author-banner
Papa Buaya
Papa Buaya
Author

Novels by Papa Buaya

Menggoda Ayah Sahabatku

Menggoda Ayah Sahabatku

Amelia Mauren selalu berkunjung ke rumah sahabatnya, Karina. Ayahnya—Kayden Ferdinand, seorang duda tampan, berkharisma dan dewasa. Tak sedikit wanita yang mencoba menarik hatinya, walau berakhir gagal. Amelia pun terkadang suka iseng menggodanya dengan centil. Tapi tiba-tiba semua berubah. Godaan Amelia tak lagi dianggap main-main, dan sorot mata Kayden kini terasa berbeda. Menatapnya bukan sebagai sahabat Putrinya, tapi seorang wanita yang bisa dimiliki.
Read
Chapter: Bab 200 — Akhir
‘Padahal aku udah bertekad merelain kamu. Tapi lihat kamu sama pria lain, ternyata masih terasa sakit,’ batin Alvin.Alvin tetap datang sebagai hubungan baiknya dengan Nathan, dan juga Amelia adalah mahasiswanya yang membanggakan.Tapi perasaan yang pernah Alvin rasakan pada Amelia membuatnya merasa berat berada di ruangan itu. Namun dia tetap menahannya, dan bersikap sebiasa mungkin.Usai upacara pernikahan dilaksanakan, semua para tamu undangan dan pengantin beralih ke aula resepsi yang ada di ruang sebelah.Tak banyak teman-teman Amelia yang diundang, hanya mereka yang paling dekat dengannya saja. Salah satunya adalah Satrio."Amel, sayangku! Selamat, ya!"Pria yang dulunya gemulai itu kini menangis terharu saat menemui Amelia di pelaminan.Satrio hendak memeluk Amelia, tapi dengan cepat Kayden menahannya. "Udah, di situ aja. Jangan peluk-peluk."Sudah sejak lama Kayden waspada dengan kedekatan Amelia dan Satrio. Apalagi Satrio selalu memanggil Amelia dengan sebutan sayang.Satrio
Last Updated: 2026-02-13
Chapter: Bab 199 — Pernikahan
"Mempelai wanita memasuki ruangan!" suara seorang MC terdengar lantang dari dalam ruangan.Pintu di hadapan Amelia terbuka. Refleks dia menutup mulut, lalu fokus menatap ke depan.Di dalam ruangan, tampak beberapa tamu undangan turut hadir. Amelia sontak kembali terkejut. Dalam hati dia bergumam.‘Kirain cuma keluarga aja. Mereka juga undang tamu?’Tapi yang datang saat ini adalah teman-teman Amelia. Lalu beberapa rekan kerja Kayden, serta kolega dari kedua orang tua mempelai.Tak sempat mempertanyakan rasa penasaran Amelia, Nathan sudah berbisik padanya. "Ayo, Amelia."Amelia tersentak, tersadar dari rasa terkejutnya. Dia perlahan mulai melangkah bersama ayahnya.Dan di altar pernikahan, mempelai pria sudah siap dengan tuxedonya. Bunga di dada kiri Kayden dan tatapan rambut yang membuatnya terlihat lebih tampan.Tamu undangan di sekitar pun menatap kaget ke arah Amelia. Mereka tampak tak menyangka bahwa orang yang dinikahi Kayden adalah Amelia."Wah, gila. Kirain siapa pacarnya Pak K
Last Updated: 2026-02-13
Chapter: Bab 198 — Tugas Pertama Dan Terakhir
"Kenapa jadi aku?"Amelia terlihat semakin kebingungan. Dan ekspresi wajahnya itu membuat mereka yang ada di sana menahan tawa. Lucu juga melihatnya kebingungan.Nathan di samping Amelia akhirnya bersuara. "Ini udah kami siapin dari bulan-bulan kemarin. Mungkin beberapa hari setelah jemput kamu."Alis Amelia bertaut. Dia mengerjap, masih tak percaya dengan apa yang ia dengar."Udah, sekarang mending kamu siap-siap," ujar Rania memutuskan.Karina pun ikut menambahkan. Dia menarik tangan Amelia untuk duduk di kursi meja rias."Nanti keburu siang. Kamu harus dandan cantik, dong." Pandangan Karina beralih pada orang tua dan sepupu Amelia. "Kalian juga ganti baju dulu. Udah disiapin di ruang sebelah."Aurel membalas dengan senyuman tipis. "Terima kasih ya, Karina."Keluarga Amelia berjalan keluar dari ruangan.Noel yang akhirnya paham apa yang terjadi bergumam pelan dalam hati. ‘Pantes aja aku nggak dikasih tau. Pasti langsung ngasih tau Kak Amelia sih kalau tau.’Seorang perias kemudian m
