
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank
Di Akademi Aethelgard, Upacara Manifestasi adalah momen penentu nasib di mana setiap remaja mendapatkan Job Class dan artefak suci. Raka, sang jenius taktis dengan rekam jejak fisik sempurna, diprediksi akan menyandang gelar legendaris seperti Dragon Knight. Namun, saat cahaya merah muda pucat muncul menggantikan pendar emas yang diharapkan, seluruh aula terdiam sebelum akhirnya meledak dalam tawa penghinaan. Alih-alih pedang pusaka, Raka justru mendapatkan sebuah botol susu plastik dengan Class pengasuh bayi peringkat F: Babysitter.
Kehancuran reputasi Raka terjadi dalam sekejap; dari harapan bangsa menjadi bahan lelucon publik dengan skill konyol seperti "Ganti Popok Instan." Sementara dua sahabatnya, Elena dan Tama, melesat menjadi pahlawan Rank SS, Raka harus menelan pil pahit menghadapi kenyataan bahwa dunia sihir dan pedang seolah tidak memiliki tempat bagi seorang pengasuh. Namun, di balik nama kelas yang dianggap remeh, tersimpan anomali sistem yang tidak disadari siapapun. Botol susu di tangannya bukanlah sekadar alat bantu bayi, melainkan artefak dengan potensi pertumbuhan tanpa batas yang mampu menjinakkan entitas paling berbahaya sekalipun.
قراءة
Chapter: Bab 153: CookiesBab 153: CookiesKereta kuda Serikat Dagang Aethelgard melaju perlahan meninggalkan Distrik Satu.Di dalam kabin...Veronica duduk diam.Di pangkuannya terdapat sebuah stoples berisi Banana Cookies.Ia terus menatapnya."..."Mira, dayang pribadinya, akhirnya membuka suara."Nona.""Hm?""Boleh saya mencicipi satu?"Veronica langsung memeluk stoples itu."Tidak."Mira berkedip."...Eh?""Ini tidak boleh dibuka.""Tapi... bukankah ini sampel gratis?""...Benar.""Lalu kenapa tidak boleh dimakan?"Veronica terdiam.Beberapa saat kemudian..."...Ini harga diriku.""...""..."Mira memiringkan kepala."Hah?"Veronica memalingkan wajah."Aku...""...baru pertama kali ditolak."Mira membeku."...Nona.""Ini urusan
آخر تحديث: 2026-07-23
Chapter: Bab 152: Pelanggan ke-100Bab 152: Pelanggan ke-100Mentari pagi menyinari jalan utama Distrik Satu.Embun masih menempel di dedaunan pot bunga yang berjajar rapi di depan bangunan kayu dua lantai bertuliskan Momo Cafe.Di depan pintu masih tergantung sebuah papan kayu kecil.CLOSERaka keluar sambil membawa sapu.Seperti biasa, ia menyapu halaman depan dengan ekspresi datarnya.Namun kali ini suasananya berbeda.Di depan cafe sudah terbentuk antrean pelanggan sejak pagi."Bos! Cepat buka cafenya!""Aku kehabisan Kue Strawberry kemarin!""Aku mau Banana Smoothies!"Raka hanya melirik sekilas."...Ramai."Di dalam cafe, Anna sibuk menyusun loyang-loyang cookies yang baru matang ke dalam etalase.Aroma mentega, pisang, dan vanila memenuhi seluruh ruangan.Tak jauh darinya, Chiki berlari kecil sambil membawa sebutir telur hangat."Ciii!"Anna tersenyum
آخر تحديث: 2026-07-22
Chapter: Bab 151 – PulangBab 151 – PulangSuasana halaman Mansion Gold Glave kembali ramai setelah seluruh kekacauan hari itu berakhir.Para pelayan sibuk membuka gerbang, sementara kereta keluarga yang sedari tadi menunggu mulai bersiap berangkat.Raka, Marco, Bima, Elena, Amanda, dan Kael keluar dari ruang ganti dengan pakaian sehari-hari. Mereka tampak jauh lebih santai dibanding saat memakai pakaian pesta sebelumnya.Raka tersenyum."Ayo pulang."Di depan gerbang, Richard Ironheart sudah berdiri di samping keretanya sambil melambaikan tangan.Bima langsung berlari kecil."Ayah!"Richard tersenyum lebar."Ayo naik. Ayah sengaja menjemputmu. Daripada anakku pulang jalan kaki."Bima tertawa kecil sebelum naik ke dalam kereta.Elena ikut mendekat."Om Richard... boleh nebeng sampai Menara Sihir?""Boleh. Naik saja."Belum sempat Elena melangkah..."Hmph! Hmph!"
