author-banner
Nyx
Nyx
Author

Novels by Nyx

PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI PERDANA MENTERI

PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI PERDANA MENTERI

Bagaimana rasanya menjadi seseorang yang ditelantarkan, dihina bahkan dikhianati oleh keluarga bahkan pasangan tercinta? Itulah yang dialami oleh Qing Lan, Nona Sulung Perdana Menteri. "Segera kemasi barang barangmu dari sini! Benar benar merusak pemandangan! " Perintah Adipati Li sembari memangku adik angkat Qing Lan , Qing Mei. Qing Lan dipukuli sampai babak belur sebelum akhirnya diusir keluar dari rumah suaminya, di tengah badai bersalju Qing Lan perlahan lahan membeku kedinginan. Tapi ternyata takdir berbaik hati padanya, memberikan kesempatan kedua padanya untuk kembali ke masa lalu dan mengubah nasibnya sendiri. Kali ini, Qing Lan akan membalaskan semua dendam dan luka yang telah dialaminya di masa lalu! "Qing Mei, Li Xuan, jangan salahkan aku karena kejam pada kalian! "
Read
Chapter: Chapter 248 - Ming Hao dan Ming Na
Satu tahun kemudian, ada banyak hal terjadi namun Kekaisaran Li justru menjadi semakin makmur di bawah pengendalian Maharani Li Qinglan. Hal ini membuat namanya bergema di setiap sudut kota yang memuji nama dan kebesarannya, dia adalah panutan bagi seluruh wanita. Tidak hanya itu, dirinya juga membangun sistem bahwa pejabat tidak hanya akan diambil dari kalangan bangsawan saja melainkan dari orang orang miskin juga.Selama seseorang memiliki bakat yang layak, tidak peduli apakah pria atau wanita, tidak peduli apakah kaya atau miskin, memiliki kesempatan yang sama. Qing Lan telah mengubah begitu banyak tatanan dan tentunya memiliki banyak pembenci namun ditemani oleh pisau tertajamnya, Wen Xing, bagaimana mungkin orang orang berani untuk mencari masalah dengannya? Setidaknya secara terang terangan. Qing Lan sendiri saat ini sedang hamil sembilan bulan dan sebentar lagi akan segera melahirkan sehingga dirinya banyak beristirahat. “Kamu jangan terlalu lelah, sisa berkasnya biarkan a
Last Updated: 2026-03-23
Chapter: Chapter 247 - Hari Pernikahan
Upacara pernikahan berlangsung lancar dan Qing Lan digandeng oleh Wen Xing untuk melangkah masuk ke dalam aula Kekaisaran yang telah disulap sebagai tempat pernikahan. Qing Lan melangkahkan kaki di atas arang untuk menghindari semua hal yang buruk dan kesialan, belum lagi dengan melempar beras untuk mengusir arwah jahat di sekitar mereka dan rangkaian lain. Qing Lan sendiri tidak dapat memandang ke depan karena tertutup oleh cadar pengantin, sehingga dirinya hanya mengandalkan Wen Xing sepenuhnya. “Beri hormat kepada langit dan bumi! “Seru Kasim muda yang menemani Kaisar terdahulu. Qing Lan dan Wen Xing bersujud ke arah depan lalu berdiri lagi kemudian kasim muda itu kembali berteriak. “Beri hormat kepada orang tua! “Karena mereka berdua sama sama tidak memiliki orang tua yang tersisa maka mereka pun kembali bersujud ke arah depan. “Beri hormat kepada pasangan! “Mereka berbalik agar saling menatap lalu bersujud dengan penuh hormat, dengan begitu acara pun dilanjutkan dengan Qi
Last Updated: 2026-03-23
Chapter: Chapter 246 - Maharani
‘Kasim, bacakan dekrit yang ditinggalkan oleh Ayahku! “Perintah Qing Lan dengan tegas. Kasim itu tentu saja langsung menurut dan mengeluarkan dekrit kekaisaran yang ditinggalkan oleh mendiang Kaisar untuk Qing Lan sebelumnya. “Mendiang Kaisar berpesan bahwa Putri Qinglan, berbudi luhur dan bijaksana, pemberani dan heroik akan ditunjuk sebagai seorang pewaris tahkta! “ Seru Kasim muda itu dengan lantang. Kasim muda itu menunjukkan dekrit yang ditandatangani oleh mendiang Kaisar di hadapan semua orang yang menunjukkan bahwa kata katanya bisa dipercayai dan dipertanggung jawabkan. Lalu sebagian pejabat berlutut dan menyambut dirinya sebagai seorang Maharani (Kaisar wanita) pertama yang ada di dalam sejarah. “Kami menyambut Maharani dan bersedia untuk mengabdikan diri kami! “ Seru sebagian pejabat ini. “Kalian bangunlah. Sementara beberapa Tuan yang lain apakah menolak untuk mengakui ku? Tidak mengakui dekrit dari Mendiang Kaisar? “ Tanya Qing Lan dengan tenang. “Tuan Putri, seoran
