author-banner
Nyx
Nyx
Author

Novels by Nyx

PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI PERDANA MENTERI

PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI PERDANA MENTERI

Bagaimana rasanya menjadi seseorang yang ditelantarkan, dihina bahkan dikhianati oleh keluarga bahkan pasangan tercinta? Itulah yang dialami oleh Qing Lan, Nona Sulung Perdana Menteri. "Segera kemasi barang barangmu dari sini! Benar benar merusak pemandangan! " Perintah Adipati Li sembari memangku adik angkat Qing Lan , Qing Mei. Qing Lan dipukuli sampai babak belur sebelum akhirnya diusir keluar dari rumah suaminya, di tengah badai bersalju Qing Lan perlahan lahan membeku kedinginan. Tapi ternyata takdir berbaik hati padanya, memberikan kesempatan kedua padanya untuk kembali ke masa lalu dan mengubah nasibnya sendiri. Kali ini, Qing Lan akan membalaskan semua dendam dan luka yang telah dialaminya di masa lalu! "Qing Mei, Li Xuan, jangan salahkan aku karena kejam pada kalian! "
Read
Chapter: Chapter 248 - Ming Hao dan Ming Na
Satu tahun kemudian, ada banyak hal terjadi namun Kekaisaran Li justru menjadi semakin makmur di bawah pengendalian Maharani Li Qinglan. Hal ini membuat namanya bergema di setiap sudut kota yang memuji nama dan kebesarannya, dia adalah panutan bagi seluruh wanita. Tidak hanya itu, dirinya juga membangun sistem bahwa pejabat tidak hanya akan diambil dari kalangan bangsawan saja melainkan dari orang orang miskin juga.Selama seseorang memiliki bakat yang layak, tidak peduli apakah pria atau wanita, tidak peduli apakah kaya atau miskin, memiliki kesempatan yang sama. Qing Lan telah mengubah begitu banyak tatanan dan tentunya memiliki banyak pembenci namun ditemani oleh pisau tertajamnya, Wen Xing, bagaimana mungkin orang orang berani untuk mencari masalah dengannya? Setidaknya secara terang terangan. Qing Lan sendiri saat ini sedang hamil sembilan bulan dan sebentar lagi akan segera melahirkan sehingga dirinya banyak beristirahat. “Kamu jangan terlalu lelah, sisa berkasnya biarkan a
Last Updated: 2026-03-23
Chapter: Chapter 247 - Hari Pernikahan
Upacara pernikahan berlangsung lancar dan Qing Lan digandeng oleh Wen Xing untuk melangkah masuk ke dalam aula Kekaisaran yang telah disulap sebagai tempat pernikahan. Qing Lan melangkahkan kaki di atas arang untuk menghindari semua hal yang buruk dan kesialan, belum lagi dengan melempar beras untuk mengusir arwah jahat di sekitar mereka dan rangkaian lain. Qing Lan sendiri tidak dapat memandang ke depan karena tertutup oleh cadar pengantin, sehingga dirinya hanya mengandalkan Wen Xing sepenuhnya. “Beri hormat kepada langit dan bumi! “Seru Kasim muda yang menemani Kaisar terdahulu. Qing Lan dan Wen Xing bersujud ke arah depan lalu berdiri lagi kemudian kasim muda itu kembali berteriak. “Beri hormat kepada orang tua! “Karena mereka berdua sama sama tidak memiliki orang tua yang tersisa maka mereka pun kembali bersujud ke arah depan. “Beri hormat kepada pasangan! “Mereka berbalik agar saling menatap lalu bersujud dengan penuh hormat, dengan begitu acara pun dilanjutkan dengan Qi
Last Updated: 2026-03-23
Chapter: Chapter 246 - Maharani
‘Kasim, bacakan dekrit yang ditinggalkan oleh Ayahku! “Perintah Qing Lan dengan tegas. Kasim itu tentu saja langsung menurut dan mengeluarkan dekrit kekaisaran yang ditinggalkan oleh mendiang Kaisar untuk Qing Lan sebelumnya. “Mendiang Kaisar berpesan bahwa Putri Qinglan, berbudi luhur dan bijaksana, pemberani dan heroik akan ditunjuk sebagai seorang pewaris tahkta! “ Seru Kasim muda itu dengan lantang. Kasim muda itu menunjukkan dekrit yang ditandatangani oleh mendiang Kaisar di hadapan semua orang yang menunjukkan bahwa kata katanya bisa dipercayai dan dipertanggung jawabkan. Lalu sebagian pejabat berlutut dan menyambut dirinya sebagai seorang Maharani (Kaisar wanita) pertama yang ada di dalam sejarah. “Kami menyambut Maharani dan bersedia untuk mengabdikan diri kami! “ Seru sebagian pejabat ini. “Kalian bangunlah. Sementara beberapa Tuan yang lain apakah menolak untuk mengakui ku? Tidak mengakui dekrit dari Mendiang Kaisar? “ Tanya Qing Lan dengan tenang. “Tuan Putri, seoran
