author-banner
Dayatsa
Dayatsa
Author

Novels by Dayatsa

Dekapan Panas Kakak Ipar

Dekapan Panas Kakak Ipar

Alena sering berfantasi sendiri dalam menuntaskan hasratnya. Suaminya~Tama, pria itu selalu acuh, bahkan jarang sekali menyenangkan Alena jika menyangkut urusan ranjang. Hingga pada akhirnya, Alena memutuskan untuk menceritakan semua masalah rumah tangganya, bahkan urusan ranjang sekali pun kepada Kakak Iparnya. Dan kebetulan, sosok Aston ini adalah Dokter SpOG. "Kak, jangan! Nanti ketahuan Mas Tama."
Read
Chapter: 7. Rasanya masih sama... Hangat!
Tama terdiam kaku. Guratan wajahnya penuh waspada. Pikiranya bergolak, bagaimana ucapan sang Kakak seolah kebetulan yang sudah tersusun rapi. Apa Alena menceritakan perihal chat intim sore tadi?Dalam diam tanpa jawaban sepatah kata, Tama memilih bungkam. Pikirnya, mungkin dalam waktu ke depan nanti ia akan lebih berhati-hati. Tama menahan napas berat lalu melenggang masuk begitu saja.Sementara Aston masih terdiam di himpit keresahan. Rasanya hampir frustasi mendidik sikap Tama yang mirip batu. Dirinya memang bukan contoh sikap baik bagi Adiknya, tapi setidaknya Aston tidak pernah mempermainkan hati para wanita seperti Tama.Hah! Desah Aston merasa lelah. Lalu segera melenggang juga dari ruang tengah itu.2 hari setelah keajadian itu, tepatnya di hari perayaan ulah tahun Rumah Sakit tempat Tama dan Aston bekerja, para Dokter poli mendapat undangan pesta di salah satu Hotel berbintang.Sore ini Alena sudah antusias memilih gaun mewahnya y
Last Updated: 2026-06-05
Chapter: 6. Manis! Bisik Aston
Aston tak mengindahkan kalimat rajukan Alena. Matanya mulai terpejam, jantungnya berdetak seirama dengan sapuan napas yang saling tertahan. Rengkuhan tangan Aston semakin melingkar penuh kepemilikan, hingga membuat dekapan itu bukan lagi sekedar rasa penghangat.Melainkan bentuk tuntutan.Alena cukup terlena. Apalagi malam yang semakin larut menumbuhkan kesan dingin yang menusuk pori-pori kulitnya. Rengkuhan Kakak Iparnya itu sejenak dapat menenangkan rasa gundahnya memikirkan Tama. Namun akankah Alena dapat melupakan sentuhan itu... Ataukah semakin terjebak lebih dalam lagi.Bibir Aston sudah mulai menyentuh sudut bibir Alena. Sapuan napas Aston bahkan dapat Alena rasakan kesekian detik itu. "Kamu tidak perlu khawatir, Alena! Saya bukan singa yang kelaparan. Saya akan menunggu kamu sampai benar-benar hatimu siap."Aston menatap manik mata Alena tanpa jarak. Tatapan yang tak pernah Aston berikan pada siapa pun. Kali ini jiwa Dokter profesionalnya
Last Updated: 2026-06-05
Chapter: 5. Kak, tapi Alena Ipar Kakak!
Semenjak kecaman pedas yang Alena terima dari suaminya, semenjak itu pula Tama semakin menunjukan sikap acuh bahkan terkesan tak peduli dengan semua hal yang menyangkut Istrinya. Bukan hanya sehari dua hari Alena mencoba mengetuk pintu hati sang Suami, namun lagi-lagi yang dirinya dapat sebuah penolakan. 1 minggu berlalu, 1 bulan pun ikut berlalu. Sikap Tama dalam satu bulan terakhir ini semakin membuat perasaan Alena tak ada harga dirinya. Istri mana yang tak akan berpikir negatif, selama 1 bulan itu Tama sama sekali tak menyentuhnya. Segala cara Alena sudah berusaha menarik perhatian Tama, namun tatapan suaminya itu sama sekali tak ada gairah untuk menjamahnya. Alena hampir frustasi. Dari berbagai macam lingerie sudah ia beli, dan berbagai macam godaan sudah ia lakukan demi menarik gairah bercinta Tama, namun semua hal itu justru berakhir nihil. Malam itu, Alena masuk ke dalam kamarnya setelah menyiapkan makan malam. Ia masuk sekedar memberitahu Tama, bahwa makanan kesukaanya
Last Updated: 2026-06-03