Last Updated: 2026-03-23
Chapter: Chaptee 245 - Kain Putih
Sesampainya di Istana, kain putih sudah mulai digantungkan dan Qing Lan melangkah turun dari kudanya lalu merasa ragu dengan pemandangan yang dia lihat saat ini. Dia berdoa bahwa semua ini hanyalah sebuah mimpi buruk yang akan segera menghilang setelah dia terbangun namun sayang sekali bahwa ini semua bukan mimpi buruk belaka. Dari seluruh Istana ini, yang tersisa hanyalah satu orang. Sekarang kain putih telah menghiasi Istana yang menunjukkan orang terakhir di Istana megah itu telah pergi. Qing Lan memang membenci Kaisar namun dia tidak berharap Kaisar bertemu dengan kematiannya, siapa yang menyangka bahwa dia pergi sebentar dan Kaisar telah pergi? Qing Lan berlutut di depan Aula Duka Istana kala melihat sebuah peti mati megah lalu Wen Xing ikut berlutut bersama dengan dirinya. Di samping peti mati itu, seorang kasim muda yang menemani Kaisar pun tampak meratap di samping peti mati. Qing Lan merasa bahwa hatinya hampa dan lidahnya kelu sehingga dia tidak mampu mengatakan apapun
Last Updated: 2026-03-23
Chapter: Chapter 244 - Li Qinglan
Di Ibukota ini, siapa yang tidak tahu Nona Qing yang pemberani dan heroik? Dia adalah penyelamat nyawa dan tahkta Kaisar. “”Nona Qing, apakah ada yang salah? “Tanya Hakim Yun dengan penuh hormat. Bagi para pejabat di Ibukota, Kaisar sangat menyukai dan menghormati Nona Qing ini maka mereka juga tidak boleh menyinggungnya. “Nyonya Zhao seumur hidupnya banyak membantu orang lain, harap Hakim Yun memberikan sedikit keringanan baginya untuk meminum racun yang membuatnya meninggal dengan cepat dan menggunakan riasan terbaiknya sebelum meninggal. “ Ucap Qing Lan sambil menundukkan kepalanya. Hakim Yun sebagai seseorang yang banyak berkutat dengan urusan semacam ini tentu saja langsung memahami maksud Qing Lan. “Hal ini mudah saja, menuruti apa perkataan Nona Qing. “ Ucap Hakim Yun dengan hormat, lagipula sama sama hukuman mati. Nyonya Zhao dibawa ke belakang dan dibiarkan untuk menggunakan perhiasan lamanya. Qing Lan sendiri yang turun tangan untuk meriasnya. “Nyonya Zhao, aku telah
Last Updated: 2026-03-23
Chapter: Chapter 243 - Perpisahan
“Ya, hatiku merasa menderita. Setiap satu hari lebih lama di Ibukota, hatiku terasa terkikis. Semua yang ku miliki telah sirna. Apa yang aku miliki hanyalah diriku sendiri, jika aku tinggal lebih lama di sini justru aku akan kehilangan diriku sendiri. “Jawab Qing Lan tanpa keraguan. “Setiap kali membayangkan ratapan seseorang yang tidak berhasil aku selamatkan, itu seolah olah pisau yang menembus jantungku. Aku harap Yang Mulia berbelas kasih, tolong lepaskanlah aku. “ Lanjut Qing Lan dengan nada memohon sekaligus mendesak. “Lan'er… aku sudah tidak memiliki penerus lain, apakah kamu benar benar tidak ingin tinggal? “Tanya Kaisar dengan lirih. “ Keputusanku sudah bulat, Yang Mulia memiliki keluarga yang besar. Masih ada beberapa keponakan dari cabang luar yang bisa diadopsi dan dilatih sebagai Putra Mahkota. “Jawab Qing Lan. Kaisar menganggukkan kepalanya dan terbarukan batuk lagi, Kaisar yang dilihatnya hari ini dengan tiga hari lalu tampak berbeda seolah olah Kaisar telah bertam
Last Updated: 2026-03-23
Ayah, Jangan Bunuh Aku!

