author-banner
Lekerchoco
Lekerchoco
Author

Novels by Lekerchoco

Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

Bagaimana jika hubungan yang terjalin sebagai guru dan murid perlahan, menumbuhkan benih - benih asmara yang harus mereka sembunyikan diantara perjanjian diatas cap keluarga? btw ini buku pertama aku. jadi support dan komentar yang kalian tinggalkan di bab bakal berarti banget buat aku. yang suka jangan lupakan simpan di rak, and enjoyyy surat rekomendasi dari Eric Dominique memaksa Harrie seorang guru sekaligus penjaga perpustakaan keluarga Dominique, untuk bekerja pada keluarga Winston sebagai guru sekaligus menyiapkan calon tunangan Eric sendiri, clairence. Yang sebentar lagi akan secara resmi menjadi bagian dari keluarga Dominique. Menjadikannya sebagai guru di berbagai aspek kehidupan seperti tata Krama, pengetahuan umum dan juga berbagai peraturan yang harus di patuhi claire senantinya ia menjadi bagian dari keluarga Dominique. Semuanya berjalan normal hingga perlahan tumbuh sesuatu yang harusnya tidak tumbuh diantara keduanya. Sebuah rasa yang terlarang untuk di ungkapkan. Lantas? Apa yang harus mereka lakukan. Membiarkannya tumbuh semakin besar? Atau justru membunuhnya dengan cara keji?
Read
Chapter: bab 70 kediaman Dominique
KETOPAK... ‎ KETOPAK... ‎ KETOPAK... ‎ ‎kereta yang berguncang, dengan suara rintik hujan deras membasahi kereta kuda dengan pemandangan langit kelabu yang begitu pekat. ‎ ‎tubuhku termenung menatap kearah jendela sambil menggenggam beberapa buku yang sengaja kubawa keatas kereta, berfikir untuk membacanya selagi bosan. ‎ ‎Tapi alih - alih merasa bosan, kepalaku merasa begitu penuh hingga buku yang kubawa terasa tidak begitu menarik untuk pertama kalinya. ‎ ‎Tazzzzz ‎ ‎Suara gemuruh petir yang menyambar. bersamaan dengan guncangan kereta yang jauh lebih tak terkendali, tak membuat ingatan itu lepas dari pikiranku. ‎ ‎Perlahan, kusandarkan tubuhku sambil menarik nafas dalam - dalam. Kubuka mataku perlahan dan menatap apapun yang bisa kulihat. Ukiran kayu berbentuk bunga mawar yang mekar, memang menarik perhatianku untuk sementara, namun sudut mataku kini tanpa sadar mengarah padanya. ‎ ‎rambutnya yang terikat rapih memperlihat tekuknya, yang selalu berse
Last Updated: 2026-05-10
Chapter: page 69 dinding dan batasan
"ayo" "saya antarkan kekamar nona" tukasku sambil berjalan pelan mendahului Claire yang masih terlihat gusar di sisi tangga. kakinya kini mulai melangkah kaku dengan kedua tangannya terlipat kedepan. Claire berusaha untuk tidak menoleh kearahku disaat matanya terus melirik setiap 5 detik sekali. diantara cahaya remang yang menuntun kami menaiki anak tangga. tidak ada percakapan apapun selain sibuk dengan isi pikiran masing - masing. suasana terasa begitu hening dan senyap. Meninggal derap langkah kaki yang menemani perjalanan kami. begitu berada diambang pintu kakiku kini berhenti sambil berbalik badan kearah Claire yang ikut terhenti di belakang punggungku. "sudah sampai" Claire kini menganggukan kepalanya dengan kaku sambil memainkan jemari tangannya. kakinya kini berjalan mendahului tubuhku sambil meraih gagang pintu kamarnya yang mulai meninggalkan celah kecil disana. Claire sempat menatap celah pintu itu cukup lama sebelum jemarinya melepas gagang pintu dan membalika
Last Updated: 2026-01-14
Chapter: page 68 rahasia dibawah tangga
"apa maksudnya nyubit - nyubit?" "mentang - mentang udah ketahuan makanya jadi bersikap seenaknya?"jawabnya ketus dengan suara parau yang tengah menahan tangisannya untuk pecah. Kepalaku kini menggeleng pelan sambil menunjuk kearah ruang utama yang sepenuhnya telah senyap tanpa suara bahkan bayangan dari cahaya lilin. Claire kini memberanikan diri untuk menolehkan wajahnya hanya untuk mendapati tubuhnya kehilangan tenaga. bulir air mata kini turun dari pelupuk matanya untuk kedua kalinya. Membuatku berfikir 'apa terlalu berlebihan membuatnya menangis dua kali dalam satu malam seperti ini?' dengan isakan kecil. Claire yang kehilangan seluruh tenaganya kini terjatuh dalam posisiku terpelungkup diatas dadaku.membuat pakaian tipis yang kugunakan. untuk kedua kalinya kembali digenangi oleh air mata yang sama yang kini membasahi ditempat yang berbeda. Jika sebelumnya genangan itu terbentuk diatas pundak kanan. sekarang genangan itu terbentuk diatas dada layaknya lingkaran sungai di b