Last Updated: 2026-02-13
Chapter: Bab 197 — Permintaan Maaf
"Hah? Apa tuh maksudnya?" tanya Karina keheranan, terdengar tak terima. "Ya harus jadilah!""Ini misalkan aja," ucap Kayden sedikit merapalkan perkataannya.Karina langsung membalas penuh penekanan. "Nggak bisa, tetap harus jadi! Nggak ada lagi perempuan yang bisa aku restuin buat nikah sama Papa kecuali Amelia. Titik!"Kayden mengerjap pelan, namun akhirnya tertawa kecil. Dia sedikit terhibur mendengar dukungan putrinya."Ya udah. Makasih, ya," katanya sembari mengusap pelan rambut Karina. "Kamu tidur aja sana. Papa mau istirahat."Karina akhirnya mengangguk. Dia berdiri dan berjalan keluar dari kamar ayahnya.Keesokan paginya, Kayden menjalani hari-hari seperti biasa. Dia tengah memasak sarapan untuk dirinya dan putrinya. Tapi setiap berkumpul di meja makan, seperti ada yang kurang.Setelah kepergian Amelia, di rumah mereka kembali terasa sepi. Tapi Kayden tetap berusaha untuk terbiasa.Di saat Kayden sibuk memasak, terdengar teriakan Karina yang memanggil."Papa!"Kayden menoleh da
Last Updated: 2026-02-12
Chapter: Bab 196 — Kelayakan
'Jadi karena mereka, aku nggak bisa ketemu sama Kay?' gumam Amelia pada dirinya sendiri.Dalam hati terasa berdenyut sakit mendengar hal ini. Amelia tak menyangka orang tuanya sendiri yang menjauhkan Kayden darinya.Tak ingin menyimpan kekesalannya sendiri, Amelia langsung menghampiri kedua orang tuanya."Maksudnya Mama tadi apa, ya?" tanyanya tanpa basa-basi.Kedua orang tua itu tersentak kaget. Aurel terbata-bata. "A-Amel. Kamu nggak ke kantor kamu?""Aku tanya, maksud omongan Mama tadi apa?" Amelia mengulangi kalimatnya, tak peduli dengan pertanyaan Aurel. "Kalian yang bikin aku nggak bisa ketemu sama Kayden?"Wajah Amelia sedikit memerah, matanya melotot marah. Aurel menelan ludah, dan langsung menatap suaminya, seolah meminta bantuan.Karena sudah terlanjur ketahuan, Nathan akhirnya berdiri. Dia menghampiri Amelia dan mengulurkan tangannya."Nak, dengerin dulu—"Tapi Amelia menepis tangan ayahnya. Wajahnya tampak tak akan mempan dengan bujukan."Aku cuma mau penjelasan!"Nathan m
Last Updated: 2026-02-12
Chapter: Bab 195 — Menjauh
"Nggak, kok. Dia nggak bisa dateng karena kerjaan," sahut Amelia dengan nada keheranan. "Dia nggak bilang apa pun ke kamu?"Karina segera menggeleng sebagai jawaban. Amelia kembali terdiam. Alisnya mengerut, berpikir keras.Rian, melihat situasi yang canggung dan membingungkan ini segera menyela. "Ekhem, ini ada bingkisan, Mel. Saya kut seneng kamu bisa ketemu orang tua kamu."Rian mencoba mengalihkan perhatian. Amelia pun kembali fokus pada tamunya. Bibirnya mengulas senyuman tipis."Oh, iya. Makasih, Kak." Amelia kemudian menoleh pada sepupunya. "Noel, ajak Karina sama Kak Rian ke halaman belakang, ya. Aku mau bawa minuman dulu."Noel mengangguk dan membawa mereka menuju halaman belakang, walau terlihat ekspresi Rian waspada pada pemuda itu. Dengan posesif dia merangkul Karina di sampingnya.Di halaman belakang, orang tua Amelia menyambut Karina dan Rian dengan ramah.Sedangkan Amelia, dia pergi ke dapur bukan untuk mengambil minuman dulu, melainkan mengeluarkan ponselnya. Perasaann
Last Updated: 2026-02-12
Dokter Ilahi Jay Issac

Dokter Ilahi Jay Issac

Jay Issac seorang menantu matrilokal keluarga Cole. Dia mendapati istrinyaーLisa Cole, berselingkuh dengan Regan Gray. Jay tidak disukai oleh mertua, istri dan ipar-iparnya. Dia kemungkinan akan menghadapi perceraian. Semua itu karena latar belakang Jay yang tidak sepadan dengan keluarga Cole. Jay yatim piatu, tuna wisma dan pengangguran. Tapi sebenarnya, dia adalah seorang Tuan Muda misterius yang memiliki banyak uang. Karena suatu insiden, dia memiliki kemampuan medis yang luar biasa.
