author-banner
Aleena Tan
Aleena Tan
Author

Novels by Aleena Tan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Kael Astaroth terlahir sebagai putra ketujuh dari Sekte Iblis Suci Langit, sebuah keluarga yang memuja kekuatan di atas segalanya. Tapi meski memiliki darah iblis murni, Kael tidak pernah menunjukkan kekuatan apa pun. Ia dicap lemah, dipermalukan, dipukuli, hingga akhirnya dibuang dan dijatuhi hukuman mati oleh sektenya sendiri. Tepat saat ia hampir mengembuskan napas terakhir, sesuatu yang seharusnya tidak ada dalam tubuhnya terbangun, Darah Bayangan, warisan terlarang yang pernah dihapus dari sejarah sekte. Bukan api, bukan cahaya, melainkan kekuatan iblis yang tumbuh dari kegelapan, dari kebencian, dan dari darah mereka yang sama. Kael tidak lagi menginginkan pengakuan.Ia menginginkan balas dendam. Dan setiap orang yang pernah menertawakannya, saudara, tetua, murid, bahkan ayah kandungnya sendiri, akan menjadi batu pijakan pertama menuju takhta kegelapan.
Read
Chapter: 49. PUNCAK KEHAMPAAN
Lyra tidak menjawab dengan kata-kata. Ia hanya terus menyeka luka di kaki Kael, membiarkan air matanya jatuh bebas. Baginya, setiap tetes darah yang keluar dari tubuh Kael adalah pengingat betapa egoisnya dunia ini.Mereka telah memberikan segalanya, kekuatan, keabadian, bahkan status dewa, hanya untuk memberikan kebebasan pada manusia. Namun sekarang, manusia-manusia itu justru lupa pada mereka, dan alam semesta yang mencoba menghapus jejak mereka.Kael perlahan turun dari tempat tidur, duduk di lantai di depan Lyra. Ia memegang kedua tangan Lyra, menghentikan gerakan kain basah itu. Ia memaksa Lyra untuk mendongak dan menatap matanya.“Aku menangis karena aku takut kehilanganmu, Kael,” bisik Lyra akhirnya. Suaranya bergetar hebat. “Dulu, kau adalah iblis bayangan yang tak bisa mati. Tapi sekarang ... kau hanyalah Kael. Seorang pria yang bisa terluka oleh seberkas cahaya. Aku tidak sanggup membayangkan jika besok aku terbangun dan dunia ini benar-benar telah melupakanmu, termasuk hat
Last Updated: 2026-01-10
Chapter: 48. KOTA TANPA NAMA
Fajar menyingsing dengan warna biru yang jernih, seolah-olah alam semesta sedang mencoba membersihkan sisa-sisa kegelapan dari pertempuran semalam. Kael dan Lyra berdiri di gerbang pos penjaga, menatap ke arah pegunungan di utara. Di sana, Menara Hitam berdiri dengan angkuh, ujungnya seolah menusuk langit, dan mata perak di puncaknya terus berkedip, mengawasi setiap gerak-gerik di dunia bawah.Aris dan para pengungsi melepas kepergian mereka dengan tatapan penuh rasa syukur sekaligus cemas. Di tangan Aris, buku catatan memori itu didekap erat, seolah-olah itu adalah jantung dari keberadaan mereka."Berhati-hatilah, Tuan Kael, Nona Lyra," ucap Aris dengan suara parau. "Dunia di depan sana tidak lagi seperti yang kita kenal. Tanah itu tidak lagi mengingat siapa yang menginjaknya."Kael mengangguk singkat. Ia memanggul tas perbekalannya yang kini terasa lebih berat karena tubuh manusianya mulai merasakan efek kelelahan yang nyata. Namun, saat ia merasakan jemari Lyra menyelinap ke sela-s
Last Updated: 2026-01-09
Chapter: 47. SIMPUL HARAPAN
Malam di pos penjaga yang runtuh itu terasa lebih panjang dari biasanya. Api unggun kecil di tengah ruangan memberikan bayangan yang menari-nari di dinding batu yang retak.Di sekitar api itu, belasan pengungsi duduk dengan bahu yang merosot, mata mereka kosong, mencerminkan ketakutan akan dunia yang perlahan-latih menghilang dari ingatan mereka sendiri.Kael duduk di dekat pintu masuk yang terbuka, pedang besinya bersandar di pangkuannya. Ia tidak lagi memiliki mata yang bisa melihat menembus dimensi, namun insting bertarungnya tetap tajam. Ia bisa merasakan angin dingin yang membawa aroma hampa, aroma ketiadaan yang sedang mengintai di kegelapan luar.Lyra mendekatinya, membawa sebuah kain yang telah dibasahi air hangat. Ia duduk di samping Kael dan mulai menyeka debu dari wajah pria itu."Mereka mulai tenang," bisik Lyra, melirik ke arah para pengungsi. "Tapi ketakutan mereka masih sangat besar, Kael. Mereka merasa seolah-olah besok pagi, mereka tidak akan lagi ingat siapa diri mer
