author-banner
Namorae
Namorae
Author

Novel-novel oleh Namorae

Roommate: Bos, Yang Ini Kamarku!

Roommate: Bos, Yang Ini Kamarku!

Althea Roselyn mengira membeli apartemen sendiri adalah awal dari kehidupan barunya. Namun sebuah kesalahan administrasi justru membuatnya harus berbagi tempat tinggal dengan pria yang paling tidak ingin ia temui. Naren Wijaya—bos barunya yang dingin, arogan, dan terkenal kejam. Setiap hari mereka selalu bertengkar dan tidak pernah mau mengalah. Bagi Althea, Naren adalah pria paling menyebalkan yang pernah ia kenal. Sementara bagi Naren, Althea hanyalah wanita keras kepala yang mengganggu ketenangannya. Namun semakin sering mereka bersama, semakin sulit bagi keduanya untuk menyangkal perasaan yang mulai tumbuh.
Baca
Chapter: Bab 57 Kenapa?
Naren mengangkat sebelah alisnya. Pria itu menatap Althea yang masih sibuk memperhatikan wajahnya dengan ekspresi bingung. Entah apa yang ada di dalam pikiran wanita itu hingga berani menyebutnya pria galak, padahal beberapa detik sebelumnya ia masih memujinya setampan itu."Kamu mengatakan saya pria galak?" tanyanya.Althea mengerucutkan bibirnya. Ia kembali mencubit pipi Naren pelan, kemudian menggelengkan kepala dengan ekspresi kesal."Iya iya seperti pak Naren, satu satunya pria galak yang suka marah-marah. Kalau bicara sama aku, mukanya selalu kayak orang mau makan orang. Apalagi wajahnya selalu saja dingin seperti batu es. " Ia menggerakkan tangannya di depan wajah Naren, menirukan ekspresi pria itu. "Sini, sini, Althea! Kerjakan ini! Althea, masuk ke ruangan saya! Althea, kenapa kamu menghindari saya?"Lisa yang berjalan di samping mereka seketika menutup mulutnya, berusaha keras menahan tawa. Ia tidak menyangka Althea yang biasanya cukup tenang bisa menirukan atasannya dengan
Terakhir Diperbarui: 2026-10-23
Chapter: Bab 56 Memalukan
Helena menatapnya tidak percaya. "Kamu benar-benar akan menolak pilihan Kakek demi wanita itu?" "Saya tidak pernah mengatakan bahwa saya akan menikahi Althea." "Kalau begitu, kenapa kamu terus membelanya? Apa pentingnya wanita sepertinya?" Pertanyaan itu membuat Naren terdiam sesaat. Ia sendiri belum pernah mengungkapkan perasaannya secara langsung kepada Althea. Bahkan, beberapa hari terakhir, wanita itu justru terus menghindarinya. Setiap kali Naren mencoba mendekat, Althea selalu berusaha menciptakan jarak di antara mereka, seolah-olah keberadaan dirinya adalah sesuatu yang harus dihindari. Namun, satu hal yang ia yakini adalah bahwa Althea tidak pantas menerima perlakuan seperti ini. Lagi pula wanita itu tidak pernah berbuat nekat untuk mendekatkan dirinya kepadanya, walau wnaita itu begitu cererwt tetapi bersamanya Naren bisa merasa nyaman,setidkanya ia tidak merasakan sepi lagi. "Karena saya tahu dia tidak melakukan kesalahan apa pun kepada Ibu," jawabnya. "Dan s
Terakhir Diperbarui: 2026-10-22
Chapter: Bab 55 Tidak akan menjauh!
