author-banner
Jesi Sanctuary
Jesi Sanctuary
Author

Romans de Jesi Sanctuary

PERNIKAHAN DADAKAN DENGAN MANTAN

PERNIKAHAN DADAKAN DENGAN MANTAN

Menikah dengan mantan sendiri bukan 'wishlist' yang Karuna tulis dalam buku catatannya. Apalagi mantan yang sekarang bicara seperlunya, berekspresi secukupnya, dan entah bagaimana itu terlihat jauh lebih menjengkelkan di matanya. Rajendra menikah seperti menyelesaikan agenda harian, sementara Karuna menikah dengan sisa kewarasan. Mereka sepakat menjaga batas. Tidak mengungkit masa lalu. Tidak terlalu dekat. Tidak memberi ruang untuk perasaan lama kembali hidup. Sayangnya, hidup satu atap tidak sesederhana itu. Mulai dari pertengkaran kecil yang tidak penting, momen canggung yang terlalu intim, sampai perhatian-perhatian kaku yang justru terasa paling berisik—Karuna mulai menyadari satu hal. Mungkin yang berbahaya bukan perjodohan ini. Melainkan fakta bahwa jatuh cinta pada orang yang sama … ternyata bisa terjadi dua kali.
Lire
Chapter: BAB 7 - VACUUM DAN NODA YANG PAHIT
Sore itu, Karuna sebenarnya tidak punya alasan jelas untuk terlihat sibuk. Rumah itu sudah terlalu bersih sejak pagi–lantainya mengkilap, meja-meja bebas debu, bahkan bunga di sudut ruang tamu tampak seperti baru diganti setiap hari.“Bosen,” adunya, entah pada siapa. Ia masih duduk bersandar di atas sofa, sambil memeluk bantal dengan bibir mencebik. Oh, gadis itu memang belum kembali ke kamarnya sejak makan siang. Ia menghabiskan harinya dengan menonton drama korea di ruang tamu, dengan televisi besar di sana. Sekarang sudah pukul empat sore.“Rumah segede ini masa nggak ada kerjaan,” gumamnya sendiri.Tanpa sadar maniknya menjelajah, kemudian menemukan satu alat yang ukurannya sedang hingga selutut. Senyumanya naik, menghampiri robot vacuum itu. Dinyalakan dengan pengetahuan sekadarnya–ya, di rumahnya yang meski sudah besar itu, mereka tidak punya alat-alat seperti ini. “Woah, woah, nyala!”Robot vacuum itu mulai bergerak, berputar patuh di dekat kakinya. Karuna jelas tidak menga
Dernière mise à jour: 2026-03-02
Chapter: BAB 6 - PAGI PERTAMA
Karuna terbangun dengan kepala berat, sisa kantuk masih menempel di pelupuk matanya. Ia mengucek wajah pelan–tidurnya baru benar-benar lelap sekitar pukul dua pagi. Saat melirik jam di atas nakas, jarumnya sudah menunjuk pukul delapan.Delapan.Angka itu langsung menampar kesadarannya.Isteri.Karuna mendengus kecil sambil mendudukkan badan. Tidak ada suara berisik dari dapur–atau memang tidak cukup dekat untuk terdengar? Tetapi yang jelas, tidak ada yang mengetuk pintu atau menyuruhnya bangun.Karuna turun ke lantai bawah masih mengenakan piyama–ia hanya mencuci muka dan menggosok gigi sebelumnya. Rambutnya bahkan belum sempat dirapikan.Baru dua langkah memasuki ruang makan, ia mengerjap saat seorang wanita paruh baya keluar dari dapur.“Selamat pagi, Nyonya. Saya Natri, asisten rumah tangga di rumah ini.”Senyumnya teduh–anehnya itu mengingatkan Karuna pada Marlina. Sosok cerewet yang baru sehari tidak ia temui tapi sudah ia rindukan.Karuna langsung mengibaskan tangan kecil. “Jang
Dernière mise à jour: 2026-03-02
Chapter: BAB 5 - MALAM TAK WARAS
Begitu pintu utama terbuka, Karuna refleks merapatkan bibir. Karuna tahu betul dirinya bukan orang susah. Rumah keluarganya juga besar, warisannya banyak. Pantas.Namun, sejak pajero Rajendra berbelok masuk ke dalam kompleks mewah ini saja, Karuna paham satu hal. Gerbang hitam menjulang, lengkap dengan petugas keamanan, hunian ini meninggalkan kesan mewah lewat standar yang berbeda. Lalu garasi yang luas–ini bahkan bukan rumah utama keluarga Witjaksana, akan tetapi, setelah Karuna hitung cepat, bisa menampung empat mobil tanpa saling senggol. “Semuanya ini … kamu bayar sendiri?” Jangan salahkan Karuna yang tak bisa menahan rasa penasarannya.Rajendra tidak terlihat terganggu, ia menutup pintu, geraknya efisien. “Sebagian warisan,” katanya singkat. Karuna ber-oh-ria saja. Ruang tamu itu lagi-lagi sukses membuat Karuna merasa sedang berada di katalog interior kelas atas. Lantai marmer mengilap, sofa besar, lampu gantung kristal, hingga tangga siku yang menghubungkan lantai satu dan
