Janda Muda (Indonesia)

Janda Muda (Indonesia)

last updateTerakhir Diperbarui : 2022-10-31
Oleh:  Maitra TaraOngoing
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
9.9
71 Peringkat. 71 Ulasan-ulasan
53Bab
141.7KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

"Masih muda kok jadi janda, ya? Pasti gak pinter melayani suami!" "Janda sih janda ... tapi jangan sampai bikin orang lain jadi janda juga, dong! Janda tuh diam aja di rumah! Jangan suka menggoda suami orang!" Perempuan mana yang ingin jadi janda? Apalagi, usianya masih muda. Selain cibiran, menjadi janda juga seolah-olah adalah sebuah dosa besar. Akankan Kenanga mampu menghadapi terpaan hidup yang menimpanya dan membesarkan anaknya seorang diri? "Kalau aku bisa memilih, aku tidak akan memilih menjadi janda. Karena janda itu bukan pilihan melainkan takdir!" -Kenanga Larasati-

Lihat lebih banyak

Bab 1

Kemarahan Bapak

"Dulu kan sudah Bapak bilang. Jangan menikah dengan Bram. Dia itu lelaki tidak baik! Ganteng, iya. Kaya, memang! Tapi, kalau tidak bertanggung jawab buat apa, Kenanga?!" omel Handoko pada putrinya semata wayang yang baru saja selesai menidurkan kedua buah hatinya.

Baru sore tadi Kenanga tiba dari Jakarta setelah menyelesaikan sidang cerainya dengan Bram, pria yang dulu pernah dicintainya setengah mati. Ya, dulu. Sebelum ketahuan dia memiliki wanita lain, yang lebih muda dari Kenanga dan menjadikan gadis itu sebagai simpanan.

Wanita yang kini usianya ada di awal tiga puluh itu hanya menunduk. Apa yang dikatakan Bapaknya benar. Dulu, tak ada yang menyetujui ketika Bram melamarnya. Tetapi, Kenanga tetap bersikeras. Bagaimana pun juga dia harus menikah dengan Bram. Bukan lantaran hamil di luar nikah. Tetapi karena cinta.

"Kalau sudah begini, ke mana perginya cinta yang dulu kamu bangga-banggakan? Secepat itu kah cinta mu hilang ditelan lautan? Baru tujuh tahun kalian menikah dan kini sudah kandas!" lanjut Handoko lagi. Belum puas ia memarahi putrinya.

Lelaki yang sudah baya itu marah, kecewa, sekaligus prihatin dengan nasib putrinya. Rumah tangganya sedang guncang tapi sama sekali tidak memberi tahu orangtuanya. Setelah putusan cerai, tiba-tiba pulang kampung dengan memboyong dua anaknya yang masih berusia enam tahun. 

"Kenapa baru pulang sekarang? Kenapa tidak pernah cerita pada Bapak dan Ibu mu? Apa kamu menganggap kami sudah mati? Jawab Bapak,Kenanga!"

Tak tahan melihat anak semata wayang dimarahi, Melati, Ibu Kenanga akhirnya ambil suara. "Sudahlah, Pak. Biarkan Kenanga istirahat dulu. Dia pasti lelah karena menyetir sendiri dari Jakarta."

"Ini karena Ibu terlalu memanjakan anak! Apa saja selalu dituruti!"

"Lho, kok jadi Ibu yang salah? Kalau bukan Ibu yang nuruti, siapa lagi? Kenanga anak kita satu-satunya. Sudah kewajiban Ibu memanjakan anak!"

Kenanga menarik napasnya dalam-dalam sebelum membuka mulut. Ia tahu akan begini kejadiannya. Bapak pasti akan menyalahkan pilihannya. "Maafkan Nanga, Pak, Bu. Cuma itu yang bisa Nanga ucapkan sekarang."

Handoko berdiri dari posisi duduknya dan mendekati Kenanga yang duduk di hadapannya. "Kamu?! Memangnya maaf bisa mengembalikan hidup mu?! Bisa menyatukan kembali rumah tangga mu yang sudah hancur berkeping-keping? Bisa mengobati rasa kecewa dan sakit hati Bapak?" sentak Handoko hendak menampar putrinya namun buru-buru dicegah oleh istrinya. 

"Sudah, Pak! Sudah! Bukan cuma Bapak yang sakit hati dan kecewa! Ibu juga! Dan Kenanga juga sakitnya pasti melebihi kita!" teriak Ibu dengan cucuran air mata yang mau tak mau harus dikeluarkan.

"Huumph! Terserah apa kata Ibu! Sekarang, Bapak tidak mau lagi ikut campur dengan hidup mu!" balas Handoko melepaskan tangan istrinya dan langsung pergi dari ruang keluarga menuju kamarnya. Sedangkan Melati, tak sanggup berkata apa-apa lagi. Ia mendekati Kenanga yang hanya tertunduk lesu namun tak menangis. Tak ada air mata yang keluar dari kelopa matanya yang indah. Air matanya telah terkuras habis. Tak ada yang tersisa.
Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Peringkat

10
94%(67)
9
0%(0)
8
0%(0)
7
3%(2)
6
1%(1)
5
0%(0)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
0%(0)
1
1%(1)
9.9 / 10.0
71 Peringkat · 71 Ulasan-ulasan
Tulis Ulasan

Ulasan-ulasanLebih banyak

Ainun Fauziah
Ainun Fauziah
ada lanjutan ny g?
2023-09-14 16:07:51
1
0
Cinthia Sari
Cinthia Sari
lanjutannya mana ini? dah mau setahun ga ada lanjutannya?
2023-02-17 07:01:45
0
1
Murni Aty
Murni Aty
ceritanya ga bakal dilanjut ini thor??
2022-06-11 08:04:32
0
0
Paradista
Paradista
Kak Tara, ayo lanjut, seru cerotanya, banyak yang nungguin ...
2022-03-01 19:55:37
0
1
Reynhie Sido
Reynhie Sido
bagus ceritanya
2021-09-12 09:20:17
0
0
53 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status