author-banner
Sora Carita
Sora Carita
Author

Novels by Sora Carita

Sebelum Tiga Tahun

Sebelum Tiga Tahun

Tala tidak pernah menyukai Geza. Yang ia tahu, Geza adalah adik dari kakak iparnya yang menjauhi keluarganya mati-matian. Sampai sebuah kecelakaan merenggut kakak mereka sekaligus, meninggalkan Sansaya—anak kecil yang belum genap dua tahun—tanpa orang tua. Demi hak asuh, Tala dan Geza terpaksa tinggal serumah. Namun keadaan menjadi semakin rumit ketika mereka dipaksa membangun “keluarga” agar bisa tetap mempertahankan anak itu dengan—menikah. "Tiga Tahun, Tala. Kita jalani ini selama tiga tahun sampai status Sansa aman. Setelah itu, kita berpisah."
Read
Chapter: Chapter 5
“Kamu gila kalau kamu setuju sama ide konyol itu.”Geza menoleh. “Mungkin.”Sebelum membawa Sansaya ke dokter anak, mereka sempat bicara soal hak wali ke pengacara kenalan Geza. Pengacaranya menyarankan satu hal paling konyol untuk menang dan melindungi semuanya.Menikah. Nikah kontrak, lebih tepatnya. Tala jelas menolak mentah-mentah. Sementara Geza, pria itu tak acuh seperti biasanya. Tidak menolak, tapi juga tidak menyetujui. Dan tiba-tiba malam ini ia langsung setuju begitu saja.“Nikah kontrak nggak seburuk itu, Tala. Saya bisa berikan apa yang kamu mau.” suara Geza datar. "Dan... juga omongan tetangga."Lingkungan tempat tinggal Jani dan Arka adalah kawasan pemukiman yang cukup eksklusif. Meski begitu, hubungan antarwarganya justru hangat dan dekat satu sama lain. Karena itulah dalam situasi seperti sekarang, Tala dan Geza tinggal serumah tanpa status yang jelas cepat atau lambat akan mengundang pertanyaan.Tala sempat berpikir semua ini hanya sementara. Beberapa hari lagi ia a
Last Updated: 2026-05-12
Chapter: Chapter 4
Mobil Geza melaju membelah kemacetan Jakarta yang terasa jauh lebih menyesakkan dari biasanya. Di kursi penumpang, Tala mencoba menyandarkan kepalanya pada kaca jendela yang dingin, mencari sedikit sisa tenaga yang dia punya.“Temen kamu udah pulang langsung kerja?” tanya Geza tanpa sedikit pun mengalihkan pandangan dari aspal di depan.“Iya.” jawab Tala lirih. Matanya menatap kosong ke arah lampu-lampu kendaraan yang mulai menyala di bawah langit mendung.Geza hanya bergumam pendek. Dia tidak menanggapi lebih jauh soal masa depan karir Tala yang sebelumnya memang sudah berantakan. Padahal sebelumnya ia sudah janji pada Jani dan Arka untuk membantu gadis itu.Sepertinya hidup memang sedang dipaksa berhenti untuk mereka semua. Di tengah duka yang belum genap dua minggu, Tala akhirnya mengambil keputusan berat untuk tidak melanjutkan proses rekrutmen di firma arsitektur impiannya.Geza tampak mengerti, atau mungkin pria itu hanya terlalu lelah untuk sekadar bersimpati. Hidup tetap har
Last Updated: 2026-05-12
Chapter: Chapter 3
Menjaga Sansaya setiap hari ternyata sanggup menguras seluruh kewarasan Tala. Begitu dia terbangun, wajah kuyu dengan lingkaran hitam yang menghias bawah mata langsung menyambutnya.Tala melangkah gontai menuju ruang makan, mengambil segelas air putih, lalu duduk tepat di hadapan Geza. Pria itu sudah rapi dengan setelan kerja lengkap. Di atas meja, tersaji setangkup roti dan segelas kopi giling yang aromanya memenuhi ruangan.Pemandangan ini terasa ganjil di mata Tala. Dulu, mereka memang sering makan bersama di sini, tapi biasanya karena Jani sengaja memasak banyak dan mengundang Geza datang. Sekarang? Rumah ini hanya menyisakan sunyi yang menyesakkan. Seminggu ini benar-benar terasa seperti neraka kecil. Bukan cuma soal duka, tapi karena keluarga besar Geza—termasuk ayah dan ibu tiri Geza—terus-terusan menghujani Tala dengan tekanan untuk menyerahkan Sansaya. Mereka seolah tidak memberi ruang bagi Tala untuk sekadar menarik napas."Nanti malam saya balik ke sini lagi sama pengaca
Last Updated: 2026-05-12
Chapter: Chapter 2
Tala tak sanggup mencerna kalimat itu. Menikah dengan adik kakak iparnya? Sebutannya memang masih keluarga, tapi mereka hanya dua orang asing yang kebetulan terhubung karena sebuah pernikahan kedua kakaknya.“Kamu gila?” Tala mendengus, tawa hambar keluar dari bibirnya yang pucat. “Akal sehat kamu ke mana? Kita bahkan nggak pernah bisa ngobrol baik-baik.”Di depan Jani dan Arka, hubungan mereka selalu terlihat baik-baik saja, layaknya saudara ipar pada umumnya. Namun kenyataannya, setiap kali mereka terlibat percakapan berdua, yang muncul justru benturan pendapat, tatapan sinis, dan kalimat-kalimat pendek yang dipenuhi sarkasme. Entah mengapa, menghirup udara yang sama dengan orang seperti Geza, membuat Tala cukup muak. Mungkin karena keduanya sama-sama merasa terebut perhatian dalam pernikahan kakaknya.Geza tidak menjawab. Ia hanya kembali menjalankan mobilnya dalam diam, seolah penolakan keras Tala barusan hanyalah angin lalu. "Demi asuransi dan warisan, kamu sampai segininya?" t
Last Updated: 2026-05-12
Chapter: Chapter 1
Tala berdiri memandangi gundukan tanah merah yang masih basah. Rasa sakitnya sama. Sama seperti saat ia kehilangan ibu, lalu nenek, dan terakhir ayahnya. Kehilangan sudah terlalu akrab dalam hidup Tala. Namun kali ini, ia berusaha berdiri lebih tegak—meski sekujur tubuhnya masih gemetar dan kepalanya berat karena tangis semalam.Kini, nama Jani–kakak perempuan satu-satunya yang ia punya terukir di batu nisan itu. Tepat di sebelahnya, nama Arka, kakak iparnya menyusul. Dua orang yang selama ini menjadi tempat Tala pulang, kini justru meninggalkannya lebih dulu. Kecelakaan di tol dua hari lalu itu merenggut keduanya sekaligus, menyisakan lubang besar di hidup Tala. Kini yang tersisa hanya dirinya dan Sansaya.Sansa, Keponakan kesayangan Tala yang belum mengerti kenapa ayah dan bundanya tak kunjung pulang, dan kenapa orang-orang berpakaian hitam hari ini memenuhi rumahnya dengan wajah sedih. Di seberang sana, Geza—adik kandung Arka—berdiri tegak dengan rahang mengeras. Ia masih setena
Last Updated: 2026-05-12
You may also like
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status