author-banner
Melisa Satya
Melisa Satya
Author

Novel-novel oleh Melisa Satya

MARRIED FOR MONEY

MARRIED FOR MONEY

Takdir seolah mempermainkan Clarissa Anastasya. Gadis manis baru saja lulus SMA dan mencoba peruntungan mencari pekerjaan untuk menghidupi dirinya dan sang kakak. Naasnya Cla tak tahu jika saudarinya meminjam banyak uang pada rentenir dan harus membayarnya. Helena sang Kakak memiliki riwayat penyakit asma, dan Cla tak tahu harus bagaimana. Tawaran menjadi seorang pengantin justru datang dari seorang lelaki tua. Dia Abraham Reevand. Rela menyerahkan hartanya dan membawa paksa Cla ke istananya. Siapa sangka di istana itu juga di tinggali oleh 3 pewaris keluarga Reevand. 3 lelaki tampan yang kaget dan tak setuju jika kakek mereka menikahi seorang gadis bau kencur. Salah satu dari mereka justru berusaha untuk menyelamatkan Cla dari mimpi buruknya. Siapa lelaki tersebut? Mengapa dia rela berkorban? Simak kisahnya dan jangan lupa tinggalkan jejak.
Baca
Chapter: 40
Atmosfer di dalam butik mendadak sunyi, ketegangan yang tercipta membuat Stevani mengepalkan tangannya semakin erat, wanita itu berusaha keras menjaga harga diri dan keanggunannya agar tidak hancur di depan Zeland. Senyum di bibir merahnya terlihat semakin kaku saat matanya kembali menatap Cla dari ujung kepala hingga ujung kaki."Aura yang sangat kuat untuk seseorang yang baru bergabung dengan keluarga Reevand," sindir Stevani pelan, suaranya diatur sedemikian rupa agar terdengar ramah namun menusuk. "Ternyata kejutan di keluarga ini tidak ada habisnya. Pertama pernikahan mendadak Tuan David, dan sekarang..." Stevani beralih menatap Helena dengan sorot mata penuh selidik. "Kehadiran anda juga tampak begitu percaya diri berdiri di samping Tuan Zeland."Helena tidak berkedip sedikit pun. Dia melangkah setengah ke depan, menegakkan bahunya hingga posisinya sejajar dengan Cla."Kepercayaan diri datang dari posisi yang sah, Nona Stevani," balas Helena dingin, matanya menembus tepat ke
Terakhir Diperbarui: 2026-08-11
Chapter: 39
Zeland menatap punggung Kakek Abraham yang perlahan menghilang di balik lorong menuju ruang kerjanya. Kalimat sang kakek menyentil relung hatinya yang paling dalam. Penyesalan, rasa tanggung jawab, dan tekad untuk melindungi kini menjadi satu alasan kuat mengapa dia harus berdiri pasang badan untuk Helena.Tak berapa lama, Helena dan Cla turun dari lantai atas dengan pakaian yang lebih rapi namun kasual. Wajah Cla masih menyiratkan keraguan yang teramat sangat, sementara Helena berjalan dengan dagu terangkat, sebuah pertahanan diri yang sengaja dia bangun untuk tetap bertahan."Sudah siap?" tanya Zeland lembut.Helena mengangguk singkat. "Ayo. Semakin cepat kita menyelesaikan ini, semakin cepat kita bisa fokus pada hari lusa."Zeland memberi isyarat pada Tiger, pria berbadan tegap dengan setelan jas hitam yang sudah setia menjadi pengawal pribadi keluarga Reevand, datang bersama dua anak buahnya untuk membuntut dari jarak aman. Merekapun melaju menuju butik kelas atas milik Madam Sav
Terakhir Diperbarui: 2026-08-10
Chapter: 38
Suasana di kediaman utama Reevand tak lagi sama. Meski fajar mulai menyingsing membiaskan warna keemasan di balik jendela, ketegangan di dalam rumah mewah itu justru semakin pekat. Di kamar utama, Cla akhirnya tertidur karena kelelahan setelah meluapkan seluruh emosi dan kepedihannya. David menyelimutinya dengan perlahan, mengecup kening istrinya lama sebelum melangkah keluar dengan raut wajah yang berubah total. Dingin, tajam, dan penuh amarah. Di ruang tengah, Zeland dan El sudah menunggu. Tuan Abraham duduk di kursi kebesarannya, menatap ketiga cucunya yang kini berdiri sejajar dengan ikatan yang jauh lebih kuat dari sebelumnya. "Helena sudah agak tenang," ujar Zeland memecah keheningan, matanya sedikit merah karena ikut merasakan penderitaan wanita itu. "Tapi dia menuntut keadilan atas semuanya. Dia ingin Rafa dan Stevani membayar setiap detik penderitaan yang mereka lewati selama sepuluh tahun ini." "Bukan hanya Helena," sela David dengan suara berat yang menekan kewarasanny
