author-banner
Losa Kata
Author

Novels by Losa Kata

Antara cintamu dan cinta Ayahmu

Antara cintamu dan cinta Ayahmu

Semenjak pernikahan ayahnya yang kedua, hidup Aleena tak sama lagi. ia di kucilkan dan harus menghidupi dirinya sendiri. Di satu malam, Viki Kaka tirinya Aleena hendak melecehkan Aleena, namun hal itu urung terjadi karena tiba tiba keluarganya pulang ke rumah. Viki yang gak ingin nama baiknya rusak pun menunduh Aleena menggodanya. Ayahnya Aleena saat itu percaya dengan Viki dan memgusir Aleena. Tak sampai di situ, Aleena yang hendak mencari perlindungan pada Sang kekasih harus menelan pil pahit, karena kekasihnya berselingkuh dengan sahabatnya. di saat putus asa, Aleena di pertemukan dengan Kevin pengacara kaya raya berstatus duda. Drama pun di mulai karena ternyata Kevin adalah ayah dari Davin teman satu kampusnya yang sering membully Aleena
Read
Chapter: Bab 16: Getaran yang asing
Aleena membeku di tempatnya berdiri. Sendok kayu yang tengah dipegangnya tertahan di udara, tepat di atas wajan yang masih mengepulkan uap hangat. Sapuan angin di tengkuknya terasa begitu dekat, hangat, dan entah mengapa memberikan efek menenangkan yang membuat bulu kuduknya meremang halus. Detak jantung Aleena mendadak berpacu dua kali lebih cepat dari biasanya. Kehadiran Kevin di belakangnya terasa begitu dominan, mengunci seluruh pergerakannya. "Tu... Tuan Kevin..." bisik Aleena terbata, suaranya nyaris tenggelam oleh desis minyak di atas wajan. Kevin tidak langsung menjawab. Pria matang itu seolah terhipnotis oleh pemandangan di hadapannya. Jarak di antara mereka terkikis begitu tipis hingga Aleena bisa merasakan embusan napas berat Kevin menerpa pundaknya. Dengan gerakan yang sangat perlahan dan penuh kelembutan, Kevin mengulurkan tangan kokohnya. Ujung jarinya menyentuh beberapa helai rambut hitam Aleena yang lolos dari gelungan asal, lalu menyingkirkannya ke samping dengan b
Last Updated: 2026-07-05
Chapter: Bab 15: Godaan di dapur
Beberapa hari kemudian, keajaiban dari daya tahan tubuh anak muda benar-benar terbukti. Kondisi fisik Aleena menunjukkan pemulihan yang sangat signifikan. Dokter keluarga Kevin akhirnya melepas gips dan perban yang selama ini membungkus tubuh ringkihnya, menyisakan beberapa lebam samar yang mulai memudar. Meskipun langkah kakinya masih agak terpincang-pincang akibat sisa nyeri di sendi, Aleena menolak untuk terus berdiam diri di dalam kemewahan kamar lantai tiga.Pagi itu, dengan tekad bulat untuk membalas budi, Aleena mulai mencicil pekerjaan rumah. Ia mengawalinya dengan merapikan ruang tamu besar dan menyapu lorong lobi utama. Baginya, setiap sudut mansion ini terlalu indah, dan ia tidak ingin dicap sebagai parasit pemalas yang hanya tahu menumpang hidup.Davin yang baru saja melangkah masuk melewati pintu jati utama setelah menyelesaikan kelas paginya, mendadak menghentikan langkah. Sepasang matanya langsung menangkap siluet Aleena yang tengah membungkuk, menekan tongkat pel denga
Last Updated: 2026-07-05
Chapter: Bab 14: Perhatian Kevin
"Apaan sih lo pada kaget begitu?" sergah Davin, mengedarkan pandangan tajamnya demi meredam gejolak heran dari teman-temannya.Ia berdeham pendek, mencoba mencari alasan paling logis yang tidak akan mengorbankan harga dirinya di depan geng kampus. "Mulai sekarang, jangan lagi ganggu si Aleena. Kita belajar aja yang bener. Sebentar lagi skripsi, dan gue gak mau gagal lagi. Ayah udah kasih ultimatum, kalau kali ini gue gagal, bakal dikirim ke luar negeri buat urus cabang perusahaan di sana!" bohong Davin—meski tidak sepenuhnya salah, sebab Kevin memang selalu menuntut nilai akademik yang sempurna darinya.Leon yang awalnya bersiap meledek, langsung terdiam begitu mendengar kata 'luar negeri' dan 'skripsi'. Ia menggaruk rambutnya yang tidak gatal, ikut membayangkan kemarahan orang tuanya sendiri jika sampai mengulang semester."Bokap gue juga sama, udah kasih peringatan keras semalam. Kalau IPK gue jeblok lagi, fasilitas mobil bakal ditarik," aku Leon, seketika kehilangan minat untuk mer
