Chapter: Malam Pemujaan Tanpa BatasAula Utama yang megah kini hanya diterangi oleh pendaran kristal-kristal biru yang tertanam di langit-langit, menciptakan suasana mistis yang gelap dan intim.Di tengah ruangan, sebuah tempat tidur raksasa yang dilapisi bulu-bulu hitam dan sutra perak menunggu.Lucian meletakkan Elara di atas tumpukan bantal itu dengan gerakan yang hampir menyerupai pemujaan, sementara empat raja lainnya mengepung setiap sudut tempat tidur, membentuk lingkaran kekuatan yang menghimpit.“Kalian tidak akan membiarkanku menunggu lagi, bukan?” suara Elara terdengar seperti bisikan angin yang haus, matanya yang berkilat perak menatap satu per satu suaminya yang kini mulai menanggalkan jubah kebesaran mereka.“Kami tidak akan membiarkanmu bernapas tanpa merasakan kami, Elara,” geram Vrax, ia merangkak naik ke tempat tidur, menopang tubuhnya di atas Elara dengan otot-otot yang menegang.Hasrat Elara meledak tanpa kendali; efek dari lima janin di rahimnya membuat indra perabanya menjadi sangat sensitif. Ia me
Última atualização: 2026-04-28
Chapter: Perjamuan Malam Penuh HasratLilin-lilin kristal yang melayang di atas meja panjang ruang perjamuan membiaskan cahaya temaram, menciptakan bayangan-bayangan panjang pada dinding batu granit.Makan malam kali ini terasa jauh lebih formal; piring-piring perak berisi hidangan mewah dari lima penjuru Wilderheim tertata rapi, sementara kelima raja duduk di posisi masing-masing dengan jubah kebesaran mereka.Namun, atmosfer formal itu hanyalah selubung tipis bagi ketegangan yang merayap di bawah permukaan.Elara duduk di kursi utama, mengenakan gaun sutra berwarna zamrud yang memeluk lekuk tubuhnya dengan sempurna.Di sebelah kanannya, Lucian memotong daging dengan presisi yang tajam, sementara di kirinya, Malphas menyesap anggur madu dengan keangkuhan yang tenang.“Aku sudah merencanakan kurikulum untuk putraku kelak,” suara Zhen memecah kesunyian, memecah ketenangan air di gelas kristalnya. “Dia harus menguasai diplomasi dan manipulasi energi air sebelum dia bisa memegang senjata.”“Diplomasi tidak akan menghentikan
Última atualização: 2026-04-28
Chapter: Ngidam yang BerbahayaSisa-sisa peringatan dari utusan asing itu masih membekas di benak Elara, namun kebutuhan fisiknya sebagai inang bagi lima benih elemen mulai mengambil alih kesadarannya. Pagi itu, rasa lapar yang aneh menyerangnya, bukan lapar akan daging atau gandum, melainkan sebuah damba pada rasa asam-manis yang spesifik.“Aku ingin Midnight Drupe,” ucap Elara tiba-tiba di tengah keheningan ruang tengah istana.Kaelen, yang sedang mengasah belati di pojok ruangan, seketika berhenti. Matanya yang tajam berkilat.“Buah itu hanya tumbuh di dasar Jurang Bayangan, di wilayahku. Rasanya seperti sari bintang yang difermentasi dalam kegelapan. Kau yakin menginginkannya sekarang, Ratu kecil?”“Tubuhku yang menginginkannya, Kaelen. Rasanya lidahku akan kelu jika tidak merasakannya dalam satu jam ke depan,” balas Elara sambil mengusap perutnya yang mulai terasa kencang.Vrax berdiri dari kursi batunya, membuat lantai sedikit bergetar. “Aku akan mengambilkannya untukmu. Jurang itu berbahaya, tapi kekuatanku
Última atualização: 2026-04-27
Chapter: Kesuburan Tanah WilderheimKeesokan paginya, pemandangan di sekitar Kastil Pusat telah berubah total. Hanya dalam satu malam, padang rumput yang sebelumnya gersang kini tertutup oleh hamparan bunga Aurelia yang hanya mekar seratus tahun sekali.Pohon-pohon buah yang baru ditanam tiba-tiba merunduk karena beban buah yang ranum dan manis. Tanah Wilderheim seolah-olah bernapas kembali, menghisap sisa energi kesuburan yang terpancar dari rahim Sang Ratu.Elara berdiri di balkon utama, menatap ke arah gerbang luar istana yang kini dipenuhi oleh lautan rakyat dari berbagai klan.Mereka membawa keranjang gandum, ternak terbaik, dan perhiasan, semuanya bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada calon ibu dari pewaris mereka.“Lihatlah mereka, Malphas. Mereka tampak begitu bahagia,” bisik Elara, jarinya mengusap tanda mawar perak di dadanya yang kini telah kembali ke warna asalnya, namun tetap terasa hangat.Malphas berdiri di belakangnya, namun alih-alih ikut menikmati pemandangan itu, ia justru menarik Elara menja
Última atualização: 2026-04-27
Chapter: Gejolak Birahi Sang RatuSuara gemuruh air terjun Azure Falls yang menghantam bebatuan pualam seolah menjadi musik latar bagi gairah yang kini memenuhi kolam rahasia tersebut.Uap air yang mengepul tebal memerangkap aroma tubuh mereka, perpaduan antara wangi lumut basah, garam laut, dan feromon maskulin yang pekat.Elara merasa tubuhnya seperti terbakar dari dalam; setiap inci kulitnya berdenyut, menuntut lebih dari sekadar basuhan lembut.“Cukup dengan kelembutan ini,” desah Elara, suaranya parau dan penuh tekanan.Ia menarik tengkuk Lucian dan Malphas secara bersamaan, memaksa kedua raja itu mendekat hingga dahi mereka bersentuhan. “Kalian bilang bayi-bayi ini butuh energi? Kalau begitu berikan sekarang. Aku tidak bisa menahannya lagi.”Malphas menyipitkan mata, sayap peraknya bergetar hebat hingga mencipratkan air ke sekeliling. “Kau yakin, Ratu-ku? Tubuhmu masih beradaptasi dengan lima nyawa itu.”“Jangan banyak bicara, Malphas!” Elara memotong dengan liar, matanya berkilat perak terang. Ia meraih tangan
Última atualização: 2026-04-26
Chapter: Mandi BersamaGemuruh air yang jatuh dari ketinggian tebing Azure Falls menciptakan kabut abadi yang membiaskan cahaya matahari menjadi jalinan pelangi di udara.Tempat ini adalah jantung dari energi penyembuh Wilderheim, di mana airnya mengalir langsung dari kristal murni di dasar bumi.Malphas mendarat perlahan di tepian kolam alami yang dikelilingi oleh bebatuan halus sewarna pualam, masih mendekap Elara yang wajahnya pucat karena kram sihir yang menyiksa.Keempat raja lainnya mendarat sesaat kemudian, masing-masing membawa aura kecemasan yang pekat. Tanpa membuang waktu, mereka menanggalkan jubah dan jirah mereka di atas bebatuan, membiarkan tubuh-tubuh yang terpahat sempurna itu terpapar udara lembap.Otot-otot yang padat, bekas luka perang yang terhormat, dan tanda klan yang berpendar di kulit mereka menciptakan pemandangan yang akan membuat wanita mana pun kehilangan napas.“Cepat, masukkan dia ke dalam air. Energi kristal ini akan meredam gejolak di rahimnya,” perintah Zhen, yang sudah lebi
Última atualização: 2026-04-26