldam." Lady Jasmine suaranya sangat lemah. Tiga hari telah berlalu sejak penembakan. Tesa mengetahui dari suaminya bahwa si penembak sudah tertangkap. Dan pria itu berasal dari ibu kota Kirk yang sengaja dikirim untuk membunuh keturunan mantan komandan. Saat ini Lady Jasmine masih kesulitan, ia tertidur dengan posisi tengkurap dengan kain yang melintang di punggungnya. Tesa duduk di pinggir ranjang, mendengarkan dia bicara."Kurasa dia sangat dendam padaku, bertahun-tahun aku selingkuh. Dia tidak pernah tahu apapun, katakanlah bahwa aku sangat pintar atau justru dia sebenarnya tidak peduli padaku."Tesa diam menyimak."Tapi Veldam adalah pria yang baik, meski sepanjang hidupnya dia sibuk bekerja, dia tidak pernah luput dari tugasnya sebagai seorang suami. Pria sepertinya tidak akan kutemukan lagi sekalipun aku sangat cantik."Ia terbatuk kecil, lamanya tidur dengan posisi seperti itu membuat pernafasan Lady Jasmine s
最後更新: 2026-06-26
Chapter: 166: Harapan HidupGabriel mendekap erat Garret di dadanya, putranya baru saja tertidur setelah berjam-jam menangis. Sayangnya Garret pasti akan terbangun jika Gabriel meletakkannya di kasur. Putranya sangat ketakutan, dan ia tidak mau dengan siapapun selain Papanya. Tidak dengan Raina, Diana, atau bahkan Romeo. Garret menolak mereka semua dan hanya ingin dipeluk oleh Gabriel. Ragnar sudah pergi beberapa jam lalu bersama prajurit dan rombongan Romeo mengejar si penembak. Dan Gabriel yakin pria itu tidak akan bisa lolos. Gabriel memerintahkan padanya harus membawa pria itu hidup-hidup. Dan sekarang, berjam-jam sudah berlalu, matahari mulai terbenam namun Tesa dan dokter Dixon belum juga keluar dari kamar tempat Lady Jasmine diobati. Pintu itu tertutup rapat, hanya Rose dan dokter Shiloh yang bolak-balik keluar masuk, pontang-panting membawa peralatan, dan di antara semua kesibukan itu, mereka tidak bicara. "Nanti," sahut dokter Shiloh ketika
最後更新: 2026-06-25
Chapter: 165: Lumpur"Kenapa kalian baru keluar? Aku sudah penuh dengan lumpur!" Garret berseru saat melihat orang tuanya muncul di pagi harinya ketika bermain golf.Ia kesal karena berkali-kali didzholimi oleh Paman rubah, dan itu menyebalkan bolanya tidak bisa bergulir jauh, saat ia mengayun dengan kuat, tubuhnya ikut berayun dan terjungkal ke depan.Sangat tidak terhormat!Tesa mesam-mesem, ia tidak berani melirik ke arah suaminya di saat seperti ini karena semua orang bisa curiga."Maafkan aku Garret.""Papa ada urusan penting," jawab Gabriel dengan sikap diplomatis. Nada suaranya sangat berbeda saat di kamar tadi, lebih berwibawa, lebih tegas, dan wajahnya pun kelihatan datar. Inikah pria yang sejak kemarin sore dan semalam tidak melepaskannya barang sebentar? Pria yang membuat Tesa lemas bahkan untuk menopang kakinya sendiri?Pipi Tesa bersemu panas."Apa kau melakukan yang terbaik Garret?" tambah suaminya itu."Tentu saja bol
最後更新: 2026-06-25