Last Updated: 2026-07-04
Chapter: Bab 11: Mulai berubah
"Sepertinya kau sangat nyaman tidur di sini," sindir Davin. Suaranya terdengar begitu tajam dan mengintimidasi di dalam kamar yang sunyi itu.Aleena yang baru saja berbaring dan memejamkan matanya seketika membelalak. Ia langsung memaksakan tubuhnya untuk bangun dan duduk bersandar, mengabaikan rasa sakit di sekujur tubuhnya yang mendadak tak ia rasakan karena kalah oleh rasa syok.Tubuh gadis itu gemetar hebat menatap Davin yang berdiri angkuh di ujung ranjang. Bayangan ember berisi air es semalam seolah kembali membayangi kepalanya. Dengan kedua tangan yang saling meremas selimut, Aleena menatap Davin dengan pandangan memohon yang amat sangat."Davin, aku... aku mohon jangan ganggu aku. Aku hanya ingin bekerja di sini, untuk mencari makan," ratap Aleena. Air matanya mengalir begitu deras membasahi pipi, menyuarakan keputusasaan seorang gadis yang telah kehilangan segalanya dan kini hanya ingin bertahan hidup.Melihat Aleena yang begitu ketakutan karena dirinya, ditambah pernyataan p
Last Updated: 2026-07-04
Chapter: Bab 12: Bra nomor 36
Kevin menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Pria matang yang biasanya selalu tenang dan berwibawa di hadapan para kliennya itu mendadak salah tingkah. Sorot matanya bergerak gelisah, menghindari tatapan menyelidik dari Aleena."Aleena itu... Em, maaf, aku yang menggantikan pakaianmu," aku Kevin akhirnya dengan nada suara yang sedikit tertahan.Mendengar pengakuan jujur itu, wajah Aleena seketika memerah padam. Rona merahnya menjalar hingga ke telinga dan leher. Jantungnya berdegup begitu kencang sampai-sampai ia tidak berani membayangkan bagaimana tubuhnya terekspos dan dilihat oleh Kevin semalam. Rasa malu yang teramat sangat membuatnya ingin menghilang dari ranjang itu sekarang juga.Melihat kepanikan yang semakin menjadi-jadi pada gurat wajah Aleena, Kevin buru-buru melambaikan tangannya, mencoba memberikan pembelaan diri."Aleena, tenang saja. Saat menggantikan pakaianmu, tubuhmu ditutupi selimut, kok. Jadi aku gak melihat dadamu yang berukuran 36 ini," celetuk Kevin kelepasan, be
Last Updated: 2026-07-03
Chapter: Bab 11: Hangatnya perlindungan Kevin
Pagi menjelang, membawa semburat cahaya keemasan yang menerobos masuk melalui celah gorden beludru kamar utama di lantai tiga. Burung-burung gereja mulai berkicau di balik jendela, memecah kesunyian malam yang mencekam. Di atas ranjang besarnya, Kevin masih asyik dengan laptopnya. Pria matang itu tampak fokus memeriksa laporan keuangan perusahaannya, sengaja bekerja di atas kasur demi mendampingi dan menjaga Aleena. Setelah insiden penyiraman semalam, Kevin benar-benar tidak ingin kecolongan lagi oleh ulah impulsif Davin. Ia bertekad menjadi benteng pelindung bagi gadis malang ini."Enggg...."Sebuah lenguhan pelan memecah keheningan kamar. Kevin seketika menoleh, menutup laptopnya sedikit dan menggesernya ke samping. Dengan gerakan yang sangat lembut, ia mengulurkan tangan untuk meraba kening Aleena, memastikan kondisi gadis itu."Sudah reda panasnya," gumam Kevin lega saat merasakan suhu tubuh Aleena yang tak lagi membakar seperti beberapa jam lalu.Aleena bergerak gelisah ke sana k
Last Updated: 2026-07-03
You may also like
Dipandang Rendah Mertua
Dipandang Rendah Mertua
Romansa · Ashya Khoir
35.4K views
Bunga Ilalang, Mahkota perawan desa
Bunga Ilalang, Mahkota perawan desa
Romansa · Anatasia Etik Pratiwi
35.2K views
Cinta Gadis tak Bernasab
Cinta Gadis tak Bernasab
Romansa · Bai_Nara
35.2K views
Suami Penggantiku Ternyata Pewaris
Suami Penggantiku Ternyata Pewaris
Romansa · Anggrek Bulan
35.1K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status