Chapter: Bab 136Alena melirik melalui kaca spion tengah dan mendapati mobil di belakangnya adalah milik Angel. Belum sempat Alena menancap gas untuk menghindar, Angel dengan cepat memotong jalur dan menghentikan mobilnya tepat di depan mobil Alena, memblokir jalan.Sebelum Alena sempat mengunci pintu, Angel sudah mengetuk kaca dengan kasar dan berhasil memaksa Alena membuka pintu mobilnya.Wajah Angel tampak memerah padam oleh amarah. Beberapa saat lalu, ia tak sengaja melihat Alena duduk bersama Rafael dan ibunya di toko kue. Pemandangan itu membakar cemburunya.Angel memiliki perasaan yang sangat dalam pada Rafael; ia bahkan sudah berkorban begitu banyak—termasuk memberikan akses komputer pribadinya agar Rafael bisa membantu pekerjaan lelaki itu. Namun, Rafael tetap saja hanya memandang dan memperhatikan Alena."Setelah bercerai dari Alres, sekarang kamu mau mendekati Rafael juga?!" cerocos Angel dengan nada meninggi penuh kedengkian. "Dasar cewek gatal!"Alena menghela napas panjang, menatap Angel
Last Updated: 2026-10-05
Chapter: Bab 135Alena menyesap tehnya perlahan, membalas tatapan Rafael dengan nada suara datar dan biasa. "Aku baik-baik saja. Berita itu juga sudah hilang."Rafael mengangguk pelan, seolah lega, meski ada guratan cemas yang tak sepenuhnya sirna dari wajahnya. Ia memajukan tubuhnya sedikit, memelankan intonasi bicaranya. "Alena ... aku mendengar rumor yang beredar kemarin. Kamu adalah Lovely ... apa itu benar?"Tanpa keraguan, Alena menatap lurus manik mata pria di hadapannya. "Ya. Lovely adalah aku."Jawaban singkat itu membuat Rafael terdiam membeku. Untuk beberapa saat, lidahnya terasa kelu. Namun, ia menyadari ada yang berbeda dari cara Alena memandangnya—sebuah tatapan tajam, dingin, dan sarat akan penyelidikan yang menghujat."Kenapa ... kenapa tatapanmu seperti itu padaku, Al?" tanya Rafael ragu, mencoba menutupi kegugupannya.Alena menyandarkan punggungnya di sandaran kursi, menghembuskan napas pelan namun terdengar begitu berat. "Rafael, selama ini kamu adalah satu-satunya orang yang sangat
Last Updated: 2026-10-05
Chapter: Bab 134"Aku ... duluan," pamit Alena singkat tanpa menunggu balasan dari pria itu. Dengan gerakan tergesa, ia berbalik dan melangkah cepat menuju kasir.Regan sempat tertegun sejenak. Menyadarinya, ia bergegas menyambar botol air mineral dari rak dan melangkah lebar mengejar Alena. Namun, sesampainya di area kasir, Alena sudah selesai melakukan pembayaran dan melangkah keluar dari minimarket.Regan hanya bisa menghela napas panjang melihat punggung wanita itu yang makin menjauh, menyadari betul bahwa Alena sengaja menghindarinya.Di luar minimarket, Alena berjalan menuju mobilnya. Ia sempat berselisih pandang dengan Shanon yang tengah duduk bersedekap di kursi plastik area luar dengan wajah cemberut.Alena hanya sunggingkan senyum sekadarnya, lebih karena formalitas—lalu masuk ke dalam mobil dan langsung meluncur pergi.Begitu berada di dalam mobil, Alena melirik kantong belanjaannya dan mendesah pasrah. Sial, ia hanya sempat membeli satu botol susu. Rencananya membeli bahan makanan dan mi i
Last Updated: 2026-10-04
Chapter: Bab 133Di dalam kamar rawat inapnya, Keira menatap layar ponsel dengan mata membelalak lebar. Tangannya gemetar menahan amarah yang membakar dada. Ia terus memuat ulang halaman portal berita online dan akun-akun gosip media sosial, tetapi hasilnya tetap sama—artikel skandal perceraian Alena dan manipulasi saham yang baru saja terbit pagi ini sudah menguap tanpa sisa."Bagaimana mungkin?!" geram Keira seraya menempelkan ponsel ke telinganya. Begitu sambungan telepon terhubung, ia langsung mencecar lawan bicaranya tanpa ampun. "Aku sudah bayar kalian mahal-mahal! Kenapa beritanya bisa hilang secepat ini?! Kerja kalian benar-benar tidak becus!"Klek.Pintu kamar rawat inap mendadak terbuka. Alres melangkah masuk, tetapi langkahnya serta-merta terhenti tepat di ambang pintu tatkala mendengar bentakan tajam Keira.Keira yang tersadar ada pergerakan di pintu langsung terperanjat. Dengan panik, ia menurunkan ponselnya dan mematikan sambungan telepon secepat kilat. Wajahnya yang tadinya pusing penuh
Last Updated: 2026-10-04
Chapter: Bab 132Keesokan paginya, ketika sinar matahari mulai menyusup di balik tirai rumah sakit, Alres terbangun dari tidurnya. Ia meregangkan badannya yang terasa kaku setelah semalaman berbaring di sofa. Begitu membuka mata, pandangannya langsung tertuju pada ranjang rawat inap.Keira sudah terbangun dan tengah duduk bersandar di kepala ranjang, menatapnya dengan raut wajah sayu yang sengaja dibuat-buat.Alres bangkit dan melangkah mendekatinya. "Bagaimana keadaanmu?" tanyanya dengan suara serak khas bangun tidur."Aku sudah jauh lebih baik," jawab Keira pelan. Ia lalu menatap Alres dengan mata berbinar lembut. "Kapan kamu datang?""Semalam," jawab Alres singkat.Mendengar itu, Keira perlahan mengulurkan tangannya dan menggenggam jemari Alres erat-erat. "Alres ... aku tahu kamu sangat marah padaku atas kebohonganku tentang Lovely. Tapi tolong pahami aku ... aku melakukan semua itu hanya karena aku ingin kamu semakin melihatku. Aku tidak bisa membayangkan jika kamu tahu sejak awal bahwa Lovely ada
Last Updated: 2026-10-04
Chapter: Bab 131"Kak Regan!"Shanon menerobos masuk dengan wajah memerah, napasnya memburu, dan mata yang smarak oleh genangan air mata kekesalan. Di belakangnya, Riko tampak melangkah tergesa dengan raut cemas karena gagal menahan kedatangan gadis itu."Nona Shanon, Anda tidak boleh masuk begitu saja—" panggil Riko memotong, berusaha menghentikan pergerakannya.Namun, Shanon mengabaikan Riko sepenuhnya. Ia melangkah lebar mendekati meja kerja Regan, lalu mengebrak permukaannya dengan kedua tangan."Aku tidak peduli Mami bicara apa!" teriak Shanon dengan suara melengking penuh amarah. "Aku tidak akan biarkan wanita itu merebut Kakak dariku!"Regan memejamkan matanya rapat-rapat, menahan denyutan nyeri di pelipis yang mendadak menyerang. Ia benar-benar dibuat jengah dan kesal setengah mati oleh tingkah Shanon yang makin tak terkendali.Semenjak Maminya memunculkan niat perjodohan di antara mereka, Shanon seolah mendapat lampu hijau untuk bersikap posesif dan tak segan-segan mengklaim Regan sebagai mil
Last Updated: 2026-10-03