Read
Chapter: Chapter 38
Kali ini, reaksi Lisa bukan pura-pura. Itu adalah reaksi yang nyata.Lisa menoleh cepat ke arah Riani.“Apa aku pernah buat keputusan kayak gitu? Aku nggak merasa menghentikan dana pengobatan Veel. Aku sudah melakukannya sesuai permintaan Nenek.”Riani terlihat terkejut. Dia langsung membuka tablet di tangannya. Jari-jarinya bergerak cepat menelusuri data.“Saya… saya nggak menemukan perintah resmi dari Anda, Bu,” jawabnya gugup.Melati menyipitkan mata.“Jadi kamu nggak tau?” suaranya rendah, tapi mengandung tekanan.Lisa menggeleng cepat. Lalu melirik jam tangannya. “Ini udah waktunya rapat harian. Aku—”Melati geram. “Apa nyawa anakmu nggak lebih penting daripada rapat? Asal kamu tau, Lisa. Kantor akan terus beroperasi tanpa kamu.”Lisa menjadi serba salah. Dia memang akan bercerai dengan Jay. Tapi Veel?Lisa telah bersusah payah untuk mendapatkan pengakuan kakek dan neneknya. Sampai akhirnya, baru beberapa tahun ini dia mendapatkan kepercayaan dan pengakuan dari keluarga Cole.
Last Updated: 2026-04-08
Chapter: Chapter 37
Gedung utama Grup Cole berdiri di pusat kota Blackridge, tinggi, modern, dan terlihat dingin.Fasadnya didominasi kaca gelap yang memantulkan langit seperti cermin, membuat gedung itu tampak tak tersentuh dan berjarak.Logo Cole Group terpampang besar di bagian atas dengan desain minimalis namun tegas, melambangkan kekuasaan dan kontrol.Mobil hitam sedan berhenti tanpa suara di pintu samping.Pandu Darma menoleh ke belakang. “Nyonya, kita sudah sampai.”Liora turun lebih dulu membukakan pintu mobil untuk Melati.“Silakan, Nyonya.”Melati turun perlahan. Hari ini, dia tidak ingin disambut oleh siapapun di kantor. Dia ingin melihat… apa yang sebenarnya terjadi!Begitu memasuki lobi, suasana langsung terasa berbeda. Melati langsung masuk ke lift menuju lantai 17, di sanalah ruangannya berada. Di Lantai 17. Beberapa karyawan yang melihatnya tampak terkejut. Ada yang buru-buru menunduk. Ada juga yang saling bertukar pandang. Seolah… mereka menyembunyikan sesuatu.Begitu melewati ruangan
Last Updated: 2026-04-08
Chapter: Chapter 36
Keesokan hari di Mega Kemuning. Liora datang ke kamar Melati. Wajahnya lesu dan tatapannya berbeda dari hari-hari sebelumnya. Dia berdiri di depan Melati. “Nyonya Besar,” sapa Liora.“Gimana? Yang ku suruh cari info, udah dapat belum?”Liora mengangguk. “Ini data yang Anda minta.”Liora menyerahkan sebuah dokumen hitam berisi data-data yang diinginkan Melati.“Bagus,” kata Melati. Melati meminum teh dengan anggun. Setelah kejadian semalam di pesta ulang tahunnya, Melati meminta Liora untuk menyelidiki keluarga Domani dan keluarga Boni. Karena Melati merasa, kedua keluarga tersebut sangat dekat dengan Jay. Melati hanya ingin menyelamatkan pernikahan cucunya. Jay adalah pria pendiam dan setia. Jadi Melati sangat yakin, Jay tidak pandai menggoda wanita. Sambil menundukkan kepala, Liora mulai melaporkan pekerjaannya. “Saya udah suruh anak buah menyebar dan mencari Nona Veel ke seluruh penjuru Issac Hospital. Tapi, mereka nggak menemukannya. Saat bertanya ke bagian administrasi, me
Last Updated: 2026-04-08
Chapter: Chapter 35