Ayah, Jangan Bunuh Aku!

Terbangun di tubuh seorang anak berusia 8 tahun yang merupakan putri tawanan di Kekaisaran yang jauh, itulah yang dialami oleh Ning Anran, seorang atlet panahan terkenal di abad ke 21 . Namun ternyata menjadi putri kecil ini sangatlah tidak mudah karena Ayah dan Kakaknya sendiri membencinya dan ingin membunuhnya berulang kali. Akankah Ning Anran yang merupakan seorang wanita modern mampu mengubah takdir mengenaskan sang putri kecil?
Read
Chapter: Chapter 133 - Tangkap Tuan Putri!
“Tenang saja, aku selalu menepati janjiku. “Ucap Ning Xueqin dengan senyum palsunya. Pada saat itu, Ning Xueqin membiarkan Nyonya Lu untuk membantunya membawa Xu Chang keluar. Para pengawal mendekat ke arahnya dan terkejut karena Xu Chang yang diikat dan diangkat seperti hewan ternak. Kali ini ada tiga orang yang menyeretnya keluar, yaitu Ning Xueqin, Nyonya Lu dan Zilan. Itupun masih terasa sulit untuk dibawa keluar. Jadi Ning Xueqin dengan tenang menjatuhkan Xu Chang ke tanah. “Kalian lebih baik menurunkan pedang kalian, dengan begitu maka aku akan melepaskan kalian. Aku adalah Tuan Putri Tertua dari Kekaisaran Ning! Perintahku adalah hukuman mutlak! “ Seru Ning Xueqin dengan percaya diri. Para pengawal itu saling memandang satu sama lain dan tampak ragu untuk menyerang Ning Xueqin. Namun pada saat yang sama juga tidak berani untuk melepaskan Ning Xueqin dan Nyonya Lu. “Keadaan sudah seperti ini namun kalian masih bersikeras melayani Tuan yang salah? “ Tanya Nyonya L
Last Updated: 2026-05-31
Chapter: Chapter 132 - Aku Setuju!