Chapter: 164: Perlu Dipuaskan"A-aku sudah membelitanya, lukanya juga tidak terlalu dalam. Besok pun kau akan lebih baik asal tidak terkena air," sahut Tesa berusaha tenang. Jujur Tesa tidak tahu harus menaruh tangannya di mana dan akhirnya ia menyentuh kedua bahu kekar Gabriel. Ibu jari suaminya terasa mengusapi pinggang Tesa, dan ia harus menunduk menahan diri agar tidak mendesah atau merespon."Kurasa ada sakit yang lain yang tidak bisa kujelaskan," sahut Gabriel lembut. "Aku harus memasak untuk–""Sebentar saja Duchess."Namun Tesa takut sekali, ia seperti kelinci yang terjebak, tidak mampu bergerak sementara jemari Gabriel kini menyelipkan anak rambutnya yang lepas dari sanggulan ke balik daun telinga.Tubuh Tesa bergetar pelan dengan sentuhan tangan Gabriel yang kasar tetapi gerakannya sangat hati-hati.Gabriel pandai membuat kakinya lemas bagaikan pudding cherry. "Duke, lepaskan aku, yang lain bisa melihat.""Siapa maksudmu?" tanya suaminya i
最後更新: 2026-06-24
Chapter: Extra Part 4: Roti Sambal Pecal"Fudge browniesnya udah semua, Tan?" "Sudah, Bu." "Cotton cheesecake-nya?" "Ada di depan, Bu." "Muffin-nya jangan lupa, Tan." "Siap, Bu." "Dan oh, itu yang lain—" "Sudah berkumpul semua dan sebaiknya kamu tenang." Gun memotong, gemas. Dia berjalan ke belakang punggungku serta membuka kaitan apron, lalu satu tangannya bersandar di pinggiran meja. "Apa yang kamu khawatirkan?" "Banyak Gun, takut dikit." "Itu perasaan yang wajar tapi ada banyak orang yang bekerja di sini. Dan semuanya sudah tertata pada tempatnya, Mita." Benar, sepertinya aku memang terlalu overthinking, atau aku sudah tertular dengan sifat Gun yang perfeksionis. Setelah empat bulan mempersiapkan segalanya mulai dari lokasi, tempat, desain, karyawan sampai menu. Hari ini, kami akhirnya akan meresmikan Petite Peaks. Sebuah bakery yang sudah dirancang sebelum kami menikah. Tempat itu sangat luas, karena kami juga menawarkan dine in. Serta spot-spot foto yang instagramable khusus untuk yang hobi nongkrong di temp
最後更新: 2025-08-06
Chapter: Extra Part 3: Nemo & BisnisAku terpaku di tempat, memandang mereka yang tertawa, mendapat uluran hadiah dari Audi dan sepupu lain. Lima tahun, bukan waktu yang sebentar, rasanya seperti baru kemarin aku menggendong mereka dalam balutan kantung kain yang mungil. Dan sekarang Hiro Naga sudah tampak besar di mataku. Mereka akan melanjutkan sekolah, menjalani masa remaja, kuliah lalu... menikah dan memiliki keluarga. "Mita." Mataku mengerjap, lalu tersenyum lebar menyambut uluran tangan Gun. Dia segera merangkul dan mengecup pelipisku. "Ti amo," bisiknya manis. Mengusapi lenganku lalu menghadapi kerumunan. "Oke Hiro, Naga, Papa punya hadiah dan sebaiknya kita buka sekarang ya?" "Oh, apa itu..." Darren membuat suara manja pura-pura penasaran, tapi meledek. "Emas batangan ya, Pa?" "Saham ya, Pa?" Caraka menimpali. "Pulau pribadi ya, Pa?" Delilah ikutan. Keluarga kami kompak tertawa. Gun mendelik judes, tawa kami makin lebar. Aku gantian mengusapi lengannya. "Rumah kontrakan ya, Pa?" Dia berdecak.