Last Updated: 2026-03-23
Chapter: Chaptee 245 - Kain Putih
Sesampainya di Istana, kain putih sudah mulai digantungkan dan Qing Lan melangkah turun dari kudanya lalu merasa ragu dengan pemandangan yang dia lihat saat ini. Dia berdoa bahwa semua ini hanyalah sebuah mimpi buruk yang akan segera menghilang setelah dia terbangun namun sayang sekali bahwa ini semua bukan mimpi buruk belaka. Dari seluruh Istana ini, yang tersisa hanyalah satu orang. Sekarang kain putih telah menghiasi Istana yang menunjukkan orang terakhir di Istana megah itu telah pergi. Qing Lan memang membenci Kaisar namun dia tidak berharap Kaisar bertemu dengan kematiannya, siapa yang menyangka bahwa dia pergi sebentar dan Kaisar telah pergi? Qing Lan berlutut di depan Aula Duka Istana kala melihat sebuah peti mati megah lalu Wen Xing ikut berlutut bersama dengan dirinya. Di samping peti mati itu, seorang kasim muda yang menemani Kaisar pun tampak meratap di samping peti mati. Qing Lan merasa bahwa hatinya hampa dan lidahnya kelu sehingga dia tidak mampu mengatakan apapun
Last Updated: 2026-03-23
Chapter: Chapter 244 - Li Qinglan
Di Ibukota ini, siapa yang tidak tahu Nona Qing yang pemberani dan heroik? Dia adalah penyelamat nyawa dan tahkta Kaisar. “”Nona Qing, apakah ada yang salah? “Tanya Hakim Yun dengan penuh hormat. Bagi para pejabat di Ibukota, Kaisar sangat menyukai dan menghormati Nona Qing ini maka mereka juga tidak boleh menyinggungnya. “Nyonya Zhao seumur hidupnya banyak membantu orang lain, harap Hakim Yun memberikan sedikit keringanan baginya untuk meminum racun yang membuatnya meninggal dengan cepat dan menggunakan riasan terbaiknya sebelum meninggal. “ Ucap Qing Lan sambil menundukkan kepalanya. Hakim Yun sebagai seseorang yang banyak berkutat dengan urusan semacam ini tentu saja langsung memahami maksud Qing Lan. “Hal ini mudah saja, menuruti apa perkataan Nona Qing. “ Ucap Hakim Yun dengan hormat, lagipula sama sama hukuman mati. Nyonya Zhao dibawa ke belakang dan dibiarkan untuk menggunakan perhiasan lamanya. Qing Lan sendiri yang turun tangan untuk meriasnya. “Nyonya Zhao, aku telah
Last Updated: 2026-03-23
Chapter: Chapter 243 - Perpisahan
“Ya, hatiku merasa menderita. Setiap satu hari lebih lama di Ibukota, hatiku terasa terkikis. Semua yang ku miliki telah sirna. Apa yang aku miliki hanyalah diriku sendiri, jika aku tinggal lebih lama di sini justru aku akan kehilangan diriku sendiri. “Jawab Qing Lan tanpa keraguan. “Setiap kali membayangkan ratapan seseorang yang tidak berhasil aku selamatkan, itu seolah olah pisau yang menembus jantungku. Aku harap Yang Mulia berbelas kasih, tolong lepaskanlah aku. “ Lanjut Qing Lan dengan nada memohon sekaligus mendesak. “Lan'er… aku sudah tidak memiliki penerus lain, apakah kamu benar benar tidak ingin tinggal? “Tanya Kaisar dengan lirih. “ Keputusanku sudah bulat, Yang Mulia memiliki keluarga yang besar. Masih ada beberapa keponakan dari cabang luar yang bisa diadopsi dan dilatih sebagai Putra Mahkota. “Jawab Qing Lan. Kaisar menganggukkan kepalanya dan terbarukan batuk lagi, Kaisar yang dilihatnya hari ini dengan tiga hari lalu tampak berbeda seolah olah Kaisar telah bertam
Last Updated: 2026-03-23
Ayah, Jangan Bunuh Aku!