Naren terdiam selama beberapa detik. Rahangnya mengeras mendengar bagaimana ibunya kembali merendahkan Althea tanpa sedikit pun merasa bersalah. Bagi Helena, status sosial dan latar belakang keluarga seolah menjadi satu-satunya hal yang menentukan kelayakan seseorang untuk berada di sisi putranya. Padahal, wanita yang terus-menerus direndahkannya itu bahkan tidak pernah melakukan sesuatu yang pantas untuk mendapatkan perlakuan seperti ini. Bahkan semenjak kenal wanita itu tidak pernah merayunya. "Jadi, menurut Ibu, seseorang hanya pantas dicintai kalau dia berasal dari keluarga kaya?" tanya Naren dengan suara rendah. Helena mendengus. "Jangan memutarbalikkan ucapan Ibu! Kamu tahu betul apa yang Ibu maksud. Keluarga kita bukan keluarga sembarangan, Naren. Ada nama besar yang harus kita jaga. Ibu tidak akan membiarkan seorang wanita yang tidak jelas asal-usulnya merusak semua yang sudah kita bangun selama ini." "Merusak?" Naren mengulang kata itu dengan senyum sinis. "Apa sebenarny
Terakhir Diperbarui: 2026-10-22
Chapter: Bab 54 Amarah
Naren dengan langkah tegas segera melangkah memasuki rumah mewah, rumah yang selalu ia benci. Dengan tatapan tajam dan amarah yang membara ia membuka pintu rumah itu dengan kasar. Seorang wanita paruh baya yang tengah menyesap tehnya dan membaca majalah. "Ibu!" teriak Naren.Helena yang tengah menikmati tehnya seketika mengangkat kepala. Suara bentakan yang menggema di seluruh ruangan itu membuatnya terkejut hingga hampir menjatuhkan cangkir yang berada di tangannya. Ia segera meletakkan cangkir tersebut di atas meja, kemudian menoleh ke arah sumber suara.Tatapannya langsung bertemu dengan Naren yang berdiri beberapa langkah darinya. Pria itu masih mengenakan pakaian kerjanya, tetapi tidak ada sedikit pun ketenangan yang tersisa di wajahnya. Rahangnya mengeras, sementara kedua matanya menatap Helena dengan sorot tajam yang seolah-olah mampu membongkar seluruh kebohongan wanita itu.Helena mengerutkan kening. Ia sama sekali tidak menyangka putranya akan datang tanpa pemberitahuan, te
Terakhir Diperbarui: 2026-10-21
Chapter: Bab 53 Mengintai
Althea terdiam. Pertanyaan Naren itu seketika membuat pikirannya kembali tertuju pada wanita paruh baya yang telah menawarinya uang dua ratus juta untuk menjauhi putranya. "Tidak ada," jawabnya, cepat. Naren menyipitkan mata. Ia mengenal Althea cukup lama untuk menyadari bahwa perempuan itu sedang menyembunyikan sesuatu darinya. "Lihat saya ketika menjawab pertanyaan yang saya lontarkan!" Althea terpaksa mengangkat wajahnya. Ia mencoba untuk bersikap tenang, seolah tidak ada masalah apapun. "Saya sudah menjawabnya, Pak. Apa Bapak masih tidak percaya?" "Bukan masalah percaya atau tidak. Saya hanya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi." "Kalau begitu, sebaiknya Bapak tidak perlu terlalu memikirkan saya." Althea berusaha mempertahankan ketenangannya. "Saya hanya bawahan Bapak. Selama saya masih mengerjakan pekerjaan dengan baik, seharusnya sikap saya di luar urusan pekerjaan tidak menjadi masalah, bukan?" Rahang Naren mengeras. Ia tidak menyukai jawaban itu, terlebih
Terakhir Diperbarui: 2026-10-21
Chapter: Bab 52 Salah?
Naren kembali menghela napas. Ia melonggarkan dasi yang melingkar di lehernya, berusaha mengusir perasaan tidak nyaman yang sejak tadi mengganggu pikirannya. Sungguh menyebalkan. Ia bahkan tidak pernah merasa sepusing ini hanya karena seseorang menghindarinya. "Kalau teman saya ingin memperbaiki keadaan, apa yang sebaiknya dia lakukan?" tanyanya,lagi. Robert akhirnya menundukkan kepala, menyembunyikan senyum yang semakin sulit ditahan. Ia tidak menyangka akan menyaksikan bosnya yang terkenal dingin dan tidak pernah peduli terhadap urusan pribadi orang lain justru sibuk memikirkan alasan seorang wanita menjauhinya. "Menurut saya, teman Bapak sebaiknya bertanya langsung kepada wanita itu. Daripada terus menebak-nebak, lebih baik mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi." "Bagaimana kalau wanita itu terus menghindar setiap kali dia berusaha mendekat?" "Kalau begitu, mungkin teman Bapak harus mencari waktu yang tepat untuk berbicara dengannya." Naren terdiam sejenak. Ia mengang
Terakhir Diperbarui: 2026-10-20
Kesempatan Kedua Seorang Ibu

Kesempatan Kedua Seorang Ibu

Wulan Suryani ibu yang mencurahkan segalanya untuk anak-anaknya berakhir tragis dibunuh sosok yang paling disayang hanya demi harta warisan. Dalam keputusasaan dan rasa tidak adil, Tuhan memberikan kesempatan kedua untuk Wulan. Ia kembali ke masa lalu, tepat sebelum sang suami meninggal dan sebelum keluarganya jatuh dalam kehancuran yang disebabkan oleh tipu daya kekasih dari anak mereka. Wulan bertekad memperbaiki kesalahan di masa lalu dan mencegah nasib buruk yang menimpa keluarga mereka. Dengan kecerdikan, Wulan mengatur siasat untuk memperbaiki sikap anaknya, menghancurkan rencana licik para musuh dan mengembalikan kebahagiaan keluarganya. Berhasilkah usaha Wulan atau justru wanita itu terjatuh di lubang yang sama kembali?