Last Updated: 2026-01-08
Chapter: 46. HANGATNYA JANJI
Kael menghentikan langkahnya sejenak, menatap ke arah kegelapan hutan di depan mereka. "Ya. Ia tidak menyerang dengan pasukan. Ia menyerang dengan keraguan. Tapi selama aku memegang tanganmu, ketiadaan itu tidak akan pernah memiliki ruang di duniaku."Kael menarik Lyra ke dalam dekapan samping, merangkul bahunya erat. Mereka berjalan menembus malam, bukan sebagai dewa yang sombong, melainkan sebagai sepasang manusia yang memiliki satu sama lain sebagai kompas.Perjalanan menyebarkan resonansi jiwabaru saja dimulai. Di depan mereka, ribuan rintangan menanti, namun di dalam hati mereka, sebuah janji telah terpatri,Selama ada cinta, sejarah tidak akan pernah bisa dihapus.Setelah berjalan cukup jauh dari batas desa, Kael memutuskan untuk berhenti. Tubuh manusianya mulai merasakan letih yang nyata. Napasnya sedikit berat, dan pundaknya yang dulu kokoh memikul beban dunia, kini terasa pegal karena membawa tas perbekalan."Kita istirahat di sini," u
Last Updated: 2026-01-07
Chapter: 45. CAHAYA FAJAR DAN JANJI BARU
Fajar benar-benar telah menyapa desa kecil itu dengan warna emas yang murni. Sisa-sisa kabut hitam dari pasukan void telah menguap, meninggalkan tanah yang lembap namun terasa jauh lebih ringan. Di tengah puing-puing kereta perang yang hancur, Kael masih merasakan hangatnya pelukan Lyra. Detak jantung wanita itu adalah satu-satunya melodi yang ingin ia dengar selamanya."Kael," bisik Lyra, melepaskan pelukannya perlahan namun tangannya tetap menggenggam jemari Kael. "Ayo, kita kembali ke gubuk. Tubuhmu butuh istirahat, dan luka-lukamu harus segera dibersihkan."Kael mencoba berdiri, namun rasa sakit di punggungnya membuatnya meringis.Lyra dengan sigap merangkul pinggang Kael, membiarkan pria itu menyandarkan sebagian berat tubuhnya pada pundaknya yang kecil. Arkhavel mendekat, membantu memapah Kael dari sisi lain."Biar aku bantu, Kael," ucap Arkhavel. "Kau sudah melakukan lebih dari cukup untuk hari ini."Kael hanya mengangguk lemah. Matanya melirik ke arah tubuh Elara yang sedang d
Last Updated: 2026-01-06
Chapter: 44. RESONANSI JIWA
Serangan gelap yang dilepaskan Elara melesat seperti kilat hitam, merobek udara dengan suara mendesis yang mematikan. Targetnya bukan Kael, melainkan Lyra, titik lemah sekaligus jantung dari seluruh pertahanan desa ini. Ia tahu, tanpa dukungan emosional Lyra, Kael hanyalah seorang pria dengan pedang besi."Lyra!" raungan Kael membelah riuh rendah pertempuran.Jantungnya seakan berhenti berdetak saat melihat bayangan maut itu mendekat ke arah wanita yang ia cintai. Di dunia lama, Kael bisa berpindah tempat dalam sekejap mata menggunakan bayangan. Namun sekarang, ia harus mengandalkan otot dan tulang manusianya.Kael melompat. Ia tidak peduli pada ksatria void yang sedang menebas punggungnya. Ia hanya peduli pada satu hal, keselamatan Lyra.BUM!Ledakan energi kegelapan menghantam tepat saat Kael menarik Lyra ke dalam pelukannya dan memutar tubuh mereka di udara. Ia menjadikan punggungnya sebagai perisai hidup. Rasa sakit yang luar biasa menjalar dari saraf tulang belakangnya, seolah-ol
Last Updated: 2026-01-05
Pria Tampan Alat Balas Dendamku

Pria Tampan Alat Balas Dendamku

Ditinggal mati sang ayah. Dikhianati suami. Dibuang saat tak lagi berguna. Adeline kehilangan segalanya—nama baik, keluarga, dan cinta. Namun satu hal yang tidak pernah hilang dari dirinya: harga diri. Ketika rahasia kelam mantan suaminya terbongkar, Adeline tahu ini belum akhir. Ini baru permulaan. Dan saat seorang pria asing menawarkan pernikahan dengan satu janji: membalas semua rasa sakitnya—Adeline dihadapkan pada pilihan paling gila dalam hidupnya. Menikah demi dendam. Tapi siapa sebenarnya pria itu? Dan sanggupkah Adeline menjaga hatinya tetap dingin, ketika balas dendam mulai terasa seperti… cinta?
