Chapter: Bab 14 Salah Paham Di Balik Bayang-bayangKeheningan di dalam rumah mewah itu semakin mengencang. Pandangan mata Aura masih terkunci pada ruang kerja Xavier yang terbuka sedikit. Seorang wanita keluar dari dalam ruangan tersebut dengan langkah yang tergesa-gesa.Ya, wanita itu adalah Mina. Dia yang menjadi pelayan pribadi Aura saat ini.Aura menyipitkan matanya. Jantungnya berdegup kencang oleh gelombang prasangka yang menyeruak. "Apa yang dia lakukan di ruang kerja Xavier?"Mina keluar dari ruang kerja Xavier dengan seragam kerja yang terlihat sedikit berantakan. Hal tersebut membuat Aura semakin yakin, bahwa antara Xavier dan wanita pelayan itu terjalin hubungan yang bukan hanya sebagai tuan dan pelayan semata. "Sangat menjijikan!" gumam Aura sambil tersenyum sinis."Baiklah, sepertinya aku salah karena sudah berpikir kalau dia sedang sakit. Ternyata aku disuruh menjauh darinya ... karena dia akan melakukan hal rendahan bersama Mina."Dada Aura bergemuruh hebat. Otaknya langsung menyimpulkan prasangka yang paling liar. Xav
Last Updated: 2026-08-03
Chapter: Bab 13 Kepingan Topeng Sang Penguasa"Siapa yang mengijinkanmu masuk ke sini, jalang kecil? Keluar kau dari ruangan ku!" Xavier menatap Aura dengan sorot mata yang dipenuhi dengan kebencian palsu."Aku tahu kau pasti sedang sakit, Xavier. Biarkan aku membantumu," ujar Aura terdengar lirih dan penuh kecemasan."Apa kau tuli? Aku bilang, keluar!" Untuk kesekian kalinya Xavier kembali membentak Aura. "Aku muak melihatmu! Keluar, dan jangan tunjukkan wajah menjijikkanmu itu di hadapanku!"Aura terkesiap, langkahnya mundur seketika. Rasa sakit kembali menancap di dadanya, mendengar makian kasar dari mulut Xavier tersebut.Melihat sorot pilu dari tatapan mata Aura, membuat Xavier semakin merasakan sakit pada salah satu organ tubuh bagian dalamnya. Namun dengan sekuat tenaga ia menahan rasa sakitnya itu.Bentakan keras dan pecahan vas kristal yang berserakan di lantai, membuat tubuh Aura membeku. Kakinya seolah terpaku, sementara dadanya terasa dihantam oleh rasa sesak yang sangat luar biasa."Baiklah, Tuan Valerius. Jika kehad
Last Updated: 2026-07-21
Chapter: Bab 12 Ada Apa Dengan XavierMendengar bisikan Kenzo, Xavier perlahan mendongak. Sorot matanya yang dingin langsung membidik ke arah balkon lantai dua. Di sana, di balik pilar yang gelap, Xavier menangkap siluet tubuh Aura yang sedang terduduk ketakutan menutup wajah dengan kedua tangannya. Xavier tidak menunjukkan kepanikan sedikit pun. Ia menyerahkan pistolnya kepada Kenzo dengan gerakan santai. "Urus mayat tikus ini, Ken. Jangan sampai meninggalkan noda satu milimeter pun di tempat ini.""Baik, Tuan." Kenzo mengangguk patuh, lalu ia memberi komando pada anak buahnya untuk membersihkan darah yang berceceran di atas rumput taman belakang kediaman Valerius tersebut. Xavier dengan sikapnya yang terlihat tenang, berjalan masuk ke dalam mansion, menaiki anak tangga satu demi satu tanpa suara. Ketika ia masuk ke dalam kamar yang terletak di samping kamar pribadinya, ia mendapati Aura sedang meringkuk di atas ranjang menyelimuti sekujur tubuhnya hingga ke kepala. Aura pura-pura tidur, namun detak jantungnya sepert
Last Updated: 2026-07-19
