
Adik Ipar, Jangan Goda Aku
Ella Harvard, 23 tahun. Dia memiliki anak perempuan berusia 2,5 tahun, namanya Sisi Alexander.
Ella tidak menyangka jika Sisi, anaknya akan menderita leukemia. Dunia Ella runtuh, anak semata wayang yang sangat dia sayangi divonis dokter bahwa harapan hidupnya hanya hitungan minggu atau bulan.
Berbagai cara Ella lakukan untuk menyembuhkan Sisi, salah satunya mencari darah tali pusat dari bank darah darah tali pusat umum.
Tapi, ketika semua jalan tertutup, tidak ada pilihan baginya selain menanggalkan harga dirinya dan meminta Mario, suaminya untuk menghamilinya.
Mario menolak, dia menyuruh Ella mencari pria lain karena sampai kapanpun dia tidak akan menyentuh Ella.
Mereka tidak sadar jika ada yang tak sengaja mendengar percakapan mereka. Dia adalah Zega, adik Mario.
Zega menawarkan diri menghamili Ella.
Tentu saja Ella tolak mentah-mentah. Dia wanita terhormat, punya harga diri tinggi, dan tidak akan melakukan hal sehina itu, apalagi dengan adik iparnya.
Pertanyaannya, apa iya dia sekuat itu menghadapi Zega yang diam-diam suka menggoda secara halus?
Read
Chapter: Bab 88Zega menunggu Kapten Rogi di mobil pria itu. Senyumnya mengembang ketika pria itu dekat. "Selamat malam, Kapten Rogi," sapa Zega. Kapten Rogi terkejut. "Selamat malam, anda siapa?" "Adik Pak Mario." "Oh, ya, ya. Dimana Anda saat kejadian?" bagi Kapten Rogi, setiap orang punya potensi jadi tersangka. Karena itu dia ingin tahu alibi Zega. "Saya di Sheraton hotel." "Ok, bagaimana anda tahu rumah Kakak anda didatangi perampok?" "Perasaan saya tidak enak. Saya kepikiran Ella. Saya tidak tahu kenapa merasa cemas. Akhirnya saya menengok rumah Ella. Saya terkejut ada garis polisi di sana. Kata tetangga ada pembunuhan," jawab Zega. Kapten Rogi menatap Zega cukup lama. "Apa Anda menyukai Nyonya Ella?" Zega tersentak. Kapten Rogi terkekeh. "Anda menuduh saya yang membunuh orang itu?" tanya Zega, kesal. "Siapa tahu. Sekarang ini ada banyak kasus perselingkuhan. Mungkin Anda menyukai Nyonya Ella. Malam itu Anda ke sana dan kepergok oleh suster dan asisten rumah tangganya. Anda membunuh
Last Updated: 2026-03-25
Chapter: Bab 87Zega tiba di vila, dia membuka helmnya, terkejut melihat Gashi, Adrian dan anak buahnya yang lain menunggu di depan gerbang. Mereka sudah seperti gembel. "Kenapa kalian ke sini?" tanya Zega. "Tuan. Kami minta maaf," jawab Gashi. "Tolong jangan marah ke kami." "Kami janji tidak akan mengulangi kesalahan kami," Adrian juga memohon. Begitu pula yang lain. Zega menarik nafas. "Ok." Setelah itu Zega masuk ke dalam vila, disusul Gashi dan yang lain. "Kenapa kalian ikut masuk?" Zega heran. Gashi meringis kuda. "Kami mau bekerja untuk Tuan lagi." "Aku tidak butuh pekerja." "Tentu saja Tuan butuh. Tuan tidak bisa masak, cuci baju, cuci piring, nyapu, nyepel, betulin AC, motor, keran rusak, atap bocor, dan masih banyak lagi, tapi kami bisa," urai Gashi. Zega berdecih. "Sebanyak itukah kekuranganku?!" "Benar, Tuan. Bahkan lebih banyak dari itu. Karena itu Tuan butuh kami," jawab Gashi sembari tersenyum kuda. Zega berdecih. Dia memang tidak bisa apa-apa selain cari uang!