最後更新: 2025-08-04
Chapter: Extra Part 2: Royal Lion"Welcome back to Jakarta." "Madrid kami bawa oleh-oleh banyak." Naga pamer, dan segera membuka tas ranselnya yang seperti kantung Doraemon untuk mengeluarkan sebuah kotak. "Ini semua buat Madrid." "Naga, nanti aja kita kasih di rumah, terus kita bukain oleh-oleh yang lain ya?" Aku berusaha membujuknya naik ke mobil. Naga menolak, memutar bahunya yang kusentuh. "Sebentar Mama, ini penting karena cokelatnya bisa meleleh. Dan harus cepat dimakan sebelum kadaluarsa." Aku meringis. "Madrid lihat ini." Hiro menarik tali gangsing, kemudian melempar benda dari kayu itu ke lantai hingga berputar. Matanya kelihatan bangga. "Kamu bisa?" Ya ampun. "Hebat Mas Hiro, terima kasih Mas Naga." Madrid bertepuk tangan seperti lumba-lumba lalu menerima cokelatnya. Aku menatap Gun meminta pertolongan, tapi sulit sekali melihat ekspresinya dari balik kacamata hitam yang dia kenakan. "Gun?" "Hiro, Naga, masuk." Naga sigap melompat ke dalam mobil yang pintunya sudah terbuka, Hiro me
最後更新: 2025-08-04
Chapter: Extra Part 1: Frogner ParkHoneymoon kami berjalan kacau. Oke, aku tidak ingin menyepelekan bagaimana usaha Gun untuk membawa kami keliling Eropa, tapi setiap kali pindah dari satu negara dan bergeser ke negara lain, ada saja masalah yang timbul. Misalnya saja seperti Hiro yang hilang di antara patung ketika kami mampir di Frogner Park, Norway. Atau Naga yang menjatuhkan sepedanya di kapal saat perjalanan dari Dover menuju Calais. Dan yang paling epik, ketika si kembar mengejar pencopet di jalanan Paris. Maksudku, ya sudah. Itu hanya dompet, memang di dalamnya ada kartu identitas dan beberapa lembar uang, tapi itu sama sekali tidak penting dibandingkan keselamatan anak-anakku, dan... "Dia ke sana." Hiro menjerit, kakinya bergerak lincah, meliuk-liuk di antara tubuh-tubuh orang yang sedang berjalan. Lalu Naga dengan langkahnya yang kecil-kecil, cekatan mengekori. "Kanan, Mas, kanan." Naga memberi intruksi begitu Hiro mulai kebingungan, berdiri di tengah gang bercabang. "Bukan, dia berlari ke kiri.
最後更新: 2025-08-04
Chapter: PART 157: Rumah"Ma guarda chi si è sposato, ecco il miracolo!" Dua orang laki-laki berwajah latin dengan setelan jas mengkilat menghampiri kami begitu acara resepsi tiba. Kebayaku sudah diganti dengan ball gown berwarna silver grey yang berkilauan di bawah cahaya. Bagian atasnya berbentuk bustier dengan detail kristal dan manik-manik yang rumit, menampilkan bahu dan leherku yang terbuka. Roknya mengembang indah, terbuat dari beberapa lapis tulle dan organza dengan taburan sequin halus, menciptakan efek shimmer yang memukau setiap kali aku bergerak. Mengikuti gaun, rambutku pun kini ditata dengan updo yang lebih glamor sesuai tema resepsi, lalu dihiasi jepit rambut bertabur kristal. Sementara dibandingkan akad yang natural, saat repesi ini makeupku sedikit lebih berani dengan smokey eyes dan lipstik nude. Gun tidak henti-henti memuji, dan mengecupi pelipisku setiap ada kesempatan. Sejujurnya sejak tadi gigiku kering karena dioper ke sana-kemari menyalami para tamu lalu dikenalkan dengan tema
最後更新: 2025-07-03
Chapter: PART 156: Mrs. SalibaThey say when you meet the love of your life, time stops, and that’s true. Mungkin itulah yang menggambarkan perasaanku saat ini. Sebelumnya aku tidak pernah berpikir bahwa aku akan menikah. Aku hanya ingin hidup bersama anak-anak. Menjalani hari-hari dengan rutinitas yang mungkin sedikit mendebarkan. Tapi kehadiran Gun seperti sebuah nahkoda yang membawa ke mana kapal kami harusnya berlabuh agar kami tidak lagi tersesat dan kehilangan arah. Dia menjadi teman, sahabat, Papa dan pasangan yang kubutuhkan. Kami masih bertengkar, kami masih berdebat, kami masih saling mengejek saat memasak. Tapi kurasa itulah bahasa cinta kami, seperti itulah cara kami saling menyampaikan bahwa kami peduli. "Mama..." Hiro dan Naga masuk bersama Madrid ketika aku sudah selesai dimakeup dan mengenakan pakaian pengantin. Berbeda dari kebaya tradisional yang biasanya terbuat dari brokat tebal, kebaya yang kukenakan adalah sebuah impian yang menjadi nyata, dirancang khusus oleh desainer kepercay
最後更新: 2025-07-03
Cinta Perlahan Sang Pengacara
Cinta yang ManisDramaPengacaraPerbedaan UsiaCinta PertamaAroganWanita KuatMahasiswaPembalasan Dendam
Shea berusaha berpikir logis, setelah diperlakukan secara abusive dan dihamili oleh teman sekampus, dia menerima perjodohan yang datang demi menyelamatkan bayi yang dikandung.