آخر تحديث: 2026-07-21
Chapter: Bab 150: Curhatan Dede IanBab 150: Curhatan Dede IanKereta perang keluarga Gold Glave berhenti tepat di depan gerbang mansion.Alaric Gold Glave turun lebih dulu, masih mengenakan mantel Panglima Perang yang dipenuhi debu perjalanan.Di belakangnya, Richard Ironheart ikut turun sambil meregangkan bahunya."Capek juga. Sekalian saja aku jemput Bima. Daripada anak itu pulang sendiri," gumam Richard.Alaric mengangguk singkat."Aku juga ingin melihat keadaan Kael."Keduanya berjalan memasuki aula utama mansion.Belum sempat seorang pelayan menyambut...Langkah mereka mendadak berhenti."...""..."Di ruang tamu...Rose Gold Glave sedang menikmati teh dengan anggun.Kael duduk menunggu teman-temannya ganti baju.Dan di sofa panjang...Seorang pria tampan berwajah muda mengenakan onesie panda hitam putih sedang duduk memeluk boneka panda besar.Empeng masih meng
آخر تحديث: 2026-07-20
Chapter: Bab 149 FittingBab 149 – FittingKereta milik Putri Amanda perlahan memasuki kawasan keluarga Goldglave.Semakin jauh mereka masuk, pemandangan di sekitar berubah drastis.Jalanan batu yang tertata rapi.Deretan taman mawar bermekaran di kedua sisi jalan.Air mancur marmer menghiasi halaman depan.Tak lama kemudian...Gerbang besi hitam perlahan terbuka.Di baliknya berdiri mansion megah tiga lantai dengan pilar-pilar putih menjulang tinggi. Dindingnya dihiasi ukiran emas yang elegan, sementara jendela-jendela kaca besar memantulkan cahaya matahari sore.Di sisi kiri mansion berdiri butik keluarga Goldglave yang terkenal di seluruh Kerajaan Aethelgard.Raka menghentikan langkahnya."...""Wow..."Kael tersenyum kecil."Selamat datang di rumahku, Kak."Raka masih menatap bangunan itu."Kael...""Ini rumahmu?""Iya."Raka menganggu
آخر تحديث: 2026-07-19
Chapter: Bab 148 — DesignBab 148 — DesignMatahari mulai condong ke barat.Suasana Momo Cafe perlahan kembali tenang setelah kesibukan sejak pagi.Veronica dan para pengawalnya telah kembali menuju Serikat Dagang Aethelgard.Anna juga sudah selesai memanggang Banana Biscuit terakhir untuk hari itu.Sementara itu, Frans telah berpamitan untuk mengantarkan sampel ke Guild Petualang.Kini, hanya tersisa keluarga kecil Momo Cafe.Raka menghela napas panjang."Hari ini benar-benar sibuk."Jack tertawa kecil sambil menyandarkan cangkul di bahunya."Padahal kita baru panen pisang."Marco mengangguk."Siapa sangka buah itu langsung berubah jadi produk baru."Bima ikut tertawa."Aku masih penasaran bagaimana rasanya kalau dijadikan kue lain."Anna yang sedang membereskan dapur tersenyum kecil."Masih banyak yang bisa dicoba.""Mungkin nanti."Amanda yang se
آخر تحديث: 2026-07-18