author-banner
Bee Hart
Bee Hart
Author

Novels by Bee Hart

Di Antara Suamiku dan Sahabatnya:Rahasia Dibalik Kehamilanku

Di Antara Suamiku dan Sahabatnya:Rahasia Dibalik Kehamilanku

Bagaimana jadinya kalau suamimu lebih mencintai pekerjaannya daripada dirimu? Tiga tahun aku bertahan dalam rumah tangga yang sedingin es. Suamiku mengabaikanku dan menolak menyentuhku sejak kami kehilangan calon anak kami. Meski begitu, aku tetap setia menunggunya kembali seperti dulu karena pikir dia hanya trauma. Sampai suatu malam sebuah nomor asing mengirimkan foto suamiku sedang tidur di atas ranjang bersama seorang wanita lain. Duniaku runtuh seketika. Malam itu, di tengah rasa hancur, hujan badai melanda. Listrik padam total memicu fobia gelapku. Dalam kondisi terpengaruh alkohol dan ponsel yang mati total, aku hanya bisa menangis ketakutan di sudut lantai. Hingga tiba-tiba... terdengar ketukan yang keras dari balik pintu di tengah gemuruh petir. Siapakah yang datang menyelamatkanku di malam paling mencekam itu? Apakah sahabat suamiku yang sempat menyatakan cinta dan bersiap merebutku? Atau suamiku... yang membawa kebohongan baru? Follow IG/Tiktok @beehart2026 kalau mau lihat teaser visual dari novel ini ya.
Read
Chapter: BAB 179 “Kenapa Lo Pulang Cepet Banget?”
POV JAYGue masih menatap langit-langit kamar saat mendengar suara langkah kaki dari luar. Awalnya terdengar samar, lalu semakin dekat hingga akhirnya berhenti tepat di balik pintu. Gue langsung tahu siapa yang datang.Pintu kamar terbuka dan Bastian muncul dari baliknya. Gue mengangkat sebelah alis saat melihatnya masuk. “Cepat juga.”Bastian menatap gue, lalu berjalan semakin dekat. “Apa yang cepat?”“Lo,” kata gue sambil mengarahkan telunjuk ke wajahnya.Bastian mengernyit, sementara gue sudah lebih dulu tertawa kecil. “Bas.”“Hm?”“Kenapa lo pulang cepet banget?”
Last Updated: 2026-11-06
Chapter: BAB 178 “Aku Masih Mau Lihat Kamu Ada di Sini.”
POV JAYKami perlahan melepaskan pelukan itu. Selama beberapa detik, tidak ada satu pun dari kami yang mengatakan apa-apa. Gue bahkan bingung harus bereaksi bagaimana.Beberapa menit yang lalu, gue baru saja menceritakan hal-hal yang selama bertahun-tahun nggak pernah gue ceritakan kepada siapa pun. Dan sekarang, Adella masih duduk di samping gue, tidak menjauh ataupun terlihat canggung, seolah semua itu bukan masalah.Tanpa sadar, gue dan Adella saling menatap. Setelah dia sadar mungkin, dia tertawa kecil.Gue mengangkat alis satu. “Kenapa?”Adella menggeleng. “Nggak tahu. Aneh aja.”“Apanya?” tanya gue masih penasaran.
Last Updated: 2026-11-05
Chapter: BAB 177 “Seseorang yang Akhirnya Mengerti.”
POV JAYGue langsung membeku. Selama beberapa detik, gue hanya menatap Adella karena sialnya, pertanyaan itu keluar juga. Pertanyaan yang sejak semalam terus gue hindari, bahkan Bastian pun nggak berhasil mendapatkan jawabannya. Dan sekarang, justru keluar dari mulut orang yang paling nggak siap gue bohongi.Sial.Gue menunduk, mengalihkan pandangan, lalu mengembuskan napas pelan. Karena masalahnya bukan gue nggak punya jawaban. Justru sebaliknya, terlalu banyak hal yang terjadi dalam waktu yang terlalu singkat.Video. Ken. Nadine. Perceraian.“Jay?” Suara Adella terdengar pelan, membuat gue kembali mengangkat kepala. Dia tidak mendesak ataupun memaksa, tetapi tetap menunggu. Itu justru yang membuat semuanya terasa lebih sulit.
Last Updated: 2026-11-04
Chapter: BAB 176 “Sesuatu yang Sangat Tidak Beres.”
POV ADELLAAku menutup pintu kamar tamu perlahan, lalu berdiri beberapa detik di depannya. Perasaanku semakin tidak tenang terutama setelah melihat kondisi Jay tadi. Aku berjalan menuju ruang tengah dan duduk perlahan di sofa, sementara pikiranku kembali pada kejadian tadi di kamar.Aku terdiam, baru menyadari sesuatu. Kalau dipikir-pikir, sikap Jay tadi aneh. Sangat aneh.Pikiranku kembali ke beberapa bulan lalu, saat Bastian sakit. Aku harus menyuruhnya makan berkali-kali, menyuruhnya minum obat, dan memintanya beristirahat. Bahkan setelah itu, dia masih sempat membantah setengah mati sampai aku hampir menyerah dibuatnya.Tapi Jay? Jay justru menurut. Terlalu menurut, seolah dia tidak benar-benar peduli dengan apa yang sedang dia lakukan.Aku langsung terngiang kembali kalimatnya tadi.Tapi karena kamu yang nyuruh...Deg.Sekarang aku mulai mengerti kenapa kalimat itu terasa menggangguku sejak tadi. Bukan karena apa yang dia katakan, melainkan karena apa yang tidak dia katakan.Jay
Last Updated: 2026-11-03
Chapter: BAB 175 “Akhirnya Gue Merasakan Hal Itu.”
POV JAYMata kami akhirnya saling bertemu.“Jay?” Suara Adella terdengar pelan. “Kamu udah bangun?”Gue berkedip beberapa kali, masih mencoba memaksa otak gue bekerja. Karena jujur saja, kepala gue masih terasa seperti dihantam truk.“Aku ada di mana?” Suara gue terdengar serak, bahkan lebih buruk dari yang gue kira.“Kamu di rumahku,” katanya sambil menatapku.Butuh beberapa detik sampai kalimat itu benar-benar masuk ke kepala gue.Rumah Bastian.Deg.Gue langsung memejamkan mata sebentar. Perlahan, potongan-potongan k
Last Updated: 2026-11-02
Chapter: BAB 174 “Apa Gue Masih Mabuk?”
POV ADELLAAku melirik jam di ponsel. Pukul 01.07. Bastian masih belum juga pulang. Aku mengembuskan napas pelan.Jujur saja, aku sebenarnya sudah mengantuk sejak satu jam yang lalu. Tapi entah kenapa, aku tetap tidak bisa tidur. Mungkin karena Bastian belum pulang, atau mungkin karena pikiranku masih terus memikirkan Jay.Sejak semalam, aku sudah merasa ada yang tidak beres. Pagi tadi aku bahkan sempat mengirim pesan untuk menanyakan apakah dia baik-baik saja, tetapi sampai sekarang pesan itu belum dibalas. Padahal biasanya dia tidak pernah seperti itu. Jay mungkin membalas terlambat, tetapi dia tetap membalas. Selalu begitu.Aku mencoba memejamkan mata lagi. Sampai akhirnya, aku mendengar suara mobilnya memasuki halaman rumah. Akhirnya Bastian pulang juga.
Last Updated: 2026-11-01
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status