author-banner
Suci Awaliah
Suci Awaliah
Author

Novels by Suci Awaliah

Dikejar Mantan Boss!

Dikejar Mantan Boss!

Niat hati ingin memulai lembaran baru setelah *resign* dan kabur dari masa lalu, hidup Anindya justru kembali jungkir balik saat masuk ke perusahaan barunya. Bagaimana tidak? CEO baru yang memimpin perusahaan itu ternyata adalah **Reno**, mantan atasannya sekaligus pria dari masa lalu yang paling ingin ia hindari! Reno tidak akan melepaskan Anindya begitu saja untuk kedua kalinya. Menggunakan wewenangnya sebagai atasan, Reno menolak surat pengunduran diri Anindya dan memindahkannya menjadi asisten pribadi. Di balik sikap tegas dan protektifnya, Reno menyimpan misi khusus: meluruskan kesalahpahaman masa lalu dan memenangkan kembali hati Anindya. Di tengah tumpukan berkas kantor, rahasia yang harus disembunyikan dari rekan kerja, hingga gangguan pihak ketiga, sang *Ex-Boss* terus mengejar tanpa henti. Bisakah Anindya mempertahankan profesionalitasnya, atau ia akan kembali jatuh ke dalam pelukan sang mantan boss? "Kamu bisa melarikan diri dari perusahaan mana pun, tapi kamu tidak akan pernah bisa lari ariku."
Read
Chapter: Bab 5 Surat Resign yang Ditolak
Atmosfer di dalam penthouse mewah milik Reno mendadak membeku. Amplop cokelat tebal yang dilemparkan Tuan Hendra mendarat tepat di atas meja kaca, memancarkan aura ancaman yang begitu pekat.Reno tidak langsung menyentuh amplop itu. Pria itu memiringkan kepalanya sedikit, menatap Tuan Hendra dengan pandangan dingin nan tajam."Rahasia apa yang Anda maksud, Tuan Hendra?" tanya Reno datar.Tuan Hendra tertawa meremehkan, matanya sekilas menyapu Anindya yang berdiri kaku di lorong."Buka saja, Reno. Jangan menyalahkan saya kalau gadis yang kamu bela mati-matian ini ternyata cuma anak dari wanita penipu yang pernah merusak keluarga orang lain!"DEK!Dada Anindya bergemuruh hebat."Bapak jangan asal bicara ya! Ibu saya orang baik-baik!" pekik Anindya tidak terima, melangkah keluar dari tempat persembunyiannya."Anindya, diam di tempatmu," potong Reno tegas.Namun bukannya membuka amplop di meja, Reno justru melangkah santai, mengambil amplop itu, lalu—SREK! SREK!—merobeknya menjadi dua bag
Last Updated: 2026-08-27
Chapter: Bab 4 Kenapa Harus Dia Lagi?
Ponsel di genggaman Anindya bergetar hebat. Pesan ancaman dari nomor tak dikenal itu masih terpampang di layar, bertepatan dengan ketukan pintu kosnya yang kian mendesak."Nin? Gue tahu lo di dalam. Buka pintunya sebentar, ini penting," suara Dion di balik pintu terdengar begitu menuntut.Tangan Anindya meremas ponselnya hingga buku-buku jarinya memutih. Keringat dingin mulai membasahi pelipisnya. Di layar laptop, wajah Dion pada video dua tahun lalu masih membeku—bukti tak terbantahkan bahwa pria ramah yang kerap meminjamkannya alat tulis di kantor ini adalah sosok bermuka dua yang berbahaya.Kenapa harus dia lagi? Dari sekian banyak orang di kantor, kenapa Dion yang jadi dalangnya?!Mengabaikan pesan itu, Anindya langsung menggeser layar ponsel, mencari kontak BOS IBLIS, lalu menekan tombol panggilan.Satu detik. Dua detik."Ada apa, Anindya?" suara berat Reno menyapa dari seberang telepon."P-Pak Reno... Dion ada di depan kamar kos saya!" bisik Anindya panik. Ia berjongkok di balik
Last Updated: 2026-08-27
Chapter: Bab 3 CEO Baru Perusahaan