Last Updated: 2026-03-25
Chapter: Bab 86Beberap hari kemudian. Setiap hari Zega membesuk Ella, tapi dia suka melakukannya di siang hari, saat Mario kerja. "Dokter, saya harus menemui Mario. Tolong jangan tahan saya di sini. Anak saya sakit leukemia akut. Dia butuh darah tali pusat. Saya harus bilang ke Mario, untuk menghamili saya," kata Ella. Dokter yang sedang berkunjung untuk mengecek kondisi Ella itu menatap Ella dengan iba. Sementara Zega, ekspresinya tidak terbaca. "Saya tahu, Nyonya. Tapi anda baru saja melakukan operasi. Belum bisa melakukan aktivitas normal," kata Dokter. Ella menatap Zega, ekspresinya tampak sungkan, seperti dulu ketika belum dekat dengan pria itu. Lalu Ella kembali merengek ke dokter agar diperbolehkan keluar dari rumah sakit untuk menemui Mario. Setelah dokter pergi, Ella merengek ke Zega seperti kaset rusak. Akhirnya dia diam setelah dibentak Zega. Zega membanting pantatnya ke sofa, lalu memijat pelipisnya. Dia tahu, setiap ketemu Ella sumbunya pendek. Tapi entah kenapa tetap ke
Last Updated: 2026-03-25
Chapter: Bab 85Ella kekeh mengatakan tidak. "Kamu ingin nikah sama Zega kan?! sini ku tanda tangani!" "Tidak! sekali kubilang tidak tetap tidak! " kata emosi. "Tidak mungkin. Jalang sialan sepertimu pasti suka sama pria kaya. karena itu dulu kamu tidur denganku, sekarang dengan Zega. Karena aku sudah tidak punya apa-apa lagi," sangka Mario. "Aku kecewa kamu mengataiku jalang. Bisakah lain kali tidak menuduhku seperti itu?" Ella mencoba asertif menghadapi Mario yang selalu menyalahkannya. "Memang kamu jalang kan?" ujar Mario. Ucapan Mario benar-benar menusuk hati Ella. Akhirnya Ella menangis dan terpancing emosi. "Kamu mabuk, terpengaruh obat, dan memperkosaku. Aku sudah bilang padamu aku Ella, bukan Emma. Tapi telinganya seperti tuli! Kamu memperkosaku dan membuatku hamil. Salahkan aku jika minta tanggung jawabmu?" Ella sesenggukan. Kemudian Ella mengimbuhi, "Kalau itu kamu pandang salah, ok. Aku minta maaf. Karena itu aku siap membawa Sisi pergi dari kehidupanmu. Jadi, jangan tahan S
Last Updated: 2026-03-25
Chapter: Bab 84Ella menatap Sisi yang lahap disuapi Zega dan tertawa terbahak-bahak bermain puzzle dengan adik iparnya itu. Ella mendengus, heran. Kenapa anaknya bisa seakrab itu sama Zega, seolah Zega bapaknya. Akhirnya Ella menyuruh suster Sisi dan asisten rumah tangganya tutup mulut. Agar tidak cerita ke Mario tentang kedatangan Zega. Setelah itu Ella menyiapkan obat untuk Sisi. Sisi minum obat tanpa rewel lalu lanjut main. Pukul 2 siang Sisi tidur di gendongan Zega, setelah lelah bermain. Zega membaringkan Sisi di ranjang, setelah itu dia mendekati Ella dan duduk di sampingnya. "Bagaimana kabarmu?" tanya Zega. "Baik," jawab Ella. "Aku sedih melihatmu baik-baik saja tanpa aku." Ella menoleh ke Zega. "Kenapa kamu menipuku?" Zega membalas tatapan Ella. Ella tahu maksud Zega adalah waktu dia pura-pura mau diajak makan malam ketika di Caldera, padahal setelah itu dia tinggal pulang ke Brigton. "Aku lupa," dusta Ella. "Mau menebusnya sekarang?" "Aku tidak akan menebusnya. Kar
Last Updated: 2026-03-13