Chapter: Bab 4. Bagaimana aku bisa hamil?
Setelah pemeriksaan tadi siang, sesuai edukasi Aston, Alena yang sudah rapi mengenakan dress elegan terkesan seksi, kini mulai bersolek tipis di depan kaca rias, memastikan make-up naturalnya dapat menarik gairah Tama nantinya. Sudut bibir Alena tertarik simpul. Lipstik pink nude itu merekah indah menambah ke sempurnaan kecantikannya. Setelah bangkit, Alena merapikan rambutnya sejenak. Tak lupa juga Alena menyemprotkan parfum mahal ke pusat titik otot syarafnya. Setelah di rasa penampilanya sempurna, ia bergegas turun ke bawah, karena ia sudah mendengar suara mobil Tama berhasil masuk ke dalam garasi. "Aku yakin, Mas Tama pasti bahagia pulang-pulang lihat aku sudah cantik begini," gumam Alena sambil menuruni tangga. Dan setibanya di undakan terakhir, Alena mengendurkan langkahnya kala melihat Aston baru keluar dari kamarnya. Untuk sejenak, keduanya saling tatap hingga Alena tersadar dan langsung menunduk segan. Sementara Aston, Mertuanya itu tak menegur atau menyapa. Dengan sikap
Last Updated: 2026-05-28
Chapter: Bab 3. USG Transvaginal
Aston tidak menjawab dengan kalimat panjang. Ia hanya memberikan tatapan tegas yang memberi isyarat bahwa perintah medisnya tidak untuk didebat. Pria itu melangkah menuju alat pemindai ultrasonografi (USG) di samping ranjang pasien dan mulai mengenakan sarung tangan latex medis."Saya perlu melakukan pemeriksaan USG terlebih dahulu untuk melihat kondisi rahim dan ovarium kamu, agar kita tahu apa yang menghambat siklus haidmu," jelas Aston dengan nada suara yang tenang.Penjelasan yang logis itu membuat Alena sedikit tenang. Ia bangkit dari kursi, melangkah ragu menuju ranjang pemeriksaan, lalu merebahkan tubuhnya di sana dengan perasaan yang campur aduk. Suasana ruangan itu terasa begitu sunyi, hanya menyisakan desing halus dari mesin USG yang mulai dinyalakan. "Buka bagian perut bawah kamu, Alena!" "Di buka? Tapi saya memakai dress, Kak. Tidak bisa di buka," cicit Alena bimbang. "Kamu memakai dalaman 'kan?" Aston kembali meyakinkan.Alena mengangguk. "Kalau begitu, naikkan s
Last Updated: 2026-05-28
Chapter: Bab 2. Periksa sekarang, Kak?
Pagi harinya, suasana meja makan terasa canggung. Tepat setelah sarapan selesai, Tama bergegas pergi lebih dulu karena mendapat panggilan darurat dari IGD. Alena hanya mampu melambaikan tangan kecilnya. Ia masih bergeming beberapa detik di dekat pintu, sebelum berbalik dan tidak sengaja menabrak seseorang."Maaf, Kak," ucap Alena refleks melangkah mundur. Kakak Iparnya itu tepat ada di belakang tubuhnya. Aston sudah rapi dengan kemeja hitam, celana mengkilat, serta jas Dokter yang ia sampirkan pada lengannya. Di tengah rasa cemas dan canggung, Alena mencoba bersikap senormal mungkin. Ia menundukkan kepala demi menghindari kotak mata dengan Aston. Ehem. Aston berdehem tipis. Tatapanya menyapu wajah Alena sekilas, lalu kembali datar. "Alena... Hari ini teknisi Ac akan datang. Nanti tolong arahkan mereka ke kamar saya." Alena terkesiap. Dia mengangkat pandanganya perlahan, lalu mengangguk kecil. "Baik, Kak...." Aston hanya meliriknya sekilas dengan tatapan yang sulit diartikan
Last Updated: 2026-05-28
You may also like
Di Ranjang Majikanku
Di Ranjang Majikanku
Romansa · Keke Chris
637.5K views
Istri Kedua CEO
Istri Kedua CEO
Romansa · Aeris Park
622.4K views
Bos, Jangan di Sini!
Bos, Jangan di Sini!
Romansa · Olivia
621.4K views
Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati
Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati
Romansa · Si Kecil Tangguh​
617.7K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status