“Untuk apa terburu buru, bagaimana jika mencicipi teh buatanku terlebih dahulu? “ Tanya Ning Xueqin dengan lembut. Dia mengulurkan tangannya untuk menuangkan teh dari teko semalam yang sudah dingin dengan gerakan yang anggun. Sementara Nyonya Lu duduk di hadapannya dan menatapnya dengan tatapan ragu, belum lagi melihat Xu Chang yang terbaring di tanah. Nyonya Lu ini bisa dikatakan seorang wanita yang cukup cerdas dan mampu membaca situasi. Tidak seperti kebanyakan wanita yang akan panik di saat kondisi terdesak, Nyonya Lu diam dan mengamati dengan seksama sebelum akhirnya bereaksi. Nyonya Lu tampaknya takut untuk diracuni sehingga tidak berani untuk menerima teh yang diberikan oleh Ning Xueqin. “Baiklah, kalau Nyonya Lu tidak mau maka mau tidak mau kita harus tiba ke pembahasan utama. “ Ucap Ning Xueqin tidak marah dan membuang cangkir itu ke tanah dengan asal asalan. Ning Xueqin menggunakan kedua tangannya untuk menopang dagunya dan menatap lurus ke arah Nyonya Lu. Di wajahny
Last Updated: 2026-05-30
Chapter: Chapter 131 - Pasukan Datang
“Tadi, saat kamu datang ada berapa orang yang berjaga di depan? “ Tanya Ning Xueqin. Zilan tampak berpikir sejenak dan berusaha untuk menenangkan dirinya sendiri. “Hanya ada dua, satu telah mati maka seharusnya hanya tersisa satu lagi. “Jawab Zilan. “ Baiklah, tidak masalah. Satu orang tidak akan mampu melawan ku. Kamu kembalilah dulu, nanti saat berita pasukan bantuan tiba. Kamu carilah Nyonya Lu dan katakan bahwa aku ingin bertemu dengannya. “Balas Ning Xueqin. “ Apakah tidak apa apa meninggalkan Tuan Putri di sini? Zilan akan menemani Tuan Putri apapun yang terjadi. “Ucap Zilan dengan keras kepala. Ning Xueqin berpikir sejenak sebelum akhirnya menganggukkan kepalanya dengan ringan. “Baiklah kalau kamu ingin tinggal maka tinggallah di sini bersamaku menjaga pria tua bau tanah ini. “ Balas Ning Xueqin tidak menolak. “Terima kasih, Tuan Putri! “ Seru Zilan. Ning Xueqin dengan tenang menunggu, Xu Chang ini cukup santai di dalam kehidupannya. Putra atau putrinya tidak datang me
Last Updated: 2026-05-29
Chapter: Chapter 130 - Membunuh
Ning Xueqin menyentuh meja itu dan mencoba untuk mencari cara untuk membuka meja tersebut sebelum akhirnya dia mengetuk dari bawah. Sebuah laci kecil terbuka dan menunjukkan sebuah buku. Ning Xueqin duduk di sana dan membuka buku itu. Buku itu ternyata adalah buku kas pusat milik Kediaman Xu, dengan begitu banyak emas dan harta yang tak terbatas. Di dalam sini juga terlihat bahwa Xu Chang sudah menyuplai lebih dari satu ton perak mentah ke Kekaisaran Zhong. Jika Ayahnya mengetahui hal ini maka tidak dapat dibayangkan, semarah apa Ayahnya nanti. Bukan hanya korupsi biasa melainkan juga melakukan pengkhianatan besar besaran, seluruh generasinya layak untuk dimusnahkan. Kemudian Ning Xueqin juga membaca baca nama di dalamnya yang melibatkan banyak pejabat lainnya. Terutama di bidang militer, namun tidak tertulis di sini, sebenarnya siapa yang akan menerima barangnya di Ibukota. Ibukota justru menjadi masalah yang lebih serius lagi. Menurut Ning Xueqin, masalah eksternal sudah dip
Last Updated: 2026-05-29
Chapter: Chapter 129 - Surat Cerai