Jerikho berusaha berpikir praktis, ketika keluarganya mendesak untuk menikahi perempuan dari kesalahan sang adik, dia menerima demi nama baik keluarga.
Keduanya bertemu lalu sepakat untuk berkoalisi, berusaha menjalani hubungan pernikahan tanpa ekspektasi, tapi ketika ketertarikan mereka sudah berada di luar kendali, akankah semua rintangan yang menghalangi bisa mereka atasi?
閱讀
Chapter: Bab 145: TerkunciAda dua kebetulan di dunia ini, kebetulan biasa, dan kebetulan yang membawa pada takdir. Menurut Gisa, perjalanan orang tuanya adalah kebetulan yang kedua. Kisah mereka membuktikan kalau cinta kita dengan pasangan setara, maka semua kesulitan pasti bisa dilewati. Masalahnya, bagaimana Gisa bisa mendapatkan keberuntungan yang sama kalau pria yang ia suka, jangankan membalas, menganggapnya sebagai perempuan dewasa saja tidak. "Nduk." See? Gisa sudah cantik banget begini mengenakan kebaya kutubaru, rambut disanggul rapi, tapi pria itu, masih saja memanggilnya seperti bocah. "Ya ampun, sudah besar ya sekarang?" Nyatanya, Gisa bukan hanya besar, tapi tubuhnya masuk kategori semampai, thanks to Papa yang mewariskan gen jangkung dalam keluarga mereka. Hanya saja, mereka baru ketemu kemarin banget, dan Naga menatap Gisa seakan mereka sudah tidak bertemu selama bertahun-tahun. Wajar Gisa merasa jengkel. Karena itu hanya mengkonfirmasi kalau selama ini Naga memang tidak pernah be
最後更新: 2025-09-29
Chapter: Bab 144: 12 KiloMasa kehamilan Shea kali ini terasa berjalan sangat cepat. Seperti baru kemarin dia sibuk memilih tone warna yang cocok untuk kamar si bayi, berdebat dengan suaminya karena susah minum susu, lalu sibuk menyulam, menyiapkan pakaiannya. Tau-tau kandungan Shea sudah memasuki usia tujuh bulan. Mereka mengadakan syukuran di rumah, sekalian doa bersama untuk rumah baru mereka yang sudah selesai didesain. Dihadiri keluarga besar suaminya dan para tetangga. Berat badan Shea langsung melonjak drastis, naik sampai 12 kilo. Ini adalah momen paling magical dalam hidupnya, apalagi di waktu-waktu mereka akan pergi kontrol dan mendengar detak jantung si bayi, meski saat trisemester pertama, Shea sempat merasa trauma, takut menemukan bercak cokelat, dan sedikit stres karena terus waspada. Tapi syukurlah mereka bisa melewati masa-masa itu, walaupun bukan berarti Shea mengendurkan kewaspadaan. Shea rasa keterlibatan suami juga berpengaruh. Tidak henti-hentinya Shea memuji dan berterima kasih
最後更新: 2025-09-28
Chapter: Bab 143: War Is Over"Masya Allah, beneran Shea?""Masa aku bohong, sih, Ma?""Kamu sudah periksa?""Aku bahkan udah lihat hasilnya.""Gimana kata dokter?""Dia sehat, detak jantungnya udah terdengar dan udah jalan 6 minggu.""Sebulan lebih? Shea, kamu ngapain aja sampai nggak sadar? Kurang-kurangin kerjaan itu, mulai fokus sama kesehatan, jaga pola makan, jaga pola tidur, jangan ambil kegiatan yang terlalu berat.""Makasih Mama.""Nduk, Mama yang makasih, makasih sudah mau kasih Mama sama Papa cucu. Selamat ya sayang, selamat buat Abang. Kalian akan menjadi orang tua."Mata Shea dengan cepat kembali berembun. Tapi dadanya mengembang gembira. Dari latar belakang, dia bisa mendengar suara lain yang saling bersahut-sahutan, suara Papa dan Sidra serta Mas Gilang, ART di rumah.Mereka tidak henti-hentinya mengucap syukur. Shea merasa malu karena sudah suudzon, berpikir kalau Tuhan memberinya hukuman, tapi hadiah untukn
