Share

Chapter 193 - Racun

Author: Nyx
last update publish date: 2026-07-01 23:31:22

Xu Qingyu menyentuh pegangan kursi tempat duduk dan menelusuri jejak jejak ukiran dari kursi Kekaisaran ini.

Namun pikirannya justru entah melayang kemana, dirinya tidak tahu apakah semuanya akan berakhir baik baik saja.

Xu Qingyu menghela napas lagi dan setelah beberapa saat akhirnya dia menyadari bahwa dia sudah terlalu lama di sini.

Sudah saatnya dia kembali ke rombongannya, dengan begitu maka dirinya tidak akan terlihat mencurigakan.

Di hadapan Ibu Suri dan Permaisuri, dia harus banyak
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI   Chapter 198 - Peringatan

    Xu Qingyu menoleh ke belakang dan tidak menyangka bahwa kakaknya akan menyerah begitu saja. Xu Qingyu ingin mengatakan lebih banyak namun Xu Yin menggelengkan kepalanya kecil dan memberi isyarat untuk tidak mengejar masalah ini lagi. “Kalau begitu maka pemenang dalam pertandingan ini adalah Nyonya muda Adipati Yunwan, Xu Qingyu. “ Ucap Ibu Suri pada akhirnya. “Qingyu berterima kasih atas berkah yang diberikan. “ Balas Xu Qingyu dengan sopan menundukkan kepalanya. Kemudian orang orang pun mulai bubar dan Xu Qingyu langsung berlari untuk mengejar Xu Yin. “Kakak… maafkan aku. “Gumam Xu Qingyu merasa tidak enak hati. Jelas sekali bahwa sulaman milik Xu Yin tidak lebih buruk darinya bahkan bisa dikatakan kalau mereka berada di tingkatan yang sama. Namun Xu Yin tidak menang yang membuat Xu Qingyu merasa tidak nyaman, hal ini membuatnya merasa bersalah. Mungkin dirinya yang berpikir berlebihan namun Xu Yin terlihat cukup murung karena kekalahan ini. “ Untuk apa minta maaf? Kamu mem

  • MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI   Chapter 197 - Pemenang

    Sekarang Xu Qingyu tahu apa alasan mengapa tidak ada nama yang dituliskan dari karya yang mereka kumpulkan. Karena jika mereka menuliskan nama maka akan ada favoritisme dari juri dengan mengandalkan kedekatan. Sehingga mereka perlu kerahasiaan dan murni menilai dari hasil karya yang disajikan di depan mereka. Bukan dari siapa yang menghasilkan karya tersebut. Masing masing gadis bangsawan maju dan menyampaikan hasil karya mereka. Xu Qingyu kebetulan di ujung sehingga dirinya merupakan orang terakhir yang melangkah maju. Di sampingnya, Xu Yin melangkah maju dan memberi hormat sebelum akhirnya menyebutkan hasil karyanya. “Hasil karya Xu Yin adalah seekor bebek mandarin yang sedang menatap pantulan dirinya sendiri di danau, di bawah naungan pohon persik. “Ucap Xu Yin dengan sopan. Kemudian Xu Yin pun segera mundur dan dirinya segera maju dan memberikan hormat, melakukan prosedur yang sama dengan Xu Yin. “Hasil karya Xu Qingyu adalah sebuah pemandangan di Taman Timur Istana yang m

  • MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI   Chapter 196 - Kembang Api

    Chuntao yang telah berusaha sekuat tenaga untuk bergerak cepat menyampaikan informasi kepada Ling Shang justru terlambat selangkah. Karena Ling Shang dan lainnya sudah berburu bersama dengan Kaisar. Sehingga Chuntao sudah tidak bisa menyusul lagi ke dalam Arena Perburuan. Karena masalah ini maka Chuntao segera berlari ke area yang terpencil dan mengeluarkan sesuatu dari dadanya. Lalu menarik tuasnya dan sebuah benda melesat ke langit sebelum akhirnya meledak dengan sangat indah. Itu tidak lain tidak bukan adalah kembang api, kembang api khusus yang digunakan oleh Ling Shang untuk memberikan sinyal darurat. “Tuan muda, semoga kamu paham dengan tanda ini. “ Ucap Chuntao dengan gelisah. Sementara di sisi lain Ling Shang sedang berburu seekor rubah putih, namun tiba tiba dikejutkan oleh kembang api yang melesat tinggi di dekatnya. Matanya langsung membelalak dan berusaha untuk mencerna apa yang terjadi pada saat ini, kenapa sinyal bahaya sedang dikirimkan di sini? “Mungkinkah Yu'e

  • MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI   Chapter 195 - Karya Sulam

    Permaisuri pada akhirnya tidak tinggal selama Putri Huailing di Istana dan tidak menemukan cara untuk membantah Putri Huailing sehingga hanya tertawa kecut dan menutupi wajahnya dengan malu. “Adik ipar benar, urusan Istana dalam selalu menumpuk sehingga aku kewalahan. Yin'er, kamu tidak menyalahkan Ibu kan? “ Tanya Permaisuri pada Xu Yin. “Yin'er tidak berani untuk melakukannya. “ Jawab Xu Yin dengan sopan. Permaisuri menepuk nepuk bahu Xu Yin dan meninggalkannya, kemudian para gadis gadis muda dari keluarga bangsawan pun diminta untuk berkumpul dan duduk di halaman belakang Istana yang telah disiapkan tempat duduk untuk mereka. Di sana ada beberapa puluh meja dan masing masing meja ada alat alat menjahit yang bisa digunakan mereka untuk menyulam. “Di sini ada benang dan sapu tangan polos, aku ingin para gadis muda berkreasi dan menyulam apa yang telah kalian lihat di pemandangan sebelumnya. “ Ucap Ibu Suri. “Mengenai siapa yang paling indah akan dinilai olehku, Permaisuri dan P

  • MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI   Chapter 176 - Memecah Belah

    “Nyonya muda, apakah kamu baik baik saja ?”Tanya Yueyue dengan wajah pucat. Sebab Yueyue yang menawarkan Xu Qingyu untuk meminum obat obatan itu , seandainya Xu Qingyu benar benar minum maka tidak tahu apa yang akan terjadi. “Racun itu tidak langsung bereaksi yang membuatku akan menjadi tidak menunjukkan bukti bahwa ada yang salah dengan ramuan itu , bisa saja disebabkan oleh hal lain. “ Ucap Xu Qingyu berusaha menenangkan dirinya sendiri. “Hanya saja lawan tidak menduga bahwa aku telah bersiap dan sangat waspada sehingga aku tidak akan jatuh ke dalam jebakannya. Aku juga tidak akan dengan mudah meminum atau memakan sesuatu. “ Lanjut Xu Qingyu dengan lembut. “Nyonya muda, mungkinkah ini perbuatan dari Tabib Kekaisaran Wang? Haruskah kita menyeretnya keluar dan meminta penjelasannya? “Tanya Yueyue dengan gelisah. “ Tidak perlu… kita tidak akan mendapatkan keuntungan apapun dari melakukan hal itu, justru akan merugikan kita sendiri. “Jawab Xu Qingyu menolak mentah mentah gagasan t

  • MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI   Chapter 193 - Racun

    Xu Qingyu menyentuh pegangan kursi tempat duduk dan menelusuri jejak jejak ukiran dari kursi Kekaisaran ini. Namun pikirannya justru entah melayang kemana, dirinya tidak tahu apakah semuanya akan berakhir baik baik saja. Xu Qingyu menghela napas lagi dan setelah beberapa saat akhirnya dia menyadari bahwa dia sudah terlalu lama di sini. Sudah saatnya dia kembali ke rombongannya, dengan begitu maka dirinya tidak akan terlihat mencurigakan. Di hadapan Ibu Suri dan Permaisuri, dia harus banyak berhati hati. Ibu Suri tampak perhatian di depan semua orang namun ada satu hal yang membuatnya merasa curiga. Ibu mertuanya, Putri Huailing, selalu memperlakukan orang lain dengan adil. Tidak pernah berlaku semena mena terhadap orang lain apalagi terhadap keluarga dekatnya sendiri. Namun entah kenapa Xu Qingyu selalu merasa bahwa ada sedikit ketakutan di dalam tatapan Putri Huailing terhadap Ibunya, Ibu Suri. Ada jarak yang sengaja dijaga oleh Putri Huailing terhadap Ibunya sendiri meskipun

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status