author-banner
Best Siallagan
Best Siallagan
Author

Novels by Best Siallagan

Terjebak Hasrat Sang Pemburu

Terjebak Hasrat Sang Pemburu

Di atas gunung bersalju yang dingin, mantan tentara berbahaya bernama Oliver Gunnar hidup terisolasi dari dunia luar. Ketika badai besar menerjang, dia menyelamatkan Avery dari kematian dan mengurungnya di dalam kabin miliknya yang kokoh. Avery mengira pria besar penuh bekas luka itu adalah penyelamatnya, tetapi dia keliru. Di bawah kepungan badai es, Avery segera menyadari bahwa dia tidak akan pernah bisa melarikan diri dari hasrat posesif sang pemburu.
Read
Chapter: Luka Lama
Samuel tidak bergerak dari ambang pintu.Tangannya masih bertumpu pada dinding batu tua.Di dalam bangunan, dokumen-dokumen berserakan di atas meja.Di luar, matahari perlahan turun di balik pegunungan.Tidak ada yang berbicara.Karena kalimat terakhir Samuel masih menggantung di udara."Nathaniel tidak pernah ingin kalian melihat ini."Logan memecah keheningan lebih dulu."Aku mulai bosan mendengar kalimat itu."Samuel tidak menoleh."Bagus.""Apa?""Berarti kau mulai merasakan yang kurasakan selama empat puluh tahun."Oliver menghela napas pelan."Itu bukan jawaban.""Bukan."Samuel menyentuh salah satu rak kayu yang nyaris roboh."Jawabannya jauh lebih buruk."Keheningan kembali turun.Avery melihat sesuatu tergeletak di bawah rak yang miring.Bukan kotak.Bukan map.Sebuah papan kayu kecil.Sudutnya patah.Tertutup debu.Ia membungkuk dan mengambilnya.Debu beterbangan saat papan itu dibalik.Tulisan pudar mulai terlihat.KEPUTUSAN REGISTRASI TANAHDi bawahnya terdapat beberapa ta
Last Updated: 2026-09-14
Chapter: Di Balik Site B
Langkah terakhir Samuel berhenti tepat di batas lereng berbatu.Tidak ada pagar.Tidak ada gerbang.Tidak ada tanda peringatan.Hanya deretan pinus tua yang tumbuh terlalu rapat, seolah alam sendiri berusaha menyembunyikan sesuatu.Angin sore bergerak pelan.Tak seorang pun berbicara.Karena setelah bertahun-tahun menjadi rumor, dokumen, dan rahasia...Site B kini berada tepat di depan mereka.Tristan bergerak lebih dulu.Ia menyingkirkan cabang-cabang yang menutupi jalan sempit di antara pepohonan.Logan mengikuti di belakangnya.Kemudian Avery.Oliver.Chase.Austin.Samuel berjalan paling akhir.Dan itu sendiri terasa aneh.Seolah pria tua itu sedang menunda sesuatu.Jalan setapak itu terus menurun.Semakin jauh mereka masuk, semakin jelas bahwa tempat ini pernah digunakan manusia.Bukan sekali dua kali.Melainkan selama bertahun-tahun.Avery melihat batu-batu yang sengaja disusun.Tiang kayu yang hampir membusuk.Bekas pondasi."Bukan gua."gumam Austin."Bukan.""Bukan bunker jug
Last Updated: 2026-09-10
Chapter: Pilihan Pertama
Hujan berhenti menjelang pagi.Namun ketegangan di dalam kabin Nolan tidak ikut reda.Semalam tidak ada keputusan.Tidak ada kesepakatan.Hanya percakapan yang berubah menjadi perdebatan.Dan perdebatan yang berubah menjadi keheningan.Avery terbangun lebih dulu.Buku para penjaga masih terbuka di atas meja.Halaman dengan secarik catatan tua masih berada di tempat yang sama.Rahasia ini tidak diciptakan untuk disimpan.Tetapi juga tidak diciptakan untuk dimiliki.Ia membaca kalimat itu sekali lagi.Kemudian menutup buku tersebut.Ketika keluar ke beranda, ia menemukan Oliver sudah berada di sana.Secangkir kopi mengepul di tangannya.Tatapannya tertuju ke pegunungan."Kau juga tidak tidur?"tanya Avery."Tidur."jawab Oliver."Kau berbohong.""Kau terlalu mengenalku."Untuk beberapa saat mereka hanya berdiri berdampingan.Memandang Grizzly Peak yang perlahan mulai diterangi matahari pagi."Apa yang kau pikirkan?"tanya Avery.Oliver tidak langsung menjawab."Aku memikirkan Nathaniel.
