author-banner
Siapaja
Siapaja
Author

Romances de Siapaja

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Rangga dan Berlin punya satu kesamaan: mereka muak menjadi boneka bisnis keluarga. Demi menghindari perjodohan paksa dengan "anak orang kaya manja," keduanya kabur dari kencan buta mereka dan bertemu secara tak sengaja di sebuah bar pinggiran kota. Mabuk oleh rasa frustrasi dan keinginan memberontak, mereka membuat kesepakatan gila: menikah kontrak untuk membungkam orang tua mereka. Syaratnya sederhana—hidup mandiri dan sederhana tanpa bantuan keluarga. Rangga mengaku sebagai pengangguran yang sedang merintis usaha, sementara Berlin mengaku sebagai staf administrasi biasa. Namun, menjalani peran "orang miskin" ternyata jauh lebih sulit daripada memimpin rapat direksi. Di balik daster murah Berlin tersimpan kartu kredit black card, dan di balik kaos oblong Rangga tersembunyi aset triliunan rupiah. Masalah terbesar muncul ketika cinta mulai tumbuh di tengah kebohongan: Bagaimana mereka menjelaskan bahwa pasangan yang mati-matian mereka hindari sebenarnya adalah orang yang kini tidur di samping mereka? Ini adalah kisah tentang dua "Sultan" yang berpura-pura miskin demi mencari cinta yang tulus.
Ler
Chapter: BAB 73: Sandera Bernama Bambang dan Misi Menuju Swiss
Berikut adalah Bab 73. Sesuai dengan panduan penulisan cerita panjang, kita akan memperluas latar belakang masa lalu karakter dan menempatkan protagonis dalam dilema baru yang lebih berat untuk menjaga ketegangan cerita. Tanda hubung panjang juga telah dihilangkan sepenuhnya agar alur bacaan tetap rapat dan cepat.BAB 73: Sandera Bernama Bambang dan Misi Menuju SwissLokasi: Ruang Sortir Tunai, Bank Mega KaryaSuara riuh rendah para pengemudi ojol yang sedang merayakan penemuan tas mewah Nyonya Pramono mendadak terasa jauh di telinga Rangga. Dunia di sekelilingnya seolah be
Última atualização: 2026-09-29
Chapter: BAB 72: Uang Tebusan Triliunan dan Invasi Pasukan Aspal
Lokasi: Ruang Sortir Tunai (Lantai Dasar), Bank Mega KaryaEnam laras senapan serbu berperedam membidik tepat ke arah tumpukan karung uang. Lampu laser merah menari nari di dahi Rangga, Berlin, dan Nyonya Pramono.Nyonya Pramono memeluk karung berisi uang pecahan seratus ribu rupiah erat erat sambil memejamkan mata. Bibirnya komat kamit membaca doa yang tercampur aduk dengan keluhan."Ya Tuhan, kalau memang harus mati malam ini, tolong jangan di atas karung goni yang bau apek ini. Kulit Mama sensitif..." rintih Nyonya Pramono gemetar."Ma, plis deh. Peluru itu nggak peduli kulit Mama pakai skincare apa," bisik Berlin sambil menahan nyeri di tulang bahunya yang terkilir akibat menarik Rangga tadi. Meskipun terpojok
Última atualização: 2026-09-29
Chapter: BAB 71: Akrobat Udara dan Panjat Pinang Kematian
Lokasi: Ruang Brankas VIP, Bank Mega KaryaAsap putih pekat menyembur dengan desisan marah dari tabung logam di lantai. Ruangan bundar itu seketika berubah menjadi oven gas beracun. Mata Rangga mulai perih. Tenggorokannya terasa seperti disikat menggunakan kawat cuci piring."Tutup hidung pakai baju! Bernapas lewat mulut pelan pelan!" teriak Rangga. Suaranya teredam oleh lengkingan sirene brankas.Nyonya Pramono terbatuk batuk hebat. Wajah riasannya luntur berantakan.
Última atualização: 2026-03-04
Chapter: BAB 70: Peretas Terjebak dan Hitung Mundur Kematian
Lokasi: Ruang Brankas VIP (Lantai B3), Bank Mega KaryaLampu neon putih kini berganti menjadi kedipan merah yang menyakitkan mata. Suara sirene meraung memantul di dinding dinding baja bawah tanah.Namun bagi Rangga, suara yang paling keras adalah detak jantungnya sendiri. Surat pengakuan mendiang ayah angkatnya terlepas dari tangannya, melayang jatuh ke lantai marmer yang dingin.Karakter Rangga yang biasanya jenaka dan penuh akal jalanan mendadak hancur. Wajahnya pias. Selama ini dia mengira Tuan Pramono adalah malaikat penolong yang mengangkatnya dari panti asuhan. Ternyata, pria itu ada
Última atualização: 2026-03-04
Chapter: BAB 69: Brankas Utama dan Warisan Berdarah
Lokasi: Bengkel Bang SomadPukul 01.15 WIB."Ma, bangun." Rangga mengguncang pelan bahu ibu angkatnya.Nyonya Pramono membuka mata dengan kaget. Wajahnya pias melihat tumpukan ban bekas di sekelilingnya. Dia hampir lupa kalau keluarganya kini berstatus buronan."Kita harus ke Bank Mega Karya sekarang," kata Rangga cepat. Suaranya ditekan sekecil mungkin. "Ada token fisik di kotak deposit rahasia Papa. Cuma sidik jari Mama yang bisa buka. Itu satu satunya cara menguras uang Vanguard."Nyonya Pramono memucat. "Ke bank? Rangga,
Última atualização: 2026-03-04
Chapter: BAB 68: Markas Gerilya dan Sinyal Balasan
Jalanan aspal mulus berganti menjadi jalan tanah berbatu. BMW Seri 7 yang dikemudikan Rangga berguncang keras. Bumper mobil mewah itu sesekali bergesekan dengan polisi tidur semen yang dibuat asal asalan oleh warga. Kaca mobil diturunkan. Bau khas Sungai Ciliwung dan asap pembakaran sampah langsung memenuhi kabin yang sebelumnya wangi parfum mobil mahal. Nyonya Pramono menutup hidungnya dengan saputangan sutra yang sudah basah oleh air mata. Tuan Wibawa terus merangkul istrinya sambil menatap waspada ke luar jendela. Rangga menghentikan mobil tepat di depan sebuah bengkel motor berlantai dua yang sangat sempit. Pintu ro
Última atualização: 2026-03-02
Você também pode gostar
Perjanjian Di Ujung Pengkhianatan
Perjanjian Di Ujung Pengkhianatan
Rumah Tangga · Syaard86
1.9K visualizações
Membangun Cinta
Membangun Cinta
Rumah Tangga · Ely Adalia
1.9K visualizações
Istri Kedua Sang Duda
Istri Kedua Sang Duda
Rumah Tangga · Wiedy_wynk
1.9K visualizações
Penyesalan Talak Tiga
Penyesalan Talak Tiga
Rumah Tangga · Putri Rellisya
1.9K visualizações
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status