"Reno! Apa-apaan ini?!"Suara melengking Clara menggema keras di seluruh sudut ruangan CEO. Sepatu hak tingginya menepuk lantai dengan tajam saat ia melangkah masuk bersama dua orang pengawal pribadi di belakangnya. Matanya membakar penuh amarah, menatap lurus pada posisi Anindya yang masih terhimpit di tepi meja kerja Reno.Anindya yang panik setengah mati refleks mendorong dada Reno kuat-kuat. Kali ini Reno membiarkannya, mundur satu langkah sembari merapikan jasnya dengan santai—seolah kedatangan Clara tidak mengganggunya sama sekali."Clara? Sejak kapan kamu punya akses masuk tanpa mengetuk pintu?" tanya Reno datar, nada suaranya begitu dingin hingga sanggup membekukan udara."Kamu tanya kenapa aku langsung masuk?!" Clara menunjuk Anindya dengan jari berkuteks merah menyala. "Siapa perempuan murahan ini, Ren?! Kenapa kamu posisinya sedekat itu sama dia di dalam kantor?!"Anindya mendadak naik darah mendengarkan sebutan itu."Maaf ya, Mbak! Jaga mulutnya! Saya staf di sini, bukan p
Last Updated: 2026-08-14
Chapter: Bab 2 Panggilan Tak Terduga
"Gila! Pak Reno bener-bener enggak waras!"Anindya mendesis pelan seraya memegangi kepalanya yang mendadak berdenyut nyeri. Kalimat terakhir dari mantan atasannya itu masih terngiang-ngiang jelas di telinganya.Pertunangan?! Pria itu mikir nikah kayak beli kopi kenangan di minimarket?!"Anindya, kenapa kamu masih berdiri di situ?" tegur Reno datar. Pria itu sudah kembali duduk santai di balik meja kerjanya yang megah, menatap Anindya yang masih berdiri mematung seperti patung selamat datang. "Mau berdiri sampai jam kantor selesai?""Pak... ini gila," sahut Anindya dengan nada menahan emosi. "Surat ini pasti mainan Bapak, kan? Mana mungkin Ibu saya setuju sama hal konyol kayak gini tanpa ngomong apa-apa ke saya?!"Reno mengangkat sebelah alisnya, menyandarkan punggung ke kursi eksekutifnya dengan santai."Kenapa enggak kamu tanyakan langsung sama Ibumu?"Anindya menyipitkan mata. Tanpa berpikir panjang, ia merogoh tasnya, mengambil ponsel, lalu mengetik panggilan ke nomor ibunya. Ia se
Last Updated: 2026-08-14
Chapter: Bab 1 Hari Pertama Tanpa Boss
"Merdeka! Merdeka dari penjajahan pria kaku berwajah datar!"Suara desahan lega Anindya menggema di sudut kubikel kerjanya. Perempuan itu menyandarkan punggungnya ke kursi, memutar-mutar bolpoin di jemarinya sembari mengamati langit-langit kantor yang mendadak terasa sepuluh kali lebih cerah hari ini."Nin, sstt! Suara kamu tuh pelanin dikit, nanti kalau ada yang denger gimana?" bisik Maya dari kubikel sebelah. Wajah sahabatnya itu panik setengah mati sambil menengok ke kanan-kiri.Anindya hanya terkekeh pelan. Ia memperbaiki posisi duduknya lalu meminum es kopi susu yang baru saja dibelinya."Denger siapa, Maya? Pak Reno kan udah resign dari kemarin. Hari ini beliau resmi angkat kaki dari perusahaan ini! Nggak akan ada lagi bos yang nempel pusing di dahi tiap liat draf laporan aku kurang rapi satu milimeter.""Iya sih, Pak Reno emang perfeksionisnya minta ampun," aku Maya sambil mengangguk setuju. "Tapi biar gitu, dia kan ganteng banget, Nin. Tajam, rapi, karismatik. Mana ada bos seg
Last Updated: 2026-08-14
You may also like
Pembantu Rasa Nyonya
Pembantu Rasa Nyonya
Romansa · Astika Buana
1.3M views
Wanita Rahasia CEO
Wanita Rahasia CEO
Romansa · Blezzia
1.2M views
Kisah Pewaris Milyader
Kisah Pewaris Milyader
Romansa · Aku Ingin Makan Daging
1.2M views
Setelah Lima Tahun
Setelah Lima Tahun
Romansa · Lis Susanawati
1.2M views
Dikira Miskin Saat Pulang Kampung
Dikira Miskin Saat Pulang Kampung
Romansa · rafanalfa6819
1.2M views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status