LOGINDitinggal suaminya selama lima tahun tanpa kabar, Juni Aulia merasakan kesengsaraan dengan hidup melarat bersama putra kecilnya. Tepat di saat putranya meninggal, keluarga yang dulu membuangnya datang dan menawarkan posisi kembali untuknya. "Kembalilah ke rumah. Kau tidak perlu lagi hidup sengsara dan melarat. Tapi turuti satu permintaanku." "Apa?" "Menikahlah dengan Saga Atlanta." Saga Atlanta yang itu, yang setiap malam membawa wanita yang berbeda ke kamarnya, kejam, dan tidak segan-segan mencabik siapa pun yang membuatnya tidak suka. "Kau harus tahu, kau tidak ada bedanya dengan perempuan yang aku tiduri setiap malam. Jadi tidak usah sok jual mahal dan buka pakaianmu sekarang juga." Juni Aulia terus bergelut dengan pernikahannya bersama Saga Atlanta, hingga suami yang dulu meninggalkannya datang kembali dengan status baru dan kekayaan yang melimpah. "Aku sudah membawa banyak uang untukmu, Sayang. Kembalilah padaku dan tinggalkan suamimu yang berengsek itu." "Aku adalah Saga Atlanta. Kau pikir kau bisa meninggalkanku dengan mudah?!" __ Baca karya lainnya: Pembunuh Suamiku (Tamat) Merebut Suami Pelakor (on going)
View MoreSaga tak mampu mengukur kepanikannya saat Juni merintih kesakitan sekalipun dokter sudah menanganinya. Ia tak ingin beranjak sedikit pun dari tempat Juni. Menyaksikan bagaimana Juni berjuang melahirkan anak mereka. Wanita itu kesakitan. Peluh memenuhi wajah dan lehernya. Tangan Saga ia genggam dengan erat. Berkali-kali Juni meliriknya dengan ekspresi yang sekarat, namun matanya menyimpan tekad yang sangat kuat. Saga tak ingin melihat penderitaan wanita yang amat dicintainya. Tapi ia tetap harus berada di tempat ini. Dengan latar belakang suara dokter yang terus menuntun Juni menghela napas dan mengembuskan napas dengan tenang, Saga akhirnya mendengar suara tangisan bayi yang cukup kencang, menggugah hatinya, menciptakan sebentuk perasaan yang tak pernah ia rasakan. "Bayi Anda sudah lahir, Pak. Dia laki-laki." Sang dokter memperlihatkan keseluruhan bayi berwarna merah itu kepada Saga. Perasaan Saga berkecamuk. Ia terpana. Diakah yang sedang
Leticia bergidik jijik saat seorang wanita berambut acak-acakan melewatinya sambil menggaruk kepala. Menggumam sendiri lalu cekikikan tanpa sebab. Uuuhhh ... pakaian macam apa pula yang sedang dia pakai sekarang? Seragam pasien rumah sakit berwarna biru telur asin yang sangat norak. Leticia muak mendengar suara jeritan dan tingkah gila setiap hari. Ia memilih keluar ke taman. Barangkali rumput-rumput hijau segar itu bisa menenangkan sakit kepalanya. "Ahahahaha!" Seorang pria ceking dengan wajah pucat dan rambut setengah botak terbahak di sampingnya. Sial sekali. "Nyam nyam. Enaknya. Steik dari daging premium berkualitas." Lelaki itu mencabuti rumput lalu memakannya. Leticia semakin bergidik. Lelaki itu lalu tengkurap begitu saja dengan sesuatu di kepalan tangannya. "Sekarang kita harus cuci mulut dengan anggur segar ini." Kepalannya ia buka dan seekor katak kecil menggeliat di sana, mencoba untuk kabur. Mata Leticia m
Maria menatap beberapa pramugari yang berlalu lalang semata untuk mengawasi para penumpang dan keadan pesawat yang sudah lepas landas, sebagian membawa troli makanan dan menghampiri kursi penumpang.Dia duduk tenang di kursinya. Mengembuskan napas lalu memejamkan mata. Menikmati deru pesawat yang bertubrukan dengan udara, langkah-langkah para pramugari di sekitarnya dan juga bisikan-bisikan penumpang yang duduk di depan maupun di belakangnya.Samar-samar hidungnya mengendus bau permen karet, wine, dan beraneka ragam pasta dengan saus yang menggugah selera.Maria tak berniat membuka matanya. Meski tak mengantuk sama sekali walau telah menghadiri pesta pernikahan yang jauh, di Jepang. Dia tak tahu dorongan apa yang membuatnya menyanggupi undangan dari Tuan Tanaka itu.Barangkali Maria hanya ingin menghormati hubungan kerja sama yang sempat terjalin di antara mereka atau mungkin ... dia ingin melarikan diri.Melarikan diri dari rasa
"Saya minta maaf."Rafael benar-benar berlutut. Dihadapan Tuan Tanaka yang berdiri memunggunginya, dia bersimpuh dan meminta agar laki-laki paruh baya itu mengizinkannya pergi."Saya tidak bisa terus menyakiti Nazura."Tuan Tanaka tak menjawab. Punggungnya tegak dan kaku."Saya akan pergi jauh."Lama kemudian barulah Tuan Tanaka berbalik setelah menarik napas dalam-dalam. "Aku tidak akan menghakimimu. Aku hanya ingin mengatakan, Jika kau pergi sekarang, maka seumur hidup kau akan kembali menerima penghinaan lagi. Istrimu tak kau dapat, kau pun kembali miskin. Tolong pakai sedikit logikamu."Embusan napas kasar Tuan Tanaka terdengar. Rafael mengangkat wajah untuk menatap punggung itu."Kau pun menyia-nyiakan putriku yang sangat mencintaimu. Ada aku yang bisa menjadi orang tuamu. Apalagi yang kurang, Rafael? Kau membuang-buang potensimu hanya untuk sebentuk perasaan yang sudah seharusnya kau kubur dalam-dalam."Rafael
Esok paginya, ada paket yang datang tiba-tiba di teras rumah Lahendra. Tepat sebelum keluarga itu berkumpul di ruang makan untuk sarapan bersama.Seorang pelayan tergopoh-gopoh mengabarkannya kepada satu-satunya Nyonya Lahendra yang sekarang tengah memimpin para pelayan di dapur untuk membe
Saga ingin pulang setelah meninggalkan rumah sakit, tapi pekerjannya masih banyak. Padahal sudah hampir sore. Ada baiknya jika dia pulang lebih awal."Rafael Estigo sudah meninggalkan negara ini. Ia dan tunangannya sudah kembali ke Jepang." Edward yang duduk di kursi depan samping kemudi me
Entah dorongan dari mana, tapi Juni sangat ingin menunggu Saga pulang. Anak dalam kandungannya suka sekali bertingkah dan selalu ingin dekat dengan ayahnya, kecuali saat ayahnya memakai parfum atau sehabis mandi. Baunya sangat menyengat dan membuat Juni tidak tahan untuk muntah.Juni mengus
Saga menyorot bosan tubuh menyedihkan yang terbaring lemah itu. Rambutnya yang lurus indah sekarang lepek berantakan dengan wajah kusam yang tak lagi hidup.Tubuh Jeni Lahendra sudah mati. Hanya tersisa embusan napasnya yang teramat lemah.Sambil memasukkan kedua tangan ke saku celana






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore