EX to NEXT 21+

EX to NEXT 21+

last updateDerniĂšre mise Ă  jour : 2025-06-21
Par:  Cherry BlossomComplété
Langue: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
26 Notes. 26 commentaires
63Chapitres
87.7KVues
Lire
Ajouter dans ma bibliothĂšque

Share:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

🔞 Adult content! ⚠ Sesuaikan usia kalian untuk membacanya! Bianca merasa jika dirinya benar-benar telah berada di tepi jurang bernama hasrat yang tertutup kabut sehingga tidak terlihat dasarnya, hanya satu langkah lagi ia benar-benar akan melompat ke dalam jurang itu bersama Evander. Ketika tangan Evander  menyusup ke dalam piamanya dan membelai bagian paling pribadinya seraya bibirnya terus mencumbui bibirnya, Bianca benar-benar merasa dirinya akan menyerahkan segalanya pada Evander. Saat Evander menarik celananya, Bianca sudah tidak bisa lagi berpikir untuk menolak. Ia menantikan saat di mana rasa nyeri yang bergelung di bawah perutnya ditawarkan oleh Evander. 📌 Instagram : Cherry.blossom0311

Voir plus

Chapitre 1

Prologue

ïżŒ

Halo....

Jam berapa kalian membaca ini?

Apa kabar semua?

Jumpa lagi dengan Cherry di sini.

Prologue

Madrid, 09:30 am.

Bianca mengumpat, tidak seharusnya ia sebagai seorang penjual bunga berada di sebuah gedung perkantoran dengan mengenakan pakaian berupa rok span ketat yang membuat bentuk bokongnya terekspos dan setelan blazer yang membuatnya terlihat seperti  guru matematika yang selalu memasang tampang serius.

"Sialan," umpatnya pelan sekali lagi sambil berkaca di toilet.

Sahabatnya tersayang baru saja kehilangan suaminya yang meninggal akibat kecelakaan sementara Ia memiliki seorang anak yang masih kecil dan kebetulan anak itu sakit sehingga Lisa sahabatnya tidak bisa pergi untuk wawancara di perusahaan penerbangan Binter Canarias.

Lisa sangat membutuhkan pekerjaan itu karena setelah kehilangan suaminya otomatis ia menjadi tulang punggung untuk dirinya sendiri dan anaknya yang masih kecil, hari ini Bianca datang ke kantor untuk bertemu bagian personalia mewakili Lisa bukan untuk menyamar menjadi Lisa.

Wawancara kali ini sangat penting karena penentu agar Lisa bisa diterima bekerja di perusahaan itu dan meskipun dalam benaknya jengkel karena harus menggantikan Lisa, Bianca bersumpah akan berjuang sebaik mungkin agar Lisa tidak kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan. Demi anaknya yang masih kecil itu.

Bianca keluar dari toilet di lantai dasar lalu menuju lift dan sialnya karena masih terlalu pagi lift dipenuhi oleh karyawan yang menggunakannya dan beberapa menit kemudian ia baru bisa menggunakan lift. Ketika keluar dari lift, seorang wanita berpenampilan rapi tersenyum padanya.

"Miss Thamlin?" tanya wanita itu membuat Bianca sedikit gugup.

"Ya," sahut Bianca.

"Ruangan wawancara Anda ada di sebelah kanan, ruangannya ada di bagian paling ujung," kata wanita itu lagi.

Sebenarnya Bianca sedikit bingung karena sebelumnya resepsionis yang sebelumnya  ia temui mengatakan bahwa ruangan personalia ada di sebelah kiri, tapi sudahlah mungkin resepsionis itu salah menyebutkan detail ruangan.

"Terima kasih," kata Bianca kemudian meninggalkan wanita yang berbicara dengannya.