Baca
Chapter: Bab 231 End
Beberapa bulan setelah persidangan Gunawan berakhir, Wulan akhirnya mengerti satu hal. Kebahagiaan tidak selalu datang dalam bentuk sesuatu yang besar. Kadang, kebahagiaan hanya berupa duduk di atas rumput bersama keluarganya, mendengar tawa anak-anaknya, dan melihat Baskara yang kini selalu berada di sisinya. "Ma, dimana sih sandwich tadi?" tanya Raka. Wulan mendengus, ia segera mengeluarkan satu kantong plastik yang berisi banyak sekali cemilan. "Ini, jangan dihabisi kasih juga yang lain," ujarnya. Raka hanya mengangguk, ia kembali berjalan ke arah Zevran dan yang lainnya berada. Seira, Nerlina dan Melati tengah asyik bercanda riang. "Eh kalian, sini dulu deh," teriak Raka yang membuat tiga gadis itu segera berjalan mendekat. Raka membuka kantong plastik yang dibawanya dengan senyum bangga. "Aku bawa banyak makanan. Tapi jangan diambil semua, harus dibagi bagi, " katanya sambil mengeluarkan beberapa bungkus sandwich dan cemilan. Melati langsung mengambil satu bungkus d
Terakhir Diperbarui: 2026-09-12
Chapter: Bab 230 Selesai
Gunawan menatap Wulan dengan tatapan yang sulit dijelaskan. Tidak ada lagi kesombongan seperti biasanya. Tidak ada lagi senyum meremehkan yang selalu ia tunjukkan setiap kali berhasil menjatuhkan orang lain. Yang tersisa hanya seorang pria yang akhirnya harus menerima kenyataan bahwa semua yang ia bangun selama ini runtuh di depan matanya sendiri. "Selesai, semua selesai," gumam Gunawan. Wulan yang melihat itu segera menatap ke arah Gunawan yang mulai diajak polisi untuk pergi. "Sebentar pak, saya ingin berbincang dengan Gunawan sebentar," jelasnya. Polisi itu mengangguk, ia membiarkan Gunawan dan Wulan untuk berbincang. "Bagaimana? Apa keluarga tidak akan menolongmu?" Gunawan masih menunduk, ia benar benar salah karena membiarkan wanita seperti Wulan berkeliaran. Seharusnya ia membunuh Wulan lebih dahulu. "Bagus, bagus sekali Wulan. Kau wanita licik yang berhasil menghancurkanku begitu saja. Kau memang layak disebut ibu yang begitu menyayangi keluarganya." Gunawan t
Terakhir Diperbarui: 2026-09-10
Chapter: Bab 229 Kalah
Gunawan terdiam. Untuk beberapa detik, ruangan itu terasa begitu sunyi. Hanya suara napas berat dari Baskara, Zevran, dan Jonathan yang masih terdengar di antara ketegangan yang semakin meningkat. Tatapan Gunawan yang sebelumnya penuh kemenangan perlahan berubah menjadi dingin. Namun, ia masih berusaha mempertahankan senyum tipis di wajahnya. "Jadi..." gumamnya pelan. "Akhirnya kau tahu juga." Bagas menatapnya tajam. Ia benar benar tidak menyangka pria yang dulu selalu ia patuhi adalah orang yang sudah menghancurkan keluarganya. "Aku ingin tahu satu hal," lanjut Gunawan sambil melangkah mendekat. "Siapa yang memberitahumu? Siapa yang cukup bodoh untuk membuka semua rahasia itu kepadamu?" Bagas yang ingin menjawab pertanyaan itu, segera ditahan oleh Wulan. Wulan berdiri di depan Gunawan dengan senyum miringnya. "Semua bukti kejahatanmu diberikan oleh putri kandungmu sendiri. Oh ya, aku harus mengatakannya." Wulan menatap ke arah Gunawan tanpa rasa takut sedikitpun. "Putri
Terakhir Diperbarui: 2026-09-08
Chapter: Bab 228 Aku tahu
