Chapter: Bab 7: Singa yang Terluka"Ah! Aeron ... pelan ... nnh!"Desahan Aveline pecah di udara kamar yang pengap. Suaranya serak, tenggelam di antara derit ranjang tua penginapan Sagitarius."Diamlah, Aveline. Kau sendiri yang memintanya," bisik Aeron parau.Aeron memacu gairahnya dengan kasar, seolah ingin menghancurkan sekaligus menyatukan kepingan jiwa Aveline. Keringat mereka bercampur, menciptakan aroma maskulin dan feminin yang memabukkan di atas sprei apek."Aku benci kau, Aeron! Sangat benci!" rintih Aveline sambil mencengkeram bahu tegap pria itu."Bencilah aku sesukamu, tapi jangan lepaskan pelukanmu," balas Aeron gelap.Pria itu membenamkan wajahnya di ceruk leher Aveline, menghisap aroma tubuh gadis itu dengan rakus. Puncak kenikmatan membawa mereka meledak dalam kilatan cahaya putih yang menyilaukan.Sinar matahari pagi menyelinap masuk melalui celah gorden kusam, menusuk mata Aveline. Ia mengerang pelan, merasakan kepalanya berdenyut seperti dihantam palu godam."Sial, kepalaku mau pecah," gumam Avelin
최신 업데이트: 2026-05-15
Chapter: Bab 6: Cairan Kegilaan"Permisi, apa di sini ada tempat untuk menginap?"Wanita paruh baya misterius muncul dari balik lubang kecil. "Harga per malam dua belas dollar."Bip!Aveline menggunakan kartu hitam yang diberikan Aeron, ia mulai menggesek kartunya dan notifikasi terkirim ke ponsel Aeron.[Peringatan Transaksi: Kartu Berakhir 0901. Penggunaan sebesar $12.000,00 di SAGITARIUS HOME STAY. 03:45 AM. Jika ini bukan Anda, hubungi layanan pelanggan.]Aeron menatap layar ponselnya yang menyala di tengah kegelapan mobil. Nama tempat itu asing, tapi lokasinya terlacak di area kumuh dekat pelabuhan."Sagitarius Home Stay," desis Aeron. "Kau benar-benar tidak tahu cara bersembunyi, Aveline."Aveline mengunci pintu kamar penginapan yang berbau apek itu. Ia meletakkan adiknya yang masih terlelap di ranjang kecil, lalu menyelimutinya dengan kain tipis.Rasa takut dan amarah membuatnya sesak. Ia butuh pelarian. Dengan langkah gontai, ia keluar menuju club malam tepat di sebelah penginapan itu. Aroma alkohol da
최신 업데이트: 2026-05-09
Chapter: Bab 5: Sangkar yang SesakAveline membeku, layar ponsel yang masih menyala di tangannya terasa membakar telapak tangannya. "Putri Tuan Valmont ...." bisiknya dengan suara yang hampir hilang.Dunia seolah berhenti berputar. Anak kecil yang dirawat Aeron, yang diratapi oleh Vela, ternyata adalah darah daging ayahnya sendiri.Pintu kamar terbanting terbuka. Aeron masuk dengan napas yang tidak beraturan. Kemejanya yang basah kini kusut, dan wajahnya pucat pasi seolah ia baru saja melihat hantu. Ia melihat ponselnya di tangan Aveline.Aveline bangkit, matanya menyala penuh amarah dan luka. "Kau tahu selama ini? Kau tahu dia adikku?!"Aeron melangkah lunglai dan menjatuhkan tubuhnya di lantai, tepat di depan kaki Aveline. Ia berlutut, menyandarkan kepalanya yang berat di pangkuan Aveline. Sebuah pemandangan yang menghancurkan harga diri sang pengacara hebat."Sepuluh tahun, Aveline ...." suara Aeron parau, bergetar karena emosi yang tertahan selama satu dekade. "Aku mencintai Vela. Aku memberikan segalanya u
최신 업데이트: 2026-05-09
