author-banner
Shoera Moon
Author

Nobela ni Shoera Moon

Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Setelah mati kelelahan karena kerja rodi di kehidupan sebelumnya, semua yang diinginkan Felicity adalah reinkarnasi yang tenang dan malas. Dewa mengabulkannya—dengan caranya sendiri. Kini terlahir sebagai putri bangsawan di era Victoria, Felicity diberikan "berkat" pengetahuan tak terbatas untuk memajukan peradaban. Masalahnya? Dia tidak bisa berhenti. Setiap kali dia mencoba untuk bersantai, membaca novel, atau sekadar menikmati teh, sebuah ide revolusioner—mulai dari mesin uap yang lebih efisien hingga teori ekonomi baru—terbakar di kepalanya, memaksanya untuk mewujudkannya. Felicity terjebak dalam mimpi buruk terbarunya: menjadi workaholic paling produktif di dunia, demi satu tujuan akhir yang ironis: bisa menjadi orang yang benar-benar malas.
Basahin
Chapter: Chapter 123 Perjalanan dimulai
Fajar baru saja menyingsing ketika Kediaman Ashworth sudah ramai oleh aktivitas persiapan keberangkatan. Udara pagi yang sejuk disibukkan oleh langkah-langkah cepat dan suara perintah yang terdengar di seluruh pelataran.Theron, dengan mantel riding-nya, berdiri di depan enam pengawal terbaiknya. "Kita akan melalui rute paling aman, tapi tetap waspada. The Shadow Syndicate tahu segalanya tentang kita." Tangannya mengecek setiap tali kekang dan roda kereta khusus yang telah dipersiapkan Marcus. Kereta itu telah dimodifikasi dengan pelat baja tersembunyi dan kompartemen rahasia untuk Felicity.Di serambi utama, Lysander dengan cermat memeriksa kotak obat-obatan bersama dokter pribadi kerajaan. "Pastikan kita membawa cukup laudanum untuk menenangkannya jika mimpi buruk itu kembali," instruksinya pada dokter yang mengangguk patuh. "Dan semua ramuan herbal untuk demamnya."Di kamar atas, Beatrice dengan sigap mengemas pakaian hangat untuk Felicity. "Flick, aku
Huling Na-update: 2025-12-04
Chapter: chapter 122 keputusan berat
Kereta kuda Theron akhirnya sampai di depan Kediaman Ashworth yang tampak lebih muram dari biasanya. Bahkan di bawah sinar matahari pagi, estate itu seolah diselimuti aura kegelisahan. Sebelum Theron sempat mengetuk, pintu besar sudah terbuka dan kepala pelayan Ashworth, Higgins, menyambutnya dengan wajah yang dipenuhi kelelahan dan kekhawatiran. "Lord Blackwood," sambut Higgins dengan suara rendah sambil membungkuk hormat. "Aku lega Anda datang. Keadaan Nona Felicity..." Suaranya tercekat. "Bagaimana Felicity?" tanya Theron langsung, melangkah masuk ke hall utama yang terasa dingin. Higgins menghela napas berat. "Tidak baik, Tuan. Mimpi buruknya semakin menjadi. Semalam... semalam dia berteriak sampai suaranya parau." Pelayan tua itu mengusap wajahnya yang lelah. "Tapi Yang Mulia Pangeran Lysander, Keberadaannya sedikit menenangkannya setidaknya dia mau makan sedikit." "Di mana mereka sekarang?" "Di perpusta
Huling Na-update: 2025-12-04
Chapter: Chapter 121 catatan kecil
Theron masih terduduk di kursi beludru, pikirannya berkecamuk antara kemarahan dan kebingungan. Kenangan masa kecilnya yang samar-samar tiba-tiba mendapatkan konteks baru—bayangan seorang pria tinggi yang pernah mengajarinya memegang pedang, suara lembut yang membacakan dongeng sebelum tidur, semua itu adalah The Grey Gentleman. "Alexander..." gumamnya, menyentuh medaliion yang diberikan The Grey Gentleman. "Jadi itu sebabnya ayah menghapus nama itu dariku." Dia teringat bagaimana Lord Veridian selalu menolak membahas nama depannya, bersikeras memanggilnya hanya "Theron". Sekarang dia mengerti, itu adalah upaya ayahnya untuk memutus hubungan dengan The Grey Gentleman. Dengan langkah berat, Theron berdiri dan membuka pintu yang sebelumnya tertutup. Yang mengejutkannya, dia tidak menemukan lorong gelap seperti yang dia lewati sebelumnya, melainkan langsung keluar ke taman belakang manor tepat di depan altar keluarga Blackw