Read
Chapter: BAB 181 MEMERIKSAKAN KANDUNGAN
"Tuan Leo? Kenapa Anda pergi? Bukankah istri Anda belum saya periksa? Kasihan nanti jika istri Anda tidak melakukan pemeriksaan kandungan hanya karena keegoisan Anda," ucap Alexi memanas-manasi Leo.Adeline tidak tahu apa yang sedang terjadi saat ini. Tapi melihat ekspresi wajah Leo yang sangat kesal dan penuh dengan amarah membuat dia yakin bahwa mungkin ada sesuatu yang terjadi antara Leo dan dokter itu yang bernama Alexi.Leo menolehkan kepala ke arah Adeline. Dia tersenyum pada istrinya itu dan memberikan usapan lembut di pipinya."Apakah tidak apa-apa jika kita melewatkan pemeriksaan kandungan hari ini?" tanya Leo dengan lembut.Adeline tersenyum pada Leo. Dia lalu menganggukkan kepala dan berkata, "Kita bisa mencari rumah sakit lain yang memiliki seorang dokter wanita seperti yang kamu inginkan. Aku akan selalu mengikuti keinginanmu."Senyuman Leo semakin lebar ketika melihat Adeline yang mengerti dengan perasaannya. Padahal ist
Last Updated: 2025-11-08
Chapter: BAB 180 DOKTER PRIA
Adeline terkekeh melihat gurauan sang suami. Lalu dia menganggukkan kepala dan menunggu Leo melanjutkan ucapannya."Jadi, tadi ketika aku sedang duduk di meja kerjaku, laptopku sedang menyala. Aku sedang bekerja dengan serius saat itu. Hingga tiba-tiba sebuah gambar wajah seorang wanita cantik hadir dalam benakku."Terlihat Adeline yang kesal dengan perkataan pilihan padanya. Dia sangat kesal dengan Leo yang membicarakan wanita lain di saat sedang bersamanya."Jika kamu ingin membicarakan tentang wanita itu, maka jangan dilanjutkan! Aku tidak ingin mendengarkan apapun mengenai wanita itu!"Adeline bangkit dari tidur namun ditahan oleh suaminya itu. Leo langsung berpindah posisi hinggap yaitu berada di atasnya."Aku belum selesai berbicaranya, Sayang," ucap Leo dengan lembut seraya mengusap puncak kepala Adeline."Baiklah! Silakan lanjutkan ucapan," ucap Adeline mempersilakan sang suami."Aku mencoba menahan diriku tapi ternyata aku tetap merindukannya meski aku sudah berada di depanny
Last Updated: 2025-11-07
Chapter: BAB 179 BERMALAM BERSAMAMU
Membuat wanita itu merasa malu karena perutnya tidak bisa diajak kompromi.Sedangkan Leo tentu saja merasa lucu dengan tingkah apa adanya yang ditunjukkan oleh istrinya."Kamu lapar? Mau pasta?" tanya Leo.Adeline menganggukkan kepala sebagai jawaban atas pertanyaan Leo.Pria itu menggulung lengan kemejanya dan mulai membuat makan malam untuk mereka. Melihat sang suami yang baru saja pulang dan langsung membuatkan makan malam untuknya, ditambah suaminya itu belum sempat mengganti pakaian, membuat Adeline semakin merasa tidak enak."Apakah tidak apa-apa?" tanya Adeline pada Leo yang masih sibuk dengan urusan perdapuran."Tidak apa-apa, apanya?" tanya Leo tidak mengerti."Itu ... kamu baru saja pulang yang dan belum beristirahat. Tapi, kamu malah menyiapkan makan malam untukku. Padahal harusnya aku juga menyiapkan makanan untukmu," ucap Adeline sedikit merasa malu."Memang kenapa jika aku yang menyiapkannya? Aku senang memasakkan makanan untukmu. Aku senang ketika kamu mau makan apapun
Last Updated: 2025-11-07
Chapter: BAB 178 SUDAH BERBAIKAN