Tiba di ruangan yang dimaksud oleh wanita yang tidak diangkat tahu siapa namanya Bianca sedikit ragu-ragu mengetuk pintu ruangan itu, beberapa kali Bianca menghela napasnya lalu mengembuskannya perlahan untuk menata kegugupannya. Berharap orang yang akan ia temui bisa diajak berkompromi demi karier sahabatnya.

Bagaimana jika usahanya meyakinkan bagian personalia bahwa Lisa tidak dapat datang karena anaknya sedang sakit tidak berhasil?

Bianca berdehem lalu menegakkan punggungnya, menyempurnakan posisi berdirinya lalu ia mengetuk pintu dengan penuh percaya diri dan pintu itu terbuka dengan sendirinya.

Bianca lumayan terkejut andai saja tingkat kewaspadaannya tidak tinggi mungkin ia akan terjatuh apalagi ia mengenakan sepatu dengan hak tinggi, sekali lagi Bianca mengatur napas kemudian melangkah memasuki ruangan itu, dan pintu kembali tertutup dengan sendirinya.

"Selamat pagi, Miss Stanton."

Suara bariton itu mengejutkan Bianca, seorang mengenalinya? Bagaimana mungkin?

Namun, ketika Bianca mendongakkan kepalanya dan pandangannya mendapati siapa orang yang duduk di kursi kerja yang begitu megah dan membuatnya sangat terkejut karena orang yang duduk di kursi itu adalah Evander Torrado.

"Hari ini seharusnya aku tidak memiliki jadwal bertemu denganmu, Miss Stanton," kata Evander dengan seringai di wajahnya.

Bianca menatap pria di depannya dengan tatapan sengit. " Kau benar. Aku ke sini mewakili temanku yang kebetulan putranya sakit dan dirawat di rumah sakit. Dia meminta kelonggaran agar jadwal wawancaranya bisa ditunda sampai lusa."

Evander tersenyum miring. "Kau masih saja polos dan bisa diperalat orang lain, ya?"

"Jaga ucapanmu!" jawab Bianca dengan ketus.

Evander bangkit dari duduknya dan memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya kemudian pria itu melangkah mendekati Bianca. "Sayang sekali temanmu itu tidak memiliki kesempatan lagi selain hari ini," ucapnya dengan tenang, tetapi pancaran di matanya menyiratkan ancaman yang licik.

Bianca menyadarinya, pria di depannya sungguh angkuh dan membuatnya kesal hingga membuat emosinya bergejolak.

"Kau memang tidak berperasaan! Sama seperti dulu," kata Bianca lalu tanpa berpikir dua kali melayangkan paran di wajah Evander.

Bersambung....

Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Latest chapter

Plus de chapitres

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Notes

10
100%(26)
9
0%(0)
8
0%(0)
7
0%(0)
6
0%(0)
5
0%(0)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
0%(0)
1
0%(0)
10 / 10.0
26 Notes · 26 commentaires
Écrire une critique

commentairesPlus

Mommy Lily
Mommy Lily
ceritanya bagus dan simpel gak banyak konflik dan gak bertele-tele...pokoknya wajib baca
2025-12-23 23:47:42
0
1
zian
zian
sudah baca ulang entah keberapa kali,masih jadi favorit
2025-12-19 08:17:06
0
1
Sm Andaaa
Sm Andaaa
Ceritanya bagusss, diksinya menarik, jadi tidak bosan bacanya... ini otw judul yang ke 8 atau 9 yang kubaca karya Kak Cherry Blossom... Thx Kak
2025-12-14 09:35:29
1
1
Julee
Julee
SukaaaaađŸ«¶đŸ«¶đŸ«¶
2025-10-18 12:05:24
2
0
gecoteh480
gecoteh480
PUASSS BGT PAS VALERIE DIPECAT. DASAR SENGKUNI
2025-06-08 21:39:38
2
0
63
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
AccĂ©dez gratuitement Ă  un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. TĂ©lĂ©chargez les livres que vous aimez et lisez oĂč et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status