Mag-log in“Bukankah kamu bilang ayahmu orang yang baik?” “Ya. Ayahku memang dingin dan jarang bicara, tapi dia selalu menuruti semua keinginanku. Dia tidak akan marah tanpa alasan.” Gadis muda berambut pendek itu menaiki tangga sambil tersenyum yakin pada sahabatnya. Namun malam itu, semua keyakinannya runtuh. “Luar biasa, Rhea. Kamu benar-benar luar biasa!” Elroy mencengkeram kedua tangan Rhea, menahannya di atas kepala. Tatapannya dalam, membuat gadis itu tercekat. “Kamu sungguh mengira tidak ada yang terjadi malam itu?” bisiknya. Apakah Rhea terjebak? Atau justru sejak awal, dialah yang sengaja mendekati pria itu? Karena bagi Elroy, sekali dia menginginkan sesuatu… Maka itu akan menjadi miliknya. Selamanya. WARNING 21+
view more"Sindrom Couvade atau kehamilan simpatik? Bisakah anda menjelaskan lebih detail?" Tanya Rhea dengan raut wajah khawatir. "Tidak perlu terlalu khawatir nyonya. Sindrom Couvade adalah kondisi di mana calon ayah mengalami gejala fisik dan perilaku yang mirip dengan istrinya yang sedang hamil. Termasuk mual dan muntah, atau perubahan suasana hati yang intens. Lebih tepatnya suami merasakan apa yang istrinya rasakan ketika sedang hamil." Ucap dokter tersebut dengan tawa di bibirnya. Elroy menatap Rhea dengan tenang. Ia bisa merasakan apa yang Rhea rasakan, hal itu memang sulit di percaya namun itulah yang saat ini tengah terjadi. Karena hal ini pula, ada kelegaan dalam benak Elroy. Setidaknya istrinya tidak harus menderita sendirian. "Lalu bagaimana cara mengatasinya?" Tanya Rhea dengan cemas. Ia baik baik saja mengalami semua hal itu, tapi ia tidak tega jika suaminya ikut merasakan apa yang dirasakannya. "Tidak ada cara spesifik. Tuan Elroy dan Nyonya bisa datang menghadiri kelas prena
"Tidak apa apa bu, kemarin aku telat makan. Mungkin hanya masalah lambung." Ucap Rhea menenangkan ibu Elroy. Mendengar ini ibu Elroy tidak lagi memiliki pemikiran tersebut dan hanya menawarkan lebih banyak cemilan dan air hangat pada Rhea.Sementara Elroy terus memijat pinggang dan tengkuk Rhea. Chloe juga datang ke sisi Rhea dan bertanya khawatir. "Apa kamu baik baik saja?" Tanya Chloe khawatir."Tidak apa apa, kamu santai saja dengan Noah. Jangan khawatirkan aku. Ada ayahmu yang merawatku." Ucap Rhea ringan. Ia baru saja selesai berbicara, ketika rasa mual lainnya datang dan membuatnya harus berlarian sekali lagi ke kamar mandi.Elroy menghampirinya dengan raut wajah khawatir. "Bersabarlah sebentar, dokternya hampir tiba." Ucap Elroy menenangkan, ia begitu khawatir hingga wajahnya ikut menjadi pucat. Pada saat ini, suara di luar sedikit ramai. Elroy membawa Rhea keluar dan membiarkannya duduk, dokter pribadi yang baru saja datang segera bergegas dan mendekati Elroy."Dia sudah munt
Dua bulan berlalu begitu saja. Di bandara kota, musim dingin perlahan datang. Rhea berjalan turun dari jet pribadinya bersama Elroy.Dua bulan sebelumnya, ia kembali ke luar negeri untuk menyelesaikan program pertukaran pelajarnya. Sementara Elroy terus menempel padanya hingga membuat Rhea merasa sakit kepala. Saat ini Elroy memeluk pinggang Rhea dan terus menerus mengecup bibir Rhea dengan rakus. "Hentikan, kita sudah sampai. Sampai kapan kamu akan menciumku?" Keluh Rhea tak berdaya."Diamlah, biarkan aku menciummu. Rasanya kurang memuaskan." Ucap Elroy dengan suara seraknya. Rhea dengan paksa mendorong Elroy menjauh. Sejak Elroy menyatakan keinginannya untuk memiliki anak, sudah berapa banyak malam Rhea terus bekerja keras sampai pagi. Sedangkan pria ini masih terlihat tampan dan bahkan jauh lebih bersemangat dari sebelumnya.Rhea memutar matanya dan berjalan keluar bandara. Rasa deja vu yang kuat menghampiri. Sudah lewat satu tahun sejak ia menikahi pria ini. Banyak hal sudah berl
|Papa berkata bahwa Mama adalah orang yang sangat penuh kasih sayang dan cinta. Jadi Papa dan aku sudah menyiapkan hadiah ini untuk ulang tahun Mama.| Ketika mendengar hal ini, Rhea menatap dengan penasaran. Hologram tiga dimensi itu muncul secara tiba tiba melalui lampu yang ada di benda berbentuk lingkaran itu.Secara mengejutkan Rhea dan Chloe saling berpandangan dengan sorot mata luar biasa. Meski teknologi AI sudah meluas, dan teknologi hologram sudah mencapai penelitian lebih lanjut. Namun sampai saat ini belum ada yang mampu menciptakan hologram sampai ke titik ini.Orang orang di dalam itu nyata dengan seluruh tubuh dan berjalan di seluruh ruangan. Rhea menatap sekelompok orang yang tiba tiba muncul di ruangannya dengan ekspresi ragu. Tentu saja semua itu bukan orang nyata, mereka hanya sebagian hologram dari benda kecil di depan Rhea."Sepertinya Morris Group memiliki terobosan besar dalam penelitian hologram. Ayahmu akan menjadi semakin kaya." Ucap Rhea dengan senyum bahagi






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
RebyuMore