author-banner
Sherli Marsela
Author

Novels by Sherli Marsela

Terbangun Sebagai Penghancur Pernikahanku Sendiri

Terbangun Sebagai Penghancur Pernikahanku Sendiri

Alana mati dengan kejam di tangan suaminya dan selingkuhannya demi merebut harta warisan miliknya. Alih-alih pergi ke alam baka, ia justru terbangun tepat satu tahun sebelum kematiannya. Tunggu, badannya terasa berbeda... Bayangan di cermin tidak memperlihatkan wajahnya sendiri, tapi wajah selingkuhan suaminya!
Read
Chapter: Bab 6: Bermain dengan Sang Iblis
Aroma cedarwood dan bergamot yang mahal dari tubuh Victor Brawijaya mendadak menginvasi udara kafe remang-remang ini, mengusir baunya yang apek oleh asap rokok basi.Kehadiran pria itu begitu dominan.Dalam setelan jas hitamnya yang dipotong sempurna, Victor duduk di hadapanku dengan postur santai tetapi memancarkan ancaman yang absolut.Sebelah tangannya bertumpu di meja kayu yang sedikit lengket, sementara sepasang mata elangnya yang berwarna obsidian menatapku seolah mampu menguliti seluruh rahasia di dalam jiwaku.Jantungku berdegup kencang oleh sengatan adrenalin.Di kehidupan laluku sebagai Alana, aku mungkin akan gemetar dan memalingkan wajah jika berada di bawah tekanan sosok seintimidatif ini.Namun hari ini, aku menyandarkan punggungku ke kursi kulit, menyilangkan kaki, dan balas menatap matanya tanpa berkedip sedetik pun."Tuan Victor," suaraku mengalun serak dan tenang, bibir merahku membentuk senyum miring yang menantang."Apakah seorang CEO Brawijaya Group tidak memiliki
Last Updated: 2026-11-04
Chapter: Bab 5: Bermain Api di Batas Waktu
Tiga ratus juta rupiah sebelum jam tiga sore.Angka itu terus menari-nari di kepala dan mataku, menyerupai vonis eksekusi mati yang kian mendekat.Ponsel prabayar burner phone berlayar retak itu terasa begitu dingin di genggamanku, seolah benda murah itu terbuat dari es batu yang siap membekukan jemariku.Begitu aku meretas dan memeriksa aplikasi perbankan pribadi milik Serena di ponsel utamanya, kenyataan pahit langsung menyambutku di layar.Saldo rekening utamanya hanya tersisa Rp 4.250.000.Semua uang bulanan jutaan rupiah yang diperas Serena dari Adrian habis tak berbekas.Wanita itu menghamburkannya untuk membeli barang-barang bermerek yang tidak berguna serta membayar bunga pinjaman yang mencekik dari para lintah darat.Serena hidup di atas gunung es yang perlahan mencair, dan kini akulah yang berdiri di atas puncaknya, bersiap ikut tenggelam jika tidak mengambil langkah cepat.Meminta uang pada Adrian adalah tindakan bunuh diri.Bajingan narsis itu sangat sensitif dan paranoik
Last Updated: 2026-11-04
Chapter: Bab 4: Topeng Baru, Aturan Baru
Pelukan Adrian melepaskan lilitannya yang menyesakkan dan penuh kepalsuan.Begitu melangkah keluar dari ruangan eksekutif Direktur Utama, aku menarik napas panjang-panjang, membiarkan udara sejuk dari pendingin ruangan mengisi paru-paruku untuk mengusir sisa-sisa rasa mual akibat aroma parfum Adrian yang menyengat.Aku berjalan menuju meja kerja sekretaris eksekutif yang terletak di lorong utama lantai 50.Meja marmer hitam bernuansa emas itu tampak sangat berantakan.Di atas permukaannya berserakan majalah mode ternama, katalog perhiasan berlian, beberapa botol kuteks berwarna merah darah, cermin rias berbingkai kristal, dan cangkir kopi yang ditinggalkan begitu saja.Meja ini adalah cerminan sempurna dari seorang wanita simpanan pamer harta yang sama sekali tidak peduli pada etika maupun profesionalisme kantor.Tanpa ragu sedikit pun, aku menyapu seluruh barang tak berguna itu ke dalam tempat sampah di samping meja dengan satu kibasan tangan yang tegas.Prang!Bunyi benturan botol k
Last Updated: 2026-10-25
Chapter: Bab 3: Pion yang Menolak Mati