Dernière mise à jour: 2026-02-24
Chapter: BAB 4 - PESTA PERNIKAHAN
Resepsi digelar di Jakarta, di sebuah ballroom mewah yang menghadap gemerlap lampu ibu kota. Dekorasi didominasi warna putih dan silver, elegan tanpa kesan berlebihan. Rangkaian bunga segar tersusun rapi di setiap meja, sementara lampu kristal menggantung tinggi memantulkan cahaya lembut di atas lantai marmer.Jumlah tamu tidak banyak, namun hampir seluruhnya berasal dari kalangan pebisnis besar dan relasi keluarga–yah, kalian tahu, deretan wajah-wajah yang akrab menghiasi majalah akhir pekan. Suasananya terasa eksklusif, lebih menyerupai pertemuan prestisius daripada pesta yang ramai dan hingar-bingar.Ada permintaan khusus dari Rajendra yang disetujui Karuna, selain tidak diundangnya media elektronik–yang sebetulnya dijunjung oleh Hartono juga Winanto–adalah bahwa tamu tidak diperkenankan melakukan dokumentasi dalam bentuk apapun. Biarlah pernikahan ini jadi cerita hanya bagi yang datang. “Papi percayakan Karuna padamu, Rajendra. Jaga baik-baik, ya?”Dengan begitu, telapak putih K
Dernière mise à jour: 2026-02-24
Chapter: BAB 3 - OBROLAN IRONIS
Sisa dingin selepas hujan masih tersisa di kulit. Jalan setapak taman restoran memantulkan cahaya lampu kekuningan, membuat permukaannya berkilau basah seperti kaca tipis. Karuna yang mengenakan sebuah gaun satin mahogani selutut berlengan pendek itu mengusap siku telanjangnya pelan, mencoba terlihat tenang meski sebenarnya menggigil.Matanya jatuh pada patung air mancur yang terpahat cantik, berbentuk sepasang kekasih yang saling memeluk mesra.Ironis sekali.Bahkan patung pun punya hubungan yang lebih jelas daripada dirinya sekarang.Karuna bukan sosok yang pendiam. Ia banyak bicara, penuh rasa penasaran, dan selalu sibuk. Kalendernya jarang kosong. Pekerjaan menumpuk, rapat menyambung, dikerjarnya investor untuk suntikan dana secara terus-menerus. Apakah ia lelah? Tentu.Sayangnya, ia justru menyukai kesibukan itu. Karena hanya saat sibuk, pikirannya tidak kembali pada hal-hal yang pernah menghancurkannya.“Saya nggak berencana jebak kamu.” Suara berat dari arah belakang membuat K
Dernière mise à jour: 2026-02-24
Chapter: BAB 2 - PERTEMUAN KELUARGA
Kawasan Diponegoro pada sore hari selalu ramai. Di ujung ruangan private Plataran Bandung, dua keluarga duduk dalam lingkar tawa yang terdengar terlalu hangat untuk situasi Karuna.“Nggak nyangka lho kita serius jadi besan begini,” suara lembut itu berasal dari Dahlia Kumala Witjaksana. Nyonya besar keluarga Witjaksana itu selalu anggun dan terdengar tulus. “Rasanya baru kemarin Karuna masih sering mampir ke rumah kami di Bandung, cuma buat minta diajarin Matematika sama Rajendra.”“Tante senang bisa ketemu Karuna lagi.”Nama dan cerita lamanya disebut. Karuna mendongak setelah sejak tadi hanya menunduk, mencoba tersenyum sebisanya. Jemarinya sibuk merapikan serbet di pangkuan, sesuatu yang bahkan tidak perlu dirapikan.“Kerjaannya sekarang di Kantor Resto Dago, ya?” tanya Dahlia ramah.“Iya, Tante,” jawab Karuna singkat.“Rajendra juga keliatan gigih banget sekarang, ya, Har?”Hartono, calon mertuanya tersenyum bangga, menoleh pada putera bungsunya sesekali. “Dia memang lagi sibuk se
Dernière mise à jour: 2026-02-24
Vous vous intéresseriez aussi à
Salah Mencintai
Salah Mencintai
Romansa · Istikharoh
2.5K Vues
Gadis Dua Belas Digit
Gadis Dua Belas Digit
Romansa · Suharni
2.5K Vues
Apartemen Unit 131
Apartemen Unit 131
Romansa · Didnole
2.5K Vues
I NEED YOU
I NEED YOU
Romansa · Apple Blossom
2.5K Vues
Big Al & Little Ai
Big Al & Little Ai
Romansa · Ami Young
2.5K Vues
OBSESI PRIA BERKUASA
OBSESI PRIA BERKUASA
Romansa · Chatrin
2.5K Vues
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status