Ayah, Jangan Bunuh Aku!

Terbangun di tubuh seorang anak berusia 8 tahun yang merupakan putri tawanan di Kekaisaran yang jauh, itulah yang dialami oleh Ning Anran, seorang atlet panahan terkenal di abad ke 21 . Namun ternyata menjadi putri kecil ini sangatlah tidak mudah karena Ayah dan Kakaknya sendiri membencinya dan ingin membunuhnya berulang kali. Akankah Ning Anran yang merupakan seorang wanita modern mampu mengubah takdir mengenaskan sang putri kecil?
Read
Chapter: Chapter 219 - Gelang Emas
Ning Xueqin tidak sadarkan diri selama tiga hari lamanya dan ketika dia bangun, hampir tidak ada yang salah dengannya. Lukanya sudah mengering dan akan baik-baik saja, raut wajahnya juga jauh membaik dibandingkan dengan sebelumnya.Wajahnya ceria dan penuh dengan semangat, sementara dirinya tidak tahu bahwa Xie Guang datang untuk menjenguknya tiga hari yang lalu.“Tuan Putri, hamba ingin melaporkan satu hal kepada Tuan Putri,” ucap Zilan sambil berlutut.“Kenapa berlutut? Bicaralah sambil berdiri,” balas Ning Xueqin dengan terkejut.Zilan menolak untuk berdiri dan menyampaikan ucapannya yang dia katakan kepada Xie Guang tiga hari lalu tanpa ada yang diubah sedikitpun.Raut wajah Ning Xueqin sedikit berubah namun dengan cepat kembali menjadi santai lagi seolah-olah itu bukan masalah besar.“Bangunlah, kamu telah melakukan hal bagus. Ada bagusnya juga seperti ini jadi kami tidak perlu membuat hubungan yang tidak jelas antara musuh dan teman seperti sebelumnya,”balas Ning Xueqin.“Apakah
Last Updated: 2026-08-30
Chapter: Chapter 218 - Dicampakkan
Kemudian Mei Qian pun menceritakan seluruh kejadian yang terjadi sejak pertemuan dengan Yue Long termasuk pertemuan mereka dengan Nona Li.Kaisar Ning mendengarkan ini dan menghela napas, selama menjadi anggota Kekaisaran maka selalu akan ada peluang untuk mendapatkan kesempatan ini.“Apakah sudah diselidiki?” tanya Kaisar Ning.“Saat ini sedang diselidiki oleh Tuan muda Xie,” jawab Zilan.Kaisar Ning menganggukkan kepalanya dan mengirimkan perintah untuk menambah orang yang menyelidiki ini namun tetap membiarkan kasus ini teredam agar tidak terlalu menarik perhatian lawan.Di sisi lain, Xie Zhong dengan pakaian resminya kembali lagi ke Kediamannya dengan wajah kecewa.“Kenapa? Bukankah Yang Mulia sedang mengadakan rapat dadakan untuk situasi perbatasan?” tanya Nyonya Gu dengan kebingungan.“Kondisi Tuan Putri menjadi semakin parah, tabib mengatakan bahwa dia tidak sadarkan diri dan saat ini saja sudah enam ember air bercampur darah yang dibawa keluar dari kamarnya,” jawab Xie Zhong.