最後更新: 2025-09-28
Chapter: Bab 142: Husband"Kok lemes banget sih, Bu. Semangat dong, kan besok weekend." Yah, Andin sudah pasti gembira, karena ini minggu pertama awal bulan yang artinya sore nanti akan gajian. Sementara Shea pusing memikirkan pengeluaran, karena beberapa pendapatannya masih berbentuk modal, dan menjadi kain-kain di tim produksi. Tapi tidak masalah, toh Shea sudah berjanji niatnya rebranding Velora juga sebab ingin membuka lapangan pekerjaan. Jadi kalau sudah begini, untuk membangkitkan mood, Shea sengaja minta dipesankan pizza, hitung-hitung sebagai rewards untuk diri sendiri. "De Luca ya, Bu?" "Yang khusus jual pizza aja, Ndin." Andin cekikikan, perempuan muda itu memang baru lulus SMA, tidak heran kalau tingkahnya sedikit kekanak-kanakan yang celetukannya kadang bikin Shea istigfar. "Kirain, Bu." Hari ini tidak seramai
最後更新: 2025-09-27
Chapter: Bab 141: Modern TropicalShea senang sekali bertemu Pram.Dia memancarkan aura glow up yang sesungguhnya dari seseorang yang pernah 'hilang'. Rambutnya yang dulu agak gondrong, kini terpangkas rapi, selera pakainnya lebih maskulin, tubuhnya lebih berisi dengan rahang tegas. Usia telah membawa Pram tampak lebih matang."Ini kamu banget, Shea."Belum apa-apa, Shea sudah meringis mendengar komentarnya."Maksud kamu full pink?""Lebih tepatnya warna-warni."Tawa Shea berderai halus ketika Pram mengedarkan pandangan, binar kagum tampak di matanya, tapi sejak dulu, dia memang tipikal orang yang mudah memberikan pujian, bukan?"Mba Mala pernah bilang, kalau dia suka sekali dengan selera pakaian kamu, dan selalu sibuk tanya, kira-kira kamu beli di mana. Sekarang dia nggak perlu khawatir lagi ke mana harus cari outfit itu." Senyumnya melebar. "Kamu sudah bikin satu rasa penasaran dia jadi terobati.""Aku belum ketemu Mba Mala lagi, gimana kabarn
最後更新: 2025-09-27
Chapter: Bab 140: DP 50%"Kamu mau brownies?" Shea menggeleng, menyurukkan wajahnya di bantal, memeluk guling. Satu-satunya cahaya di kamar dari layar TV tampak memantulkan wajahnya yang murung. "Kimbab? Aku buatkan ya?" Kepalanya menggeleng lagi. "Mau apa? Kamu belum makan dari siang tadi. Pilih yang kamu suka, Shea." Istrinya diam saja, dia menonton Gossip Girls, tapi matanya tampak kosong. Jerikho sebenarnya malas kalau Shea sudah badmood begini, karena dia tahu karena apa istrinya jadi murung. Mereka sudah berusaha, dan Jerikho juga tidak pernah mempermasalahkan kenapa sampai sekarang Shea belum hamil. Ini menjadi topik yang sensitif semenjak mereka merayakan anniversary. Anak adalah amanah yang besar, sulit untuk menjaga mereka, dari segi finansial dan mental. Bahkan Jerikho setuju dengan pendapat kalau memiliki anak tanpa persiapan adalah dosa. Karena Jerikho tidak ingin menjadi orang tu
