author-banner
Septiyan Wulandari
Septiyan Wulandari
Author

Novels by Septiyan Wulandari

Menikahi Tunangan Kakakku

Menikahi Tunangan Kakakku

Namira harus merelakan kejayaan karirnya lantaran terjerat skandal bersama Elang—taipan kaya yang juga calon kakak iparnya sendiri. Tidak ada pilihan lain selain menikah dengan pria itu, meski Namira sama sekali tidak memiliki perasaan apapun padanya. Meski awalnya Namira tidak setuju dengan pernikahan tersebut, Elang justru menawarkan sesuatu yang membuat Namira luluh. Impiannya. Lambat laun, semuanya berubah. Elang bukan orang yang terlalu buruk, di balik itu semua—dia benar-benar suami impian semua orang. Di saat Namira sudah mulai menaruh rasa, satu persatu keraguan muncul secara perlahan. Bersama Elang mungkin bisa memperbaiki hidupnya yang kacau, namun di sisi lain benturan tak terlihat membuat Namira semakin yakin kalau pernikahan ini harus segera dihentikan—apalagi rahasia kelam yang Elang sembunyikan selama ini terbongkar. Apa yang harus Namira lakukan?
Read
Chapter: Bab 42: Mulai Goyah
Perceraian Jonathan dan Ranum sudah diberitakan di publik dan membuat semua orang semakin mempercayai isu perselingkuhan Jonathan bersama wanita lain. Bisnis pria itu semakin goyah, seolah menurun drastis tanpa persiapan apapun. Jonathan jelas frustasi, pria itu sibuk mengadakan meeting besar untuk menyelamatkan perusahaannya yang kini diambang kehancuran. Jonathan seakan lupa dengan nasib keluarganya, terutama Zahra yang saat ini hancur. Wanita itu kembali murung. Hari-harinya terasa berat karena kondisi keluarganya yang mendadak hancur. Perselingkuhan Jonathan tentu membuat Zahra kecewa, tapi ia lebih kecewa dengan Ranum. Selama ini Ranum diam seolah menjadi orang bisu kala melihat Namira diperlakukan tidak adil oleh Jonathan. Tidak dengan dirinya, dengan Namira pun Ranum tetap menjadi ibu yang gagal. Zahra membuka pintu kamarnya, sudah seharian ini ia mengurung diri di kamar. Ia melihat Jonathan sedang duduk dengan pakaian berantakan, pria itu duduk menunduk menatap lantai. Ia me
Last Updated: 2026-09-20
Chapter: Bab 41: Titik Terendah
Namira membuka mata perlahan, aroma khas rumah sakit tercium di hidungnya. Ia mengerjap, menoleh ke sisi kanan dan menemukan Elena tengah duduk sambil memegang tangannya lembut. Saat Namira mencoba bergerak, Elena sadar dan menatapnya penuh binar. "Kamu sudah sadar, Namira? Mama panggil dokter dulu ya?" ujar Elena, namun saat dia akan pergi, Namira memegang tangannya cukup erat. Gelengan kepala kecil Namira membuat niat Elena urung. "Kenapa?" tanyanya pelan kala melihat mata menantunya berkaca-kaca. "Ma, Elang. Aku mau Elang," bisiknya pelan. "Elang sedang keluar, Sayang. Mama coba telepon dulu ya?" Namira mengangguk sebagai jawaban. Entah lah, di saat seperti ini ia tidak menginginkan apapun kecuali ada Elang di sisinya. Pria itu sudah menjadi obatnya di saat ia sakit. Mengingat kejadian itu membuat Namira tidak sanggup menyadari fakta bahwasanya keluarganya sudah hancur total. Terlebih, mengingat perkataan Jonathan beberapa waktu lalu yang menyatakan ia bukan anaknya. Satu jam
Last Updated: 2026-09-16
Chapter: Bab 40: Detik-Detik Kehancuran
Jonathan sangat mengagungkan kekayaan yang selama ini ia miliki. Menjadi pemilik rumah sakit dan memiliki perusahaan besar elektronik dan otomotif terbesar di negara ini membuatnya mudah melakukan sesuatu, salah satunya berselingkuh. Kendati demikian, Jonathan melakukannya secara sadar dan merasa ulahnya kali ini tidak ada yang tahu. Namun, siapa sangka, ia kepergok oleh Namira saat tengah ke hotel bersama Ajeng, kekasih sekaligus cinta pertamanya dulu. "Mas, apa kamu nggak mencoba memperbaiki pernikahan kamu dengan Ranum? Aku... aku nggak apa-apa kalaupun harus mundur," ujar Ajeng lembut. Meski mengatakan itu, Ajeng tentu memiliki ketakutan tersendiri karena Ranum memiliki kekuasaan yang tidak bisa disepelekan."Ajeng, kita sudah berpisah lama, dari dulu sampai sekarang kita terpisah karena Ranum dan keluargaku. Aku tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini." Jonathan memegang tangan Ajeng, ia mencoba meyakinkan kekasihnya itu untuk tetap bertahan. "Aku tahu semua ini tidak akan mud