Last Updated: 2026-09-07
Chapter: Perpecahan
Pintu markas Broken Halos masih terbuka ketika suara mesin SUV Richard akhirnya menghilang dari jalan utama.Tidak ada yang bergerak.Tidak ada yang berbicara.Hanya bunyi jam dinding tua yang terdengar dari sudut ruangan.Tick.Tick.Tick.Austin yang pertama memecah keheningan."Aku benci kalau dia melakukan itu."Logan masih berdiri menghadap pintu."Apa?""Datang."Austin menunjuk keluar."Mengatakan sesuatu yang mengganggu."Lalu menunjuk kepalanya sendiri."Kemudian pergi."Keheningan tetap bertahan.Karena kali ini Richard berhasil.Ia meninggalkan sesuatu.Keraguan.Logan berbalik.Tangannya bertumpu pada meja."Kita tidak mengubah rencana."Samuel yang sedang duduk dekat jendela mengangkat alis."Rencana yang mana?""Menjauh dari Site B."Samuel tertawa pendek."Itu bukan rencana.""Itu keputusan Nathaniel.""Nathaniel sudah meninggal."Ruangan langsung sunyi.Avery melihat rahang Logan mengeras.Kalimat itu mungkin benar.Tetapi tetap terdengar salah."Nathaniel meninggalkan
Last Updated: 2026-09-04
Chapter: Para Pemburu
Suara mesin kendaraan terdengar bahkan sebelum mereka melihatnya.Dalam kota kecil seperti Grizzly Peak, suara itu cukup untuk membuat beberapa kepala menoleh.Dan cukup untuk membuat Logan berhenti berbicara.Mereka sedang berada di markas Broken Halos ketika suara itu mendekat.Austin yang sedang bermain kartu langsung menengok ke jendela.Chase meletakkan cangkir kopinya.Tristan mengangkat kepala.Tidak ada yang berkata apa-apa.Namun ruangan perlahan menjadi sunyi.Karena semua orang mengenali kendaraan itu.SUV hitam."Astaga."gumam Austin.Logan sudah berdiri sebelum kendaraan itu sepenuhnya berhenti.Pintu terbuka.Seseorang turun.Bukan karena mereka melihat wajahnya.Belum.Tetapi karena reaksi Logan.Rahangnya mengeras.Oliver yang sedang berdiri dekat meja langsung bergerak sedikit ke depan.Bukan agresif.Refleks.Austin mengembuskan napas."Oh bagus."Pintu markas terbuka.Richard Hale masuk.Namun ada sesuatu yang berbeda hari ini.Tidak ada senyum santai.Tidak ada ma
Last Updated: 2026-09-04
Chapter: Jalan Nathaniel
Kabut masih menggantung di antara pepohonan ketika Samuel mengetuk pintu kabin.Tiga ketukan.Tidak lebih.Tidak kurang.Avery membuka pintu.Samuel sudah berdiri di beranda.Mengenakan jaket tua yang sama.Topi yang sama.Dan ekspresi yang membuatnya terlihat seperti seseorang yang lebih suka berada di tempat lain."Ada apa?"tanya Avery.Samuel tidak menjawab.Ia hanya berbalik dan mulai berjalan menuju truk tua yang terparkir di depan kabin."Samuel."Pria tua itu berhenti."Kau mau ikut atau tidak?"Itu bukan undangan.Lebih mirip tantangan.Dari dalam rumah, Oliver muncul.Tatapannya langsung berpindah dari Samuel ke Avery."Ke mana?"Samuel membuka pintu truk."Jalan-jalan.""Aku tidak percaya itu."kata Oliver."Itu karena kau punya insting yang sehat."Keheningan singkat.Samuel menunjuk kursi penumpang."Avery."Oliver melangkah maju."Aku ikut.""Tidak."Jawaban Samuel datang terlalu cepat.Rahang Oliver mengeras."Kenapa?"Samuel membuka pintu truk lebih lebar."Karena kali
Last Updated: 2026-09-04
You May Also Like
Trapped
Trapped
Romansa · Fie Inaranti
10.1K views
Teman Tapi Suami Istri
Teman Tapi Suami Istri
Romansa · Apri April
10.1K views
Yes! Please, Daddy
Yes! Please, Daddy
Romansa · Salwa Maulidya
10.1K views
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)
Romansa · Suzy Wiryanty
10.1K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status