Chapter: Bab 83Sampai dalam rumah, Mario senang melihat Ella dan Sisi. Inilah keluarganya saat ini. Sejujurnya, sampai sekarang Mario masih belum bisa menerima kenyataan bahwa dia bukan anak kandung keluarga Alexander. Dulu dia Tuan muda, calon pewaris, kekayaannya triliunan, dia tidak takut masa depan karena dunia di gengamannya. Sekarang, semuanya lenyap. Bahkan Emma, wanita yang sangat dia cintai. Tapi justru orang yang tidak pernah dia perhitungkan, yang dia anggap sampah, yaitu Ella dan Sisi, yang tetap di sampingnya sampai sekarang. Ella tidak pernah memandang rendah dia, meski gajinya jauh dibawah pendapatan Ella. "Hai, sudah pulang?" Ella baru menyadari kehadiran Mario. "Ya." Mario melangkah ke arah Ella. Usai Mario mandi, Ella menyiapkan makan malam. "Coba besok kamu telpon dinas sosial, afs pengemis di depan rumah," kata Mario. "Pengemis?" "Kamu tidak tahu?" "Tidak," jawab Ella. "Di depan gerbang ada pengemis aneh," cerita Mario. "Aneh gimana?" tanya Ella sembari meng
Last Updated: 2026-03-13
Chapter: Bab 189“Rupanya Tuan Tiger mati, juga,” olok Derryl. “Ikutlah kami.”“Tidak! Kalian pasti membunuhku!”“Kami tidak tahu masalah itu.” Alvin mendekat. “Bisa jadi tidak, kalau anda memberikan bayi itu kepada kami.”“Dia harus tahu rasanya kehilangan anak!”“Sekarang dia sudah tahu, karena itu melarang kami membunuh anda,” sahut Derryl.Tiger tertawa. “Tidak, dia belum tahu rasanya, karena anaknya masih hidup.”Tawa Tiger semakin kencang melihat Derryl dan Alvin tak bisa membalas argumennya. Namun saat dia melihat ke jalan raya di bawahnya, tawanya pudar melihat semua kendaraan sudah disuruh berhenti dan anak buah Teofilano bersiap menangkap bayi itu.“Cepat berikan!” perintah Alvin.Tidak ada pilihan lain untuk Tiger. Dia menyerahkan bayi kembar Teofilano ke Alvin, karena percuma di jatuhkan ke bawah, ada banyak orang yang akan menangkapnya.***’Viana memeluk Teofilano, menangis haru melihat dari vlog yang beredar bahwa kedua anaknya sudah berada di tangan Alvin.Sebenarnya Teofilano tidak mem
Last Updated: 2025-07-24
Chapter: Bab 188“Lin,” Teofilano mengusap kepala Linda yang sudah tak berambut. “Aku datang.”Ada rasa bersalah yang menjalar hati Teofilano. Sejak menikahi Linda, dia tak pernah datang ke sini. Dia hanya menyuruh Derryl, asisten pribadinya, untuk mewakili kehadirannya. Sebab merasa bersalah kepada Viana.Tapi, mau bagaimana lagi. Linda salah satu karyawannya yang pandai memikat tamu, ratusan botol alkohol mahal-mahal berhasil Linda jual, setiap bulannya. Menikahi Linda adalah kompromi, balas budi kepada orang yang mendatangkan uang untuk bisnisnya.Menikahi Viana, adalah cinta.“Kamu akhirnya datang,” gumam Linda, tersenyum senang. Kehadiran Teofilano seperti morfin baginya.“Ya, Lin.”Teofilano mengecup kening Linda, kompromi, sebagai suami. Detik berikutnya, dia tak berani melihat Linda yang kesakitan karena serangan sel kanker.Dulu dia berpikir pria makluk kuat. Ternyata salah, perempuanlah makluk kuat.Tadi dia melihat Viana berjuang antara hidup dan mati demi anaknya, sekarang dia tak mampu mel
Last Updated: 2025-07-24
Chapter: Bab 187Hampir 3 bulan Viana tinggal di rumahnya yang berseberangan dengan Mr Fox. Dia tidak mau bertemu Teofilano, karena merasa dikhianati.“Alvin!” Viana merasa perutnya semakin sakit. “Alvin!”“Ya, Nyonya.”Alvin ngos-ngosan ketika membuka pintu, sebab kamarnya dan kamar Viana jauh, namun ada intercom yang menghubungkan mereka. Karena itu meskipun sedang mimpi indah, dia segera meloncat bangun.Alvin terkejut ketika melihat Viana berada di lantai. Dia segera mendekat dan mengangkat bosnya itu ke ranjang.“Alvin, sepertinya aku mau melahirkan.”“Ba—baik, Nyonya.”Malam itu juga Alvin mengantar Viana ke rumah sakit Luiqi.“Kenapa anda terlambat ke rumah sakit, Nyonya? Ini sudah bukaan 7,” tanya dokter kandungan yang jaga malam itu, tapi bukan dokter yang biasa merawat Viana.“Maaf, Dok, ini kehamilan saya yang pertama. Saya tidak tahu jika akan melahirkan, karena prediksi masih seminggu lagi.Tubuh Viana gemetar, tak bisa dikendalikan karena sakit yang merajam perut dan pinggang.“Alvin, a