Chapter: Bab 4: Anak dan Istri RahasiaCklek!Suara kunci yang diputar dari luar. Ia menggedor pintu kayu jati itu dengan sisa tenaganya."Aeron! Buka pintunya! Kau tidak bisa menyekapku di sini!" teriak Aveline hingga tenggorokannya terasa panas.Aveline menyandarkan punggungnya di pintu, membiarkan tubuhnya merosot hingga terduduk di lantai. Napasnya tersenggal, bercampur dengan isak tangis yang mulai pecah. "Siapa wanita tadi?" gumam Aveline.Aroma obat-obatan yang tajam masih tercium hingga ke dalam kamar. Aveline menyapu pandangannya ke sekeliling ruangan.Tidak ada televisi, tidak ada telepon kabel, bahkan jendelanya dipasang terali besi yang estetik namun kokoh.Aveline berdiri dengan kaki gemetar. Ia melangkah menuju meja rias di sudut ruangan. Matanya tertuju pada sebuah laci yang sedikit terbuka.Di dalamnya, ia menemukan sebotol obat penenang dan sebuah buku harian kecil bersampul kulit.Baru saja ia hendak menyentuh buku itu, suara perdebatan dari lantai bawah terdengar samar-samar melalui celah pintu."Di
최신 업데이트: 2026-05-09
Chapter: Bab 3: Rahasia di Paviliun Gruthenhold"Lepaskan aku!" desis Aveline sambil menyentak tubuhnya. Pria itu terkekeh, suaranya serak, khas perokok berat. Ia melepaskan cengkeramannya. Namun tetap berdiri sangat dekat, mengurung Aveline di antara meja bar dan tubuh besarnya. "Anak Aeron? Apa maksudmu, hah?" tanya Aveline dengan mata menyalang penuh selidik. Pria itu menyesap cerutunya, membiarkan asap pekat mengepul di depan wajah Aveline. Matanya yang memiliki luka parut kecil di sudut alis tampak berkilat penuh kelicikan. "Pengacara suci pujaan Eldrith itu punya rahasia berdarah, Nona," bisik pria itu. Aveline meremas flashdisk di dalam sakunya. Jantungnya berpacu liar. "Siapa kau? Dan kenapa kau memberitahuku ini?" cecar Aveline. Pria itu tersenyum tipis, memperlihatkan deretan gigi yang tidak beraturan. Ia memberikan sebuah kartu nama berwarna perak kusam ke atas meja bar. "Namaku tidak penting. Yang penting adalah apa yang ada di tanganmu saat ini," sahutnya sambil melirik saku Aveline. "Kau ingin fl
최신 업데이트: 2026-05-09
Chapter: Bab 2: Jejak Rahasia di PaviliunSesampainya di penthouse, Aveline di arahkan oleh pelayan menuju kamar besar. Ia berdiri mematung di tengah kamar utama penthouse Velaris Crown. Matanya tertuju pada kotak hitam di atas ranjang, dengan sepotong kain lace transparan yang minim. "Bajingan, dia udah nyiapin semuanya." Ia melempar kain itu ke lantai, lalu menginjaknya dengan kemarahan meluap. Ia melangkah menuju lemari besar di sudut ruangan, isinya berjajar kemeja mahal milim Aeron "Nah pakai ini aja, dia pikir aku bakal nurut." Aveline mengambil satu kemeja putih berbahan sutra, lalu menanggalkan sweater-nya yang kusut itu. Drrt ... drrtt .... Ponsel Aveline di dalam tas bergetar, sebuah panggilan vidio masuk dari Aeron. Avelin mendengus kesal sebelum menggeser layar. "Kenapa kau tidak memakai baju yang ku siapkan?" Suara Aeron terdengar berat, dengan latar belakang remang-remang. "Aku bukan boneka pajanganmu, Aeron!" bentak Aveline tajam. Ia menyandarkan ponsel di meja rias, sengaja membiarkan dua kancing
최신 업데이트: 2026-05-09