Chapter: Bab 11 Noda Darah Di Malam PertamaBramasta dan Sarah memang sepasang manusia serakah dan mempunyai pikiran yang picik. Bagi mereka, Aura tak lebih dari sekedar mesin pencetak uang yang bisa dimanfaatkan kapanpun mereka butuh. Otak licik Bramasta pun tidak lepas dari dukungan istrinya yang sama-sama haus akan kekayaan. Pria itu menyeringai layaknya iblis, membayangkan semua rencananya akan berhasil dan mereka pun segera meraup banyak keuntungan dari Xavier. Sementara dua pria bertubuh kekar suruhan Bramasta, kini mulai menjalankan tugasnya dengan beraksi sebagai pengintai. "Kau tetap berjaga di sini. Aku akan mencaritahu seluk-beluk toko Nona Aura," ujar salah satu dari pria berpenampilan seperti preman itu. Sedangkan di dalam kediaman pribadi Valerius, saat ini Aura sedang terduduk di tepi ranjangnya. Dia memakai baju tidur berbahan sutra warna biru muda, yang cocok dengan warna kulitnya yang putih susu. Tidak lama kemudian, pintu kamar terbuka dan muncul sosok Xavier yang baru saja selesai dengan urusannya. Ia m
Last Updated: 2026-07-13
Chapter: Bab 10 Hari Pernikahan Sang PenguasaXavier menaikkan sebelah alisnya. Matanya yang tajam seperti elang, menyelami manik mata Aura. Keheningan di dalam ruang bawah tanah itu terasa semakin mencekik saat pria berwatak dingin tersebut melipat tangan di depan dadanya. Bahkan Mina dan dua pengawal kepercayaan Xavier pun terdiam seribu bahasa sambil tertunduk, tanpa ada yang berani mengangkat wajah mereka. "Persyaratan?" Xavier Valerius terkekeh sumbang, sebuah suara rendah yang sarat akan nada meremehkan. "Kau sedang dalam posisi tidak bisa menawar, Aura. Kau sudah aku beli dengan membayar lunas dari pria picik yang kau panggil ayah itu. Tapi ... karena aku masih bisa berbaik hati padamu, cepat katakan persyaratan apa yang kau inginkan?"Aura menarik napas dalam-dalam, mengabaikan hawa dingin di sekelilingnya dengan berusaha kembali memasang topeng keberanian di depan Xavier. "Aku ingin kau memberikan kebebasan padaku untuk tetap mengurus usaha kecil-ku di dunia fashion, Tuan Valerius. Aku sudah merintisnya beberapa bula
Last Updated: 2026-07-12
Chapter: Bab 9 Rahasia Ruang Bawah TanahNona Aura, sebaiknya kita menunggu Tuan Muda di sana saja. Di ruang gym itu tidak ada yang menarik untuk dilihat," ujar Mina berusaha untuk membujuk Aura. Aura menyunggingkan senyuman sinis. Melihat dari wajah Mina dan kedua pengawal pria yang menegang itu, dia dapat menyimpulkan kalau di sana bukanlah ruang olahraga biasa. Ia dapat memastikan, di kediaman Valerius banyak misteri yang disembunyikan. Salah satunya adalah foto gadis kecil dalam bingkai yang pecah di kamar Aura. "Nona, silahkan menunggu di gazebo sebelum Tuan Muda Xavier memanggil!" Salah satu dari pria pengawal itu seakan memaksa Aura untuk segera beranjak dari sana. "Minggir!" perintah Aura dingin sambil mendorong dada pria tersebut. "Jika itu memang ruang gym, kenapa kalian harus melarangku untuk melihat ke sana? Apa aku tidak berhak melihat fasilitas apa saja yang ada di rumah calon suamiku sendiri? Bukankah aku dan Tuan kalian akan melakukan 'Pernikahan'?" Aura menghujani ketiga orang tersebut dengan pertanyaan
Last Updated: 2026-07-06