最後更新: 2025-09-26
Chapter: Part 122: Titik Awal"Apa hal terbaik yang bisa kamu bagikan untuk orang lain sebagai pelajaran dari pernikahan kalian?" Itu adalah pertanyaan yang pernah diajakun oleh salah seorang podcaster ketika Bas hadir untuk wawancara di sebuah podcast. Bas tidak membutuhkan waktu lama untuk menjawab percaya diri. "Menerima ketidaktahuan dan saling memafkan." Alih-alih kekurangan, dia justru menggunakan kata ketidaktahuan untuk merujuk pada kekurangan-kekurangan yang tanpa sadar kami lakukan. Bagaimana aku tidak semakin mengangumi suamiku? Kami sering bertengkar, bahkan karena masalah sepele seperti kontrol suhu AC. Karena Bas sukanya dingin-dingin biar bisa peluk-peluk, sedangkan aku risi, merasa gerah kalau tidur harus pelukan terus. Atau masalah yang paling krusial seperti ketika dia diam-diam membeli mobil baru tanpa sepengetahuanku sama sekali. Banyak hal yang kami sesuaikan, adaptasi, kadang aku yang mengalah, walaupun lebih banyak Bas yang mengalah. Tapi kalau sedang mesra, tidak perlu ditanya,
最後更新: 2026-01-16
Chapter: Part 121: Copy Paste"Sepengetahuan aku, dari ceramah yang aku dengar, ari-ari harusnya dicuci bersih dan diurus sama Mama mertua, kalau aku bilang begini sama Mama Bas, menurut kamu dia bakal tersinggung nggak?" Aku meringis dengan penurutan Gumi. "Nggak usah dipikirin itu Gum, Bas yang udah mengurus semuanya." "Oh ya bagus deh, Alhamdulillah. Dia memang cekatan, sih." Beberapa hari sebelum melahirkan, Gumi memang ngotot ingin menemaniku di rumah, khawatir hal-hal seperti ini akan terjadi, tapi karena tidak mungkin kami tinggal serumah bertiga, jadi dia memerhatikan dari jarak jauh. Ketika datang dari luar kota, dialah yang paling heboh dengan Nathan dan tidak berhenti menimang sambil memuji. "Gembul banget sih, asi Mamanya pasti gacor banget ini, calon-calon roti sobek di lengannya ada empat. Mana wangi lagiiii, bau surga banget kamu." Anakku mere
最後更新: 2026-01-16
Chapter: Part 120: Arse & IpulSembilan bulan menuju HPL.Kami baru pulang dari lokasi syuting karena jadwal Bas makin hethic ketika tiba-tiba Noah datang ke rumah.Saat itu aku dan Bas sedang mendengarkan demo dari single yang akan dirilis berjudul Dua Dalam Satu. Sebuah lirik yang menceritakan perjalanan pria yang menemukan belahan hatinya.Jadi kami tidak mendengar Noah datang, dia langsung masuk melewati asisten kami di depan, bahkan sampai ke ruang musik Bas, aku lebih dulu melihat kehadirannya dan menyapa."Noah?"Wajah Noah keras, tanpa aba-aba, dia menyambar lengan adiknya, Bas tampak terkejut, sebelum dia mampu beraksi, sebuah bogeman mentah sudah lebih dulu mendarat ke wajahnya dan membuat suamiku tersungkur di lantai.Aku menjerit kaget."Kamu kenapa?!" seruku panik.Bas mengerang, wajahnya kelihatan antara shock, bingung, dan sedikit marah.Noah mengabaikanku, dan membentak. "Bajingan, selama ini lo pura-pura polos, berti