Last Updated: 2026-09-14
Chapter: Bab 39: Pingsan
Setelah melihat pemandangan yang tak mengenakkan, Namira memutuskan untuk menemui Jonathan yang saat ini sedang bersama wanita lain. Saat keduanya hendak masuk ke dalam lift, Namira tiba-tiba memegang lengan Jonathan dan memaksanya berbalik. Tatapan pria itu tampak terkejut namun ia sangat pandai mengontrol emosinya. Sedangkan Namira tidak bisa menahan rasa tidak percaya sekaligus kecewa karena memergoki papanya berselingkuh dengan wanita lain. "Jadi papa berselingkuh?!" tanya Namira sedikit membentak, ia menoleh ke arah wanita di samping Jonathan dan menunjuknya. "Dengan wanita murahan ini?!" "Jaga ucapan kamu!" balas Jonathan penuh tekanan. Ia melirik ke kanan kiri takut ada wartawan yang menyamar dan merekam kejadian ini diam-diam. "Kamu tidak harus bicara di sini!" "Lalu aku harus bicara di mana? Biar semua orang tahu kalau papa itu tukang selingkuh!" Namira menatap Jonathan tak habis pikir. "Kurangnya mama apa, Pa? Menurutku, dari dulu sampai sekarang mama selalu nurut dan ng
Last Updated: 2026-09-13
Chapter: Bab 38: Keputusan
Seharian ini Namira masih memikirkan ucapan mama mertuanya tentang pernikahan Ranum dan Jonathan yang berantakan. Tidak ada pemberitaan apapun dan Namira pikir semuanya masih baik-baik saja, terlebih Zahra tidak mengatakan apapun. Sampai malam harinya, waktu Elang pulang, Namira masih memikirkan semua itu tanpa menatap satu detik pun ke arah suaminya. "Kamu kenapa? Dari tadi aku perhatikan melamun?" tanya Elang. "Aku sedang memikirkan sesuatu tentang mama sama papa." Namira menoleh ke arah Elang. "Kamu tahu tentang pernikahan mama sama papaku yang sekarang berantakan?""Kamu tahu berita itu dari mana?" tanya Elang. "Mama Elena." Elang mengembuskan napas panjang, merutuki mamanya yang mungkin keceplosan. Meski kandungan Namira sudah normal dan tidak lagi lemah, Elang tetap tidak ingin Namira tahu tentang keadaan keluarganya yang sekarang ini. Lagi pula, mereka tidak membutuhkan Namira lagi. "Jangan terlalu dipikirkan, Jonathan sudah nggak menganggap kamu anak. Lagi pula, mama kamu
Last Updated: 2026-09-11
Chapter: Bab 37: Tidak Baik-Baik Saja
"Maaf." Adalah ucapan pertama kala Namira bertemu Elang saat malam hari, tepat pada saat pria itu pulang bekerja. Ia melihat alis pria itu terangkat sebelah. Namira bingung mulai bicara dari mana, ia menggaruk tengkuknya yang tak gatal. "Maaf untuk apa?" tanyanya bingung. "Maaf udah mendiami kamu kemarin," balas Namira cepat. Elang menghela napas panjang. "Aku pikir itu semua karena hormon ibu hamil, aku nggak terlalu memusingkan itu semua. Aku cuma mau, kalau ada apa-apa tolong cerita, aku nggak mau hubungan kita memburuk cuma karena salah satu dari kita kurang komunikasi." Namira diam, ia menunduk dalam. Elang menghela napas lalu meraih tangan Namira dan menaikkan wanita itu ke pangkuannya. "Sekarang cerita apa yang sudah membuat kamu seperti itu," ujarnya. "Kamu dan kak Zahra... kalian ada hubungan apa?" tanyanya pelan, ia menatap wajah Elang yang saat ini tengah kebingungan. "Kalian bertemu kemarin malam," sambungnya. "Kamu tahu?" Namira mengangguk. "Aku tahu hubungan kita
Last Updated: 2026-09-09
You May Also Like
Tukar Pasangan (Jodoh)?
Tukar Pasangan (Jodoh)?
Romansa · Fiska Aimma
396.6K views
Gairah Liar Mantan Suamiku
Gairah Liar Mantan Suamiku
Romansa · Mommykai22
390.4K views
Sentuhan Panas Papa Mertua
Sentuhan Panas Papa Mertua
Romansa · Nabila Ara
390.0K views
Jadi Istri Bos Setelah Ditalak
Jadi Istri Bos Setelah Ditalak
Romansa · Galuh Arum
389.4K views
Gadis Lugu Milik CEO Duda
Gadis Lugu Milik CEO Duda
Romansa · Aeris Park
387.4K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status