“Omong kosong! Orang bijak apa?! Tidak ada yang semacam itu. Dengarkan Ayah angkat, Xueqin. Ayah angkat akan merawatmu dengan baik dan melindungimu dari kejamnya Istana. Ayah angkat akan membelikanmu pakaian bagus dan memberikanmu banyak perhiasan emas. “ Bujuk Xu Chang. “Mengenai Nyonya Lu, aku sudah lama bosan dengannya. Aku akan menceraikannya! Aku, Xu Chang sudah akan tinggal di Ibukota, apakah aku membutuhkan seorang wanita kasar sepertinya? “ Lanjut Xu Chang. “Ayah angkat sungguh sungguh akan menceraikan Nyonya Lu? Jika begitu… maka buktikan! “Seru Ning Xueqin tiba tiba terpikirkan sebuah ide. “Buktikan? “ Tanya Xu Chang dengan heran. Ning Xueqin menganggukkan kepalanya dan mengisyaratkan sebuah tulisan dan Xu Chang langsung paham. “Kamu ingin surat cerai? Pada saat ini Ayah angkat masih membutuhkan bantuan dari wanita jahat itu. Belum bisa menceraikannya hari ini. “ Jawab Xu Chang. “Ayah angkat benar benar tidak tulus… bukankah Xueqin bisa menyimpannya terlebih dahulu seb
Last Updated: 2026-05-28
Chapter: Chapter 128 - Makan Malam Bersama
Zilan menganggukkan kepalanya dan masih gugup ketika melihat ini. Namun Ning Xueqin sama sekali tidak gugup. “Bantu aku untuk merias, malam ini aku akan makan berdua dengan Xu Chang. “ Ucap Ning Xueqin. Zilan menganggukkan kepalanya dan membantunya merias wajah dan rambutnya menjadi sangat cantik. Ning Xueqin memandang pantulannya sendiri di cermin, wajah yang bulat dan ada sisi kekanak kanakan itu memancarkan kecantikan yang luar biasa. Terkadang dia akan melupakan bahwa tubuhnya masih anak anak. Di mata orang lain, dirinya tidak lebih dari seorang anak anak yang belum dewasa. Namun hal ini justru dapat menjadi keuntungan bagi dirinya, jika orang orang memandangnya sebagai anak anak maka orang lain akan meremehkannya. Jika meremehkannya maka tingkat kewaspadaan mereka akan menjadi rendah terhadapnya. Hal ini akan banyak memudahkannya untuk melakukan sesuatu. Ning Xueqin menghela napas dan setelah itu dia mengirimkan Zilan untuk menyampaikan pesannya kepada Xu Chang. Ning Xueq
Last Updated: 2026-05-27
MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI

MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI

Apa yang terjadi jika kamu dinikahkan dengan orang yang telah kamu kagumi selama tiga tahun lamanya? Itulah yang dialami oleh Nona Kelima Keluarga Xu, Xu Qingyu yang dijodohkan dengan Tuan Adipati. Namun, siapa yang menyangka bahwa ini adalah gerbang menuju kemalangannya? Tuan Adipati tidak benar benar mencintainya. Melainkan hanya mencari seorang wanita acak untuk menggantikan cinta sejati Tuan Adipati yang telah direbut oleh Putra Mahkota. "Kita telah menikah selama tiga tahun, apakah kamu benar benar tidak ada perasaan sedikitpun padaku? " Tanya Xu Qingyu dengan gemetar. "Sejak awal hingga akhir, kita memang tidak ada hubungan apapun. " Jawab Tuan Adipati dengan dingin. "Kalau begitu, anggap saja kita tidak pernah saling mengenal di kehidupan ini. " Namun rencana takdir justru terus menerus mempersatukan mereka yang ingin berpisah. Akankah hati Tuan Adipati yang dingin dapat diluluhkan oleh Nona Kelima Xu yang polos dan naif?