“Tapi, diantara empat keluarga itu…”Jay tetap berdiri di depan jendela. Cahaya kota memantul samar di matanya yang gelap. Ruangan kembali sunyi. Tidak ada yang berani menyela.Jay menggeleng tipis.“Yang lain… masuk akal. Keluarga Boni, Domani, Winata… mereka punya motif.”Dia berhenti sejenak.“Tapi keluarga Cole? Aku nggak yakin. Mereka nggak punya bisnis di kota Redlock. Nggak terlibat bisnis kotor.”Nada suaranya berubah. Lebih rendah dan lebih berat.Martinus sedikit mengangkat kepala. “Tuan Muda, semua bukti—”“Aku bilang, nggak mungkin.”Kali ini tegas. Tidak keras, tapi tidak bisa dibantah.Dokter Idris melirik Jay sekilas. Dia tahu… ini bukan sekadar analisis. Ini sesuatu yang lebih dalam.Jay berbalik dari jendela. Tatapannya tajam, tapi ada sesuatu yang tertahan di dalamnya.“Keluarga Cole saat itu baru naik,” lanjutnya. “Mereka belum punya posisi untuk masuk ke lingkaran atas itu.”Martinus membuka salah satu berkas lagi, mencoba tetap objektif. “Justru karena itu, Tuan.
Last Updated: 2026-04-04
Chapter: Chapter 34
Setelah menyelimuti Veel dan memastikannya tidur nyenyak, Jay masuk ke ruang kerja yang terletak di ujung koridor Utara villa. Di sana, Martinus sudah menunggunya. “Tuan Muda,” sapa Martinus. Jay datang bersama Dokter Idris. Sementara Della sudah pergi beristirahat di kamarnya yang terletak di sebelah kamar Veel. Jay duduk di meja kerja. “Kapan sampai?” tanya Jay. Dia membakar rokok. “Dua jam lalu,” jawab Martinus.Mata Jay fokus menatap sebuah kotak hitam di depannya. Martinus menyodorkan kotaknya. “Semua ini adalah bukti terakhir yang didapatkan mata-mata kita sebelum tewas.”Asap rokok mengepul pekat di udara. Jay tidak langsung menyentuh isi kotak itu. Tatapannya diam, seolah sudah menebak bahwa apa yang ada di dalamnya… bukan sesuatu yang sederhana.Jay menjepit rokok di sela-sela bibirnya. Akhirnya, dia membuka kotaknya perlahan.“Ehm?” Isinya bukan rekaman modern. Tidak ada CCTV ataupun file digital yang mencolok.Yang ada… justru hanyalah potongan masa lalu.Dahi Dokter
Last Updated: 2026-03-26
Chapter: Chapter 33
“Dokter Hazel, makasih untuk bantuanmu malam ini.”Jay berkata dengan tulus. Dia berdiri di sisi mobil “Jangan sungkan begitu, Tuan Jay,” balas Hazel, ramah. “Udah larut. Ayo bawa Veel kembali ke rumah sakit.”Sesuai dengan rencana awal, Jay tidak membawa Veel kembali ke rumah sakit. Tetapi, membawanya pulang ke perumahan elite Bukit Rajawali Emas. Jay menggeleng. “Aku mau bawa Veel Pulang ke rumah kami.”Hazel sedikit bingung. Sebab menurut laporan dari asistennya, Jay dan Lisa sedang menghadapi perceraian. Apalagi, Jay sudah membawa Veel keluar dari rumah keluarga Cole. Jadi sebenarnya, ke mana Jay akan membawa anaknya pulang? Hazel tidak percaya. “Rumah? Maaf, kalo aku lancang. Tapi, bukannya selama ini kamu dan Veel tinggal di siniーdi rumah keluarga Cole? Dan, pengobatan Veelー”Jay tertawa pelan. “Aku punya rumah sederhana di tengah kota. Kalo nggak keberatan, nanti aku akan atur waktu untuk undang kamu datang makan bersama kami. Gimana?”“Mengenai pengobatan Veel, Dokter Idr
Last Updated: 2026-03-25
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status