Last Updated: 2026-08-29
Chapter: Chapter 217 - Pingsan
Sementara di sisi lain, Mei Qian terlihat mencari-cari Xie Guang sampai akhirnya dia menemukan Xie Guang yang sedang duduk di batu halaman belakang.“Tuan muda Xie, hamba ini datang membawa pesan dari Tuan Putri,” sapa Mei Qian dengan datar.Meski Tuan Putrinya tidak mengatakan apapun, namun sudah jelas bahwa Tuan Putrinya pasti mengalami sesuatu yang tidak mengenakkan selama tinggal di Kediaman Xie.Xie Guang tidak membalas hanya menatap Mei Qian dan menunggu perkataan Mei Qian.“Tuan Putri mengatakan bahwa dia akan menunggu laporan hasil penyelidikan pembunuh bayaran yang menyerangnya. Tuan muda Xie dapat menyerahkan hasil penyelidikannya kepada biro resmi Kekaisaran,” ucap Mei Qian.“Lalu… Tuan Putri juga ingin meminta maaf karena telah mengganggumu, jadi Tuan Putri kembali terlebih dahulu,”lanjut Mei Qian.Wajah Xie Guang berubah menjadi agak terkejut ketika mendengarkan perkataan Mei Qian.“Tuan Putri sudah kembali? Bukankah Tuan Putri berjanji akan menikmati makan bersama dengan
Last Updated: 2026-08-28
Chapter: Chapter 216 - Benci
Lalu pandangannya beralih ke pohon tempat ayunan ini menggantung dan secara tidak sengaja membaca satu kata kata yang agak memukul hatinya.Yaitu, kata kata pudar berbentuk ‘zhizhi', tidak sulit untuk menebak siapa pemilik nama ini.Mengingat bahwa tidak ada satupun orang di Kediaman Xie ini yang memiliki nama Zhi di dalam nama mereka maka ini hanya bisa merupakan nama Zhu Yuezhi.Tidak heran, Xie Guang dengannya adalah teman masa kecil yang tumbuh bersama. Mengukir nama di pohon yang mereka tanam bersama, bagaimana rasanya ? Ning Xueqin tidak dapat mengatakan apapun, dia turun dari ayunannya dan tiba-tiba merasa tidak bersemangat lagi.Dia tidak tahu apa yang salah dengan dirinya, namun melihat hubungan Xie Guang dengan Zhu Yuezhi ini membuatnya merasa tidak nyaman.Ayunan ini juga bukannya ayunan bagus yang tiada harganya, Ayahnya baru saja membuatkannya sebuah ayunan yang sangat indah.Jika dia menginginkannya maka biarkan dia bermain saat pulang nanti, Ning Xueqin melangkah pergi
Last Updated: 2026-08-27
Chapter: Chapter 215 - Gaun Baru
Ning Xueqin menoleh ke belakang dan menatap dengan rumit ke arah pemuda di belakangnya ini, tidak tahu apa yang sebenarnya diinginkan oleh pemuda ini.‘Jika begini, bukankah orang tuanya akan salah paham? Apa sih maunya orang ini?'pikir Ning Xueqin dengan kesal.Namun karena citranya sebagai seorang Tuan Putri yang lembut dan anggun, dia mempertahankan ekspresinya dan bertindak biasa saja.