Last Updated: 2025-07-24
Chapter: Bab 186“Mama nggak apa aku tinggal?” tanya Viana sembari menatap Vonny yang duduk di teras rumah.“Ya, ya, nggak apa, Viana. Di rumah ada Airy dan satpam. Makasih, ya, udah nolongin Mama. Mama nggak tahu kalau tadi kamu nggak lewat, penjambret itu pasti berhasil melakukan aksinya,” jawab Vonny, masih gemetar, syok.“Sama-sama, Ma.”Pukul 12 siang ketika Viana turun dari mobil. Alvin membantu Viana pindah ke kursi roda, lalu mendorong bosnya itu menuju pintu utama mansion yang terbuka.“Dari mana?”Viana dan Alvin kompak menoleh ke samping, terkejut melihat Teofilano tiba-tiba muncul melalui garasi.“Kantor,” dusta Viana.Viana takut dianggap ODGJ oleh Teofilano bila jujur mengatakan dari psikiater. Lebih parahnya lagi, takut pria itu akan meninggalkannya malu punya istri dengan gangguan mental. Sebab itu lebih baik dia simpan sendiri. Hanya Alvin yang tahu.“Oh ya?”Teofilano menatap Viana dan Alvin bergantian, tapi tidak heran Viana membohonginya. Sebab, jika Viana berniat jujur pasti sudah
Last Updated: 2025-07-24
Chapter: Bab 185Pagi ini Teofilano heran, ketika bangun tidur Viana sudah tidak ada di sampingnya. Dia cari kebawah pun tidak ada. Dan tidak ada yang tahu kemana perginya, yang pasti keluar bersama bodyguardnya.‘Tumben gak pamit ke aku?’ batin Teofilano sembari meraih ponselnya dari saku saku celana.Dia menelpon Viana, panggilannya masuk namun hingga tak dijawab. Tak mau membuang waktu, dia menghubungi bodyguard Viana. Rasa herannya berubah menjadi geram. Tak satupun yang mengangkatnya.Akhirnya telpon bodyguard bayangan Viana yaitu anak buahnya yang Viana angkat jadi mata-mata ketika dia pura-pura jadi Devil.“Ke psikiater?” tanya Teofilano, heran.“Ya, Pak.”“Sejak kapan dia ke psikiater?”“Kalau saya tahunya sejak Ibu kembali ke Triodes,” kata Z1“Ok, Z1. Kirimi aku lokasinya.”2 jam kemudian Teofilano tiba di lokasi. Sengaja dia parkir agak jauh, sebab mobil Viana masih ada di depan tempat praktek.Teofilano tidak bisa menjawab pertanyaan yang berputar-putar di kepalanya. Selama ini Viana selalu
Last Updated: 2025-07-21
Chapter: Bab 184“Pernah dengar aja,” dusta Viana. “Oh ya kapan aku bisa pulang?” Viana tidak betah berada di rumah sakit.“Setahun lagi.”Viana menyesal bertanya ke Mr Fox. Entah kenapa pria itu terlihat sebal dari tadi. Namun Viana sedang malas bertanya.“Aku ingin menemui suamiku.” Viana menatap mereka bergantian, namun tak ada yang menjawab. Akhirnya Viana berusaha turun dari tempat tidurnya.“Nyonya, anda belum bisa menemuinya,” cegah Alvin, berusaha sabar bila Viana dalam mode kekanak-kanakan seperti ini. Namun bukan Viana jika tidak keras kepala.Terpaksa malam itu juga mereka mengantar Viana ke kantor polisi. Sebenarnya datang ke kantor polisi juga tidak bisa sembarangan. Karena Viana sudah seperti anak kecil, Mr Fox dan Alvin mau tak mau meloby penjaga.Tangis Viana pecah ketika melihat suaminya muncul. Viana segera minta peluk Teofilano dan itu membuat Mr Fox ingin muntah. Dia kesal melihat Viana sebucin itu dengan Teofilano. Padahal Teofilano itu brengsek, punya banyak wanita.“Aku gak mau l
Last Updated: 2025-07-15