Map
author-banner
Siapaja
Siapaja
Author

Novels by Siapaja

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Rangga dan Berlin punya satu kesamaan: mereka muak menjadi boneka bisnis keluarga. Demi menghindari perjodohan paksa dengan "anak orang kaya manja," keduanya kabur dari kencan buta mereka dan bertemu secara tak sengaja di sebuah bar pinggiran kota. Mabuk oleh rasa frustrasi dan keinginan memberontak, mereka membuat kesepakatan gila: menikah kontrak untuk membungkam orang tua mereka. Syaratnya sederhana—hidup mandiri dan sederhana tanpa bantuan keluarga. Rangga mengaku sebagai pengangguran yang sedang merintis usaha, sementara Berlin mengaku sebagai staf administrasi biasa. Namun, menjalani peran "orang miskin" ternyata jauh lebih sulit daripada memimpin rapat direksi. Di balik daster murah Berlin tersimpan kartu kredit black card, dan di balik kaos oblong Rangga tersembunyi aset triliunan rupiah. Masalah terbesar muncul ketika cinta mulai tumbuh di tengah kebohongan: Bagaimana mereka menjelaskan bahwa pasangan yang mati-matian mereka hindari sebenarnya adalah orang yang kini tidur di samping mereka? Ini adalah kisah tentang dua "Sultan" yang berpura-pura miskin demi mencari cinta yang tulus.
Read
Chapter: BAB 71: Akrobat Udara dan Panjat Pinang Kematian
Lokasi: Ruang Brankas VIP, Bank Mega KaryaAsap putih pekat menyembur dengan desisan marah dari tabung logam di lantai. Ruangan bundar itu seketika berubah menjadi oven gas beracun. Mata Rangga mulai perih. Tenggorokannya terasa seperti disikat menggunakan kawat cuci piring."Tutup hidung pakai baju! Bernapas lewat mulut pelan pelan!" teriak Rangga. Suaranya teredam oleh lengkingan sirene brankas.Nyonya Pramono terbatuk batuk hebat. Wajah riasannya luntur berantakan.
Last Updated: 2026-03-04
Chapter: BAB 70: Peretas Terjebak dan Hitung Mundur Kematian
Lokasi: Ruang Brankas VIP (Lantai B3), Bank Mega KaryaLampu neon putih kini berganti menjadi kedipan merah yang menyakitkan mata. Suara sirene meraung memantul di dinding dinding baja bawah tanah.Namun bagi Rangga, suara yang paling keras adalah detak jantungnya sendiri. Surat pengakuan mendiang ayah angkatnya terlepas dari tangannya, melayang jatuh ke lantai marmer yang dingin.Karakter Rangga yang biasanya jenaka dan penuh akal jalanan mendadak hancur. Wajahnya pias. Selama ini dia mengira Tuan Pramono adalah malaikat penolong yang mengangkatnya dari panti asuhan. Ternyata, pria itu ada
Last Updated: 2026-03-04
Chapter: BAB 69: Brankas Utama dan Warisan Berdarah
Lokasi: Bengkel Bang SomadPukul 01.15 WIB."Ma, bangun." Rangga mengguncang pelan bahu ibu angkatnya.Nyonya Pramono membuka mata dengan kaget. Wajahnya pias melihat tumpukan ban bekas di sekelilingnya. Dia hampir lupa kalau keluarganya kini berstatus buronan."Kita harus ke Bank Mega Karya sekarang," kata Rangga cepat. Suaranya ditekan sekecil mungkin. "Ada token fisik di kotak deposit rahasia Papa. Cuma sidik jari Mama yang bisa buka. Itu satu satunya cara menguras uang Vanguard."Nyonya Pramono memucat. "Ke bank? Rangga,
Last Updated: 2026-03-04
Chapter: BAB 68: Markas Gerilya dan Sinyal Balasan
Jalanan aspal mulus berganti menjadi jalan tanah berbatu. BMW Seri 7 yang dikemudikan Rangga berguncang keras. Bumper mobil mewah itu sesekali bergesekan dengan polisi tidur semen yang dibuat asal asalan oleh warga. Kaca mobil diturunkan. Bau khas Sungai Ciliwung dan asap pembakaran sampah langsung memenuhi kabin yang sebelumnya wangi parfum mobil mahal. Nyonya Pramono menutup hidungnya dengan saputangan sutra yang sudah basah oleh air mata. Tuan Wibawa terus merangkul istrinya sambil menatap waspada ke luar jendela. Rangga menghentikan mobil tepat di depan sebuah bengkel motor berlantai dua yang sangat sempit. Pintu ro
Last Updated: 2026-03-02
Chapter: BAB 67: Titik Laser Merah dan Pelarian di Tengah Malam
Lokasi: Basement Parkir VVIP, Hotel Grand Cakrawalalayar ponsel Rangga menjadi gelap. Namun bayangan titik merah di dada istrinya tercetak jelas di retinanya. Jantung Rangga seperti diremas tangan raksasa. Jarak dari Senayan ke townhouse di pinggiran Jakarta Selatan memakan waktu setidaknya empat puluh menit dengan Vespa. Sangat tidak mungkin."Darmawan!" bentak Rangga, berbalik menatap pria tua yang masih gemetar memeluk tas kerjanya. "Mana kunci mobil lo?!""A-apa?""Kunci mobil! Cepet!" Rangga merebut paksa kunci BMW Seri-7 dari tangan Darmawan, menekan
Last Updated: 2026-03-02
Chapter: BAB 66: Negosiasi Berdarah dan Skandal Sang Pengkhianat
Lokasi: Basement Parkir VVIP, Hotel Grand CakrawalaGema tawa Pak Darmawan memantul di dinding beton basement yang lembab. Tawa itu terdengar sumbang dan dipaksakan. Pria tua beruban itu mencoba memperbaiki letak jas mahalnya, berusaha menutupi kegugupannya di hadapan Rangga yang menghalanginya."Jalanan? Kamu mau menakut-nakuti saya dengan preman terminal, Nak Rangga?" Pak Darmawan mendengus meremehkan. "Valerie dan The Vanguard bisa membeli seluruh jalanan di Jakarta ini sebelum kamu selesai menyeduh kopi. Kamu pikir gertakan ojolmu itu sebanding dengan triliunan rupiah yang mereka bawa?"Rangga tetap bersandar santai di kap mobil BMW Darmawan. Dia memutar-mutar kunci Vespanya dengan jari telunjuk."Triliunan rupiah itu angka di layar, Pak. Tapi kalau ban mobil Bapak dibocorin tiap hari, kaca rumah Bapak dilempar batu tiap malam, dan muka Bapak viral di semua grup WhatsApp se-Indonesia... duit triliunan itu nggak bakal bisa beli ketenangan tidur Bapak," balas Rangga tenang, memotong
Last Updated: 2026-03-02
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status