“Tuan Putri terluka menyelamatkan kamu? Dasar tidak berguna!”bentak Xie Zhong dengan marah kepada putranya.Xie Guang langsung berlutut dan menundukkan kepalanya dalam-dalam, tidak berani membalas bentakan Ayahnya.“ Hambamu meminta maaf kepada Tuan Putri atas kelalaian ini, bukan hanya tidak melindungi Tuan Putri namun justru membutuhkan Tuan Putri untuk melindungiku,”ucap Xie Guang dengan sungguh-sungguh.“Tidak apa-apa, bangunlah. Setiap orang bisa melakukan kesalahan, Tuan Xie kamu maafkanlah Tuan muda Xie. Anggap memberi wajah padaku ya?” tanya Ning Xueqin dengan ramah dan membantu Xie Guang un
Last Updated: 2026-08-26
Chapter: Chaptee 214 - Salah Paham
“Tuan muda Xie sekarang sudah kembali ke setelan awal, sayang sekali bahwa aku kemarin terlalu lemah untuk menikmati wajah kecemasanmu,”goda Ning Xueqin.Xie Guang hanya diam saja dan tidak membalas, hanya menatapnya dengan tatapan yang dalam dan rumit.“Kenapa menatapku seperti itu, Tuan muda Xie? Apakah kamu melihat sesuatu yang tidak pantas?” canda Ning Xueqin sekali lagi.Ning Xueqin tidak takut Xie Guang melihat sesuatu yang tidak pantas darinya, hanya berpikir bahwa Xie Guang tidak akan berani melakukannya.Xie Guang adalah seorang pemuda yang sangat teguh pada pendiriannya dan aturan kesopanan, sehingga memiliki wajah yang sangat tipis.Sedikit godaan dan candaan sudah berhasil membuatnya merasa malu, baru Ning Xueqin sadari bahwa meski Xie Guang memasang wajah yang tidak tersentuh dan dingin.Tetapi telinganya tidak dapat berbohong, telinganya yang putih pucat itu berubah menjadi kemerahan ketika merasa malu.“Tuan Muda Xie, telingamu memerah!”seru Ning Xueqin.Xie Guang denga
Last Updated: 2026-08-25
MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI

MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI

Apa yang terjadi jika kamu dinikahkan dengan orang yang telah kamu kagumi selama tiga tahun lamanya? Itulah yang dialami oleh Nona Kelima Keluarga Xu, Xu Qingyu yang dijodohkan dengan Tuan Adipati. Namun, siapa yang menyangka bahwa ini adalah gerbang menuju kemalangannya? Tuan Adipati tidak benar benar mencintainya. Melainkan hanya mencari seorang wanita acak untuk menggantikan cinta sejati Tuan Adipati yang telah direbut oleh Putra Mahkota. "Kita telah menikah selama tiga tahun, apakah kamu benar benar tidak ada perasaan sedikitpun padaku? " Tanya Xu Qingyu dengan gemetar. "Sejak awal hingga akhir, kita memang tidak ada hubungan apapun. " Jawab Tuan Adipati dengan dingin. "Kalau begitu, anggap saja kita tidak pernah saling mengenal di kehidupan ini. " Namun rencana takdir justru terus menerus mempersatukan mereka yang ingin berpisah. Akankah hati Tuan Adipati yang dingin dapat diluluhkan oleh Nona Kelima Xu yang polos dan naif?