Last Updated: 2026-01-10
Chapter: page 67 ketahuan?
perlahan kutolehkan kepalaku dengan pelan kearahnya dengan gerakan kaku seperti engsel pintu yang terlalu tua untuk digunakan.Pipinya yang bersemu merah seperti buah Cherry dimusim semi, kini menatapku dengan tatapan lekat yang sungguh membuat jantungku berpacu lebih cepat lagi.Deru nafasnya yang kembang kempis kini mampu kurasakan dengan jarak yang tidak lebih dari satu centi. perlahan, aku mulai memundurkan tubuhku sebelum tubuhnya ikut mendekat seberapa keras aku berusaha menjaga jarak dengannya. "kenapa tuan Harrie membisu? apa anda masih belum menemukan jawaban yang tepat untuk mengatakannya?" Kutelan Salivaku dengan kesulitan dan mulai menarik nafas dalam - dalam "s-saya.. Tap Tap Tap "suara siapa itu?" Derap langkahnya yang terdengar terburu - buru membuatku dan juga Claire mendadak kalang kabut hingga lilin tak sengaja tersenggol oleh tangannya dan padam dalam sekejap. situasi semakin tidak kondusif disaat tubuhnya mulai terjatuh tepat diatas dadaku dengan pos
Last Updated: 2026-01-06
Chapter: page 66 kenapa tiba - tiba?
suara langkah kaki itu kian mendekat. baik aku dan claire nampak saling berdiam diri mematung satu sama lain sambil menatap kearah pintu berukuran sedang disamping tubuh kami. suaranya semakin terdengar jelas. hingga.. Tap Tap Tap "madam, saya menemukan beberapa barang di dalam dapur dalam keadaan berantakan" "apa yang kau temukan?" "Pisau yang tergeletak diatas meja. dan ada bekas darah segar yang masih menempel diujung pisau" mendengar hal itu sontak tanganku kini menyentuh dahi kepalaku yang yang masih menyisakan luka meski darah segar sudah tidak keluar dari sana. Claire nampak cemas menatapku sebelum aku berusaha menenangkannya dan mendengar percakapan mereka kembali. aku memang tidak terlalu mendengarnya tapi yang jelas, wanita paruh baya itu menyuruh para penjaga untuk berpatroli keseluruh ruangan yang ada tanpa terkecuali. Ketukan langkahnya kini mulai senyap bersamaan dengan bayangan tubuhnya yang mulai terlihat membesar lewat langkah kakinya y
Last Updated: 2026-01-05
Chapter: page 65 terdesak
Claire yang sejak tadi menggerutu seorang diri kini kubungkam dengan salah satu tanganku. membuat tubuhnya kini memberontak kecil sambil berusaha melepas bekapan tanganku dari mulutnya. "mphh hmphhh?"kuhela nafasku sambil berbisik ditelinganya "ada suara langkah kaki dilantai dua" mendengar hal itu Claire seketika berhenti memberontakan tubuhnya dan mulai menoleh kearah anak tangga yang tidak jauh dari tempat kami berdiri. suara derap langkah juga kian terdengar jelas bersamaan Claire yang kini menarik pakaianku sambil menunjuk ruangan sempit dibawah anak tangga. awalnya aku menggeleng pelan berusaha menolak ide konyolnya. bagaimana mungkin ruangan yang hampir berukuran setengah kamar tidurku mampu menampung dua orang dalam satu tempat. mungkin itu akan cukup untuknya. tapi bagaimana denganku? aku menggeleng seraya berpendar kesekitar mencari sudut atau ruang kosong diantara keterbatasan pandangan antara cahaya lilin dan juga kegelapan. "Siapa disana?" suara salah seorang wani
Last Updated: 2026-01-04
You may also like
Biarkan Aku Pergi!
Biarkan Aku Pergi!
Romansa · Selatan Dangkal
6.1M views
Saat Matanya Terbuka
Saat Matanya Terbuka
Romansa · Kesunyian Sederhana
4.8M views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status