最後更新: 2026-01-15
Chapter: Part 119: Kepala BocorAnak kami laki-laki.Hal ini kami ketahui setelah usia kandunganku tiga bulan. Tidak perlu ditanya hebohnya Bas. Dia seperti CR7 ketika melakukan siu. Bahkan saking gembiranya satu obgyn diberikan hadiah.Aku ikut bahagia untuknya, walau sampai trisemester kedua aku mengalami perubahan yang berat, terlebih aku sempat merasakan baby blues. Bedanya, si dede belum lahir, tapi aku tidak merasakan perasaan antusias, semangat, cinta atau apapun. Rasanya flat, hambar.Beruntung aku punya banyak orang di sekelilingku yang mendukung, ada Gumi, yang siap menjadi tante rempong, Mona si tante bawel, Rigen om pelawak, Goz om royal, dan Noah om perhatian."Kalau gitu aku udah bisa bantu dekor-dekor kamarnya dong?" Gumi sampai excited dengan kehadiran si bocil. Tiap weekend, dia akan berkunjung untuk mengajakku belanja atau makan enak, yang semuanya untuk si baby.Dia banyak sekali berubah, kurasa pengalaman yang tidak pernah ia ceritakan selama koma i
最後更新: 2026-01-15
Chapter: Part 118: Sekali TembakNoah sudah bangun pagi-pagi sekali, beruntung dia tidak ada jadwal operasi, sebagai dokter spesialis jantung, akhir-akhir ini kabar yang dia berikan selalu sukses bikin jantungan. "Nggak jadi datang?" tanyanya menerima uluran jahe hangat dariku, meminimalisir rasa pusing akibat mabuk semalam. "Mungkin dia repot kalau harus bolak-balik," kataku merujuk ke informasi soal Ruka semalam. Wajah Noah suram, tapi ada kilatan berharap di matanya. "Dia nggak ada hubungin apa-apa sih." Noah mengecek ponselnya sejenak. "Tolong bilangin Bas, kabar ini jangan bocor ke mana-mana dulu, aku nggak pengin Ruka masuk berita gosip." "Kalau udah terlanjur gimana?" "Siapa yang bisikin?" tanya Noah balik. "Sejauh ini baru keluarga yang tahu. Ruka udah cukup sibuk, aku nggak mau dia semakin repot karena masalah ini." Luar biasa peduli, aku menggumamkan persetujuan lalu memintanya sarapan yang segera ditolak, Noah ingin
最後更新: 2026-01-14
Chapter: Part 117: Tengah Malam"Hadiah untuk kepulangan kamu." Sebuah kalung dilingkarkan di leherku, rasanya dingin. Aku menunduk, menatap benda berkilauan itu dengan mata berbinar."Cantik banget Bas."Dia membungkuk, lalu mencuri satu ciuman di pipiku, aku terkekeh lembut.Dari pantulan cermin, kalung dengan bandul super mini yang berbentuk seperti tetesan air hujan itu kelihatan sangat elegan. Bas mulai mengerti dengan seleraku, jadi alih-alih sesuatu yang mencolok, dia memberikan sesuatu yang terasa ringan saat dikenakan.Aku berbalik, meraih rahangnya untuk gantian memberikan ciuman di bibir, memangutnya manis. "Makasih Kak.""Suka? Are you happy?""Happy!" Hidungku mengerut saat justru dibombardir dengan ciuman basah.Aku cekikikan menggeliat berusaha melepaskan diri. Kami ada acara dinner dengan keluarga Bas, sekadar acara rutin, mungkin sekaligus menyambut kepulangan kami ke Jakarta.Jadi berbekal gaun elevated dress bernuansa nude d
最後更新: 2026-01-13