Entah apa yang membuat Adeline ragu untuk mengatakan bahwa dirinya sedang marah pada Leo. Padahal sebelumnya Adeline sangat yakin dengan saran yang dikatakan oleh Anna.Adeline berdiri bersandar di balik pintu kamar. Seketika dia merasa takut jika bertemu dengan suaminya."Aku ini kenapa, sih? Kenapa malah jadi tidak ingin bertemu dengannya? Padahal sebelumnya aku ingin melihat terus di sini bersama aku. Sekarang aku malah ingin pria itu pergi."Adeline menarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan. Dia mendengar langkah kaki yang mendekat ke arahnya. Seketika itu juga Adeline langsung naik ke atas ranjang dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.Ceklek!Pintu kamar terbuka. Adeline bisa merasakan langkah kaki mendekat ke arah ranjang. Beberapa saat kemudian, dia juga merasakan sisi sebelahnya yang seakan sedang diduduki. Tentu saja Adeline mengira bahwa itu adalah Leo. Karena hanya ada dirinya dan pria itu di dalam apartem
Last Updated: 2025-11-06
Chapter: BAB 177 AKHIR DARI ARASY
"Kamu pikir aku takut dengan ancamanmu? Aku tidak pernah takut dengan siapapun! Bahkan aku tidak pernah takut jika harus berhadapan dengan Kane Global! Aku tidak peduli dengan perusahaan yang menjadi top 3 perusahaan paling besar di Eropa. Aku tidak pernah takut pada—"KRINGGG! KRINGGG!Telepon kantor yang ada di meja Adrian tiba-tiba berbunyi. Membuat pria itu menghentikan ucapan yang akan dia katakan pada Leo.Smirk tipis muncul di bibir Leo, pandangannya tajam mengarah tepat ke iris hitam pria paruh baya itu.Awalnya Adrian ragu untuk menjawab. Namun, karena telepon itu terus berdering akhirnya dia menjawab panggilan itu.Adrian mengangkat telepon dengan kedua mata yang masih menatap Leo. Nampak senyuman pria itu yang begitu menakutkan untuknya. Seketika dia memiliki perasaan yang tidak enak tentang panggilan yang akan diterima."Ya," ucap Adrian sembari terus memperhatikan Leo. Seketika kedua mata Adrian terbelalak ke
Last Updated: 2025-11-06
Chapter: BAB 176 KEHANCURAN QUEENRYSA GROUP
"Sebenarnya, aku meminum semua obat itu. Tapi, setelah meminumnya aku akan masuk ke dalam kamar mandi dan mulai memuntahkan semua isi perut ku. Aku tidak tahu kenapa aku lakukan itu. Seperti yang aku katakan sebelumnya bahwa aku hanya ingin anak ini tidak lahir ke dunia."Alice menarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan. Dia harus banyak-banyak bersabar ketika mendengarkan cerita dari Adeline.Berulang kali dia berkata pada diri sendiri bahwa yang dilakukan oleh Adeline adalah hal yang wajar. Setiap wanita yang sedang depresi pasti akan melakukan hal yang di luar nalar manusia normal pada umumnya."Sekarang kamu sudah tahu bahwa yang kamu lakukan itu adalah percuma. Apakah kamu masih mau untuk tidak meminum obatmu?" tanya Alice dengan lembut.Adeline menggelengkan kepalanya. Dia sadar bahwa sebenarnya yang membutuhkan obat-obatan itu adalah dirinya sendiri. Karena itu dia akan mulai membiasakan diri untuk meminum kembali obat-obatan itu.Alice tersenyum menyadari bahwa Adelin
Last Updated: 2025-11-05
You may also like
Pewaris Tahta Kerajaan
Pewaris Tahta Kerajaan
Fantasi · CahyaGumilar79
30.3K views
Legenda Dewa Bintang
Legenda Dewa Bintang
Fantasi · Al_Fazza
29.3K views
Istri Ganas Sekte Iblis
Istri Ganas Sekte Iblis
Fantasi · Gauche Diablo
28.8K views
Miss Villain and the Protagonist
Miss Villain and the Protagonist
Fantasi · Scarlet Crown
28.7K views
Misi Legenda Pedang
Misi Legenda Pedang
Fantasi · Ideabadar
28.7K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status