Bagas segera menarik tangan Wulan untuk masuk lebih dalam ke ruang bawah tanah. Namun, semakin jauh mereka berjalan, semakin Wulan merasa tempat itu berbeda dari bayangannya. Ia mengira mereka akan menemukan ruangan gelap dan kotor seperti gudang terbengkalai. Tetapi kenyataannya justru sebaliknya. Lorong panjang itu memiliki lampu dinding berwarna hangat yang menyala sempurna. Lantainya terbuat dari marmer hitam mengkilap. Di sepanjang dinding terdapat kamera keamanan, lukisan mahal, dan beberapa pajangan antik yang terlihat bernilai tinggi. Wulan mengerutkan kening. "Ini... bukan ruang bawah tanah biasa," gumamnya. Bagas mengangguk pelan. Tatapannya tetap waspada. "Gunawan sudah bersembunyi disini cukup lama, bahkan jika bukan orang kepercayaan Gunawan. Tidak ada yang menyangka bahwa gedung tua itu dihuni oleh orang kejam." Wulan hanya mengangguk, mereka segera menyusuri lorong itu sambil mengendap endap. Bagas yang dulu merupakan orang kepercayaan dari Gunawan sudah paham
Terakhir Diperbarui: 2026-09-06
Chapter: Bab 227 Khawatir
Bagas menatap Raka cukup lama. Ia bisa melihat sesuatu yang berbeda dari tatapan pria itu. Bukan lagi kemarahan atau kebencian, melainkan rasa kehilangan yang berusaha pria itu sembunyikan. "Raka, apa kamu tidak mau menutup mata Reina? Untuk terakhir kalinya," ujar Bagas, pelan. Namun Raka tidak menoleh. Ia masih menatap tubuh Reina yang kini telah ditutupi oleh kain putih yang telah dibawa pengawal. Ia menatap Seira yang tengah me genggam tangannya. "Bagaimanapun juga, dia pernah menjadi bagian dari hidupmu," lanjut Bagas. Raka mengepalkan tangannya. Rahangnya mengeras. Entah kenapa menatap mayat Reina, membuatnya kembali merasa kesal. "Dia melakukan banyak kesalahan," ucap Raka dengan suara rendah. "Dia menyakiti banyak orang." Bagas mengangguk pelan. "Tapi dia juga orang yang menyerahkan bukti untuk menghancurkan Gunawan. Dia bisa saja membawa semua itu dan melarikan diri. Dia bisa saja menyimpan dendamnya sampai akhir. Tapi dia memilih memberikannya kepada kita," uj
Terakhir Diperbarui: 2026-09-05
Chapter: Bab 226 Maaf dan Terimakasih
Bagas segera mengangguk. Ia bisa melihat amarah yang selama ini disimpan Wulan akhirnya meledak. Wanita itu bukan hanya marah karena kejadian hari ini, tetapi karena luka dari kehidupan sebelumnya yang masih membekas di hatinya. Semua penderitaan yang ia lalui akhirnya ia bisa bayarkan karena berhasil menangkap pembunuhnya di kehidupan masa lalu. "Baik, Wulan," ujar Bagas pelan. Namun sebelum Bagas sempat mengambil ponselnya, Reina tiba-tiba tertawa kecil. Tawa itu bukan tawa bahagia, melainkan tawa seseorang yang sudah tidak memiliki alasan untuk menyembunyikan apa pun lagi. Ia menatap dingin ke arah Wulan. "Kalian benar-benar berpikir semuanya akan selesai hanya dengan menangkapku?" ucap Reina sambil menatap mereka. Wulan mengerutkan kening. "Apa maksudmu?" Reina mengangkat wajahnya. Tatapannya berubah dingin. "Aku memang bekerja untuk Gunawan. Aku mendekati Raka karena dia memerintahkanku. Aku membuat Raka percaya padaku, aku mencari informasi tentang keluarga kalian, d
Terakhir Diperbarui: 2026-09-01
Anda juga akan menyukai
P. S. I LOVE YOU
P. S. I LOVE YOU
Romansa · Zemira Fortunatus
9.4K Dibaca
LOVELY MAN
LOVELY MAN
Romansa · Kumara
9.4K Dibaca
DIA
DIA
Romansa · Azeela Danastri
9.4K Dibaca
Cinta Terpendam Sang CEO
Cinta Terpendam Sang CEO
Romansa · Rea Sheren
9.4K Dibaca
Istri Seksi Sang Casanova
Istri Seksi Sang Casanova
Romansa · Madinah Ayyara
9.4K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status