Read
Chapter: Chapter 227 - Banjir
Namun demi membuat suaminya tidak merasa khawatir, Xu Qingyu memaksakan senyumnya dan berusaha untuk memasang wajah tenang seperti biasanya.“Apa yang terjadi?” tanya Xu Qingyu.“Terjadi bencana besar di utara, banjir bandang selama sepuluh hari lamanya namun tidak dikabarkan kepada Istana. Baru mengetahuinya setelah ada seorang pengungsi yang berhasil lolos setelah berjalan tujuh hari tujuh malam tanpa henti,” jawab Ling Shang tampak sangat sedih.Xu Qingyu tidak bisa tidak membelalakkan matanya ketika mendengarkan hal ini, dia mengepakkan tangannya dan ikut merasakan kesedihan.“Apakah orang itu sudah mendapatkan perawatan yang layak?” tanya Xu Qingyu dengan khawatir.“Setelah tiba di Mahkamah Agung, dia menyatakan seluruh kata-katanya dengan penuh semangat sebelum akhirnya meninggal di tempat, bisa dikatakan bahwa dia telah melakukan tugasnya,” jawab Ling Shang menghela napas berat.Xu Qingyu menganggukkan kepalanya dan tidak dapat menahan kesedihannya, tidak menyangka bahwa akan a
Last Updated: 2026-08-25
Chapter: Chapter 226 - Pamit
Xu Qingyu menuangkan arak untuk Ling Shang lalu mulai menceritakan semua yang dia alami dan dia pikirkan belakangan ini termasuk urusan penerus tahkta, pernikahan Xu Qianyi dan urusan toko barunya.Pokoknya semua keresahannya bisa dia ceritakan seluruhnya kepada Ling Shang tanpa ketakutan sedikitpun.Jika kata katanya tersebar keluar maka dia mungkin akan dihukum mati karena berkomentar keterlaluan terkait dengan penerus Istana.Namun Xu Qingyu hanya berniat baik dan jujur, dia merasa bahwa Putra Mahkota tidak pantas untuk posisi yang dia duduki saat ini dan Pangeran Kedua juga tidak dapat diharapkan sama sekali untuk memimpin Kekaisaran ini.Sementara Kekaisaran ini memerlukan seseorang yang cakap, dengan begitu baru bisa menjamin bahwa Kekaisaran ini dapat bertahan selama seratus tahun ke depan.“Sebenarnya… meskipun kata kata ini terlalu buruk namun tidak salah. Putra Mahkota benar benar sudah banyak berubah,”gumam Ling Shang dengan helaan napas.Xu Qingyu memegang tangan Ling Shan
Last Updated: 2026-08-17
Chapter: Chapter 225 - Kembali
“Kalau begitu maka apa yang harus kita lakukan selanjutnya, Nyonya muda?” tanya Pengurus Gu memastikan padanya. Xu Qingyu melihat-lihat lagi sebelum akhirnya mengatakan,”ratakan dengan tanah, bangun ulang seluruhnya.”Semua orang yang ada di sana terkejut, namun Ning Xueqin sudah memiliki rencana di dalam hatinya.“Buat bangunan yang menyatu dengan bangunan kita, dengan begitu maka pelanggan akan lebih mudah untuk melihat-lihat,” ucap Xu Qingyu.Xu Qingyu akan menggambar sketsanya dan sebenarnya uang yang dia siapkan sejak awal adalah enam puluh tael emas, namun uang sisanya biarkan saja.Gunakan untuk membangun ulang bangunan ini, setelah menggambar sketsanya maka Xu Qingyu menyerahkannya kepada Pengurus Gu.“Pengurus Gu, aku percaya padamu. Kamu carilah seseorang yang berpengalaman untuk membuat ini semua, aku berharap bisa selesai dalam waktu tiga bulan. Itu berarti sebelum musim dingin tiba,” ucap Xu Qingyu.Pengurus Gu menganggukkan kepalanya dan menerima perintah tersebut dari
Last Updated: 2026-08-16
Chapter: Chapter 224 - Persetujuan