Keheningan di ruang eksekutif itu terasa semakin mencekik.Tatapan Victor Brawijaya mengunciku tanpa emosi, seolah-olah mata obsidian itu sedang membedah jiwaku hingga ke bagian terdalam. Pria itu menatapku bukan dengan hasrat vulgar, melainkan dengan ketertarikan seorang predator yang menemukan anomali berbahaya di wilayah berburunya.Aku menolak untuk memalingkan wajah atau menundukkan kepala. Aku justru menyunggingkan senyum miring yang menantang, membiarkan ketegangan di antara kami berderak liar di udara bagai arus listrik.Adrian berdeham canggung, wajahnya memerah karena merasa diabaikan di perusahaannya sendiri. Ia melangkah cepat memotong garis pandang kami."Tuan Victor, sebuah kehormatan yang luar biasa Anda berkenan datang langsung. Mari silakan duduk di sofa tamu, saya sudah menyiapkan proposal proyek Mandala Estate yang sangat menjanjikan."Victor melangkah ke arah sofa tanpa membalas jabatan tangan Adrian secara penuh. Ia melepaskan pegangannya seolah baru menyentuh deb
Last Updated: 2026-10-24
Chapter: Bab 2: Memasuki Sarang Ular
Panggilan telepon itu berakhir dengan bunyi tut yang dingin.Aku melempar ponsel Serena ke atas ranjang seolah benda itu dipenuhi bisa racun yang menjijikkan.Merespons panggilan Adrian dengan nada manja, mendesah pelan, dan menggunakan kata-kata penuh puja membuat perutku mual seketika.Di kehidupan asliku, aku mencintainya dengan tulus, memasakkan makanan untuknya, dan menghormatinya sebagai kepala keluarga. Kini, sekadar mendengar suaranya bernapas saja sudah cukup untuk membuatku ingin menguliti pria itu hidup-hidup.Namun, aku menahan amarah itu sekuat tenaga. Kemarahan tanpa kendali adalah sebuah kelemahan.Di kehidupan pertamaku, aku mati karena terlalu naif, terlalu mudah percaya, dan terlalu terbawa emosi. Hari ini, aku tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama.Aku menegakkan tubuh, mengusap wajahku yang masih terasa dingin oleh keringat, lalu menyapu pandangan ke sekeliling penthouse mewah ini dengan saksama.Lampu gantung kristal Baccarat, sofa kulit Chesterfield asli ber
Last Updated: 2026-10-23
Chapter: Bab 1: Pantulan Sang Iblis Cantik
Rasa dingin yang menusuk tulang adalah hal terakhir yang kuingat dari kehidupan laluku. Bukan sekadar dinginnya udara malam musim gugur yang menembus jendela kaca paviliun, melainkan dinginnya racun yang merayap perlahan dari ujung kakiku, menyusuri pembuluh darah, hingga akhirnya mencekik organ jantungku secara paksa. Rasa tembaga dan amis darah yang pekat memenuhi kerongkonganku saat tubuhku kejang di atas lantai marmer Italia. Lantai dingin di ruang tamu rumah kami sendiri kini menjadi saksi bisu kebodohan dan kepolosanku. Gelasku yang sebelumnya berisi anggur merah kesukaanku, anggur yang dituangkan sendiri oleh suamiku saat kami merayakan hari jadi, kini pecah berserakan di dekat jemariku yang mulai membiru. Adrian, pria yang selama delapan tahun kubangun kariernya dari titik nol, pria yang rela kukasihani hingga aku menentang seluruh keluarga besarku, menatapku dari atas sana tanpa sedikit pun rasa penyesalan. Di sisinya, Serena berdiri angkuh, meremas lengan jas Adrian den
Last Updated: 2026-10-22
You May Also Like
Dinodai CEO Kejam
Dinodai CEO Kejam
Romansa · Mommykai22
451.5K views
Bukan Mantan Biasa
Bukan Mantan Biasa
Romansa · Ayesha
449.0K views
PENYESALAN MANTAN SUAMI
PENYESALAN MANTAN SUAMI
Romansa · Evelyn
448.9K views
Gairah Terlarang Sang CEO
Gairah Terlarang Sang CEO
Romansa · agneslovely2014
446.9K views
Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan
Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan
Romansa · Creative Words
446.1K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status