Huling Na-update: 2025-12-04
Chapter: Chapter 120 cinta yg hilang
Setelah membaca catatan terakhir Lord Veridian, terdengar suara geseran halus dari dinding batu di belakang mereka. Sebuah bagian dinding perlahan bergeser, membuka lorong gelap yang sebelumnya tersembunyi sempurna. Theron dan Marcus saling memandang, napas tertahan."Kita harus masuk," bisik Theron, matanya penuh tekad.Marcus mengangguk, mengeluarkan belati dari balik jaketnya. "Aku akan mengikuti dari belakang, Tuan."Lorong itu sempit dan gelap, hanya diterangi cahaya redup dari ruang arsip di belakang mereka. Theron berjalan perlahan, tangannya menelusuri dinding batu yang dingin."Marcus, kau masih di belakangku?" tanya Theron setelah beberapa menit berjalan.Tidak ada jawaban.Theron berbalik cepat, tapi yang dilihatnya hanyalah kegelapan kosong. "Marcus!"Hanya gema suaranya sendiri yang membalas. Lorong itu tiba-tiba terasa lebih sempit, lebih menyesakkan. Theron menarik napas dalam, berusaha tetap tenang. Dia t
Huling Na-update: 2025-12-02
Chapter: Chapter 119 Rahasia Blackwood
Kereta kuda Theron menderu masuk melalui gerbang besi Blackwood Manor yang berderit. Kabut tebal menyelimuti kawasan estate, membuat menara-menara manor tampak seperti hantu dalam kegelapan. Theron melompat turun, wajahnya keras bagai baja."Marcus!" panggilnya, suaranya memotong kesunyian malam.Sang kaki tangan setia muncul dari bayangan, wajahnya tegang. "Tuan Theron, aku sudah menunggu. Ada perkembangan mengkhawatirkan,""Ruang arsip. Sekarang," potong Theron singkat.Mereka bergegas menuju sayap barat manor. Ruang arsip keluarga Blackwood terbentang luas, dipenuhi rak-rak kayu tua yang penuh dengan dokumen dan buku catatan leluhur."Kita harus menemukan apa yang ayah sembunyikan," ucap Theron sambil menatap sekeliling ruangan. "The Grey Gentleman tidak akan mengancam secara langsung kecuali ada sesuatu yang sangat penting."Marcus mengangguk, matanya yang tajam sudah memindai rak-rak. "Lord Veridian selalu punya rahasia. Mar
Huling Na-update: 2025-12-02
Chapter: Chapter 118 lambaian tangan
Theron menatap Felicity yang masih terbaring lemah, lalu memandang Lysander. "Aku harus pergi ke Blackwood Manor. Ada arsip keluarga yang mungkin menyimpan informasi tentang Cincin Aethelstan."Felicity mencoba duduk, wajahnya menunjukkan kecemasan. "Theron, tunggu!""Dengarkan aku, Flick," Theron memotong dengan lembut tapi tegas. "Keluarga Blackwood adalah keluarga pengusaha dan memiliki banyak informan handal. Jika ada yang tahu tentang artefak kuno semacam itu, maka kami akan mendapatkannya."Dia berpaling ke Lysander, memberikan isyarat halus dengan mata. Sebuah pesan diam yang jelas: Jagalah dia. Lindungi dia dengan nyawamu.Lysander mengangguk hampir tak terlihat, memahami sepenuhnya tanggung jawab yang diberikan. "Aku akan menjaga Felicity. Tapi berhati-hatilah. Jika The Grey Gentleman benar-benar mengawasi kita, dia akan tahu kemana kau pergi."Theron mengambil mantelnya. "Justru itulah yang kuharapkan. Biarlah dia mengikutiku da
Huling Na-update: 2025-12-01
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status