Mendengar ini membuat Liu Jun tertawa, sementara Xu Qingyu merasa kebingungan ketika mendengarkan ini. Rasanya dia tidak mengatakan sesuatu yang lucu, lalu kenapa Liu Jun ini tertawa? Mungkinkah ada yang salah dengan otak Liu Jun ini?“Apakah ada yang lucu?” tanya Xu Qingyu merasa agak tersinggung.“Tidak, tidak. Jangan tersinggung, Nona. Aku hanya menertawakan diriku sendiri karena mengingat alasanku menjual toko ini,” jawab Liu Jun menenangkan dirinya sendiri.“Toko ini aku jual karena aku terlalu sibuk, belum lagi posisi toko ini agak aku tidak sukai. Terlalu jauh dari toko ku yang lainnya, selain itu aku juga pernah terpeleset di toko ini jadi aku memilih untuk menjualnya,” lanjut Liu Jun dengan geli.Xu Qingyu bahkan terkejut ketika mendengarkan alasan di balik penjualan toko ini. Liu Jun ini terlalu konyol bukan?“Jika boleh tahu, Tuan muda Liu sebelumnya berbisnis apa?” tanya Xu Qingyu.“Oh aku? Aku hanya meneruskan usaha orang tuaku saja, semuanya ku jual. Ada bahan pokok, ka
Last Updated: 2026-08-15
Chapter: Chapter 223 - Pemilik Toko
Mereka semua masih sangat muda, paling baru saja berusia lima belas atau enam belas tahun, mungkin seumuran dengannya.“Kami memberi hormat kepada Nyonya muda!” seru ketiga orang itu dengan kompak.“Siapa nama kalian?” tanya Xu Qingyu.“Nama hamba adalah Jin Meng,” ucap pemuda yang lebih berisi.“Nama hamba adalah Jin Zhen,”ucap gadis yang ditengah.“Nama hamba adalah Jin Yuan,” ucap pemuda yang tampak lebih pendiam.“Kalian satu keluarga?” tanya Xu Qingyu merasa aneh mendengarkan nama mereka.“Kami mengikuti nama yang diberikan oleh guru kami, nama keluarga kami juga mengikuti guru,” jawab Jin Yuan.Xu Qingyu menganggukkan kepalanya dan mengerti. Meskipun tidak terlalu paham alasannya dan merasa agak aneh namun juga bukannya hal yang salah atau bagaimana.Ada beberapa orang yang menyebutkan bahwa jasa Guru sama dengan jasa orang tua, jadi mungkin wajar saja menggunakan marga guru mereka.“Jadi, perhiasan apa saja yang bisa kalian buat?” tanya Xu Qingyu kembali fokus pada urusannya.“
Last Updated: 2026-08-13
Chapter: Chapter 222 - Pengrajin
“Sudahlah, aku sudah tua. Biarlah kalian berlima saling menjaga satu sama lain, aku tidak akan menentang lagi. Asalkan kalian bahagia maka aku akan ikut bahagia,” ucap Xu Yong menyeka air matanya.“Terima kasih, Ayah!” seru Xu Qianyi lalu langsung memeluk Ayahnya dengan kuat.Xu Qingyu tersenyum lebar dari samping, senang rasanya melihat Xu Qianyi bisa memutuskan pernikahannya sendiri.Memutuskan pernikahan adalah keuntungan yang sangat besar. Beruntung bagi Xu Qingyu untuk menikah dengan Ling Shang yang sangat baik padanya.Jika seperti kakaknya, Xu Yin maka itu adalah bentuk ketidak beruntungan yang paling besar karena menikah dengan Putra Mahkota.Pernikahan yang dijodohkan ibarat sebuah meja perjudian, tidak tahu apakah akan berbuah manis atau pahit.Sementara jika memutuskan sendiri maka setidaknya akan berpeluang lebih besar untuk berbuah manis.“Kalau begitu maka aku akan menyuruh Nyonya Wen untuk mencarikannya untukmu,” ucap Xu Yong.Xu Qianyi menganggukkan kepalanya dengan se
Last Updated: 2026-08-12
You may also like
Terjerat Gadis Manja
Terjerat Gadis Manja
Romansa · R U M B L E
16.1K views
Perlahan Mencintaimu
Perlahan Mencintaimu
Romansa · Wonder Icy
16.0K views
Kisah Malam Pertama
Kisah Malam Pertama
Romansa · Halo Preneur
16.0K views
ISTRI KE-4 KESAYANGAN TUAN MAFIA
ISTRI KE-4 KESAYANGAN TUAN MAFIA
Romansa · Rose_roshella
16.0K views
Perjuangan Sang Mantan Napi
Perjuangan Sang Mantan Napi
Romansa · Meina H.
16.0K views
Selingkuhan Suamiku Pacar Anakku
Selingkuhan Suamiku Pacar Anakku
Romansa · putrimaharani
16.0K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status