Chapter: Bab 166Hakim Ketua memeriksa berkas yang diserahkan Januar, lalu menatap Jaksa Penuntut Umum. "Bagaimana tanggapan Jaksa atas keberatan Penasihat Hukum Terdakwa?" Jaksa berdiri dengan tenang. "Yang Mulia, kami tetap pada dakwaan kami. Bukti video yang kami serahkan telah melalui uji forensik digital resmi dari laboratorium kepolisian, bukan ahli independen yang tidak jelas kredibilitasnya." Januar langsung menyela dengan nada meremehkan. "Tetapi teknologi sekarang sudah terlalu canggih, Yang Mulia. Hasil lab kepolisian pun bisa saja terkecoh oleh sistem AI terbaru yang digunakan pihak pelapor untuk menjebak klien kami." Mendengar itu, Zayyan yang duduk di kursi terdakwa bersandar santai. Ia melirik Kael, lalu berbisik cukup keras hingga terdengar ke kursi penasihat hukum Kael. "Trik yang bagus, Kael. Tapi kamu tahu aku tidak sebodoh itu," ucap Zayyan dengan senyum miring yang tertuju langsung pada Kael. Althea yang berada di samping Kael mengepalkan tangannya kuat-kuat. "Dia benar-benar
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-21
Chapter: Bab 165Althea membuka mata saat mobil melambat. Mereka sudah sampai di rumah aman, sebuah vila modern yang tersembunyi di balik pepohonan di kawasan perbukitan yang sunyi.Kael menoleh padanya dengan tatapan tenang. "Kita sampai."Udara dingin pegunungan menyambut saat pintu mobil terbuka. Bayu dan timnya sudah berjaga di setiap sudut bangunan. Althea merasa lebih tenang melihat pengamanan yang begitu ketat di sini. Kael merangkul bahunya, menuntunnya masuk ke ruang utama.Di sana, Kael berhenti dan menatap Althea lekat-lekat. "Thea, besok sidang pertama kita. Zayyan akan ada di sana. Dia pasti mencoba mengintimidasi kamu dengan kata-kata atau cara licik lainnya."Althea mengangguk mantap. "Aku siap, El. Aku sudah tidak takut lagi. Tidak ada lagi yang bisa dia lakukan untuk menyakitiku."Kael tersenyum bangga. "Ingat, jangan terpancing emosi. Itu yang dia tunggu agar bisa memutarbalikkan fakta. Tetaplah fokus pada kebenaran."Tiba-tiba ponsel Kael bergetar. Ia membacanya sebentar, lalu rahan
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-20
Chapter: Bab 164Mobil SUV yang membawa Althea dan Kael melesat tenang di jalan tol, menjauh dari ingar-bingar kekacauan yang sengaja dibuat musuh di vila. Di dalam mobil, hening menyelimuti. Althea masih terlelap, napasnya teratur dan damai. Di sampingnya, Kael tidak ikut memejamkan mata. Ia memegang ponselnya, menatap sebuah dokumen digital yang baru saja dikirimkan oleh tim pengacaranya. Itu adalah laporan terkini mengenai posisi Zayyan. Sejak penahanannya, Zayyan tidak ditempatkan di sel tahanan biasa. Kael telah memastikan bahwa Zayyan berada di sel khusus yang pengawasannya sangat ketat. Namun, Kael tahu persis sifat Zayyan. Bahkan dari balik jeruji, pria itu adalah manipulator ulung yang tidak akan menyerah begitu saja. Kael teringat pertemuan singkatnya dengan pengacara timnya kemarin di ruang privat. "Dia mulai kehilangan kendali, Pak Kael," kata pengacara itu dengan nada serius. "Zayyan sudah tiga kali mencoba menyuap sipir penjara untuk mendapatkan akses ponsel. Dia benar-benar terdesak
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-19
Chapter: Bab 163Althea terdiam, memberikan ruang bagi Kael untuk melanjutkan kalimatnya. "Sejak kita pulang dari klinik kemarin," Kael menatap mata Althea semakin dalam, suaranya terdengar sangat hati-hati namun tegas, "setelah dokter memastikan hasil tesmu bersih dan alat sialan itu akhirnya dikeluarkan secara permanen dari rahimmu, aku sengaja tidak langsung mendesakmu bercerita karena aku tahu kamu butuh waktu." Kael menarik napas sejenak, lalu melontarkan pertanyaan yang seketika membuat detak jantung Althea berubah tempo. "Tapi malam ini aku ingin mendengarnya langsung darimu, Thea. Setelah alat itu lepas, setelah kamu tahu bagian terakhir dari kendali Zayyan atas tubuhmu sudah benar-benar lenyap, bagaimana perasaanmu yang sebenarnya sekarang?" Althea terpaku. Pertanyaan Kael menembus tepat ke bagian paling rapuh di dalam hatinya, memaksanya untuk kembali menggali apa yang sebenarnya ia rasakan atas tubuhnya sendiri malam ini. Althea terdiam cukup lama. Ia menatap tautan jemari mereka,
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-18
Chapter: Bab 162Althea menyaksikan itu dengan rasa muak yang tertahan. "Dia benar-benar tidak tahu malu. Dia tahu persis bahwa semua itu benar, tapi dia masih bisa berakting seperti itu." "Itulah sifat orang yang merasa tidak punya pilihan lain," kata Kael. "Dia sudah dibayar mahal untuk melindungi Zayyan, dan sekarang dia merasa di ujung tanduk. Dia bukan sedang berusaha memenangkan kasus, dia hanya sedang berusaha menyelamatkan kepalanya sendiri." Setelah konferensi pers itu selesai, Kael dengan tenang menekan tombol pada laptopnya. "Sekarang, giliran kita." "Apa yang akan kamu lakukan?" tanya Althea penasaran. "Aku akan merilis bukti pertama tentang keterlibatan Januar dalam penghancuran barang bukti di polda malam itu. Kita punya rekaman CCTV dari kamera keamanan internal yang diambil timku sebelum polisi tiba. Rekaman ini menunjukkan Januar memerintahkan anak buahnya untuk memusnahkan ponsel tersebut." Althea menatap layar dengan antusias. "Itu akan membuat Januar menjadi tersangka uta
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-17
Chapter: Bab 161Setelah tidur yang nyenyak—tidur paling tenang yang ia rasakan dalam beberapa tahun terakhir—Althea bangun dengan pikiran yang jernih. Ia menemukan Kael sudah duduk di ruang tengah, ditemani oleh secangkir kopi hitam dan tablet yang memantulkan deretan data. Kael mengenakan kemeja putih yang digulung hingga ke siku, terlihat sangat fokus namun tenang. Saat ia menyadari kehadiran Althea, Kael segera meletakkan tabletnya dan bangkit berdiri. "Selamat pagi," sapa Kael, suaranya terdengar lembut namun penuh energi. "Bagaimana perasaanmu hari ini?" Althea berjalan mendekat, menyentuh pundak Kael sebelum ia duduk di sofa. "Aku merasa lebih ringan. Seperti ada sesuatu yang berat yang akhirnya terangkat dari pundakku." Kael tersenyum, kemudian ia menggeser tabletnya ke arah Althea. "Bagus. Karena hari ini kita akan mulai menjalankan rencana kita. Lihat ini." Althea menatap layar tablet. Di sana terdapat sebuah draf artikel berita yang ditulis dengan bahasa yang sangat tajam dan objekti
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-16