Terakhir Diperbarui: 2026-08-10
Chapter: 37
Langkah kaki Cla mengayun berat menjauh dari ruang kerja, seolah setiap pijakannya menapak pada serpihan kaca yang tajam. David mencoba mengejarnya, namun tangannya tertahan di udara. Jarak beberapa senti di antara mereka mendadak terasa bagai jurang yang tak menentu."Biarkan dia sendiri dulu," bisik Zeland pelan. "Dia butuh waktu untuk mencerna semua ini."David memejamkan mata. Rasa bersalah melingkupi dadanya begitu sesak. Pria yang mulai ingin membangun hubungan itu, kini merasa tak dapat melindungi Cla dari segala bentuk penderitaan, kenyataan pahit adalah bahwa darah yang mengalir di nadinya adalah darah dari sosok yang merenggut nyawa orang tua istrinya sendiri."Apa dia akan membenciku?" Zeland terpaku. Dia tak memiliki jawaban atas pertanyaan itu."Orangtua kita yang menabrak mama dan papanya. Apa menurutmu dia bisa memaafkan semuanya?""Entahlah, Bang. Tapi, walau bagaimanapun juga kita memang tak tahu apa-apa. Jika Cla bisa berpikir jernih, dia pasti tak akan menyalah
Terakhir Diperbarui: 2026-08-09
Chapter: 36
Rasa curiga yang bertumpuk membuat dada Cla terasa makin sesak. Sebelum dia sempat menguraikan kebingungannya lebih jauh, deru mesin mobil terdengar memasuki pelataran rumah.Itu dia! Tuan Abraham dan David telah kembali.David melangkah lebar menghampiri kerumunan itu, matanya langsung tertuju pada Cla. Wajah istrinya yang pucat dan dipenuhi tanda tanya membuat langkah David terhenti sejenak sebelum mendekat dan meraih jemari Cla yang dingin."Semuanya sudah berkumpul di sini," suara Tuan Abraham memecah keheningan malam yang mencekam. Raut wajahnya kembali tenang, namun matanya memancarkan ketegasan."Masuklah. Tidak baik bicara di luar.""Baik, Kek."Di dalam ruang kerja utama Tuan Abraham, suasana kembali tegang. Tuan Abraham duduk di kursi kebesarannya, menatap Cla dan Helena bergantian.David dan Zeland berdiri di belakang pasangan mereka sedang El duduk di sisi kiri."Aku tahu apa yang ada di dalam kepalamu saat ini, Cla," ucap Tuan Abraham datar, menembus kecemasan gadis itu.
Terakhir Diperbarui: 2026-08-08
Chapter: 35
Mobil hitam yang membawa Cla, Helena, dan Zeland melaju membelah keheningan malam kota. Selama perjalanan, hanya terdengar isak tangis Helena yang ditahan dan deru napas Cla yang tak teratur. Informasi dari Tuan Abraham tadi bukan sekadar kejutan, itu adalah hantaman keras yang merobohkan semua asumsi yang mereka bangun selama puluhan tahun."Bukan kecelakaan murni..." gumam Helena, jemarinya meremas kain gaunnya hingga kusut. Matanya menatap kosong ke luar jendela. "Selama sepuluh tahun aku percaya papa dan mama pergi karena nasib buruk. Tapi Kakek bilang... mobil mereka oleng lebih dulu?"Zeland yang mengemudi melirik dari spion tengah. Wajahnya mengeras, pikirannya dipenuhi seribu pertanyaan. Sebagai cucu Abraham, dia tahu betul sang Kakek tidak pernah berbicara tanpa bukti yang sah. Jika Kakek sampai harus menyembunyikan kenyataan ini dan menahan gertakan David di hadapan publik, artinya musuh yang dihadapi bukan sekadar saingan bisnis biasa."Kak," panggil Cla pelan. Tangannya m
Terakhir Diperbarui: 2026-08-07
Anda juga akan menyukai
Contract With Mafia Tengil
Contract With Mafia Tengil
Rumah Tangga · Pena HoneeyDee
995 Dibaca
Madu Pilihan Mertua
Madu Pilihan Mertua
Rumah Tangga · Selvia_Rqyanzah1104
994 Dibaca
Pembalasan Sang Pewaris
Pembalasan Sang Pewaris
Rumah Tangga · Laluna Tan
993 Dibaca
Gemerlap Dendam Sang Pewaris
Gemerlap Dendam Sang Pewaris
Rumah Tangga · Yayang Khoirunnisa
988 Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status