Read
Chapter: Chapter 159 - Aku Sungguh Berterimakasih
“Lalu dia diangkat menjadi seorang Adipati ?”Tanya Xu Qingyu dengan penasaran.Ling Shang terkekeh mendengarkan pertanyaan polos dari istri kecilnya lalu menggelengkan kepalanya.“Bagaimana mungkin semudah itu untuk diangkat menjadi Adipati ?”Tanya Ling Shang dengan gemas.“Oh…. benar juga.”Gumam Xu Qingyu menyetujui perkataan Ling Shang.Dia memang pernah mendengar perkataan Ayahnya bahwa Adipati sangat sedikit jumlahnya dan sebagian besar orang hanya dapat menjadi seorang marquis.Apalagi seperti Keluarga Xu dan Keluarga Ling yang bukan berasal dari garis keturunan bangsawan yang dipuja puja. Bahkan untuk mencapai posisi marquis pun akan menjadi sebuah tantangan yang sangat sulit.Sebelumnya, Xu Qingyu tidak pernah memperhatikan hubungan dan silsilah kekeluargaan milik Ling Shang. Lagipula siapa yang menyangka bahwa dirinya pada akhirnya akan menikah dengan pemuda ini ?Sebelumnya, pemuda ini akan menyandang status sebagai kakak iparnya. Jika dirinya mencari tahu terlalu banyak terh
Last Updated: 2026-05-31
Chapter: Chapter 157 - Desa Seribu Warna
Setelah menyampaikan hal yang penting, Xu Yin akhirnya membiarkan mereka untuk pergi. Pada saat ini kereta kuda mereka meninggalkan gerbang Ibukota dan kembali ke Kediaman Adipati Yunwan. “Bagaimana dengan ini? Kamu berencana untuk pergi? “ Tanya Xu Qingyu dengan gelisah. Kejadian kemarin masih membekas di dalam hatinya, bagaimana mungkin dia bisa melupakannya begitu cepat? Sekarang Ling Shang harus pergi mengikuti perburuan dengan Kaisar, siapa yang tahu trik kotor apa lagi yang akan digunakan untuk melawan Ling Shang? Xu Qingyu merasa muak hanya ketika mendengarnya saja. Dia benar-benar ingin tinggal di luar Ibukota dan jauh dari perebutan tahkta. Dengan begitu maka kehidupan akan damai, sebelumnya dia sangat takut hidup di luar Ibukota. Apalagi seluruh keluarganya tinggal di dalam Ibukota. Xu Qingyu berpikir bahwa di luar Ibukota adalah tempat yang kumuh dan kotor. Namun siapa yang menyangka bahwa tempat itu sangat indah dan penuh pesona? Sejujurnya kejadian kemarin juga ad
Last Updated: 2026-05-30
Chapter: Chapter 157 - Undangan
“Yu'er benar benar pandai bercanda, dengan penampilanku saat ini bagaimana bisa dibandingkan dengan peri? “ Tanya Xu Yin dengan santai. Xu Qingyu terkekeh ringan sebelum akhirnya Xu Yin mendekati Xu Ming dan memeluk Xu Ming dengan erat lalu mengucapkan beberapa kata kata perpisahan. Pada akhirnya, tidak peduli ditunda selama apapun, Xu Ming tetap harus pergi. Jadi, mereka mengucapkan selamat tinggal pada saat ini. Xu Ming menunggangi kudanya dan memacu kudanya menjauh dari Ibukota. Semakin lama, punggungnya semakin mengabur sebelum akhirnya sepenuhnya menghilang dari pandangan. Xu Qingyu menangis sesegukan di dalam pelukan Ling Shang, sementara Ling Shang tidak meremehkannya, tidak mengejeknya juga tidak mengabaikannya. Ling Shang memeluknya dengan erat, memberikan dukungan emosional dan menghiburnya. Xu Qingyu tahu bahwa dirinya seharusnya tidak bertindak kekanakan, namun dia benar benar tidak dapat menahan diri. Setelah menenangkan dirinya, akhirnya Xu Qingyu bisa menyeka sel
Last Updated: 2026-05-29
Chapter: Chapter 156 - Kedatangan Peri
“Adik ipar, kamu harus banyak membiasakan diri. Ini adalah penderitaan pria di keluarga kami. “ Ucap Xu Jian sembari menyandarkan kepalanya di pilar bangunan. “Tidak apa apa, aku merasa sangat terkesan dengan perhatian yang diberikan. “ Balas Ling Shang dengan senyum tipis. Xu Jian memutar matanya melihat Ling Shang yang membela Xu Qingyu dengan terang terangan. “Kakak dengar? Kamu seharusnya bersyukur!” Ejek Xu Qingyu mengambil kesempatan untuk menghina Xu Jian. Xu Jian akhirnya memutuskan untuk tidak berdebat lagi dengan anak anak, hanya menghembuskan napas kasar. Sementara Xu Yong, sebagai kepala negara sudah mengetahui tabiat keluarga ini terlebih dahulu sehingga dirinya tidak memprotes juga tidak mengeluh lagi. Setelah menghabiskan waktu dua jam akhirnya yang dibawa hanyalah satu buntalan kain yang kecil. Hanya berisikan tiga pasang pakaian, dengan sedikit uang dan sebuah pedang untuk bekal perjalanannya. “Ibu, Nyonya Wen, adik adik sekalian, aku berencana pergi ke barak
Last Updated: 2026-05-29
Chapter: Chapter 155 - Kepergian Xu Ming
Jika orang lain mendengarkan kata kata Xu Qingyu hari ini maka orang orang pasti akan mengutuknya sebagai seorang bawahan yang tidak setia! Namun Xu Qingyu pada dasarnya tidak mempedulikan hal ini. Hal yang penting di hatinya adalah keselamatan orang orang yang dicintainya. Xu Qingyu tiba tiba teringat bahwa dirinya masih memiliki mahar dan juga sebuah toko yang diberikan oleh Nyonya Wen sebelumnya. “Kamu berhentilah, aku akan menghidupi mu mulai sekarang. “Ucap Xu Qingyu sembari bergelayut manja di lengan Ling Shang. “Baiklah, aku akan mengandalkan istriku dan menjadi suami matri lokal. Bagaimana? “ Tanya Ling Shang dengan senyum manis. “Kamu sudah berjanji ya, jangan sampai menyesalinya di masa depan. “ Jawab Xu Qingyu. Keduanya terkekeh dengan santai, menikmati hari hari damai yang jarang terwujud ini. Tak terasa satu bulan lain sudah berlalu. Mereka sudah hidup menjadi suami istri selama dua bulan lamanya dan kali ini mereka akan mengantar Xu Ming ke perbatasan. Setelah te
Last Updated: 2026-05-28
Chapter: Chapter 154 - Kaisar?
Keduanya sama sama terpikirkan siapa yang mampu memiliki kemampuan ini namun tidak ada yang berani langsung menyebutkannya. Sebelum akhirnya Xu Qingyu mengambil inisiatif untuk menyebutkan nama terlebih dahulu. “Yang Mulia Kaisar. “ Ucap Xu Qingyu dengan suara rendah. Ling Shang menganggukkan kepalanya dan langsung setuju dengan dugaan yang dibuat oleh Xu Qingyu. Di Ibukota ini, orang yang memiliki kemampuan sebesar itu maka takutnya hanya ada Kaisar seorang. Jadi mereka otomatis langsung mencurigai Kaisar sebagai dalang di balik penyerangan Ling Shang. Karena ini adalah topik yang sensitif dan setiap dinding memiliki telinga, jadi mereka masuk ke dalam kamar untuk membicarakan masalah ini. “Kenapa Yang Mulia ingin membunuhmu? Bukankah kamu adalah keponakannya? Selain itu, kamu selalu melakukan apa yang Yang Mulia perintahkan padamu. “Bisik Xu Qingyu dengan gelisah. Jika memang Kaisar maka lawan mereka tidak akan mudah dihadapi. Sebab lawan mereka adalah orang paling berkuasa
Last Updated: 2026-05-27
You may also like
Candu Dekapan Kakak Ipar
Candu Dekapan Kakak Ipar
Romansa · Langit Parama
912.3K views
Gairah Cinta sang Pewaris
Gairah Cinta sang Pewaris
Romansa · LuciferAter
901.3K views
Mempelai yang Tak Diharapkan
Mempelai yang Tak Diharapkan
Romansa · iva dinata
889.1K views
TURUN RANJANG
TURUN RANJANG
Romansa · naftalenee
876.9K views
HOT NIGHT
HOT NIGHT
Romansa · Jemyadam
868.7K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status